Iceland is Best

Iceland is Best

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

Iceland Is Best 2020 1080p WEB-DL DD5 1 H264-EVO
En kommentar af Bandar1
No Resync

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Udgivet den: 2020-09-28
Downloads: 13
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Ya, Lucius./ Apa?

Syair.

Kenapa kau bicara dengan Bahasa Inggris?

Karena aku pergi ke California.

Sigga pergi ke California./ Itu tidak benar.

Dia hanya belajar untuk ujian Bahasa Inggris-nya.

Aku tidak belajar untuk ujian./ Apa?

Apa itu?

Ini tempat dimana aku akan tinggal.

Kau tinggal di sini.

Sudah tidak lagi.

Hai./ Hai.

Aku kemari untuk berpamitan.

Kenapa kau bicara Bahasa Inggris?

Itu logat California.

Itu tidak benar./ Itu benar.

Kau mau ke mana?/ Topanga.

Kau tak mungkin serius? Bagaimana denganku?

Dia hanya iri. Menurutku itu sangat keren.

Kau butuh tumpangan ke bandara, Sigga?

Tidak. Ayahku yang akan mengantarku.

Itu tidak benar.

Aku akan pergi menemui Kakek.

Dan berpamitan dengannya.

Sigga, bagaimana denganku?/ Kau akan memiliki mimpimu sendiri.

Itu juga mimpiku untuk pergi ke California.

Benarkah?/ Ya. Benar.

Kalau begitu menabunglah. Kau bisa bergabung denganku.

Tapi aku pergi sekarang.

Kami akan menjagamu tetap aman. Kami malaikat pelindungnya Sigga.

Kau akan tinggalkan aku dengan mereka berdua?

Dia?

Hai, kakek./Hei, Sigga.

Masuklah.

Kami akan tetap di luar dan berjaga.

Topanga.

Kakek rasa itu bukan California, tapi kakek senang itu memiliki nama.

Itu membuatku sangat bahagia ketika melihatnya.

Pepohonan dan lautan yang hangat.

Itu tidak banyak, tapi kau membutuhkannya.

Tidak, aku tak bisa menerima itu. Aku sudah menabung.

Itu milikmu.

Terkadang kau tidak tahu dimana perjalananmu berakhir.

Itu yang nenekmu sering katakan.

Kakek punya sesuatu untukmu.

Itu milik nenekmu. Kakek menyimpannya.

Itu sekarang milikmu./ Tidak. Tidak, ini spesial.

Tolong... Cobalah pakai...

Itu cocok denganmu.

Nenekmu selalu bilang itu untuk malam tergelap,

Dan siang tercerah.

Sampai jumpa, Kakek./ Semoga kau diberkati, Sigga.

Berapa banyak uang yang kau dapatkan?

Aku tidak tahu./ Itu banyak.

Kita semua bisa ke California dengan itu.

Kapan aku menjemputmu?

Jangan menjemputku./ Bagus.

Apa? Sekarang?

Ini gila.

Jadi kau pergi sekarang, Sigga?

Ke mana kau akan pergi?

Topanga. Itu dekat LA.

Kau tak punya uang./ Kakek memberiku uang.

Jadi kau akan pakai uangnya untuk pergi ke California?

Itu kebanyakan uangku sendiri. Aku sudah menabung.

Aku mengikuti kursus syair di Reykjavik.

Kemudian aku pergi.

Satu kelas akan menjadikanmu seorang penyair?

Aku harus mulai dari suatu tempat.

Sigga, kau bisa jadi penyair disini. Di desa ini.

Kau bisa beli rumah disamping rumah kami,

Dan kau bisa bicara Bahasa California disana.

Berikutnya Ayah melihatku...

Itu akan lewat foto. Aku pergi.

Ayah takkan mengantarmu ke bandara.

Kami malaikat pelindungnya Sigga. Kami akan antar Sigga ke bandara.

Kau tahu konsekuensinya dari tindakanmu?

Aku membawa kano Topanga. Dia memiliki jawaban.

Kano Topanga?/ Topanga, benar.

Kau menulis syair, Bjorn? Tidak?

Jadi, apa kau akan jatuh cinta di California?

Aku tidak pergi untuk itu.

Kau tahu, Gunni bilang padaku jika kita semua keturunan dari tujuh Ibu.

Ya, kecuali kau.

Kenapa kau harus pergi sekarang?

Ini waktu yang tepat.

Bagaimana kita tahu kapan waktu yang tepat untuk kita?

Astaga, jika tidak kau takkan pergi. Demi Tuhan!

Bagaimana dengan kami?

Tanah tak bisa bernapas dengan plastik.

Aku rasa kau menjatuhkan ini.

Bisa aku meminta tumpangan?

Ini bukan transportasi umum, Pak.

Kami menuju Reykjavik.

Kau menuju ke arah sebaliknya.

Tidak, aku searah denganmu.

Hai, kau siapa?

Kata.

Sigga akan pergi ke California.

Kau pasti Sigga. Aku Nikki./ Hai.

Sigga seorang penyair.

Kami akan antar dia ke bandara setelah kursus syairnya.

