De første 200 linjer.
Kita dimana kau bilang?
Apa yang terjadi?
Kita baru mendarat./Ya, aku tahu. Kau sudah bilang itu. Tapi...
...tapi menuju pesawat lain, bukan?/ Kita masih belum tahu.
Jadi, kau bangunkan aku, lalu sekarang kita menunggu disini...
Kita dimana kau bilang?/ Albuquerque./Sial.
Aku kira aku bermimpi.
Pria ini sudah bangun, ya? Bagus sekali.
Ya. Dia tertidur sejenak, jadi dia masih sedikit gelisah, aku takutkan.
Bagus sekali./ Ya, bagaimana?
Tidak, jangan khawatir. Aku yang akan jelaskan. Tak apa./Bagus sekali.
Dia bagus dalam tugasnya, bukan?/ Ya. Bagus sekali, seperti yang dia bilang.
Sekarang dengar, aku tidak baik-baik saja,
Jadi kenapa kau bilang "kami tak apa" saat aku sama sekali tak seperti itu?
Aku akan jelaskan kepadamu... Kita mendarat disini untuk saat ini.
Tapi... Apa... Kenapa?
Karena Dallas sedang hujan deras, jadi kita hanya bisa pergi sejauh ini.
Tunggu, kita berhenti begitu saja di Albuquerque?
Kenapa kita tidak berputar dan kembali ke L.A.?
Entahlah. Itu yang mereka putuskan./ Siapa yang memutuskannya?
Apa semua penumpang bersatu dan memberikan suara?
Karena aku sangat tidak senang.
Di sinilah kita.
Bagus. Ini bagus.
Jangan khawatir, aku sudah kirim email terlebih dulu.
Kita masih mungkin mendapat penerbangan terakhir.
Jika tidak, ada bus.
Jangan katakan itu./Apa?/ Bus./Kenapa?
Aku benci perjalanan dengan bus. Itu membuatku takut.
Baiklah, Les.
Kita selalu bisa menyewa kendaraan yang lebih kecil...
...dengan tanpa ruang kaki dan bau asap rokok lama, dan...
...aku bisa mengemudi ketika malam.
Apa itu lebih baik?/ Baiklah. Kalau begitu Greyhound.
Astaga, aku tidak percaya ini.
Kita tidak harus mengambil Greyhound.
Aku menelepon dan memesankan kita kamar...
...di hotel bandara agar kita bisa istrirahat dengan benar...
...dan juga agar kita tak perlu menunggu di gerbang, karena aku tahu...
...kau tidak merasa baikan, Jadi, kita akan baik-baik saja.
Sungguh./Menurutmu.
Ya.
Itu pasti. Aku berjanji./ Itu tidak dihitung.
Kalian orang Inggris terus menerus bersikap optimisi,
Bahkan di tempat seperti Waterloo.
Kami menang di Waterloo./ Kau tahu apa maksudku.
Kemudian India, tempat-tempat seperti itu. Afrika.
Itu semua seru dan menyenangkan hingga seseorang menusukkan tombak di bokongmu.
Darimana asal kalian?
Korea.
Los Angeles.
Baiklah.
Baiklah.
Terima kasih banyak.
Tidak...
Terima kasih. Benar, maaf.
Baiklah. Sekali lagi terima kasih, sampai jumpa.
Jadi.../Astaga, Nat.
Kenapa kau tak memberikan oral seks...
...untuk semua masalah yang mereka hadapi?
Itu tugas mereka untuk membantumu.
Kau tahu, itu lucu. Karena dengan orang lainnya,
Itu bisa dianggap pelecehan seksual.
Ya, tapi karena itulah aku menyukaimu. Kau tidak seperti orang lainnya.
Kau biasa, normal./ Aku hanya mencoba ramah.
Itu kesalahan mereka. Kau tidak harus menjadi seperti...
...benar-benar tunduk./ Apa? Jangan katakan itu.
Hanya karena kau ingin sesuatu dari seseorang,
Itu bukan berarti kau menjadi menyebalkan begitu.
Dan ini bukan salah mereka, sebenarnya. Ini karena cuaca./Kurasa.
Jadi?/Tak ada penerbangan untuk saat ini, tidak menuju Dallas.
Astaga. Astaga, ini.../ Tidak bagus./Tepat sekali.
Persisi seperti pikiranku./ Kita selalu bisa lewat darat,
Tapi aku tidak yakin kita bisa tepat waktu.
Ditambah, kita akan sangat kelelahan./ Aku juga sudah kelelahan.
Maaf. Sayap patah.
Ayo, mari berpikir. Kita berdua orang dewasa, berpendidikan sarjana.
Dimana kau kuliah?/Cambridge./ Sekolah keselamatanku.
Jadi, ayo, mari kita cari jalan keluarnya.
Aku mencoba semua maskapai lainnya. Mereka semua punya masalah yang sama.
Dan tak ada yang terbang malam ini?/ Ya. Kita dalam daftar tunggu...
...dengan empat bagasi lainnya.
Kita selalu bisa naik bus. Kau mau lakukan itu?/Tidak.
Jadi, kau sudah mengurusnya. Itu bagus.
Sepertinya kita mungkin tertarhan disini untuk sementara.
Mau berganti pakaian atau yang lainnya, untuk melepaskan sweater itu?
Kenapa?/ Tak apa. Aku hanya menyadari...
...kau sedikit berkeringat. Kau tahu, berpeluh.
Disini panas./Aku tak apa.
Aku tidak bermaksud terus terang. Percaya padaku.
Aku bilang aku tak apa./ Maksudku,
Kau memakai kerah kura-kura dan kita berada di New Mexico.
Kerah Polo./Apa?
Begitu kami menyebutnya di Inggris, Kerah Polo.
