De første 200 linjer.
Bonus Cashback up to 15% Bonus Rolingan Casino 0.8%
Enam Bulan Kemudian
Malam, Ny. Kane.
Ini bisa terjadi dengan dua cara.
Kau keluar dan dengarkan tawaran kami,
Atau kami bisa masuk.
Jika kami harus masuk,
Takkan ada ruang untuk negosiasi.
Sudah kubilang dia akan mendengarkan hal yang logis.
Tak ada yang ingin aku katakan kepada kalian.
Itu bagus, karena banyak yang kami ingin katakan kepadamu.
Aku mengerti pengacara Yahudi ayah kami...
...memberimu tawaran yang sangat adil untuk tempat ini.
Aku tidak menjual.
Aku sudah dengar.
Itu juga disayangkan.
Mereka akan segera membiarkanmu mati di sini, wanita tua.
Kau tahu, ayahku... Dia menjadi lunak karena faktor usia.
Aku dan saudara-saudaraku,
Kami hanya berpikir bisa berusaha meyakinkanmu.
Pikiranmu salah.
Dia tidak tertarik.
Tak apa, JR.
Kita hanya belum memberinya kesempatan...
...untuk menolak tawaran kita./ Apa yang kau lakukan?
Itu adalah kontraknya.
Sama seperti yang Tn. Rosenburg tunjukkan kepadamu.
Saudara-saudaraku akan kembali besok malam mengambilnya.
Dan sudah ditanda tangani.
Bantulah dirimu sendiri, Nyonya, terima uangnya.
Ayo, semua.
Berikan Ny. Kane kesempatan untuk memikirkan ini.
Dan kau bisa simpan pisau itu.
Jika kami kembali besok malam dan tidak ada kontraknya...
Kau mungkin membutuhkan itu.
Kau bilang ini ulah Wayne?
Itu benar.
Ya, ini tak terdengar seperti dia.
Jejak bannya ada di sana.
Masalahnya adalah, aku tak melihat ada kejanggalan di sini.
Mungkin hanya anak-anak yang bermain-main.
Mungkin.
Kau berusaha semampunya.
Kurasa jika kami temukan anak-anak itu di propertimu,
Kami akan membawanya untuk diajak bicara,
Tapi aku hanya punya jejak ban, perkataanmu...
Yang bilang ada truk yang masuk berbeda dari mobilmu,
Melakukan aksi akrobat.
Itu mereka./ Buktikan.
Kau mau sedikit saran, Bu?
Aku mau kau melakukan tugasmu.
Kabar yang beredar jika Bill Senior memberikan tawaran untuk tempat ini.
Terimalah.
Aku tidak menjualnya.
Ya, dan kami turut prihatin mendengar suami meninggal.
Tapi kau, wanita seusiamu dengan tanpa kehadirannya...
Aku tak bisa terus datang ke sini...
...setiap kali anak-anak ini melakukan keusilan.
Keusilan?
Jejak ban, pengerusakan, penerobosan masuk... Mungkin.
Itu mereka./ Katamu.
Kau melindungi mereka.
Kau mungkin sebaiknya jaga nada bicaramu, Bu.
Kau sedang bicara dengan aparat.
Aku akan mengatakan ini sekali.
Jika aku mendapati kau melebih-lebihkan rinciannya...
Aku akan kembali ke sini dan memenjarakanmu...
...karena mengajukan laporan palsu.
Itu jelas?
Nyonya.
Pyle.
Ada apa, Ibu?
Ini tidak benar.
Deputi sudah melihat ini?
Jessie menikahi seorang MacMohan.
Dia salah satu dari mereka.
Ibu.
Ibu, kau harus langsung menemui Sherif.
Mungkin surat kabar.
Ini tidak benar!
Kau mendapatkan pisau yang mungkin dipenuhi sidik jari.
Kontrak dengan nama ayahnya yang tertulis di sana.
Itu cukup jelas apa yang terjadi!
Setidaknya tinggallah denganku malam ini.
Kau takkan tinggal di sini sendirian lagi.
Kau dengar aku?
Ibu, orang-orang ini takkan menerima jawaban penolakan.
Ini serius!
Ibu, kau harus dengarkan aku.
Aku tahu kau merindukan ayah,
Tapi dia tak lagi di sini untuk melindungimu.
Kembali ke...
Ini rumahku.
Maaf.
Ibu membangun kamar ini. Ibu juga yang membangun kamarmu.
Aku tidak tahu.
Tak ada yang berpikir untuk bertanya.
Tak satupun yang pernah berpikir untuk bertanya.
Ibu.
Kewanitaan bukanlah penghalang.
