Jeon Woo Chi ( 전우치 )

Jeon Woo Chi ( 전우치 )

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

Jeon Woo Chi (2012) Ep 03 HANrel by Darksmurfsub Indonesia
Komentář od DSS_Indo
For more subtitles, visit https://www.box.com/s/09d0d5e2109d2535ae5d

Tagy

other
Zveřejněno: 2012-12-14
Stažení: 22
Pro sluchově postižené: Yes

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Kau tidak apa-apa? Kau tidak apa-apa?

Siapa yang mengikutiku?

Kami telah menunggumu, Tuan Muda.

Bisa-bisanya kau ingin kita sepakat dengan orang macam dia?

Enyahkan dia.

Iya, Tuan.

Aigoo... ini...

Orang-orang ini yang benar saja...

Jalanku...

Jalanku...

- Di mana Gang Rim? - Serang!

Ma Gang Rim, di mana kau?

Keluar!

Di mana Ma Gang Rim? Cepat katakan.

Kau tidak akan mengatakannya?

Aku membunuhnya.

Aku, Bong Gu, telah membunuhnya.

Seperti yang telah Wartawan Surat Kabar itu bilang, dia bukan pembunuhnya.

Sepertinya pembunuh yang sesungguhnya adalah orang lain...

Sebenarnya apa yang terjadi?

Ada yang menyerang penjara?

Gemboknya rusak dan penjaga penjara tak sadarkan diri.

Tapi orang ini masih di sini.

Jika bukan untuk menyelamatkannya,

kenapa dia harus masuk penjara?

Aku membunuhnya.

Bong Gu membunuhnya.

Aku membunuhnya!

Akhirnya dia mengaku.

Tidak.

Pengakuannya karena pengaruh dari racun tumbuhan yaitu kacang beracun.

Tumbuhan beracun?

Orang ini hanya punya 4 jari pada tangan kanannya.

Hal ini tidak cocok dengan bekas jari kiri yang tertinggal pada mayat.

Seseorang telah menggunakan tumbuhan beracun untuk membuatnya memberikan pengakuan palsu.

Cukup.

Fakta bahwa ada orang yang masuk ke penjara sendirian,

sudah cukup untuk banyak orang kehilangan kepala.

Bagaimana kau akan menyelesaikan kasus ini?

Tapi orang ini jelas bukan pembunuhnya.

Seseorang telah menjebaknya jadi pembunuh.

Kau bisa tutup mulutmu tidak?

Kejadian ini cukup signifikan untuk diperhatikan oleh pengadilan.

Tersangka yang punya pisau di TKP telah mengakui kejahatannya.

Bukti apalagi yang kau butuhkan?

Aku akan menemui Menteri Kehakiman secepatnya

untuk melaporkan bahwa pembunuhnya telah mengakui kejahatannya.

Hei, Deputi Petugas!

Petugas, bukannya kau lihat ujung jari Bong Gu putus?

Jelas terlihat dia tidak melakukannya.

Semua sudah terlambat.

Menteri Kehakiman telah menutup kasus ini. Dia akan dihukum gantung besok pagi.

Apa yang kau katakan?

Apa kau akan membiarkan orang yang tidak bersalah mati?

Meskipun dia hanya seorang budak dari istal,

tidakkah ini keterlaluan?

Kau harus cepat pergi ke Menteri Kehakiman

dan katakan padanya agar bisa batalkan hukumannya.

Untuk kasus yang sudah ditutup,

tidak yang bisa mengubahnya.

Hentikan dan kembalilah.

Hei, Petugas!

Aku benar-benar kecewa!

Kupikir kau salah satu orang yang pantas dihormati di istana.

Tapi, sepertinya kau bukan.

Aku memanggilmu karena aku ingat kue beras yang biasanya kumakan.

Maaf memanggilmu malam-malam begini.

Tidak apa-apa, Yang Mulia.

Yang Mulia, kue beras adalah makanan kasar.

Aku akan ke saenggwabang minta makanan enak untukmu.

Tidak usah.

Tiba-tiba, aku ingin makan kue beras yang biasanya dibuat pengasuhku saat aku masih kecil.

Sekarang pengasuhku telah meninggal,

orang yang bisa membuatnya sama persis adalah dia.

Dia mewarisi kemampuan ibunya, membuat rasanya benar-benar sama.

Tapi...

Bukankah kukatakan tidak apa?

Aku ingin berbincang-bincang dan bernostalgia dengan anak ini.

Kau boleh pergi.

Iya, Yang Mulia.

Mendekatlah.

Kau sudah memastikannya?

Ada orang di dalam? Tolong buka pintunya!

Sudah lewat tengah malam, siapa yang ketuk pintu?

Kembalilah besok. Besok.

Ini penting sekali.

Tolong cepat buka pintunya.

Sudah kubilang kembalilah besok.

Ada apa?

Itu... Aku punya pertanyaan.

Kau punya pertanyaan apa malam-malam begini?

Bukankah kau gadis yang waktu itu?

Apa terjadi sesuatu pada pasien yang terjangkit penyakit aneh?

Ayahku baik-baik saja.

Ini. Uang untuk obatnya.