Apa kau mengajar di kelas syair ini?

Tidak. Ini kelas pertamaku.

Kalian dari desa yang sama?/ Ya.

Kami malaikat pelindungnya Sigga.

Aku tidak butuh dilindungi./ Kau mungkin butuh.

Mimpi bisa menjadi indah, tapi itu bisa menyakitkan.

Pia!/ Hai.

Hai./ Senang melihatmu.

Bagaimana kabarmu?/ Ini sepupuku, Pia.

Hei./ Dan ini Sigga, Kata, Benni dan Gunni.

Kalian sepupu?/ Ya, Ibunya adalah bibiku.

Kita semua berkaitan, bukan?

Beberapa dari kita. Tapi yang lainnya dari planet berbeda.

Ini planet yang berbeda.

Itu sebabnya aku kembali. Ada magis di sini.

Sigga akan pergi ke California. Kami mengantar dia ke bandara.

Dia seorang penyair./ Aku baru belajar.

Aku tak tahu jika syairku bagus, atau jika itu termasuk syair.

Aku sangat ingin ke California.

Dan aku sangat ingin membaca syairmu.

Apa itu tentang cinta? Aku yakin itu tentang cinta.

Bisa kita pergi?

Ya.

Sampai jumpa, Pia./ Senang bertemu denganmu.

Senang bertemu denganmu./ Ya.

Ya, baiklah.

Baiklah, Pia. Kita bertemu diluar?/ Ya, aku akan menemuimu.

Oke.

Kau butuh bantuan dengan itu?

Ya./ Ya? Oke.

Ya./ Oke.

Ya.

Di mana lagi kau akan temukan ini?

Kau tak ingin menghormati tempat ini dengan tetap di sini?

Aku menghormati diriku sendiri.

Kau memiliki teman-teman baik. Kau harus pertahankan mereka.

Itu sulit untuk melepaskan teman yang baik dan membantu.

Ya, itu pasti.

Kau pernah jatuh cinta?

Belum./ Itu jujur.

Kami harus berangkat sekarang. Sigga pergi ke California.

Hei, apa aku mengganggumu?

Apa pergi ke California...

...bertentangan dengan aku yang ikut denganmu menuju Reykjavik?

Ya, maaf.

Tidak, tak masalah.

Biar aku adakan pesta perpisahan untukmu.

Kau tahu, satu kesenangan terakhir di Islandia.

Tidak, terima kasih. Kami berangkat besok pagi.

Sigga.

Gadis-gadis?/ Maksudmu apa akan ada gadis disana?

Ya./ Apapun yang kau suka, temanku.

Ini.

Itu alamatku.

Hai. Aku kemari untuk kelas syair Bahasa Inggris.

Maaf, tapi kursusnya sudah dimulai satu bulan yang lalu.

Tapi kau masih bisa mendaftar untuk semester berikutnya.

Aku sedang menjelaskan semester ini sudah telat untukmu mengikuti kelas.

Aku tak bisa menunggu hingga semester berikutnya.

Aku pergi ke California besok.

Kalian semua ingin mengikuti kelas?

Tidak. Hanya Sigga./ Ini teman-temanku.

Seorang penyair bersama para pengawal. Menakjubkan.

Selalu ada ruang untuk penyair lainnya di Islandia. Ikut aku.

Semuanya, seperti yang kau lihat, kita kedatangan tamu.

Sigga dan pengawalnya akan bergabung dengan kita.

Sigga, mengapa itu penting agar kau mengikuti kelas ini?

Karena.../ Sigga pergi ke California.

Untuk menjadi penyair dan temukan mimpinya.

Itu ungkapan yang menarik, "Untuk temukan mimpi"-mu.

Seolah itu salah ditaruh.

Atau mungkin itu melarikan diri.

Aku sudah bermimpi sepanjang hidupku. Di kegelapan.

Tapi aku ingin hidup dalam cahaya dimana itu hangat.

Sondquist, berhenti.

Aku rasa aku jatuh cinta.

Dengan Sigga?/ Bukan.

Dia tinggal di Taman Nasional Snaefellsjokull.

Dia bekerja di sebuah kafe.

Lalu dengan siapa wanita tomboi yang bersamamu jatuh cinta?

Aku tidak tomboi.

Kurasa Kata jatuh cinta dengan Benni./ Tidak.

Sungguh?/ Tidak. Aku tak jatuh cinta dengan Benni.

Sigga, apa kau jatuh cinta?

Tidak.

Henrik? Henrik?

Kau mau ke mana?

Mau aku bawa dia kembali?

Tidak, terima kasih. Tak semua penyair senang dengan cinta.

Lars, tolong bacakan syairmu.

Aku tidak tahu akan ada pembacaan syair di kelas...

Hanya membicarakannya.

Aku suka bicara tentang itu, tapi aku bukan penyair.

Kita semua penyair.

Tolong bacakan itu yang keras.

Apa itu?/ Resep untuk kekacauan.

"Islandia. Sebuah kapal meninggalkan ketinggian di pasir hitam."

"Sebuah harapan ditolak."

Iceland is Best subtitles in other languages

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left