De første 133 linjer.
Begitu rupanya.
Sudah hari ketiga, ya.
Jangan bercanda!
Si Pemburu Sesama dari keluarga Nagatsuki itu!
Memantapkan kekuatan tempur?
Mengatasnamakan regulasi padahal mereka mau lebih berkuasa saja!
Hikaki.
Bukankah cerita mereka merekrut anggota baru itu
sekadar rumor saja?
Bukankah itu sudah cukup untuk kujadikan alasan?
Padahal mereka juga Tsukumogami, tetapi menjilat para manusia,
dan patuh dengan memburu kita semua.
Aku baru bisa merasa lebih puas setelah menghancurkan
orang-orang dungu tak tahu malu seperti mereka!
Maka dari itu, ayo kita lakukan.
Perburuan Nagatsuki!
Episode 3 Meluap
Kudengar kau menolong Kagami kemarin.
Kagami senang sekali saat menceritakan dirinya digendong bagai seorang putri.
Terima kasih, ya.
Kalau dia mati, aku tak bisa mendapat tanda tangan.
Sudah jelas aku akan menolongnya.
Begitu, ya.
Begini...
Hari ini...
Maksudku, soal tenggatnya.
Kupikir aku sudah mengatakan sesuatu yang berlebihan.
Makanya...
Aku tak berpikir demikian.
Aku sendiri yang menyetujuinya.
Aku tak bermaksud untuk mundur sekarang.
Ya.
Kalau begitu...
Entah apakah aku boleh bilang begini atau tidak.
Semangat, ya.
Tentu saja.
Apa Nona Nagatsuki akan pergi kuliah hari ini?
Betul.
Aku harus ikut kelas musim semi.
Kalau itu, tentu saja Yuu.
Begitukah?
Haori dan Kushige sedari awal tak menolaknya untuk tinggal di sini.
Sudah jelas tantangan terbesarnya itu Yuu, terlebih untuk Hyouma.
Bagi Yuu, kesan pertama yang Hyouma berikan itu jelek sekali.
Padahal Yuu sendiri saja wanita yang dingin sekali.
Hyouma sudah menginjak ranjau, ya.
Kalau sudah menyangkut Botan, Yuu pasti...
Ya, benar.
Yang itu, ya?
Ayo segera selesaikan pekerjaan ini dan melihat situasinya.
Kalau dibiarkan, rasanya sulit bisa menerima tanda tangannya.
Ya, dilihat dari kepribadiannya, rasanya mereka berdua cocok juga.
Andai ada satu hal yang bisa membalikkan situasi.
Lama.
Aku sudah menyelesaikan pekerjaannya.
Apa mereka masih hidup?
Ya. Lagi pula, aku hanya mengikatnya.
Setelah ditangkap seperti ini...
Segel.
Pekerjaan selesai.
Aku tak perlu bantuanmu.
Ya, meskipun dibantu,
kau tak akan bisa membuat hatiku tergerak.
Begitu rupanya.
Aku kurang lebih paham.
Benar.
Aku sangat membencimu.
Hyouma Kunato.
Mata yang tak bisa melepaskan kebencian saat menatap kami,
sikap yang menunjukkan emosi negatif,
di atas semua itu...
Kau sudah melukai tuanku!
Kau hanya punya dua pilihan untuk mendapatkan tanda tanganku.
Yang pertama adalah "menyerah".
Yang kedua adalah...
Kalahkan aku di sini dan buat aku
tanda tangan sekarang.
Dengan kata lain, "Paksa aku melakukannya."
Menurutku pribadi,
pilihan kedua itu sederhana dan tak menimbulkan masalah ke depannya.
Bagaimana kalau kita gunakan cara itu?
Energi gaib? Mereka di dekat sini!
Tak salah lagi, ini milik Nagatsuki.
Nagi, bukankah ini...
Ya.
Si Yuu itu tak memperhatikan sekeliling.
Kalau sampai marah, Hyouma juga lumayan berbahaya.
Kita selesaikan patrolinya sampai sini.
Bukankah itu...
Hiasan untuk rambut konde, ya.
Jangan cuma lari saja. Lawanlah aku.
Mengusir Tsukumogami yang begitu kau benci tanpa ampun.
Bukankah itu yang selama ini kau lakukan?
Aku diperintahkan untuk datang kemari dan mengubah sikapku, 'kan?
Benarkah?
Apa kau menunjukkan sikap tersebut di hari pertama?
Bagaimana kalau kau tunjukkan saja dirimu
yang sebenarnya penuh nafsu membunuh?
Setelah ini pun
kau masih diam saja?
Zouhei Kunato memintaku untuk memperhatikan kalian.
Sudah kucoba tinggal di sekitar kalian selama dua hari ke belakang.
Aku memang menemukan sesuatu di dalam hubungan kalian.
Bisa kurasakan kalian sedikit berbeda.
Jadi, kuputuskan bahwa
menyerang kalian sebelum melihat semuanya
adalah tindakan yang ceroboh.
Sepertinya
aku hanya buang-buang waktu.
Aku sudah memperhatikan cucumu selama dua hari ke belakang.
Kurasa dia akan baik-baik saja.
Ya, kalau dia tak bisa melewati hari ini, semuanya akan berakhir percuma.
Tetapi apa kau benar-benar yakin?
Soal apa?
Dia bisa melewati dan kami menerimanya.
Bukankah itu...
Mungkin itu yang mereka perlukan.
Tetapi ada satu hal.
Kegelapan yang menyelimutinya
lebih kelam dari yang bisa kau lihat.
Maaf sudah membuatmu repot karena cucuku, tetapi tolong perhatikan dia.
Haori.
Kalau itu permintaan Zouhei Kunato, tentu saja.
Jadi, apa yang akan kau lakukan?
Kalau tak bisa memaksaku, apa kau akan menyerah dan pulang?
Masih ada setengah hari lagi.
Menurutku itu waktu yang cukup untuk akrab denganmu.
Dari mana datangnya kepercayaan diri itu?
Amarah yang kau tunjukkan karena orang yang kau kasihi mendapat penghinaan itu
mirip sekali dengan manusia.
Apa kau begitu menyukai Nona Nagatsuki?
Kau ini bicara apa?
Ini...
No comments yet. Be the first to leave one.