Ella McCay

Ella McCay

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

Ella McCay 2025 WEB
En kommentar af rawe
Ella McCay 2025 WEB Durasi 01:54:43

Tags

webdl
Udgivet den: 2026-01-29
Downloads: 254
Hørehæmmede: No
FPS: 23.976

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Halo, aku naratornya.

Aku akan berikan fakta tentang Ella.

Namun, biarkan aku bersikap jujur sepenuhnya.

Aku bekerja untuknya sejak ia lulus sekolah hukum,

jadi aku tidak sepenuhnya netral.

Aku sangat mengaguminya.

Benar-benar kagum.

2008. Masa resesi ekonomi besar.

Namun, saat itu terasa lebih baik.

Kita semua masih saling menyukai.

Pada usia 34 tahun,

Ella wanita termuda ketiga yang menjabat posisi itu.

Terdengar hebat, bukan?

Masalahnya, kita semua menyembunyikan...

Maaf, maksudku "keburukan"... hingga ia atau kita yang menang.

KANTOR WAKIL GUBERNUR ELLA McCAY

Bagi Ella, keburukan dimulai usia 16.

Ayo, anak-anak.

Bukan bermaksud menyedihkan, namun kamu termasuk beruntung

jika tidak pernah melihat

kebahagiaan keluarga orang lain

sebagai luka di hatimu.

Kita harus segera pergi, Pak McCay.

Takdir bisa sangat licik.

Pidatoku mana?

Di saku mantelmu.

Hidup bisa berubah sekejap mata.

Atau karena satu kata.

Tunggu.

Tak ada yang mau bicara?

Memangnya ada apa, Sayang?

Case, ambilkan aku segelas air.

Baik.

Katakan saja apa maumu, Ella.

Terima kasih, Bibi Helen.

Aku tak ingin berpura-pura bahwa Paman hanya pensiun,

padahal Paman dipaksa mundur karena banyak kasus...

...hubungan gelap dengan para staf wanita.

Itu hanya satu sudut pandang.

Apa ada sudut pandang lain?

Bisa tambahkan es ke air ini?

Tidak mau.

Baiklah. Adil.

Aku janji akan membacakan buku sebelum tidur selama enam minggu.

Buku tanpa gambar yang tebal dan sangat membosankan.

Bagaimana jika kamu bohong?

Apa aku pernah ingkar janji?

Sudut pandang lain, Sayang,

ketiga wanita itu menulis surat dukungan.

Paman sudah menikah.

Dengar, hari ini kita harus

tampil sebagai keluarga karena--

Bisa berhenti bicara?

Entahlah.

Ibu?

Tolong, jangan paksa kami pergi.

Aku ingin pergi.

Tidak. Kamu tidak boleh pergi.

Kamu tahu apa itu trauma?

Tentu.

Case, jangan sok tahu jika memang tidak paham.

Mencari tahu itu mudah dan seru.

Satu-satunya cara agar tidak belajar

adalah berpura-pura sudah tahu.

Baiklah.

"T." Baiklah. "Trauma: luka batin akibat guncangan emosional,

ingatannya tertekan dan sulit disembuhkan.

Luka pada otak."

Itu yang akan terjadi jika kita pergi.

Masih ingin pergi?

Tidak, terima kasih.

-Baiklah. -Pak McCay, kita terlambat!

Aku tidak akan memaafkanmu.

Aku sayang kamu. Hubungi aku ya.

Enam minggu kemudian, petaka datang.

-Kamu punya pilihan. -Benarkah?

Sepertinya aku tidak punya pilihan.

-Tidak ada. -Baiklah.

Aku tak sanggup di sini saat kamu beri tahu Ella.

Memberitahu apa?

Begini, Sayang...

Ayahmu mendapat...

peluang bisnis yang sangat bagus di California.

Bibi Helen akan sering berkunjung.

Tidak, Ibu, aku tidak bisa.

Aku akan kehilangan nilai kredit dari empat kursusku.

Itu akan mengacaukan pendaftaran kuliahku.

Aku juga akan kehilangan magang yang sulit kudapatkan itu.

Lagipula, sedang ada banyak hal—

Entahlah, ada banyak hal baik yang terjadi padaku di sekolah.

Seperti tugas sosiologi yang kukerjakan dengan keras.

Baru saja dikembalikan. Guru bilang bahwa aku—

Dia bilang bahwa—

Ini dia. Aku bisa menunjukkannya.

Namun Ayah ingin lembaran baru bagi kita semua.

Lembaran baru lagi.

Ibu?

Bisa tolong jelaskan padaku...

...mengapa Ibu terus kembali padanya?

Aku benar-benar ingin paham.

