Prvních 200 řádků.
Aku pesan kopi.
Tahun berapa aku berhenti bekerja? Tahun 2001.
Aku tidak tiba-tiba berhenti. Yan tak mengizinkanku bekerja.
Kau tak ingat? Aku pingsan di belakang panggung tahun sebelumnya.
Aku bahkan tak tahu aku sedang hamil selama empat bulan...
...jadi aku keguguran.
Itu sebabnya Yan melarangku bekerja.
Butuh dua tahun bagiku agar bisa hamil lagi.
Kehidupan ibu rumah tangga menyenangkan...
...tapi putraku kini sudah besar. Dia tak perlu diawasi lagi.
Dia tak akan membiarkanku melakukannya.
Putraku kini sudah dewasa, ini saatnya mencari tantangan baru.
Kini kau jadi Direktur Pengelola! Bagus untukmu.
Aku ingat kau baru lulus saat bergabung dengan tim kami.
Saat mengurus Leo...
...kita tak tidur selama tiga malam untuk sampul CD-nya.
- Kau ingat itu? - Benar.
Tapi Leo sudah tiga kali pindah label sejak saat itu...
...dan kini dia seperti Dewa.
Kudengar kau ingin kembali...
...tapi aku tak tahu apa bisa membantu.
Tak hanya kau. Aku pun kini merasa terlalu tua.
Bagaimana jika kubuat posisi khusus untukmu sebagai manajerku?
Kau ingat pria dari kantor kita yang bernama Norman?
Norman Yau?
Aku tahu dia mendirikan perusahaan musik yang makin besar.
Mengurus orang lain adalah keahlianmu.
Kurasa kau harus bicara padanya.
Dah! Sampai bertemu lagi!
Awas!
Nyonya?
- Nyonya! - Ya!
Apa kau ingin mencari kursus untuk anakmu?
- Kau ingin lihat brosur kami? - Tidak, aku mencari Norman.
Norman?
Mei-fung!
Aku selalu ingin punya sekolah seni seperti ini...
...agar orang yang mampu bisa datang dan belajar.
Bagi yang tidak mampu, aku akan membebaskan biaya sekolahnya.
Aku merasa tak pernah meninggalkan bisnis ini.
Aku masih mencari bakat baru.
Sebagian dari mereka bahkan kini bekerja denganku.
Dia Ann.
Kurang secara akademis, tapi bersemangat dalam musik.
Kini dia salah satu instruktur.
Dia Kaki.
Mencoba jadi gangster...
...tapi terlalu pemalu dan baik hati.
Aku tak pernah menyangka kau akan bekerja lagi.
Aku hanya ingin tantangan baru.
Seorang teman meminta agar aku membuka pusat di Thailand...
...agar saat punya pengurus di sini...
...aku bisa pergi.
Kau sangat bersemangat.
"Jika mencintai pekerjaan, pasti akan menyenangkan."
"Jika tidak, pekerjaan akan terasa jadi beban."
Aku mempelajarinya darimu.
Pelan-pelan, Jayden. Kenapa pelayanmu belum menjemputmu?
Katanya sepuluh menit lagi.
Jayden, hidungmu mimisan!
Duduklah. Dongakkan kepalamu. Bagus.
Jangan lakukan itu.
Kau seharusnya menekannya di sini.
Tundukkan kepalamu.
Aku akan ambil tisu.
Aku bisa mulai kapan saja.
Bagus!
Kaki, ini Mei-fung. Dia teman lamaku...
...dan akan mengurus tempat ini mulai sekarang.
- Halo, Mei-fung! - Halo.
Kami punya kelas malam...
...dan semua harus bekerja dalam sistem sif.
Apa kau harus memasak untuk keluargamu?
Putraku sudah cukup dewasa untuk mengurus dirinya sendiri.
Ajak dia ikut sesi bermusik di musim panas.
Putraku tak terlalu menyukai musik.
Langit bersinar terang
Menuntun ke masa depanku
Dunia berubah, tapi aku akan berjuang lakukan yang terbaik
Aku butuh kekuatan untuk bertahan dan melindungi
Bahkan dalam keadaan frustrasi, tetap sabar
Berjuang untuk impianku
Jaga keyakinan dan peluk aku dengan erat, bangkitlah!
Jangan takut pada rasa sakit dan kita harus bertahan
Hidupkan setiap momen dan berjuang untuk masa depanku
Resah bukan saat orang mengabaikanmu
Mari tetap bersama, hancurkan penghalang, dan sambut masa depan
Begitulah caraku mengikuti kata hati
Baik! Silakan istirahat. Semua aktor berkumpul.
Kompetisi akan dimulai, kita harus tetap fokus.
Tim, jika pemilihan waktu bait pertamamu salah...
...yang lain juga akan salah.
Kau harus memulainya tepat waktu, mengerti?
Aku mengerti, maaf.
Semuanya, lagu ini judulnyaThe Future...
...jadi coba agar tampak lebih berharap saat bernyanyi.