Ingat itu.
Ibu sayang ayahmu.
Masih begitu, tapi ibu tidak di sini untuk dia.
Ibu di sini untuk diriku sendiri.
Astaga, kalian tidak berhasil dengan wanita.
Persetan denganmu./ Aku butuh bir lagi.
Ini juga giliranmu./ Aku juga minta satu.
Kocok.
Kau terus memintaku mengocok, aku akan mulai curang.
Ayolah. Ayo./ Kau tak cukup cerdas untuk curang.
Kau tak perlu cerdas untuk curang, berengsek.
Kau harus cerdas agar tidak tertangkap curang.
Jika kau cerdas, kau takkan curang.
Belum ada salah satu dari kita yang tertangkap.
Apa, maksudmu kau sudah curang selama ini?
Dia hanya berusaha mempengaruhimu, Derrek.
Aku tahu itu./ Sama seperti yang ayah bilang,
"Berjudi itu 50% psikologi, dan 50% dewi keberuntungan."
Dia memang mengatakan itu./ Benarkah?
Jangan coba itu denganku.
Jadi kau curang atau tidak?/ Itu tidak penting.
Menurutku penting. Ini penting.
Bisa kita bicara tentang malam ini?
Tak ada yang perlu dibicarakan.
Setuju untuk tidak setuju.
Kurasa ada banyak yang perlu dibicarakan.
Ada yang kau pikirkan, JR?
Wanita tua keras kepala itu takkan tanda tangani dokumennya.
Dia tak punya pilihan.
Ayolah, Wayne. Ini tidak sama seperti judi.
Kartu apa yang akan kau mainkan,
Saat wanita itu mengikuti gertakanmu?
Siapa bilang aku menggertak?/ Tunggu dulu...
Kita tak berencana melukai wanita ini, 'kan?
Berencana? Tidak./ Ya. Tidak?
Apa yang dia bicarakan?
Kurasa maksudnya adalah,
Apapun yang terjadi biar terjadi.
Tak ada rencana./ Apa itu terdengar...
Apa itu terdengar seperti ancaman untukmu?
Karena bagiku terdengar begitu.
Kau tahu, semalam mungkin baik,
Dia mendengarkan perkataan kita, aku paham itu.
Tapi kau ingin membawa ini lebih jauh?
Kau ingin berbuat lebih? Beritahu aku.
Beritahu aku rencananya. Aku mau jadi bagian dari itu.
Aku mau tahu rencananya...
Ini sama seperti yang aku katakan.
Takkan ada yang akan terluka.
Selama kontraknya ditandatangani saat kita datang.
Tentu, dan jika itu tak terjadi?
Itu pasti terjadi.
Tapi jika itu tidak terjadi?
Dia wanita tua.
Kecelakaan bisa terjadi.
Kau sudah bicara dengan Ayah soal ini?
Ayah tak ada kaitannya dengan ini.
Kau dengar aku?
Ini antara kita./ Ya. Tidak, aku mendengarmu.
Aku akan bicara soal ini pada Ayah.
Duduk.
Kubilang duduk.
Kau mencoba menakutiku, Wayne?
Kau menggertak.
Benarkah?
Kau menggertak?
Kalian berdua pergilah.
Aku mau bicara dengan saudaramu.
Tentu, Ayah./ Baiklah.
Apa tepatnya rencana yang akan kau lakukan dengan itu?
Katakanlah Derrek tak kembali duduk, lalu apa?
Kurasa kita takkan tahu.
Benarkah?
Dia akan duduk.
Bagaimana jika dia tidak duduk?
Kau takkan berani.
Kau tak tahu itu.
Kau memang biadab.
Sama seperti ayahmu.
Hanya satu perbedaan.
Ya? Apa?
Kau tak memiliki keberanian untuk melakukannya.
Jadi, kalian sudah mengganggu wanita tua itu, ya?
Hanya melakukan apa yang benar, itu saja.
Tidak, tak ada yang benar atau salah...
Dan jika pun ada, bukan itu.
Setuju untuk tidak setuju.
Jadi kau pejuang salib, begitu?
Bertempur untuk apa yang benar.
Satu demi satu janda tua kesepian.
Kau hanya melakukan itu karena kau menginginkannya.
Benarkah?
Hanya karena kau laki-laki,
Bukan berarti aku takkan menamparmu, kau dengar aku?
Kau pikir ayah tak mengenal anakku sendiri?
Lihatlah dirimu.
Kau menodongkan senjata kepada saudaramu sendiri.
Itu gertakan.
Kau sudah menggertak seumur hidupmu.
Semuanya mundur.
No comments yet. Be the first to leave one.