Pearl Harbor

Pearl Harbor

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

Pearl Harbor 2001 720p x264-roNy (Re-sync & Edited from Sukair's Subtitle)
En kommentar af LuckMan_Hack
Jangan lupa kunjungi subsindo-luckman.blogspot.com !

Tags

x264
720p
720
Udgivet den: 2012-06-02
Downloads: 308
Hørehæmmede: Yes

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Bandit Jerman arah jam 2!/ Tambahkan tenaga! Terbang!

Tulis dengan benar, Rafe. "Rudder" (kemudi) punya dua huruf D.

Terima kasih, Sobat/ Ya, sama-sama.

Penjahat!

Tembak mereka, Danny/ Tembak mereka, Rafe.

Bebas mendarat/ Pulang dengan bangga.

Penerbangan yang hebat, Yah!

Ayo. Aku akan mengajarimu caranya menerbangkan pesawat.

Aku di depan!/ Tidak, kau di belakang.

Aku lebih besar, dan aku yang harus di depan.

Aku lebih tua dan aku yang mengajarimu, jadi tidak bisa.

Sepertinya kita sedang benar-benar terbang/ Ya, aku sering melakukannya.

Ayo. Kau bertugas menembak. Akan kuhidupkan mesinnya.

Kita harus menembak semua Bandit Jerman itu.

Ya Tuhan!

Pegangan!/ Hentikan, Rafe!

Aku sudah sering melihat ayahku melakukannya. Jangan khawatir!

Rafe!

Astaga! Kita terbang!/ Kita terbang!

Ayahku akan memarahiku. Ayo.

Ya!

Kita terbang!/ Kita terbang! Ya! Aku pilot!

Aku tahu!/ Ya!

Kita terbang.

Dasar anak nakal!/ Ayah!

Sudah kubilang, kau habiskan waktu bermain dengan anak bodoh yang tak bisa membaca.

Kau takkan mendapatkan apapun darinya!/ Dia tidak bodoh, Ayah!

Ayah!

Ayo!

Pulanglah. Sekarang!

Bangun. Ada yang harus kau kerjakan.

Cepat! Ayo. Pulanglah!

Jangan ganggu dia!

Ayah, jangan!/ Akan kuhajar kau, Jerman Kotor!

Kau panggil apa aku?

Aku melawan Jerman di Perancis.

Dan aku melawan mereka di selokan.

Dan aku berdo'a pada Tuhan agar tidak ada yang melihat apa yang telah kulihat.

Kau sahabat terbaikku.

Ayah, tunggu!

Ayah, tunggu.

Adolf Hitler membangun mesin militer Jerman dan membuat seluruh Eropa berperang.

Bahkan saat Perancis jatuh ke tangan Hitler...

...Amerika masih menolak untuk ikut dalam peperangan itu.

Dimana McCawley dan Walker?/ Masih latihan, Pak.

Baiklah, Danny. Tunjukkan pada mereka caranya terbang. Kita akan main "Play Chicken". Siap?

Ini bukan ladang dan kita tidak sedang menyiram pestisida.

Aku takkan bermain "Play Chicken" denganmu/ Jangan jadi pengecut.

Aku tidak mau, Rafe/ Aku menuju arahmu sekarang.

Kau bisa berbelok atau kau bisa menabrakku. Terserah padamu.

Apa-apaan...?/ Ya ampun.

Kenapa kau selalu menggangguku, Rafe? Kau mau ke arah mana?

Kurasa aku akan ke kanan. Tidak, kiri. Aku akan ke kiri.

Baiklah, kita akan ke kiri, 'kan?/ Ke kanan. Mengerti?

"Kanan"-nya kananmu atau "kanan"-nya kananku?/ Sekarang kau buat aku bingung.

Entahlah. Kau putuskan sendiri.

Ya Tuhan, Rafe, kita ke kanan! Ke kanan!

Whoo-hoo!/ Whoo-hoo-hoo!

Itu permainan yang mematikan/ Apa kau mengatakan sesuatu?

Karena kuberitahu pada kalian, anak kampung itu akan dihukum!

Ya, Pak, tindakan yang tidak terpuji menggunakan pesawat militer, Pak.

Ambil topiku/ Ya, pak.

Suruh mereka ke kantor Doolittle.

Setelah dua tahun latihan...

...kau pertaruhkan pesawat senilai 45.000 dollar sebagai mainanmu?

Tidak, Pak. Aku cuma mencoba mengasah kemampuanku, Mayor.

Dan yang kau lakukan minggu lalu, kau pikir itu apa? Mengasah kemampuanmu?

Itu bukan latihan, McCawley. Itu akrobat.

Dan aku menganggapnya sebagai tindakan sembrono dan tidak bertanggungjawab.

Mayor...

