De første 200 linjer.
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Brad.
Dah, Ayah./ Dah, sayang.
Sampai nanti, anak-anak. Ayah akan menjemputmu Senin.
Brad./ Apa kabar?
Hei, Brad.
Hei, Brad. Kau terlihat sehat, kawan.
Dylan, dimana kotak makanmu?/ Aku tinggalkan di rumah Ayah.
Di mana buku tugas matematikamu?
Di rumah Ibu.
Dimana seluruh celana dalammu?/ Aku tidak tahu.
Kenapa kita punya banyak celana dalam?
Selamat ulang tahun, kawan!
Brad sudah belikan aku.
Itu ideku!
Hei, lihat itu.
Anak-anak.
Ayah!
Megan, tunggu!
Kau tak apa?/ Aku tak apa.
Ini! Jangan pergi tanpa ini.
Ayo! Jalan terus!
Didalam kerucut!
Didalam kerucut seperti es krim. Cepat!
Braddie!
Untukmu, kawan.
Terima kasih, Braddie.
Cokelat panas?/ Ya.
Bagus. Marshmallow mengambang diatasnya membentuk formasi.
Kau yang terbaik!
Aku juga masukkan sedikit akar licorice ke sana.
Beritahu aku pendapatmu.
Anak-anak./ Ayah!
Hei, hai. Bagaimana harimu?/ Bagus.
Baiklah, anak-anak, naiklah.
Aku akan siapkan mereka dan kita bertemu di Tae Kwon Do.
Kita bertemu 30 menit lagi./ Bagus. Aku sudah tak sabar.
Dah./ Dah, Ayah.
Dusty./ Ya?
Maaf. Kau membuat camilan untuk malam ini, 'kan?
Tidak, aku membawa kartu voucher. Kupikir kau yang mengurus itu.
Tidak, aku yang mengurus semua itu saat Keseraman Halloween.
Baiklah, kurasa aku akan pergi ke toko roti...
...saat perjalanan ke kontes./ Toko roti?
Kecuali kau tak mau aku pergi ke toko roti./Tidak...
Biasanya saat kau ulangi perkataanku dan menganggukkan kepalamu,
Itu artinya kau tak mau aku melakukan itu.
Aku hanya berpikir.../ Apa?
Buatan rumahan?
Ya. Hei, klakson dia lagi, dan kau sebaiknya menghitung gigimu!
Tak masalah, Braddie.
Kue buatan rumah siap. Satu untukmu juga.
Kita tos kepalan lagi atau itu akan canggung?
Aku tak keberatan tos kepalan. Baiklah.
Terima kasih, kawan. Sampai bertemu malam ini.
Dah, kawan. Terima kasih banyak untuk cokelatnya.
Dah, Ayah./ Brad!
Maaf.
Dah./ Dah.
Ini terlihat bagus. Terima kasih.
Lihatlah itu.
Ayah! Karen!/ Hei! Hei, anak-anak.
Lihat bagaimana seksinya Karen.
Celana kulit dan baju terbuka samping.
Itu sempurna untuk acara sekolahan.
Sayang, berpikir positif, oke?/ Aku tahu, kau benar.
Hei, bagaimana semuanya?/ Hei.
Hai./ Hai.
Wow, lihatlah kalian.
Kau dan Ibumu selalu terlihat menarik setiap saat.
Aku membeli novelmu.
Itu luar biasa./ Aku senang kau suka itu.
Entah bagaimana kau menulis dialog yang begitu kuat.
Itu pasti didapatkan secara alami, 'kan?
Seperti yang lainnya./ Kau sangat manis.
Apa kalian siap?/ Ayo.
Aku mau kemejaku seperti Adrianna.
Tidak, sayang. Kita tidak lakukan itu, mengerti?
Kembalikan itu. Terlihatlah seperti anak baik.
Selamat datang di One Horse Open Sing!
Sebelum kita mulai, perlu diingat kita punya...
...beberapa videografer dan fotografer...
...untuk meliput seluruh kegiatan anak-anak kalian, gratis.
Jadi kalian bisa simpan ponselmu di kantong masing-masing,
Tenanglah, dan nikmati acara ini.
Kau tidak peduli.
Turunkan kemejamu!
...Memakan permen Sinterklas dan kentang tumbuk...
