De første 140 linjer.
Vegeta, yang kembali menjadi kesatria jahat bertarung melawan Son Goku.
Dan bola Majin Boo menerima energi darinya.
Majin Boo kekuatan penuh.
Kekuatan penuh.
Majin Boo akhirnya bangkit.
Ba-Bagaimana ini? Kenapa bisa begini?
Aku salah perhitungan.
Segelnya telah hancur.
Akankah monster mengerikan, Majin Boo, menampakkan diri?
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
perlukah kita bandingkan Kame-Kame Hame kita?
kame kame hame ha kuraberu kai?
perlukah kita bandingkan besarnya impian kita?
yume no dekasa de hariau kai?
ZainuddinAri mempersembahkan
VS. musuh terbesar adalah dirimu sendiri
VS. saikyou no RIVAL wa jibun
darah semangat yang membara mengalir di tubuhmu
doumyaku o hashiru chi ga hi e to tagiri
kumpulkan semangat dan kekuatan penuh
koufun mo POWER mo MAX
andai kubuka pintu menuju masa depan dengan paksa
sabitsuita mirai kojiakeraretara
sejarah mengganggapnya "keajaiban"
rekishi yo "kiseki" to yobe
setiap kali ku terluka, ku bangkit lebih kuat
kizutsuku tabi tsuyoku nareta
kebaikanku bukanlah kelemahanku
dakara yasashisa wa yowasa ja nai
berpijak pada batasku dan melompat
genkai-kun o funzuke JUMP!
memeluk dan berdansa dengan hati yang putus asa
zetsubou-chan mo hug-shite DANCE!
kebangkitanku yang hebat
GORGEOUS. fukkatsu wa
akan kuserahkan pada Dragon Ball!
Dragon Ball ni onegai!
perlukah kita bandingkan Kame-Kame Hame kita?
kame kame hame ha kuraberu kai?
perlukah kita bandingkan besarnya impian kita?
yume no dekasa de hariau kai?
VS. masa depan adalah pertunjukan yang mengejutkan
VS. mirai wa kyougaku no Spectacle
terhebat sepanjang masa!
kuu-zen-zetsu-go!
SEGELNYA HANCUR !?
SERANGAN KAME HAME HA GOHAN
Apa yang kaulakukan, Goten?
Kalau tak cepat-cepat, kita takkan bisa lihat Majin Boo.
Tapi...
Ada apa?
Aku kebelet pipis.
Pipis? Ditahan saja.
Tak bisa. Aku sudah menahannya sejak turnamen dimulai. Ini sudah mau mengompol.
Dasar, kau ini.
Kalau begitu, di sana.
Pipis saja di sana!
Cepat!
Ya.
Trunks.
Aku juga.
Punyaku meluncur jauh.
Lihat punyaku.
Weh.
Ini dia.
Weh. Weh.
Mengerikan.
Kita harus bergegas.
Ayo terbang, Goten!
Ya.
Tak bisa.
Ada apa, Kakarrot?
Di sana kau.
Mati kau, Kakarrot!
Lumayan, Vegeta.
Aku mulai bersemangat.
He.
Aku bisa rasakan Ki yang luar biasa.
Siapa itu? Ayah kita, ya?
Entahlah. Aku tadi juga rasakan yang sama dari arah arena turnamen.
Bagaimana bisa kita rasakan Ki yang besar berpindah-pindah tempat?
Mungkinkah sedang ada Perang Dunia?
Entah apa yang terjadi.
Apa sebaiknya kita kembali, ya?
Tak bisa. Aku ingin lihat Majin Boo. Aku sangat ingin menemuinya.
Baiklah, Goten.
Baik. Kita periksa Ki yang paling besar dulu.
Ya.
Sudah lama sejak terakhir aku semangat seperti ini.
Bagaimanapun juga, aku takkan kalah.
Aku takkan kalah!
Kau bisa menghindarinya ya, Kakarrot?
Kekuatan seperti itu mudah dihindari.
Aku baru mulai.
Tak bisa dipercaya. Kupikir aku sudah latihan sangat keras di alam kematian.
Tapi, kita masih tetap imbang.
Kau pasti latihan lebih keras dariku.
Bukan. Aku memang sudah latihan keras, tapi kau memang punya kekuatan yang melampauiku.
Tak peduli selama apa waktu berlalu, selisih itu tetap ada.
Aku tahu.
Saat kau bertarung melawan monster yang dipilih Babbidi...
Itu cukup mengejutkan.
Bagaimana bisa seorang pangeran,
bisa selamanya tertinggal dari petarung kelas rendahan sepertimu?
Karena itu, aku harus melakukannya.
Jadi begitu. Babbidi...
Jadi karena itu kau sengaja agar terkena sihir Babbidi.
Ya.
Aku ingat dua anak buah Babbidi saat di turnamen.
Dia jadi jauh berbeda dari sebelumnya.
Dia jadi orang yang berbeda, jauh lebih kuat.
Orang yang mengenal mereka, kaget lihat kekuatan mereka jauh meningkat.
Aku ingat dan mulai berpikir.
Kalau dia menyihirku, mungkin kekuatan kita akan berimbang.
Dan hasilnya sesuai dugaanku.
Meskipun ini taktik yang licik.
Vegeta, kau abaikan kehormatanmu dan bersedia dikendalikan begitu saja olehnya?
Aku... Aku...
Aku ingin kembali jadi diriku yang dulu.
Aku ingin kembali jadi Saiya yang brutal dan kejam
sehingga aku bisa membunuhmu tanpa pikirkan apa-apa.
Aku benci semua ini.
Aku benci karena terpengaruh oleh kalian sehingga aku merasa nyaman.
Aku punya keluarga.
I-Itu perasaan yang menyenangkan.
Aku juga mulai jalani hidup normal di Bumi.
Ka-Karena itu, aku harus terkena sihir Babbidi agar kembali jadi diriku semula.
Dan berkat itu, aku sudah merasa lega.
Benarkah begitu, Vegeta?
No comments yet. Be the first to leave one.