What Keeps You Alive

What Keeps You Alive

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

What Keeps You Alive 2018 720p BluRay X264-iNVANDRAREN
En kommentar af Bandar1

Tags

BluRay
x264
720p
720
Udgivet den: 2018-12-15
Downloads: 50
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino

Aku tahu kau sudah memikirkan semuanya, Jules,

Tapi ini lebih buruk dari pada yang pernah aku bayangkan.

Tapi ini lagu kita.

Sejak kapan kita punya lagu?

Belok di sana./ Tidak.

Kurasa kita sebaiknya mengakui jika ini adalah lagu kita, bukan begitu?

Tidak./ Ini dia. Ini lagu kita.

Yang benar saja./ Aku serius.

Astaga! Jackie, tempat ini luar biasa.

Aku tak bercanda saat kubilang ini sudah bobrok.

Dimana kau bilang ada kolam tanpa batas?

Ya. Tidak, maksudku danau.

Aku mau mengakui sesuatu.

Kurasa aku suka lebih cinta tempat ini melebihi kau.

Itu tidak mengejutkanku.

Itu takkan terjadi, tapi hampir. Benar-benar hampir.

Baik, kau pergilah menjelajah dan aku akan membuat makan malam.

Ya, tentu saja.

Jadi kakek buyutku...

Dia sangat beruntung dan setelah Kanada merdeka...

Pemerintah memberikan orang di sekitar sini tanah gratis...

...jika mereka berjanji akan bercocok tanaman...

Lalu bertahun-tahun kemudian dia membangun tempat ini.

Bisa kita tinggal di sini selamanya?

Apa kau melihat insulinku?

Periksa tasmu. Kantung belakang.

Wow!

Bagus!

Baiklah!

Biarkan cahaya menyinari.

Gila.

Ya!

Aku di rumah. Aku di rumah.

Hei, apa ini tanda tinggi badan dari saat kau masih kecil?

Jackie, tempat ini besar.

Aku tak bisa melupakan betapa indahnya ini.

Jackie.

Jack.

Sayang?

Jackie?

Apa-apaan?

Hei. Maaf.

Apa yang kau lakukan?/ Tidak ada.

Hanya...

Kelihatannya rumah kapal itu tidak bertahan.

Kau benar.

Aku lapar. Ayo buat sesuatu untuk dimakan!

Aku bisa terbiasa dengan ini.

Kau sangat seksi.

Sial!

Hei, tak apa. Tak apa. Ini mungkin bukan apa-apa.

Siapa yang datang jauh-jauh ke sini?

Aku tidak tahu.

Tidak. Jackie. Tidak, tidak, tidak!

Jangan, jangan dibuka!/ Tak apa. Tenanglah.

Jackie, Jangan... Jackie...

Ada yang bisa aku bantu?

Megan?

Astaga! Apa itu kau?

Ini aku. Sarah.

Astaga, ini sudah sangat lama.

Aku bahkan tidak tahu jika kau masih datang ke sini.

Sarah. Ya.

Ini sudah lama.

Ya.

Hai.

Hai./ Ini Julie. Istriku.

Sarah. Senang bertemu denganmu.

Maaf datang selarut ini.

Tidak, tak apa, kami hanya minum-minum.

Hanya saja aku lama tidak melihat lampu di sini menyala.

Tempat kami dijebol orang musim panas lalu,

Jadi kupikir aku harus singgah dan memeriksa tempat ini.

Kau juga punya tempat di sekitar sini?

Ya! Ya, tepat di seberang danau.

Megan dan aku sering membuat masalah di sini saat masih kecil.

Apa itu benar, Megan?

Aku sebaiknya pergi.

Semoga malam kalian indah./ Ya, selamat malam, Sarah.

Ini sangat senang bisa melihatmu lagi.

Sampai bertemu.

Aku bisa jelaskan.

Aku bahkan tidak tahu harus berkata apa sekarang.

Megan, Megan, Megan, Megan.

Megan.

Jackie keparat.

Hei!

Kau mau mengeluarkan itu?

Apa yang kau inginkan?

Siapa pun dirimu.

Tolong.

Aku tak pernah suka nama itu.

Itu tak pernah terasa seperti aku.

Dan saat aku tahu siapa diriku sebenarnya...

Jika aku lesbian...

Aku mengubahnya.

Aku harusnya menyebutkan itu kepadamu sebelumnya.

Maafkan aku, Jules.

Itu bukan diriku lagi.

Pejamkan matamu.

Aku mohon. Aku mohon.

Oke, bukalah.

