On the Rocks

On the Rocks

Stáhnout Indonesian titulky

Informace o verzi

On the Rocks 2020 1080p WEB H264-NAISU
Komentář od ervanderz
Terjemahan Retail

Tagy

web
1080
Zveřejněno: 2020-10-23
Stažení: 72
Pro sluchově postižené: No

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 200 řádků.

Ingat, jangan jatuh cinta pada anak lelaki mana pun.

Kau milik Ayah.

Sampai kau menikah.

Saat itu kau tetap milik Ayah.

Baik, Ayah.

Kita mau ke mana?

Ini akan seru. Ayo.

Tak ada yang bilang begitu kau menikah,

tak akan bercinta gila-gilaan lagi.

Jika kau suka bercinta, pernikahan tak cocok untukmu.

Sial, aku tak bercinta selama tujuh tahun.

Hanya berhubungan intim.

Hai.

Hai.

Hai.

- Bu, boleh minta jus? - Ya.

- Bagaimana London? - Asyik.

- Ya? - Kolega Inggris berpartisipasi 20%.

- Sungguh? - Ya.

- Hebat. - Terima kasih.

Kita harus menaruh deposit untuk rumah itu di minggu bulan Juli.

Aku harus membereskannya besok.

Sayang, aku belum tahu situasinya nanti. Tapi akan kucek, ya?

- Sini. Cium. Ayo. - Kami terlambat.

Dan restoran baru Jimmy. Kamis atau Jumat?

Aku harus mengabarinya karena mereka sibuk.

Baik. Kamis.

- Tolong pakai sepatumu. - Dah.

- Aku mencintaimu. Dah. - Dah.

- Ayo, Theo. - Hei.

- Ada pertanyaan lagi? - Manisnya.

- Pakai sepatumu. - Aku mau sepatu putri.

Pakai sepatu biasa saja. Kita sangat terlambat.

- Baik. - Baik.

Baik. Maaf. Harus berangkat.

Baik.

- Kau sudah selesai membaca? - Ya.

- Ya? - Aku juga sudah selesai baca.

Apa? Sudah?

- Bu, kita terlambat. - Baik.

- Hei, ayo minum kopi akhir pekan ini. - Ya. Boleh.

Baik. Bantu Ibu, ya? Bawa mainanmu.

Baik.

Biar Ibu rapikan.

Tunggu aku!

- Semoga harimu baik. - Dah.

- Ibu menyayangimu. - Dah.

- Dah. - Dah.

- Baik. - Hai.

- Hai. - Aku tahu. Aku tampak seram.

- Tidak. - Ini pengelupasan.

Wajahku akan merah dan terkelupas selama seminggu.

Tapi kemudian, akan sangat halus, kau akan takjub.

Baik. Ayo.

Laura. Aku beruntung. Hai, Manis.

Kita harus minum kopi. Kau pasti tak sempat.

Tapi kita harus minum kopi. Aku mengencani pria itu lagi.

- Benarkah? - Ya, ini serius.

Menurutku hubungan ini lancar.

- Ya. - Tapi aku mengiriminya pesan nonstop.

- Begitu. - Setelah kukirim pesan, pikirku,

"Aku tahu setiap kukirimi pesan, aku membuatmu risi."

Tapi aku terus melakukannya, tak bisa berhenti.

Begitu.

Aku berpikir, "Baik. Lembutlah pada dirimu sendiri."

Karena ini menyangkut perasaan.

Seolah-olah hubungan ini penuh prahara.

Semuanya seperti sesuatu

yang coba kupahami dengan instrospeksi dan empati, dan...

- Maaf, tapi kami harus pergi. - Ya ampun.

- Sampai nanti. - Maaf. Nanti kukabari. Ya.

Baik. Dah.

- Laura. - Hai.

Hai. Aku terlambat.

- Baik. Dah. - Semoga harimu baik. Dah.

Naiklah.

Bisa kau pasang sabuk pengamanmu?

Bacakan cerita yang lain.

Tidurlah.

- Boleh tanya hal aneh? - Ya.

Semalam Dean pulang.

Dia pening. Dia minum Xanax di pesawat.

Dia menciumku, lalu dia mendengar suaraku.

Seketika dia sadar. Dia terkejut dan berhenti mencium.

Seolah-olah dia pikir aku orang lain.

Apa?

Itu aneh, tapi dia hanya pening.

Ya, kurasa.

Dia pria yang baik dan dia menyayangimu.

Dia selalu bepergian dengan klien dan...

Aku hanya sosok pesimis yang menunggu membuat jadwal. Aku...

Aku bahkan tak bisa menulis.

Seharusnya aku tak menjual buku sebelum menulisnya.

Tak apa-apa. Jangan memaksakan dirimu. Kau punya balita.

