Prvních 200 řádků.
Sudah selesai.
- Terima kasih. - Ini semua salahku.
Kalau dipikir-pikir, rasanya tidak adil.
Apanya?
Kau melihat rumahku.
Tapi kenapa aku tak boleh?
Supaya adil, aku juga akan lihat.
Jangan!
Kau menginginkanku?
Seong Kyureitor?
Seong Kyureitor?
Gwanjang-nim, Anda harus pulang.
Pintu keluarnya di sebelah sana.
Seong Kyureitor.
Seong Kyureitor?
- Hei... - Oh, iya.
Kesini.
Hati-hati.
Anda harus pergi. Kesini.
Kesini. Awas undakan pintu.
Kesini.
Sudah.
Maaf. Pasti membuat Anda sangat tak nyaman.
Kalau minta maaf, lain kali undang aku...
setelah rumahmu kau bersihkan.
Kurasa tidak... iya.
Apa ada sesuatu?
Tadi sepertinya kau tak enak badan.
Sepertinya ada banyak hal yang kau pikirkan...
dilihat dari goresan kuasmu.
Aku mengedit fotomu.
Ada sesuatu yang mengganggumu?
Kau.
- Tidak. - Apa...
kau sakit?
Gara-gara kau.
- Tidak. - Kalau ada yang bisa kubantu..
katakan saja.
Apapun?
Sebetulnya, Gwanjang-nim...
Iya, Seong Kyureitor?
Sebetulnya, aku...
=Aku mencintai Sian.=-
- Seong Kyureitor. - Ada cat yang terjatuh.
- Apa? - Aku tak apa-apa.
Anda tak capek?
Mendadak aku capek sekali.
Anda harus cepat pergi.
- Besok kita harus kerja. - Benar.
- Anda bisa lewat tangga ini. - Iya.
Selamat malam.
D
Da
Dam
Damn
Damn!
Damn! S
Damn! Su
Damn! Sup
Damn! Super
Damn! Super
Damn! Super S
Damn! Super Su
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub I
Damn! Super Sub In
Damn! Super Sub Ind
Damn! Super Sub Indo
Damn! Super Sub Indon
Damn! Super Sub Indone
Damn! Super Sub Indones
Damn! Super Sub Indonesi
Damn! Super Sub Indonesia
Diterjemahkan oleh: ~ Deok Bee ~
Kuatkan iman.
Benar-benar kuatkan iman.
-=Episode 8=- Kerjanya Laut Membuat Ombak,
Kerjanya Deokjil adalah Berhayal
Kenapa kutahan? Harusnya kuselesaikan.
- Ngelakuin apa? - Ciuman.
- Sama siapa? - Singa.
Kau mau mencium Singa?
Tidak.
Tidak? Sekarang kau terlihat sangat menyesal.
- Nggak. - Iya.
- Kau memyukainya, kan? - Nggak.
- Iya. - Nggak. Aku cabut dulu.
Bentar. Duduk dulu.
Setelah acara signing kemarin kau kemana?
- Ngedit foto. - Terus kenapa gak kau unggah satupun?
Jujur saja
aku mengedit fotonya Singa.
Kau pasti sangat menyukainya.
Aku gak bisa berhenti mengatakan yang di pikiranku.
Kemarin, aku hampir menyatakan perasaanku padanya.
- Hei, jangan pernah lakuin itu. - Napa?
Wajar kalau kau menyukainya.
Dia tampan, kompeten dan baik padamu.
Tapi apa dia juga menyukaimu?
Tetiba dia menghambur ke arahku...
seperti ini dan menciumku...
- seperti ini. - Kau bilang Sindy melihatmu.
Kalau dia menyukaimu, dia akan mencium bibirmu,
bukan jempolnya.
Dia tahu betul.
Saat datang ke rumahku, dia begitu baik pada orang tuaku.
Kau tahu dia jarang senyum, kan?
Makannya juga lahap.