Kau suka itu?

Astaga, kau memang murahan.

Aku masih kesal denganmu.

Sungguh.

Teropongnya tidak lurus.

Aku tak percaya ayahmu tak pernah mengajakmu berburu.

Latihan target sudah cukup untukku.

Membunuh untuk olahraga bukan hal kesukaanku.

Membunuh untuk olahraga bukan berburu yang sebenarnya.

Percaya aku.

Luruskan bahumu, sayang.

Kuda-kudamu sangat salah.

Astaga!

Aku tahu.

Ayahku, dia sering berburu di sini setiap musim panas.

Di suatu musim panas...

Dia membangunkan aku dan temanku Jenny...

...saat pagi-pagi buta, lalu dia bilang pada kami...

..."ini waktunya kalian anak-anak perempuan belajar tentang hidup."

Jadi...

Dia berikan kami masing-masing senapan...

...kemudian pergi.

Kami menangis dan mengeluh...

Dan dia memarahi kami karena bersikap seperti gadis cengeng.

Terdengar seperti itu.

Hingga akhirnya aku pergi berkeliling sendirian,

Tapi aku berbalik arah.

Hal berikutnya yang aku tahu...

Aku temukan diriku berhadapan dengan beruang hitam besar ini.

Itu hanya berdiri di sana.

Tak lebih dari 20 kaki jauhnya dariku dan melihat ke arahku.

Jadi aku sejajarkan dia dengan sudut pandangku...

Dor! Dia terjatuh.

Aku berpacu dan berpikir...

...betapa ayahku akan bangga mengingat itu buruan pertamaku.

Tapi beruang itu masih bernapas.

Dia meronta.

Berusaha untuk berdiri dan berteriak kencang.

Apa yang kau lakukan?

Aku menodongkan senjataku untuk mengakhiri penderitaannya.

Tapi senjataku tersangkut.

Jadi aku hanya berdiri menginjaknya...

Selama 20 menit ke depan...

...aku melihat hidup perlahan-lahan memudar dari matanya.

Aku takkan pernah melupakan itu.

Ayahku berikan ini padaku setelahnya.

Seandainya senapanku tersangkut lagi.

Dia pernah bilang padaku...

"Kau hanya membunuh apa yang membuatmu tetap hidup."

Apa maksudnya itu?

Itu artinya kami memakan setiap inci daging...

...dari beruang itu selama satu bulan ke depan.

Tak ada yang tersisa.

Itu cerita yang sangat sulit dipercaya.

Ya, aku tahu.

Hei, sayang! Aku tak bisa temukan pena,

Jadi aku tinggalkan pesan suara.

Aku tahu, ini begitu '90-an, 'kan?

Dengar, aku pergi ke kota untuk membeli beberapa barang,

Tapi aku akan kembali sore ini.

Catatan, kau terlihat sangat manis tidur pagi ini. Aku cinta...

Julie! Apa itu kau?

Kuharap kau tak keberatan aku singgah.

Astaga, tidak, tentu saja tidak. Tunggu sebentar.

Biar aku ambilkan kau air. Anggap saja rumah sendiri.

Daniel, kita kedatangan tamu.

Ini./ Terima kasih.

Apa ini kau dan Megan?

Ya, dan Jenny.

Kalian masih begitu muda.

Apa Jenny juga masih punya pondok didekat sini?

Tidak. Tidak, Jenny meninggal dunia.

Aku turut berduka.

Dua minggu setelah foto itu diambil sebenarnya.

Astaga.

Uji ketahanan yang cukup berat, ya?

Ya, itu menipu, itu yang pasti.

Ya.

Aku segera turun. Maaf.

Baiklah.

Julie, benar?/ Ya.

Daniel. Senang bertemu./ Hai, senang bertemu.

Anggur merah atau putih?/ Air putih saja cukup. Terima kasih.

Maaf, aku hanya ingin mempertegas ini,

Tapi apa Megan sama sekali tidak beritahu kau tentang Jenny?

Tidak. Tidak pernah.

Kenapa? Ada apa?

Kurasa itu sedikit janggal, bukan begitu?

Maksudku, itu masalah yang cukup berat untuk kami.

Baiklah. Aku akan menambah minuman anggurnya.

Kalian akan lama di sini atau hanya akhir pekan?

Ya, hanya selama akhir pekan.

Ini satu tahun hari pernikahan kami.

Selamat./ Ya, terima kasih.

Bisa kau bantu aku?

Kemari.

Apa semuanya baik?

More Indonesian subtitles for What Keeps You Alive

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left