Kau akan kembali kerja ketika siap.

TOKOH-TOKOH YANG HARUS DIBUAT

- Sebentar. - Ya.

Kini Ayah bisa mendengarmu.

Apa pendapat Ayah dari sudut pandang pria?

Apa aku gila?

Tidak. Dia pikir kau orang lain.

Apa? Menurut Ayah begitu?

Tentu saja.

Ayah hanya berpikiran negatif dan tak paham hubungan berkomitmen.

Sungguh?

Ya, sungguh.

Mulailah berpikir seperti pria.

Felix!

Terima kasih, Ayah. Sungguh membantu.

Apa itu tanda lahir?

Entah kenapa aku malah tanya Ayah. Sudahlah.

Ayah di sini jika kau butuh.

Sebentar, Pendek.

Masih di situ, Pendek?

Nikmatilah Paris. Minum French 76 untukku.

Bisa dicoba. Telepon jika butuh apa pun. Ayah segera kembali. Ayah menyayangimu.

Dah.

Ibu!

Waktunya memotong bulu llama?

Tidak. Harus kucuci dahulu.

Tak apa-apa.

Pertama, aku akan memandikanmu.

MINYAK TUBUH

Kau akan dibersihkan.

Akan kusisir bulumu.

Akan kusisir bulumu, Llama kecil.

Sisir.

Nenek akan bertemu kau dan anak-anak akhir pekan ini?

- Ibu dan saudarimu datang. - Theo.

Begini, Nek. Boleh kutelepon lagi nanti?

Aku mau mengantar Theo ke kelas.

Sampai nanti.

Tiga, empat, lima, enam.

Benar. Bagus.

Roda-roda bus berputar-putar Di sepanjang kota

Klakson bus berbunyi Bip, bip, bip

- Hai. - Bip, bip, bip

Bip, bip, bip

Hadap belakang.

Hadap Ibu. Lihat ke sini. Ini.

Ibu menyayangimu.

Dayung, dayung, dayung perahumu Dengan lembut mengarungi arus

Ceria, ceria, ceria, cerialah Hidup hanyalah sebuah mimpi

DEAN - AKU AKAN TERLAMBAT, BISA TEMUI AKU DI PESTA?

- Di sini kalian rupanya. Hai. Bersulang. - Hai.

- Bersulang. - Bersulang.

Sibuk sekali, ya. Bersulang.

Aku suka bajumu. Kau seksi sekali.

Bagaimana makanannya? Enak?

- Hai. - Hei.

Kau tampak cantik.

Terima kasih.

Ini. Perkenalkan timku.

Tim.

- Astaga. Hai. Kau pasti Laura. - Sayang, ini timnya.

Hei. Ya.

- Fiona. Senang akhirnya bertemu. - Aku segera kembali.

Maaf. Dean pasti sudah cerita, banyak sekali urusan saat ini.

- Ya. - Ya, disibukkan

dengan pembukaan kantor dan semuanya...

Kudengar para pria dari A24 di sini. Aku harus mengobrol dengan mereka.

Kami baru mulai kerja dengan Ghosts. Pernah jumpa mereka?

- Tidak. - Ya. Mereka hebat sekali.

Mau kuambilkan sesuatu?

- Tak usah. - Baik.

Jenna, Chase, ini Laura, istri Dean.

- Hai. - Aku segera kembali.

- Hai. - Hai.

Jadi, kalian kerja di sini?

Ya. Aku baru mulai beberapa bulan lalu.

Keren. Kau suka sejauh ini?

Ya.

Dean rekan kerja yang baik.

Bagus.

Selamat! Semuanya! 500 ribu!

- Bagus, Tim! - Selamat.

Lima ratus ribu. Berkat kau. Manisnya.

Kita semua.

- Terima kasih, Semua. - Terima kasih.

Ya.

- Bagus. - Terima kasih.

- Kita berhasil... - Benar-benar berhasil.

Aku tahu.

Pestanya meriah.

Sudah kubilang pestanya akan lancar.

- Kenapa kau tak percaya? - Baik.

- Baiklah! - Dah!

Sayang, malam yang luar biasa.

Lima ratus ribu pengikut baru. Kami berhasil.

Jumlah keterlibatan, pemahaman. Ini luar biasa.

Maksudku,

antara laporan singkat, tim, jumlah suka, ROI, laba atas investasi,

berhasil kami capai.

- Hebat. - Ya.

- Boleh aku bertanya? - Ya.

Kutemukan wadah perlengkapan mandi wanita saat membongkar kopermu.

Itu milik Fiona.

Itu tak muat di kopernya, jadi kutaruh di koperku.

Aku pasti lupa, jadi...

- Begitu. - Ya.

More Indonesian subtitles for On the Rocks

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left