Informace o verzi

그녀의사생활-- Her Private Life-- E08
Komentář od DSS_Indo
Damn!SuperSub >> ngesub.com ║Follow>>Twitter : @Dssindo║ LIKE : facebook.com/DamnSuperSubIndo

Tagy

other
Zveřejněno: 2019-05-03
Stažení: 53
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Sudah selesai.

- Terima kasih. - Ini semua salahku.

Kalau dipikir-pikir, rasanya tidak adil.

Apanya?

Kau melihat rumahku.

Tapi kenapa aku tak boleh?

Supaya adil, aku juga akan lihat.

Jangan!

Kau menginginkanku?

Seong Kyureitor?

Seong Kyureitor?

Gwanjang-nim, Anda harus pulang.

Pintu keluarnya di sebelah sana.

Seong Kyureitor.

Seong Kyureitor?

- Hei... - Oh, iya.

Kesini.

Hati-hati.

Anda harus pergi. Kesini.

Kesini. Awas undakan pintu.

Kesini.

Sudah.

Maaf. Pasti membuat Anda sangat tak nyaman.

Kalau minta maaf, lain kali undang aku...

setelah rumahmu kau bersihkan.

Kurasa tidak... iya.

Apa ada sesuatu?

Tadi sepertinya kau tak enak badan.

Sepertinya ada banyak hal yang kau pikirkan...

dilihat dari goresan kuasmu.

Aku mengedit fotomu.

Ada sesuatu yang mengganggumu?

Kau.

- Tidak. - Apa...

kau sakit?

Gara-gara kau.

- Tidak. - Kalau ada yang bisa kubantu..

katakan saja.

Apapun?

Sebetulnya, Gwanjang-nim...

Iya, Seong Kyureitor?

Sebetulnya, aku...

=Aku mencintai Sian.=-

- Seong Kyureitor. - Ada cat yang terjatuh.

- Apa? - Aku tak apa-apa.

Anda tak capek?

Mendadak aku capek sekali.

Anda harus cepat pergi.

- Besok kita harus kerja. - Benar.

- Anda bisa lewat tangga ini. - Iya.

Selamat malam.

D

Da

Dam

Damn

Damn!

Damn! S

Damn! Su

Damn! Sup

Damn! Super

Damn! Super

Damn! Super S

Damn! Super Su

Damn! Super Sub

Damn! Super Sub

Damn! Super Sub I

Damn! Super Sub In

Damn! Super Sub Ind

Damn! Super Sub Indo

Damn! Super Sub Indon

Damn! Super Sub Indone

Damn! Super Sub Indones

Damn! Super Sub Indonesi

Damn! Super Sub Indonesia

Diterjemahkan oleh: ~ Deok Bee ~

Kuatkan iman.

Benar-benar kuatkan iman.

-=Episode 8=- Kerjanya Laut Membuat Ombak,

Kerjanya Deokjil adalah Berhayal

Kenapa kutahan? Harusnya kuselesaikan.

- Ngelakuin apa? - Ciuman.

- Sama siapa? - Singa.

Kau mau mencium Singa?

Tidak.

Tidak? Sekarang kau terlihat sangat menyesal.

- Nggak. - Iya.

- Kau memyukainya, kan? - Nggak.

- Iya. - Nggak. Aku cabut dulu.

Bentar. Duduk dulu.

Setelah acara signing kemarin kau kemana?

- Ngedit foto. - Terus kenapa gak kau unggah satupun?

Jujur saja

aku mengedit fotonya Singa.

Kau pasti sangat menyukainya.

Aku gak bisa berhenti mengatakan yang di pikiranku.

Kemarin, aku hampir menyatakan perasaanku padanya.

- Hei, jangan pernah lakuin itu. - Napa?

Wajar kalau kau menyukainya.

Dia tampan, kompeten dan baik padamu.

Tapi apa dia juga menyukaimu?

Tetiba dia menghambur ke arahku...

seperti ini dan menciumku...

- seperti ini. - Kau bilang Sindy melihatmu.

Kalau dia menyukaimu, dia akan mencium bibirmu,

bukan jempolnya.