Kau selalu melakukan itu.
Apa, mengkoreksimu?
Tidak, kerah kura-kura... Kerah polo itu.
Kau menyukainya, ya?/ Ya. Ini gayaku.
Bagus.
Bagus. Ini menyenangkan, bisa mengenal satu sama lain.
Ayo cari makan. Aku selalu berpikir lebih baik dengan makanan,
Bahkan makanan hotel.
Tidak... Lihat, sekarang kau merusaknya.
Aku bilang tanpa kentang, tidak ada.
Jadi, jika kau letakkan itu disana, itu bukannya tanpa kentang.
Maaf, kau ingin lagi?/ Tidak, tidak lagi.
Yesus, aku tidak mau kentang.
Kenapa aku menginginkannya lagi?/ Jadi...
Tunggu, kau mau kentang lai atau tidak?/ Tak apa. Ini sudah bagus. Terima kasih.
Ku kira kau tidak suka kentang.
Saat rapat sarapan kita berbagi,
Kau selalu mengembalikannya.
Aku orang yang rumit.
Dan, astaga, tidakkah kita jeli?
Apa kau mengintaiku?
Kau seharusnya sangat beruntung.
Sayang, kau pernah mendengar "kata dalam pertentangan"?
Itu sebuah perkataan.
Itu sebuah... Ya, orang menggunakan itu sepanjang waktu.
Ya, itu artinya "Ambil nafas yang dalam dan biarkan aku bicara sebentar."
Baiklah. Ya, sekarang dengar,
Sekarang dengar, aku bukan di Dallas. Tidak.
Tidak, tak ada yang salah. Tidak, bukan.
Tidak!
Tidak, ini... Bukan, Dallas... Tidak, Dallas sedang terkena badai.
Benar, jadi aku terjebak di Albuquerque, dan aku ingin menelepon.
Apa?
Bukan, ini ponsel rekan kerjaku.
Ya, Nona Havington.
Ya, itu benar. Ya, Natalie.
Ya, yang orang Inggris.
Ya, ponselnya berfungsi disini... AT&T atau sejenisnya...
Jadi aku meminjamnya.
Ya, aku akan berterima kasih padanya. Ya. Sekarang dengar, Sayang...
Sayang, dengar...
Sayang...
Sayang.
Suzie? Ya.
Ya, tidak, ini telepin hotel karena Les kesal... Dia...
Ya, dia... Jadi, Ya, kami...
Ya, kami sedang dalam kesulitan.
Kami tertahan.
Albuquerque. Ya. Aku tahu.
Cuaca. Tidak, ini hanya cuaca, sungguh.
Lalu, karena itu... Jadi, kami akan...
Kita membutuhkan sedikit bantuanmu, sebenarnya.
Aku tahu. Perjalanan domestik di Amerika Serikat.
Oke. Baiklah, jadi...
Benarkah? Baiklah kalau begitu.
Jika kau menghubungi ponselku satunya,
Aku akan mengambilnya sebentar lagi.
Kau... Baiklah, email. Oke.
Aku tunggu kabar selanjutnya. Baiklah.
Les tak apa. Dia baik-baik saja.
Les... Baiklah kalau begitu. Baiklah, Suzie.
Terima kasih. Sampai jumpa.
Ini mungkin pertama kalinya aku minum Martini sebelum siang.
Jadikanlah jam 10:30.
Sial.
Ini gila. Kita harus keluar dari sini.
Maksudku, kita...
Kita harus berada disana, bukan?
Kita harusnya sudah berada disana./Ya.
Aku bilang pada mereka, "Ini masalah penting."
"Biarkan kami berangkat hari minggu, agar tiba lebih awal."
Tapi, tidak, mereka menghemat 400 dolar jika kita berangkat hari senin.
Aku harap mereka senang...
...saat kita berakhir terlambat datang besok pagi.
Apa kau baik-baik saja?/ Ya, ini hanya...
Ini hanya akun yang besar, dan ini kesepakatan besar untukku.
Untuk kita semua. Tapi khususnya untukku./Aku tahu itu./Ya.
Aku merasa seperti ada banyak yang mengandalkan ini.
Kau tahu, aku...
Ya, ku rasaaku akan...
Aku akan pergi ke kota sebentar.
Maaf?/Pergi ke kota.
Kurasa aku ingin pergi ke kota untuk beberapa jam, jadi...
Saat ini? Sekarang juga?
Ya, hanya sebentar, jika tak apa.
Sedikit menenangkan diri./ Tentu.
Karena kita masih belum akan pergi dari sini. Itu pasti.
Maksudku, kita tidak. Tapi mungkin saja, Kau tidak tahu itu.
Tidak, ini hanya sebentar.
Aku akan naik kendaraan bandara,
Kembali ke bandara, mencari taksi, melakukan beberapa hal,
Lalu aku akan kembali beberapa jam lagi.
Les, menurutmu itu bagus jika kita berpisah?
Hey, kita tidak menikah atau yang lainnya.
Kita lebih seperti penjahat,
Desperados, Butch dan Sundance. Hal-hal seperti itu.
Kita bisa berpisah sebentar.
Tapi.../Kau akan baik-baik saja.
Kau tetaplah memeriksa keadaan,
Dan aku akan menghubungimu satu atau dua jam lagi, mengerti?
Aku tidak suka ini. Aku hanya ingin katakan itu.
Nat. Ayolah, aku hanya ingin membeli satu atau dua barang untuk anak-anak.
Pernak-pernik Indian. Riasan kepala, oke?
Tapi ada toko disebelah sana terminal,
Dan mereka punya semua jenis... Aku tak mau membahayakan...
Yesus, Natalie, kau keberatan?
No comments yet. Be the first to leave one.