Kenapa bisa begitu, kalau Anda bisa terkenal sebagai orang pertama yang pernah melakukannya di dunia?

Jangan menjilatku, Nak/ Tidak, Pak. Aku tidak bermaksud tidak hormat.

Aku hanya berpikir...

Memang sembrono dan tidak bertanggungjawab kalau kau melakukannya hanya untuk pamer.

Tapi aku melakukannya karena aku mencoba menginspirasi anak-anak, Pak...

...seperti Anda yang telah menjadi inspirasiku. Aku bahkan yakin Perancis akan kagum...

...saat tentaranya bersatu untuk menghormati pimpinannya. Mereka menyebutnya penghormatan, Pak.

Apa?/ Penghormatan, Pak.

Itu omong kosong, McCawley!

Tapi itu omong kosong yang sangat bagus/ Terima kasih, Pak.

McCawley, kau mengingatkanku pada diriku sendiri 15 tahun lalu.

Dan karena itulah kita perlu membicarakan ini. Duduk, Nak.

Inggris telah menerimamu masuk kedalam Skuadron Rajawali.

Kau akan berangkat ke Inggris besok kalau kau masih ingin ikut.

Hanya ada sedikit pilot Inggris yang masih bertahan melawan Hitler dan seluruh kekuasaannya di Eropa.

Mereka akan membutuhkan bantuan dari siapa saja/ Ya, Pak. Aku akan kesana.

Asal kau tahu saja, kusarankan kau mempertimbangkannya kembali/ Pak?

Cepat atau lambat, entah kita menginginkannya atau tidak, kita akan ikut dalam peperangan ini.

Dan aku akan membutuhkan semua pilot-pilot terbaikku.

Jadi sudah tugasku untuk memintamu tetap disini/ Mayor, apa yang akan Anda lakukan?

Kalau aku yang ditugaskan kesana...

...aku akan pergi.

Astaga! Apa aku botak di sebelah sini?

Aku yang lebih ganteng disini. Jangan sampai mati.

Mati. Itulah tepatnya konsep yang harus kau kerjakan malam ini.

Oleskan minyak cengkeh ini di bawah matamu dan tahan rasa perihnya.

Kau bawa "perawatmu" berdua, tarik nafas, biarkan dia melihat matamu berkilauan...

...dan katakan, "Sayang, mereka telah melatihku untuk perang...

...dan aku tidak tahu apa yang akan terjadi...

...tapi kalau besok aku mati, aku ingin tahu...

...kalau kita bisa menikmati apapun yang kita bisa malam ini."

Ayo, Teman-teman! Perawat-perawat itu sudah menunggu/ Ayo, sebelum sisa rambutnya rontok.

Bagaimana kau bisa melakukan ini?/ Doolittle menugaskanku.

Dia ingin aku terlibat dalam latihan tempur yang sebenarnya/ Coba tebak?

Disana bukanlah latihan. Tapi perang, dimana pecundang mati dan tidak ada pemenang.

Yang ada hanya orang yang menjadi hancur seperti ayahku.

Ya, aku mengerti itu, Danny. Tapi aku ada panggilan tugas.

Jangan ajarkan aku tentang tugas. Aku memakai seragam yang sama denganmu.

Kalau masalah ingin menimpaku, aku sudah siap untuk itu.

Tapi kenapa harus mencari masalah?/ Danny, ayolah.

Sebentar lagi aku berumur 25 tahun. Aku akan jadi pria dewasa.

Mereka pasti akan menjadikanku Instruktur Penerbangan.

Aku tidak ingin mengajari cara bermanuver dan meluncur dengan cepat.

Aku ingin jadi pilot perang/ Hei, ayo! Para perawat itu tidak bisa berdansa sendiri.

Ayo.

Kalau panggilan tugas berarti melihat 150 pria memakai celana dalam setiap hari...

...kami siap untuk melayani/ Aku tak percaya ini.

Malam Minggu di Kota New York.

Kau tahu apa yang orang lakukan setiap malam minggu di tempat asalku? Tidak ada.

Memerah sapi/ Karena itulah kau bergabung dengan Angkatan Laut.

Untuk keluar dari kota kecil itu dan melihat dunia.

Kuingatkan kau, Barbara, kita ini perawat AL, bukan turis.

Aku bergabung untuk melakukan tugas patriotik dan bertemu lelaki.

Aku juga/ Teman-teman, kita akan bersenang-senang malam ini di kota.

Kau harus ceritakan kisah itu pada mereka, Evelyn/ Apa?

Ayolah. Ceritakan pada kami/ Ceritanya panjang.

Kita punya banyak waktu/ Aku melihatnya terjadi.

Kejadiannya sekitar 4 minggu lalu / Menurutmu mana yang lebih baik?

Di satu belahan pantat saja atau dua-duanya?

Baik.