Masa iya dia milih-milih makan di depan orang tuamu?
Mengakui perasaanmu pada seseorang bukan hanya soal keberanian.
Pertama kau harus pastikan kalian berdua memiliki perasaan yang sama.
Menyatakan bagaimana perasaanmu...
hanya masalah saling mengonfirmasi.
Kurasa dia tak membenciku.
Iya, tapi juga bukan berarti dia tertarik padamu.
Biar kupastikan.
Perkara cinta ini, dia hanya sukarela membantumu demi kemanusiaan.
Dia membantumu menyelesaikan skandal dan Sindy.
Tapi bayangin apa yang terjadi kalau kau ditolak.
Kenapa kau begitu pesimis? Kau tak pernah begini.
Bukan pesimis. Aku realistis.
Kau tak masalah ditolak?
Kau harus melihatnya tiap hari di galeri.
Jadi kau harus menunggu...
hingga yakin gimana perasaannya.
Hyo Jin.
Ini galeri seni? Kenapa kau di sini?
Kenapa kau di tempat tinggalnya Cha Sian?
Sungguh? Aku tak tahu kalau Cha Sian tinggal di sini.
Hyo Jin.
Kemarikan kunci mobil dan kartu kreditmu.
- Apa? - Serahkan padaku.
Kemari.
Eomma, itu...
- Kim Biseo. - Iya.
Tangkap dia.
Tunggu.
Kunci mobilmu kuambil.
Kartu kreditmu mana?
Kalau eomma ambil dua-duanya, gimana caraku hidup?
Kenapa kau butuh kartu kredit?
Hanya dengan lihat wajahnya Cha Sian
ibu yakin kau merasa kenyang dan bahagia sekali.
Eomma salah paham.
Kartu kreditmu mana?
Gwanjang-nim! Ryan Gwanjang-nim!
Good morning.
-=Gimana reaksinya "Nama" kalau kau menyatakan perasaanmu pada "Nama"?=-
=Ryan Gold=-
-=Tidak mungkin. Kau mengejar tubuhku?=-
Tidak mungkin.
Kau mengejar tubuhku?
Apaan?
=Tanya "Singa".=-
=Pergi!=-
Pergi.
Kenapa bilang begitu?
Jahat sekali.
Pergi sana.
Aku harus gimana?
Seong Kyureitor.
Apa?
Kau sibuk?
Tidak juga. Ada tugas untukku?
Bukan masalah bisnis.
- Lantas apa? - Ada sesuatu...
yang akan sangat suka kau dengar.
Sesuatu yang kusuka?
Apa?
Sebetulnya, aku...
Gwanjang-nim, Anda di sini.
Dokumen untuk Ullim Art Gallery di meja Anda.
Baiklah.
Bisa kita...
Kenapa dia malu-malu?
Apa mungkin... nyatain perasaannya?
Tunggu, tempat ini...
Gwanjang-nim,
sekarang bisa Anda katakan.
Kulihat kau tak tahu.
Mana bisa tahu kalau Anda tidak bilang?
Kupkir kau selalu memeriksanya.
Aku berusaha memeriksanya,
tapi aku akan menghargai Anda katakan padaku sendiri.
Sebetulnya, aku...
Iya?
CUPATCH telah dihapus.
Gwanjang-nim juga tinggal di sini. Dia yang kutemui di sini.
Gwanjang-nim, Hyo Jin mengatakan yang sebenarnya?
- Apa? - Gwanjang-nim, kuharap...
bekerja di galeri akan membantu Hyo Jin...
menghargai karya seni elegan dan berpengalaman sepertiku.
Tapi, karena kau mengundang Cha Sian...
untuk berpartisipasi dalam pameran perayaan kita
Sekarang aku lebih khawatir ketimbang senang.
Hari ini dia berangkat kerja pagi sekali,
jadi aku membuntutinya.
Kau tahu
Aku mengikutinya karena khawatir,
No comments yet. Be the first to leave one.