De første 200 linjer.
Selamat Datang di Baltimore. 8 Oktober 1995.
Panggilan Pemazmur untuk mendengar suara Tuhan...
...memiliki arti khusus bagi kita,
Mengingat kita merayakan misa ini di Baltimore.
Maryland merupakan tempat kelahiran gereja di kolonial Amerika.
Lebih dari 360 tahun lalu.
Itu memilih hari ini dari hari lainnya.
Baltimore, Maryland. 8 Oktober 1995
Paus berada begitu dekat.
Aku menduga ini bukan kebetulan.
Aku takut ini akan berbeda dari yang lainnya.
Yang ini tampaknya memiliki tujuan.
Tidak lama lagi, Peter.
Aku janji.
Aku sangat yakin terhadapmu.
Mari berdoa sebelum kita memulai.
Bapa kami yang bertakhta di Surga,
Terpujilah nama-Mu.
Kerajaan-Mu telah tiba.
Engkau akan hadir di Surga dan juga Bumi.
Berikan kami anugerah setiap harinya, dan maafkan atas kelalaian kami,
Seperti kami memaafkan mereka yang lalai terhadap kami.
Jangan tuntun kami menuju godaan, jauhkan kami dari kejahatan.
Karena milik-Mu adalah kerajaan, kekuatan dan kemuliaan selamanya.
Bapa Louis, tolong cepat.
Amin.
Lihatlah salib Tuhan.
Pergilah, kekuatan jahat!
Peter!
Responnya! Fokus!
Akar dari Daud,
Singa dari suku Yehuda telah ditaklukkan.
Tuhan, dengar doaku.
Dan biarkan tangisanku didengar olehmu.
Tuhan bersamamu.
Semoga Ia juga bersamamu.
Aku mengusirmu, roh kotor,
Berikut bersama seluruh pendampingmu yang tersisih,
Dengan nama Yesus Kristus Tuhan kami. Pergilah.
Nicky?
Nicky./ Apa yang terjadi?
Nicky, bangun./ Dia tak bergerak.
Bangun, Nicky!/ apa yang kau lakukan?
Aku bicara denganmu! Lihat aku!/ Bangun!
Apa yang kau lakukan pada anakku? Kau mencekik anakku!
Nicholas, bangun.
Apa ini jawabanmu?
Bapa.
Aku ingin mengakui dosa-dosaku.
Aku tahu kau ingin mendengar seluruh hal nakal yang aku lakukan.
Usahamu takkan berguna terhadapku, Setan.
Karena itu, dengarkan,
Gemetarlah ketakutan, wahai Setan!
Kau musuh keyakinan... Kau seteru umat manusia!
Bagaimana denganmu, domba kecil?
Kau terlihat tersesat, binatang bodoh yang malang.
Pengacau keadilan, anak dari kejahatan dan kesusilaan!
Ketakutan. Sendiri.
Terpisah dari gerombolanmu.
Kau sebaiknya cari gembala baru, domba kecil.
Di salib sebagai manusia,
Namun menang terhadap kekuatan Neraka!
Jangan takut. Bersukacitalah dalam kekuatan.
Dalam kemungkinan.
Senyum seolah kau tak pernah senyum sebelumnya.
Nicky?
Nicky?
Salah satu dari kalian, buat dia berhenti.
Apa yang terjadi?
Lepaskan itu darinya. Sekarang, cepat!
Dengarkan dia, Sarah! Lepaskan itu!
Aku tak bisa membukanya! Ini terlalu ketat.
Itu menarik kulitku! Lepaskan!
Aku perintahkan kau, roh kotor,
Berikut seluruh antekmu yang menyerang hamba Tuhan ini,
Dengan misteri inkarnasi,
Semangat dan kebangkitan,
Serta kenaikan Tuhan kami Yesus Kristus,
Dengan turunnya Roh Kudus,
Dengan datangnya Tuhan kami untuk penghakiman,
Beritahu aku dengan tanda namamu,
Serta hari dan jam keberangkatanmu!
Aku perintahkan kau!
Tidak!
Bapa Louis? Bapa Louis?
Tidak, tidak, tidak, tidak...
Tidak...
Kumohon, kau harus tetap di sini! Aku belum siap.
Tolong bilang dia baik-baik saja.
Tolong tetap bersamaku.
Bapa Peter?
Tolong berhenti. Tolong berhenti.
Tolong berhenti.
Tolong hentikan.
Tidak. Tidak.
Tuhan bantu kami./ Bapa Peter?
Ya Tuhan./ Apa yang terjadi kepadanya?
Kulitnya terbakar!
Kulit anakku terbakar./ Bapa Peter, aku mohon!
Itu menyebar. Kau harus bantu dia.
Bapa Peter, kumohon!
Lakukan sesuatu!/ Sarah, tunggu! Aku berusaha!
Michael! Kita tak bisa hanya berdiri saja!
Bapa Peter! Lihat aku!/ Panggil seseorang! Lakukan sesuatu.
Kau bisa bantu dia?