Aku masih mencintainya.

Jika begitu, Tuhan, jauhkan aku dari cinta.

Tuhan, dia tidak bersungguh-sungguh.

-Beri aku waktu sebentar. -Ibu.

-Dia akan mengulangi perbuatannya. -Mungkin saja. Bisa jadi.

Sangat mungkin.

Bibi Helen berkata bahwa...

mungkin kamu sebaiknya tinggal bersamanya sementara.

Sampai Ibu dan Ayah lebih stabil...

Setidaknya hingga akhir tahun ajaran.

Lalu kamu akan pergi kuliah, bukan?

Apa?

Ibu tidak ingin kamu menanggung kesalahan Ibu.

Hei. Hei.

Jangan pernah salahkan diri Ibu atas semua ini, paham?

Jangan berani melakukannya.

Bibi Helen, Bibi yakin aku boleh tinggal bersama Bibi?

Ya. Tentu saja boleh.

Kamu belum tidur?

Apa Ibu menangis?

-Ya. -Mengapa?

Karena ia melukai dirinya sendiri.

Aku temani sampai kamu tidur, ya?

Aku sangat menyayangimu, Cil.

Balas ucapanku.

Aku sangat menyayangimu, Kak.

KAMU MAMPU MEMBAWA KEBAIKAN

Begitulah awalnya.

Tiga hari yang mengubah segalanya.

Aku tahu saat membacanya.

Firasatku merasakannya lebih dulu.

-Selamat pagi, Estelle. -Pagi.

-Wartawan itu tidak mau pergi. -Apa katanya hari ini?

Banyak peringatan terakhir.

Kali ini ia menekankan kata "aku serius".

Ella, bicaralah dengan seseorang tentang ini.

-Agar pikiranmu lebih jernih. -Ya. Kamu benar.

Terima kasih.

-Pagi. Rumah Helen. -Selamat pagi, Bibi Helen.

-Ella, halo. -Halo.

Aku ingin mampir ke sana sebentar.

Tentu saja. Semuanya baik-baik saja?

Ya, baik. Hanya saja...

Aku butuh sudut pandang lain.

Ceritanya agak panjang. Akan kuceritakan nanti.

Aku segera ke sana.

Baiklah, aku sayang kamu.

Aku juga sayang bibi. Dah.

Nyonya, Gubernur ingin bertemu.

-Beliau ada di ruang telepon. -Baik, terima kasih.

Ruang telepon.

Ruangan bising ini ada karena pejabat

dilarang memakai kantor pemerintah untuk mencari dana.

Selamat pagi.

Maaf menelepon sepagi ini. Ini Senator Negara Bagian—

Jadi partai menyewa ruang telepon,

tempat mereka harus menghabiskan

tujuh jam sehari mencari sumbangan.

Anda menyumbang 2.000 dolar kemarin.

-Dan ya... -Akan kucatat lima dolar.

—itu gila. -Terima kasih.

-Untuk 50 dolar. -Ini sangat berarti.

-Kami harap dukungan Anda. -—35 dolar.

Halo, ini Gubernur Bill Moore.

Gubernur Bill Moore, akrab disapa Gubernur Bill.

Ia dan Ella sudah lama saling kenal.

Ella adalah kepala stafnya saat ia dikenal sebagai Wali Kota Bill.

Aku menelepon untuk berterima kasih atas...

...donasi 500 dolar.

Baik, Nyonya.

Bagaimana...

Siapa suaminya?

...kabar Jerry? Kalian baik-baik saja di sana?

Bagus sekali.

Dan dua putra tampan itu? Apakah Anda punya—

Putri? Colleen.

Tentu. Siapa yang bisa melupakan Colleen?

Dia pasti sudah, apa, empat?

Sekolah kedokteran.

Baiklah, aku sudahi dulu.

Terima kasih.

Maaf atas kekeliruannya. Kita semua memang bodoh di sini.

Lihat apa yang sudah kusematkan untukmu?

Aku terus bilang aku senang melakukannya.

Aku suka berbicara dengan pemilih.

Ya, dan itulah kenapa kamu buruk melakukannya.

Satu panggilan bisa makan waktu 45 menit.

Jalan denganku.

Ada yang ingin kuberitahu.

Hentikan dunia.

Teruskan, Gubernur Bill!

Kami mencintaimu, Gubernur Bill!

Apa yang akan kukatakan, kamu tak boleh memberi tahu siapa pun.

Baik.

Ini terjadi.

Kabinet.

Menteri Dalam Negeri.

Namaku masuk daftar pendek.

Aku harus segera mendapat kabar.

Dan kamu harus bersiap untuk mungkin menggantikanku.

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left