Saat di panggung, cari titik fokus, seperti proyektor.
Kapan sekolah musim panas berakhir?
Hingga sekolah dimulai.
Jadi kau pada dasarnya ada di sekolah sepanjang tahun?
Ini untuk kelas pengganti.
Benar. Sekolah dimulai dua pekan lagi.
Ujian IB sebentar lagi. Kau harus memikirkannya dengan serius.
Aku tahu.
Berhenti bermain-main, dengan kegiatan ekstrakurikuler.
Aku tak main-main.
Apa rencana Tim dan Samantha?
Samantha mungkin akan pergi ke Selandia Baru...
...tapi Tim harus melihat hasil ujiannya dulu.
Tim sangat pemalas, dia tak pernah dapat nilai bagus.
Lagi pula dia tak suka sekolah.
Nak. Letakkan ponselmu.
Ada yang ingin Ibu bicarakan.
Apa?
Ibu akan mulai melakukan pekerjaan baru pekan depan.
Kapan itu terjadi?
Anggap saja ada kesempatan yang muncul.
Apa Ibu kembali ke bisnis label rekaman?
Ini sekolah musik.
- Apa ayah tahu? - Tentu saja.
Selama kalian berdua menyukainya.
Tentu saja Ibu suka.
Ibu dulu gila kerja sebelum melahirkanmu.
Tapi Ibu harus berganti sif untuk pekerjaan ini...
...jadi Ibu tak akan bisa mengantarmu ke sekolah setiap hari.
Kau harus bangun lebih pagi.
Sudah kubilang agar Ibu tak usah mengantarku.
Itu tugas Ibu.
Kau harus urus diri sendiri jika Ayah tak di rumah saat makan malam.
Tapi Ibu akan tetap menyiapkan makanan untukmu.
Baiklah, tak masalah.
Kau belum membersihkan kamarmu selama dua pekan.
- Jika kau tak melakukannya.. - Baiklah! Akan kulakukan sendiri.
Ibu hanya ingin kau belajar mengurus diri sendiri.
Aku akan melakukannya saat Ibu berhenti memaksa.
Apa pun yang terjadi, ini tahun terakhirmu di SMA.
Lakukan yang terbaik saat ujian.
Bukankah kau bilang ingin kuliah di Cambridge?
Pasti. Tak usah cemas.
Mei-fung!
Kenapa bawa banyak belanjaan?
Kau memilih merek tisu toilet yang salah.
Yang ini lebih tebal dan lebih murah.
Benarkah?
- Kau mau teh herbal Tionghoa? - Tentu.
- Aku mau! - Tapi tunggu makananku datang.
Kau beli makanan setiap hari?
Aku akan bawa makanan jika sempat memasak.
Dia memang seperti itu. Dia ingin mendukung kafe temannya.
Hentikan!
Terus saja menangis dan tak akan ada kelas untukmu!
Hai, aku ingin mendaftar untuk kursus.
- Kelas apa? - Tarian funky!
Sudah Ibu bilang, kau terlalu gendut untuk menari.
Ibu hanya menyelamatkanmu agar tidak malu.
Begini..
Aku selalu bilang, bukan salahnya jika bertubuh gendut...
...tapi jangan tunjukkan kekurangan pada semua orang.
Baik. Kau ingin dia belajar apa?
Piano! Long Long sangat keren!
Aku tak mau!
Hei!
Maaf, dia sangat ceroboh.
Ada apa denganmu?
Ibu bilang aku terlalu gendut untuk menari.
Benarkah?
Aku tak tahu!
Kau sudah tunjukkan gerakanmu pada Ibu?
Belum.
Lalu kenapa menangis?
Ini ibumu?
Apa? Aku akan membayarnya.
Tentu saja...
...tapi bisa minta waktunya sebentar?
Ikuti gerakanku.
Haruskah putraku daftar di level 1 atau 2?
Aku harus pergi!
Hei! Jangan pergi!
Siapa dia?
Dia Fong Ching. Kami satu band saat masih remaja.
Kini dia bekerja di kafe lokal di sekitar sini.
Dia yang mengirimkan makanan yang kami beli.
Bos, Kaki bilang simpan saja kembaliannya.
- Baiklah. - Permisi, pesan sandwich telur.
Sandwich telur? Ada lagi?
Itu saja.
- Chuen, sandwich telur! - Baiklah.
Penghargaan selanjutnya...
Sutradara Terbaik dari Kompetisi Drama Ke-19 Tingkat Sekolah.
Pemenangnya adalah...
...Jonathan Lo, Future, Future!
Ini kompetisi SMA terakhir bagi kami...
...jadi penghargaan ini sangat berarti.
Aku ingin berterima kasih pada teman-temanku...
...atas usaha dan kontribusi kalian!
Terima kasih!
Ibu.
Kenapa pulang terlambat?
Ya, kami pergi melakukan perayaan.
Apa?
No comments yet. Be the first to leave one.