Prvních 133 řádků.
Baiklah.
- Baiklah. - Hei!
Dia mengirimimu pesan lain.
Apa itu?
Astaga.
- Berikan kepadaku. - Oper kemari.
Hei, Ju-young. Tunggu.
Ja-rim bilang...
Akan diungkap di episode...
Apa ini? Dia bilang akan memacariku.
Rumahmu tidak akan kebakaran.
Yang terbakar hanyalah perasaanku kepadamu.
Enyahlah.
Kenapa?
Sial.
[Baiklah. Aku akan bersikap baik. Selamat malam.]
Wang Ja Sayang.
[Jangan menyelamatiku. Kau tak tahu kapan kami akan putus.]
[Astaga. Apa yang kau pikirkan? Kau mau karena kami mendesakmu?]
[Kenapa? Gong Ju-young baik. Kecuali saat bereaksi berlebihan.]
Aku senang sekali sampai tidak bisa tidur!
[Konon Nilai Menurun saat Mulai Berpacaran]
Sayang.
Jangan memanggilku seperti itu.
Boleh aku menggandengmu?
Tidak.
Kalau begitu,
aku akan merangkulmu.
Hei.
Aku akan ke sekolah sendiri besok.
Ujian kita pekan depan. Kau sudah belajar?
Kuharap hubungan kami lancar,
tapi belajar tidak menyukaiku.
Kau ingin aku membantumu belajar?
Kau dipukuli dengan rapormu sepanjang SMP.
Kenapa kau sangat percaya diri?
Aku mengumpulkan tenagaku saat itu.
Kau pernah dengar Kamehameha?
Akan kutunjukkan sebaik apa aku melakukannya kali ini.
Siapa yang mengumpulkan energi untuk Kamehameha selama setahun?
Di mana Gong Ju-young?
Menurutmu di mana?
Apa ini pameran?
Dia datang ke sini setiap jam istirahat dan menatapnya.
Kita bisa meminta biaya masuk darinya.
Sudah kuduga ini akan terjadi.
Kalian tampak serasi.
Hei. Berhentilah menatapku.
Aku ingin terus menatapmu tak peduli sudah sesering apa.
- Boleh aku menggandengmu? - Tidak.
Kita pacaran, tapi tak bisa bergandengan?
Apa kita harus bergandengan hanya karena kita pacaran?
Kurasa kau benar.
Haruskah kita bergandengan saat kencan?
Kejutan.
Ini jadwal kencan kita.
Mari bertemu enam kali sepekan,
empat jam di hari sekolah dan delapan jam di akhir pekan.
Totalnya...
Apa kau gila? Siapa yang berkencan setiap hari?
Kau tidak tahu kita ujian pekan depan?
Ya.
Benar.
Kalau begitu, kita akan berkencan setelah ujian.
Kita lihat saja nanti.
Baiklah.
Kukira keadaan akan berbeda begitu kami mulai berkencan.
Menurutku kalian tidak berkencan, kau hanya ditipu.
Berhentilah bermain-main. Aku serius.
Sejujurnya, itu sangat lucu.
Wang Ja-rim luar biasa.
Dia konsisten.
Kenapa dia setuju untuk berkencan jika akan seperti ini?
Tidak, mungkin karena dia masih merasa canggung.
Jika kami lebih sering bersama...
- Apa saja. - Apa saja?
Ja-rim!
Ja-rim!
Kami akan pergi ke perpustakaan untuk belajar.
Apa? Benarkah?
Ya. Tadi kita membahasnya.
Benar. Kau harus belajar di perpustakaan.
Jangan bercanda di sana.
Jika nilai rata-rataku lebih dari 60, maukah kau menggandengku?
Kenapa kau memutuskannya sendiri?
Selain itu, 60 sangat rendah.
Seburuk apa nilaimu?
Itu sebabnya aku pergi ke perpustakaan.
Jika pergi ke perpustakaan, aku bisa lebih fokus
dan ada banyak buku.
Ja-rim. Ayo ke perpustakaan untuk belajar.
Kenapa? Kita setuju untuk belajar di rumahmu.
Kita mungkin akan menonton TV jika pergi ke rumahku.
Kau setuju, bukan?
Benar. Ayo ke perpustakaan.
Kau tidak belajar?
Berhenti menatapku dan tatap buku-bukumu.
Aku sedang belajar sekarang.
Aku sedang mempelajarimu.
Rumus Ja-rim.
Berhentilah bersikap berlebihan.
Apa ini? Ke mana semua orang?
Haruskah kita lakukan ini untuk mereka?
Bukankah kau mau membantu mereka?
Sudah berakhir jika mereka berpacaran. Apa lagi yang bisa kita lakukan?
Mereka harus merasakan hal yang sama agar semua berakhir.
Kenapa Wang Ja mengencaninya jika tidak menyukainya?
Dia bukannya tidak menyukainya. Ini rumit.
Apa Wang Ja-rim bahkan menginginkan pacar?
Dia sepertinya tidak ingin berkencan.
Itu tidak benar. Dia tidak seperti itu.
Dia juga menginginkan pacar.
Wang Ja menginginkan pacar?
Benarkah? Lalu kenapa sikapnya begitu?
Entahlah.
Ja-rim. Lihatlah ini.
Sial.
Apa?
Ja-rim.
Sepertinya kau menjadi makin dingin setelah setuju memacariku.
Aku selalu seperti ini.
Kenapa? Kau tidak menyukainya?
Tidak.
Aku akan menjadikanmu gadis paling manis.
Itu tidak mungkin terjadi.
Tunggu saja.
Aku akan memperlakukanmu dengan baik.
Aku akan meluluhkan hatimu.
Kau sangat menyukaiku?
Ya. Aku sangat menyukaimu.
Menurutmu sampai kapan kau merasa seperti itu?
Selamanya.
Jangan terlalu cepat mengatakan itu. Orang bisa berubah.
No comments yet. Be the first to leave one.