Dia tahu betul.

Saat datang ke rumahku, dia begitu baik pada orang tuaku.

Kau tahu dia jarang senyum, kan?

Makannya juga lahap.

Masa iya dia milih-milih makan di depan orang tuamu?

Mengakui perasaanmu pada seseorang bukan hanya soal keberanian.

Pertama kau harus pastikan kalian berdua memiliki perasaan yang sama.

Menyatakan bagaimana perasaanmu...

hanya masalah saling mengonfirmasi.

Kurasa dia tak membenciku.

Iya, tapi juga bukan berarti dia tertarik padamu.

Biar kupastikan.

Perkara cinta ini, dia hanya sukarela membantumu demi kemanusiaan.

Dia membantumu menyelesaikan skandal dan Sindy.

Tapi bayangin apa yang terjadi kalau kau ditolak.

Kenapa kau begitu pesimis? Kau tak pernah begini.

Bukan pesimis. Aku realistis.

Kau tak masalah ditolak?

Kau harus melihatnya tiap hari di galeri.

Jadi kau harus menunggu...

hingga yakin gimana perasaannya.

Hyo Jin.

Ini galeri seni? Kenapa kau di sini?

Kenapa kau di tempat tinggalnya Cha Sian?

Sungguh? Aku tak tahu kalau Cha Sian tinggal di sini.

Hyo Jin.

Kemarikan kunci mobil dan kartu kreditmu.

- Apa? - Serahkan padaku.

Kemari.

Eomma, itu...

- Kim Biseo. - Iya.

Tangkap dia.

Tunggu.

Kunci mobilmu kuambil.

Kartu kreditmu mana?

Kalau eomma ambil dua-duanya, gimana caraku hidup?

Kenapa kau butuh kartu kredit?

Hanya dengan lihat wajahnya Cha Sian

ibu yakin kau merasa kenyang dan bahagia sekali.

Eomma salah paham.

Kartu kreditmu mana?

Gwanjang-nim! Ryan Gwanjang-nim!

Good morning.

-=Gimana reaksinya "Nama" kalau kau menyatakan perasaanmu pada "Nama"?=-

=Ryan Gold=-

-=Tidak mungkin. Kau mengejar tubuhku?=-

Tidak mungkin.

Kau mengejar tubuhku?

Apaan?

=Tanya "Singa".=-

=Pergi!=-

Pergi.

Kenapa bilang begitu?

Jahat sekali.

Pergi sana.

Aku harus gimana?

Seong Kyureitor.

Apa?

Kau sibuk?

Tidak juga. Ada tugas untukku?

Bukan masalah bisnis.

- Lantas apa? - Ada sesuatu...

yang akan sangat suka kau dengar.

Sesuatu yang kusuka?

Apa?

Sebetulnya, aku...

Gwanjang-nim, Anda di sini.

Dokumen untuk Ullim Art Gallery di meja Anda.

Baiklah.

Bisa kita...

Kenapa dia malu-malu?

Apa mungkin... nyatain perasaannya?

Tunggu, tempat ini...

Gwanjang-nim,

sekarang bisa Anda katakan.

Kulihat kau tak tahu.

Mana bisa tahu kalau Anda tidak bilang?

Kupkir kau selalu memeriksanya.

Aku berusaha memeriksanya,

tapi aku akan menghargai Anda katakan padaku sendiri.

Sebetulnya, aku...

Iya?

CUPATCH telah dihapus.

Gwanjang-nim juga tinggal di sini. Dia yang kutemui di sini.

Gwanjang-nim, Hyo Jin mengatakan yang sebenarnya?

- Apa? - Gwanjang-nim, kuharap...

bekerja di galeri akan membantu Hyo Jin...

menghargai karya seni elegan dan berpengalaman sepertiku.

Tapi, karena kau mengundang Cha Sian...

untuk berpartisipasi dalam pameran perayaan kita

Sekarang aku lebih khawatir ketimbang senang.

Hari ini dia berangkat kerja pagi sekali,

jadi aku membuntutinya.

Kau tahu

Aku mengikutinya karena khawatir,

More Indonesian subtitles for Her Private Life

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left