Attack on Titan

Attack on Titan (進撃の巨人)

Stáhnout Indonesian titulky

Série 1

Informace o verzi

16 Sekarang Harus Bagaimana? - Awal dari Serangan Balasan (Bagian 3)
Komentář od Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

Tagy

other
Zveřejněno: 2014-03-19
Stažení: 30
Pro sluchově postižené: Yes

Náhled titulků v jazyce Indonesian

Prvních 190 řádků.

Oh, sobatku

Oh, mein Freund

Sekarang kita telah menang

Jetzt hier ist ein Sieg

Inilah kehormatan kita yang pertama

Dies ist der erste Gloria

Oh, sobatku

Oh, mein Freund

Mari kita rayakan kemenangan ini untuk mempersiapkan pertarungan selanjutnya

Feiern wir diesen Sieg für den nächsten Kampf

Takkan ada kematian yang sia-sia

Muimina shide atta to iwa senai

Pertarungan kita akan terus berlanjut sampai tersisa satu orang saja

Saigo no hitori ni naru made

Lawan kita kejam... Tapi akan kita kalahkan...

Der feind ist grausam... Wir bringen...

Lawan kita besar... Kita 'kan melompatinya...

Der feind ist riesig... Wir springen...

Kita menggenggam erat kehormatan

Ryoute ni wa Gloria

Dan bernyanyi atas kemenangan

Utau no wa Sieg

Kita memikul sayap kebebasan di punggung kita

Senaka ni wa Flügel der Freiheit

Bersumpah dengan lubuk hati kita

Nigirishimeta ketsui o hidari mune ni

Kita menyerang di lingkar kegilaan

Kirisaku no wa Ringe der Torheit

Dan menerjang langit

Soukyuu o mau

Dengan sayap kebebasan kita

Flügel der Freiheit

ZainuddinAri mempersembahkan

Sekarang Harus Bagaimana?

Awal dari Serangan Balasan (Bagian 3)

Kapan terakhir kali kau mengganti shaft-mu?

Enam hari yang lalu.

Setelah operasi pembersihan.

Sesuai dengan laporannya.

Baiklah, berikutnya.

Kau...

Anggota regu 42, Krista Lenz.

Periksa pemakaiannya.

Ternyata membunuh Raksasa pun kita bisa dihukum.

Memang aneh, tapi mereka adalah bahan percobaan yang berharga.

Meski begitu, kenapa mereka malah mencari pelaku di antara para kadet seperti kita?

Ya. Padahal kita baru saja selesai membersihkan medan perang.

Semuanya masih lelah.

Mereka pasti sangat membenci Raksasa.

Ya.

Tapi kalau begini, mereka malah jadi membantu para Raksasa.

Mungkin saja rasa dendam mereka terbalaskan,

tapi ini malah merugikan umat manusia.

Aku ini bodoh. Jadi aku bisa mengerti perasaan mereka.

Sebelum melihat para Raksasa,

sebenarnya aku berniat untuk bergabung dengan Pasukan Pengintai.

Tapi, aku tak mau melihatnya lagi.

Padahal hari ini kita harus memilih cabang militer.

Bahkan Jean pun sangat serius.

Semua menyesalinya.

Kalau aku tahu akan separah ini,

aku takkan memilih untuk menjadi prajurit.

Sekarang aku sudah lelah,

yang ada di kepalaku hanya itu.

Hei, Marco.

Aku sudah tak bisa membedakan tulangmu dengan yang lain.

Padahal kalau aku tak menjadi prajurit,

aku tak perlu memikirkan siapa yang akan menyusulmu.

Apa kita akan membuang hasil yang telah didapatkan dengan ratusan ribu pengorbanan,

hanya untuk menjadi santapan para Raksasa?

Aku juga mengerti, kita ini harus bertarung.

Tapi, tak semua orang ingin cepat mati sepertimu.

Ada yang ingin kusampaikan padamu.

Jean, kau ini bukan orang yang tegar.

Jadi kau bisa mengerti dengan perasaan orang yang lemah.

Selain itu, kau juga mahir dalam membaca situasi.

Karena itu, kau selalu tahu dengan apa yang harus dilakukan, bukan?

Apa yang harus dilakukan.

Hei, kalian.

Apa kalian sudah memutuskan akan bergabung dengan pasukan apa?

Aku sudah memutuskannya.

Aku...

Aku...

akan bergabung dengan Pasukan Pengintai!

Sial.

Hei, Annie, bagaimana menurutmu?

Jean pun bilang dia akan bergabung dengan Pasukan Pengintai.

Eh? Jean bilang begitu?

Tak peduli.

Kau ingin bergabung dengan Polisi Militer, 'kan?

Mungkin aku juga sebaiknya ikut denganmu.

Kalau seseorang menyuruhmu mati, apa kau akan menurutinya?

Apa-apaan itu? Tentu saja tidak.

Kalau begitu, kenapa tak memutuskan pilihanmu sendiri saja?

Armin, kalau kau bagaimana?

Aku...

Kalau kita mengetahui alasan kenapa harus mati,

ada saat di mana kita harus menurutinya.

Bukan berarti aku mau.

Begitu, ya. Kau sudah memutuskannya.

Ya.