Fusco, Anthony.

Kau baik-baik saja, Sobat? Sayang, apa kau harus melakukannya?

Aku tidak akan kena demam kuning di barakku.

Tidak? Kalau kau tidak suka, dia mau menyuntikmu.

Beri aku waktu sebentar.

Sayang, Pemerintah bilang, "Suntik mereka", jadi kami suntik.

Red, kau baik-baik saja?

Tes mata nomor 4?

Dengar, Dok, aku sudah sering lulus tes medis.

Kalau kau tulis itu, mereka tidak akan mengijinkanku terbangkan pesawat/ Maaf, Nak.

Aku tidak akan lulus. Mereka akan mengambil pesawatku.

Tidak akan. Tenang saja.

Tolong baca baris paling bawah/ Terus latihan baris paling bawah saja.

Dan jangan khawatir. Aku ada di belakangmu/ J-L-M-K-P-O-E-T-X.

Berikutnya/ Bu...

J-L-M-K-P-O-E-T-X.

Mataku setajam elang, Bu/ Pelan-pelan, Pilot.

Baca baris yang paling atas. Dengan kedua matamu/ Ya.

"C." Maaf. "J."

"C"...

"W"/ "W"...

"Q"/ "Q"...

Tolong baca baris paling bawah lagi, tapi dari kanan ke kiri dan semua huruf lainnya.

"E"...

Eh, "X"...

X-E/ X-E.

X- E, Bu.

Bu, aku tahu ini kelihatan seperti apa/ Maaf, Letnan. Sungguh.

Tapi Angkatan Darat dan Laut disyaratkan daya lihatnya 20/20.

Aku tidak punya masalah dengan mataku. Aku bisa melihat.

Aku bisa menembak kelinci yang sedang berlari dengan pistol seharga 3 dollar.

Hanya saja, aku punya masalah dengan huruf/ Mungkin setelah kau sekolah lagi...

...kau bisa kembali dan ikut tes lagi/ Tidak, aku sudah selesai sekolah.

Guruku tidak tahu bagaimana itu bisa terjadi. Terkadang aku salah menempatkan huruf.

Maksudku, terkadang aku terbalik menyebutnya.

Lihat ini. Matematikaku, nilai penilaian objek, dan kemampuan verbalku semuanya bagus.

Tapi kau hampir tidak lulus dalam tes menulis.

Ya, tapi dia lulus. Jadi apa giliranku sekarang?

Tidak, tunggu giliranmu/ Baik, Bu.

Bu, aku tidak akan menjadi guru Bahasa Inggris. Tapi aku tahu kenapa aku disini.

Untuk menjadi pilot. Dan kau tidak bertempur dengan buku pedoman.

Kau tidak terbang dengan meteran. Ini tentang perasaan dan kecepatan...

...dan menjadikan pesawat itu seperti bagian dari tubuhmu. Dan syarat disitu...

...menyebutkan bahwa orang yang lambat membaca tidak bisa menjadi pilot yang hebat.

Sementara arsip ini menyebutkan kalau akulah pilot terbaik di ruangan ini.

Bu, kumohon. Jangan ambil sayapku.

Aku merasa bersalah/ Evelyn, rotasi ke pos tiga.

Aku tidak punya pilihan. Aku meluluskannya.

Bagus/ Kemudian pilot sombong itu kembali.

Hei, Kawan, kau ikut mendaftar?/ Ya.

"Ya"? Nak, kau sedang bicara dengan perwira/ Ya, Pak. Maaf, Pak.

Berikan aku arsip itu/ Ya, Pak.

Istirahatlah/ Ya, Pak.

Bu, aku belum sempat mengucapkan terima kasih/ Turunkan celanamu.

Baik.

Seperti ini?/ Cukup.

Dia punya bokong yang sangat seksi.

Aku tahu kau tak perlu meluluskanku, tapi kau meluluskanku.

Dan kupikir kau takkan mengerti, tapi kau mengerti.

Kau masih belum mengucapkan terima kasih/ Terima kasih.

Sama-sama.

Kenapa kau melakukannya? Aku penasaran. Kau seperti pahlawan bagiku sekarang.

Sebenarnya, ayahku dulu seorang pilot. Dan aku telah melihat apa yang terjadi...

...saat pilot kehilangan sayapnya/ Kalau begitu ayahmu pahlawanku juga.

Malah, sebagai perwira, kurasa sudah tugasku...

...untuk mengajak putri pahlawan baruku keluar malam ini untuk...

Astaga, apa aku menusuknya terlalu dalam?/ Kurasa jarumnya mengenai tulang.

Kau jahat sekali.

Jadi, apa ada kesempatan kalau kau mungkin menyukaiku, atau...

Bagaimana menurutmu?

More Indonesian subtitles for Pearl Harbor

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left