...Masih menunggu tanggal sidang untuk Charlie Giroux,
Anak 12 tahun yang mengejutkan seluruh kota,
Ketika dua malam lalu ia melakukan rangkaian pembunuh,
Membunuh secara mengenaskan Ibu, Ayah, dan saudarinya, 16 tahun.
Kau boleh masuk.
Terima kasih.
Bapa Daniel.
Aku sudah membuatmu menunggu. Maafkan aku.
Bergabung dengan kami./ Terima kasih.
Bapa Daniel García,
Aku ingin kau bertemu Bapa Peter Costello.
Uskup sangat menyanjungmu.
Ini suatu kehormatan.
Mereka sekarang langsung mengirim orang dari seminari?
Mungkin dia terlihat muda karena kau semakin tua.
Silakan duduk.
Aku beritahu Bapa Peter jika kau baru kembali dari pelatihanmu...
...di akademi baru kita di Chicago,
Dan sumberku bilang jika kau...
Kau adalah contoh baik.
Bapa Daniel sangat direkomendasikan...
...sebagai rekrutan terbaik dan terbaru kita.
Berapa lama?
Programnya. Berapa lama?
Peter, jangan mulai.
Bukan aku yang membuat keputusannya. Kau tahu itu.
Apa ada yang salah?
Tidak. Tak ada yang perlu kau khawatirkan.
Bapa Peter kesulitan menerima realita yang menyedihkan dan memilukan,
Bahwa masa keputusasaan membutuhkan tindakan putus asa.
Apa itu semakin memburuk?
Terlepas dari usaha terbaik kita, telah terjadi peningkatan tajam...
...dalam jumlah laporan kerasukan setan di seluruh negeri,
Tapi kita belum menyerah berjuang, bukan begitu?
Kita berharap... Tidak, kita yakin...
Bahwa setelah kita melepas gelombang rekrutan berikutnya...
Mari kita pergi.
Maaf, aku pikir itu petunjukku.
Tidak, tak apa, Peter.
Bahkan, kurasa kita sudah mengatakan semua yang diperlukan untuk sekarang.
Bagus.
Bisa kau pergi ke ujung jalan dan belikan aku kopi?
Uskup, selalu senang berbisnis denganmu.
Peter.
Aku rasa...
Bapa Daniel?
Aku ingin bicara sebentar.
Aku tahu kau harus mencerna banyak hal dalam waktu singkat.
Intinya, ada hal-hal yang kurasa tak mereka ajarkan padamu di akademi.
Hal-hal yang harus kau ketahui.
Selama beberapa tahun sebelumnya hingga sekarang,
Vatikan mengadopsi, katakanlah,
Sikap negatif terhadap praktek eksorsisme.
Ada beberapa kasus kontroversi yang sayangnya sampai ke publik.
Situasi ini tak hanya memalukan.
Itu tak terkendali. Sesuatu harus dilakukan.
Jadi Gereja memutuskan untuk menjauh dari itu.
Berhenti mengajar ritual eksorsisme.
Akan tetapi, ada beberapa pendeta berani dan berdedikasi,
Tak lebih dari belasan orang, yang terus berlatih,
Dan belajar,
Dan untuk melakukannya secara tertutup di bawah tanah,
Meski ada teguran dari pimpinan Gereja.
Salah satu pendeta yang paling dihormati adalah Bapa Louis.
Dia merupakan orang dengan keyakinan terdalam,
Serta pribadi yang pemberani.
Louis merupakan mentornya Bapa Peter.
Dan itu adalah masa yang suram,
Ketika Louis kehilangan nyawa terhadap setan yang kuat dan kejam,
Saat itulah Bapa Peter maju untuk mengisi posisinya.
Aku tahu jika dia terkadang cukup nyentrik,
Anggaplah seperti itu,
Tapi kau perlu tahu jika Bapa Peter dilatih bersama orang terbaik.
Dan aku merasakannya di hatiku,
Bahwa aku menempatkanmu di tangan yang handal.
Apa aku melakukan kesalahan?
Apa kau tak mendengar Uskup Agung?
Aku salah satu yang terbaik di angkatanku.
Itu benar.
Dua pekan mengerikan dari sekolah dasar eksorsisme.
Apa kau mendapat bintang emas untuk itu?
Itu sebenarnya sangat mengerikan.
Jika kau mau, aku bisa buktikan. Tanya aku apa saja.
Apa saja?/ Ya.
Kenapa kau di mobilku?
Apa?/ Kenapa kau di sini?
Kenapa kau menawarkan diri? Kau bilang tanya apa saja.
Maksudku apa saja tentang eksorsisme.
Dan mengapa kau ingin menjadi ahli eksorsisme?
Itu tak relevan dari diskusi kita?
Kau mendapatiku saat tak siap./ Itu bukan pertanyaan menipu.
Aku tahu. Tapi kau membuatku sedikit gugup.
Gugu?
Kau sadar apa yang akan kita hadapi di luar sana hari ini, 'kan?
Kalau begitu bukan gugup. Cemas.
No comments yet. Be the first to leave one.