Kau tidak perlu memberiku uang untuk beli obat malam-malam begini.

Apa masalahnya?

Itu...

Itu... apa?

Aku datang karena ada yang ingin kutanyakan padamu.

Merasa kesepian saat malam?

Benar, aku ahli menyembuhkan penyakit cinta.

Apa yang kau lakukan?

Apa maksudmu dengan "apa"?

Walaupun tidak kau katakan, aku tahu.

Untuk seorang gadis datang sendiri malam-malam ke rumah laki-laki bujang,

Apa lagi yang bisa terjadi?

Sungguh... jangan malu.

Dasar brengsek, kau ini!

Kenapa kau tetap berpura-pura?

Jangan malu-malu.

Aku berpengalaman sekali dalam hal ini.

Bajingan, apa yang kau lakukan padanya?

Apa yang kalian lakukan?

Kau baik-baik saja?

Ya, tapi kenapa kau di sini?

Aku mencarimu.

Sungguh kau tidak apa-apa?

Aku baik-baik saja.

Tolong cepat hentikan.

Apa lagi yang kau lakukan padanya?

Hei, hei... hei.

Sebenarnya apa yang kalian ingin tanyakan?

Beberapa hari lalu, bukankah kau bawa orang ke kedai tempat kami?

Siapa orang itu?

Siapa yang kalian bicarakan?

Pria yang bersamamu saat ayahku terserang penyakit aneh.

Wartawan Lee?

Wartawan Lee?

Siapa nama orang itu?

Kenapa? Kenapa kau ingin tahu siapa namanya?

Cepat jawab.

Lee Chi. Marganya Lee dengan nama depan satu kata Chi.

Lee Chi.

Benarkah... itu nama dia yang sebenarnya?

Lee Chi.

Iya benar.

Jelas, aku tidak salah lihat.

O-Orabeoni?

Wartawan Lee dan aku telah hidup bersama lebih dari 3 tahun

dan aku belum pernah dengar dia menyebut kalau dia punya ayah atau adik.

Dia pasti punya alasan sendiri.

Di mana orabeoni sekarang?

Bong Gu akan segera dieksekusi.

Aku harus bagaimana?

Akan segera pagi.

Sekretarian Kerajaan memerlukan surat kabar istana secepatnya.

Semuanya cepat kalian selesaikan.

Jalanku hanya satu!

Jalanku hanya satu!

Baiklah, kita tidak punya banyak waktu. Lakukan cepat.

Kenapa flumu tidak sembuh-sembuh...

Hei, bangun. Bangun!

Hei, kenapa kau measih menggambar? Kurang 9 menit lagi.

Cepat!

I-i-ini...

Kau... Bagaimana kau bisa?

Kau mau ke mana?

Ini... seseorang! Apa tidak ada orang?

Coba kita lihat, siapa dia?

Bukankah ini Pimpinan Redaksi yang terkenal dari Bagian Pemberitaan Istana?

Hei kau, siapa kau?

Aku Jeon Woo Chi.

Jeon Woo Chi?

Tapi, sebenarnya apa yang kau lakukan di sini?

Kau tidak lihat? Aku dapat Edisi Khusus.

Edisi Khusus?

Dasar Kunyuk! Kenapa kau bawa-bawa aku!

Pikirkan itu, aku benar-benar harus memberimu pelajaran.

Karena tidak ada waktu lagi, aku akan menahannya.

Yang baru saja kau lihat, kau harus melupakannya.

Cermin pelupa.

Edisi Khusus datang!

Edisi khusus datang! Edisi Khusus!

Cepat, cepat. Kau benar-benar akan membunuhku?

Benar. Sekali lehermu dimasukkan di sini dan sekali tarik, tamat riwayatmu.

Kalau kau mengerti, cepat pergi. Kau telah mengetahui semuanya sekarang.

Sungguh kau akan membunuh Bong Gu?

Silahkan pimpin eksekusinya.

Berkatmu, kita bisa dapatkan pengakuan pembunuhnya.

Itu sebabnya kasus ini tidak jadi masalah besar. Kau menanganinya dengan baik.

Akan kuingat kontribusimu.

Aku tidak pantas menerima pujianmu, Tuanku.

Kalau begitu, cepat lakukan eksekusi hukumannya.

Iya.

Laksanakan hukuman sekarang!

Laksanakan hukuman.

- Iya. - Iya.

Di sini, di sini.

Sini, sini...

Tarik ke atas lagi. Tarik ke atas.

Ada apa?

Ada apa ini? Cepat turunkan aku!

Apa maksudmu, ada apa? Kami akan menggantungmu, bajingan.

Tidak! Aku tidak lakukan apapun! Turunkan aku cepat!

Dasar bajingan... Bukankah kau bilang kau telah membunuh orang?

Lepaskan aku! Siapa yang kubunuh? Aku tidak pernah membunuh siapapun.

Bajingan ini benar-benar tangguh!

Eksekutor, apa yang kalian lakukan? Tarik cepat!

Titah Kerajaan datang!

Jeon Woo Chi ( 전우치 ) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Jeon Woo Chi ( 전우치 )

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left