Sudah lama sekali aku memikirkannya.

Kau serius? Armin, kau juga?

Meski kau lemah, ternyata kau pemberani juga.

Te-Terima kasih.

Annie, sebenarnya kau ini baik juga, ya?

Tampaknya kau tak mau kita bergabung dengan Pasukan Pengintai.

Kau ingin bergabung dengan Polisi Militer, apa karena alasan tertentu?

Tak juga.

Hanya saja, aku...

ingin bertahan hidup.

Tampaknya mereka tak menemukan prajurit yang memakai Perlengkapan Bermanuvernya tanpa izin.

Sebenarnya siapa pelakunya?

Entahlah.

Sekarang aku lebih khawatir dengan upacara penerimaan anggota baru.

Ada berapa banyak prajurit baru yang cukup gila untuk bergabung dengan kita?

Hei, Eren.

Di kelasmu apa ada yang ingin bergabung dengan kita?

Ada.

Tidak, asalnya ada.

Kalau sekarang aku tak tahu.

Perhatian!

Bersiaplah.

Kita akan berpatroli.

Siap!

Selamat pagi, Kopral Levi!

Dengar ya, Eren.

Jangan sampai tertinggal sepanjang dua kuda dariku.

Jangan lupa kau bisa berkeliaran seperti ini karena aku sedang mengawasimu!

Siap!

Ayo!

Jean.

Kau benar-benar ingin bergabung dengan Pasukan Pengintai?

Ya.

Kenapa tiba-tiba begitu?

Memangnya... kau tak takut?

Hah?

Tentu saja aku tak mau bergabung dengan Pasukan Pengintai.

Ka-Kalau begitu, kenapa?

Ini bukan berarti aku sudah tak takut dengan Raksasa lagi.

Selain itu, aku tak akan bilang, "Orang yang terbaik seharusnya bergabung dengan Pasukan Pengintai."

Aku ini bukan orang yang ingin cepat mati.

Maksudmu Eren, ya?

Dia sudah bergabung dengan Pasukan Pengintai.

Para kadet, ayo berbaris!

Berbarislah di depan panggung!

Berbarislah di depan panggung!

Aku takkan mempertaruhkan nyawaku gara-gara seseorang telah memengaruhiku.

Ini adalah tugas yang hanya bisa dilakukan kalau kita memutuskannya sendiri.

Saya adalah Komandan dari Pasukan Pengintai, Erwin Smith.

Hari ini kalian akan memilih cabang militer.

Di sini, saya akan mengajak kalian untuk bergabung dengan Pasukan Pengintai.

Ketika penyerangan para Raksasa,

kalian tahu betapa mengerikannya mereka.

Kekuatan kalian pun sangat terbatas.

Tapi...

Pertarungan ini membawa umat manusia

menjadi lebih dekat dengan kemenangan.

Karena keberadaan Eren Yeager.

Sudah tak diragukan lagi kalau dia adalah rekan bagi umat manusia,

dia pun telah mempertaruhkan nyawanya untuk membuktikannya.

Dengan bantuannya, kita bukan hanya bisa menghentikan serangan para Raksasa,

tapi kita pun menemukan cara untuk mengetahui seluk beluk mereka.

Kami yakin kalau dalam ruang bawah tanah di rumahnya yang berada di Shiganshina,

tersimpan jawaban mengenai para Raksasa yang dia pun tak tahu.

Kalau kita bisa mencapai ruang bawah tanah itu,

kita akan menemukan petunjuk yang bisa menghentikan kekejaman para Raksasa.

Ruang bawah tanah?

Kita sudah maju sampai sejauh itu?

Kalau kita bisa mengenal mereka, penindasan ini akan berakhir!

Sebanyak apa pun prajurit yang ingin beliau rekrut,

tak kusangka beliau sampai menyebarkan informasi ini.

Mungkin saja beliau punya maksud tersembunyi?

Apa yang ingin beliau lihat?

Pemilihan Cabang (Bagian 1) Setelah berlatih selama tiga tahun, diadakan upacara bagi para kadet untuk memilih di antara Garnisun, Pasukan Pengintai atau Polisi Militer.

Informasi yang Telah Terungkap

Informasi yang Telah Terungkap

Pemilihan Cabang (Bagian 2) Namun, hanya sepuluh besar yang bisa bergabung dengan Polisi Militer, jadi pilihannya tinggal Pasukan Pengintai atau Garnisun. Kebanyakan orang memilih Garnisun.

Kita akan pergi menuju ruang bawah tanah di Shiganshina.

Tapi, kita harus merebut Tembok Maria terlebih dahulu.

Itu berarti, misi kita masih belum berubah.

Tapi dengan tersegelnya gerbang di Trost,

kita harus mengambil jalan memutar dari Calanes yang berada di timur.

Empat tahun yang telah kita habiskan untuk membuat rute

semuanya telah terbuang sia-sia.

Dalam empat tahun tersebut, lebih dari 60% anggota Pasukan Pengintai telah gugur.

60% dalam empat tahun.

Jumlah yang terlalu banyak.

Bagi para kadet yang bergabung

akan mengikuti misi kami untuk keluar tembok dalam satu bulan.

More Indonesian subtitles for Attack on Titan

Komentáře

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left