...lalu memakaian pakaian anjingku seperti rusa kutub.
Itulah arti Natal bagiku.
Terima kasih.
Sekarang kita sambut Megan Mayron.
Namaku Megan Mayron, dan aku sangat suka kado Natal.
Tapi aku tak terlalu suka Natal.
Ayahku hadir saat Natal pertamaku,
Tapi aku tidak ingat itu.
Lalu kami merayakan Natal tanpa Ayah sama sekali.
Kemudian Brad datang,
Tapi dia selalu berusaha terlalu keras...
...dan membuat semua orang merasa tidak nyaman.
Lalu Ayah kembali,
Dan Brad mengadakan Natal pura-pura...
...untuk menunjukkan Ayah jika Brad lebih baik darinya.
Sekarang kami harus pergi ke rumah berbeda untuk Natal berbeda.
Aku dan saudaraku berharap kami seperti keluarga lain...
...dan memiliki Hari Natal yang normal.
Tapi kami tetap suka kado Natal.
Aku mau sangat jelas tentang itu.
Terima kasih banyak.
Selamat menikmati terapi, teman-teman!
Kau sebaiknya tutup mulutmu, Jerry!
Tentu, Dusty.
Kita mengacaukan anak-anak, Brad, dan itu salahmu.
Salahku? Kenapa?
Karena sebelum kau ada, kami hanya punya satu Natal.
Jadi itu salahmu.
Tunggu, kita tak bisa terus saling menyalahkan...
...setiap kali anak-anak mengutarakan perasaan negatif.
Mereka baik-baik saja.
Anak-anak berdiri dihadapan seluruh sekolah dan berkata...
...mereka tak suka Natal itu tak bisa diterima, Sara.
Dia bilang dia tak suka ada dua Natal./ Dan itu salahmu.
Bagaimana jika kita habiskan Natal bersama?
Natal Bersama. Itu bagus.
Sekarang kau memperbaiki itu. Itu sudah bukan salahmu.
Kita undang juga ayahnya Adrianna.
Apa?/ Ya.
Apa kau serius? Tidak./ Ya.
Turunkan tanganmu!
Aku selalu bersikap baik padanya...
...dan dia perlakukan aku seolah aku menculik puterinya.
Aku tidak melakukan itu.
Kenapa kau mengacaukan suasana saat ini?
Kita mau beritahu anak-anak ide bagusku tentang Natal Bersama.
Tunggu, kenapa itu menjadi idemu?
Itu idemu, tapi aku yang beri nama Natal Bersama.
Anak-anak?
Anak-anak. Dengar, aku punya kejutan.
Halo?
Anak-anak, kami punya kejutan besar!/ Kejutan?
Kuda poni lainnya?/ Trampolin?
Kau pergi?/ Bukan itu, oke?
Tapi kami punya yang lebih baik dari itu.
Jauh lebih baik. Ini sangat istimewa.
Tahun ini, tak ada lagi mondar-mandir saat Natal.
Kita takkan mondar-mandir./ Tidak. Aku sudah katakan itu.
Tak ada lagi mondar-mandir./ Tak ada lagi.
Tahun ini, kita akan habiskan Natal bersama-sama, semuanya!
Kita semua. Natal Bersama!
Natal Bersama!/ Bisakah kau diam?
Natal Bersama seperti keluarga normal!
Biar aku yang angkat.
Halo?
Kakek Kurt?
Ayah, Kakek Kurt mau bicara denganmu.
Tidak... Dusty, aku sudah beritahu mereka...
Tidak. Tak apa, Sara.
Terima kasih.
Terima kasih, kawan.
Apa, Ayah?
Ya, ini sudah lama.
Tidak, aku baik. Besok?
Besok./ Tidak.
Kurasa aku bisa menjemputmu, tapi...
Hei! Coba tebak?
Orang tuaku juga datang besok./ Aku tak peduli.
Kita bisa pergi bersama./ Diamlah!
Ayah, kau bisa SMS aku... Halo?
Dusty, dengarkan aku,
Menurutku kau melakukan ini dengan energi negatif berlebihan.
Brad, kau tak tahu apa yang kau bicarakan, jadi diamlah!
Dusty.
Maafkan aku, Braddie. Aku minta maaf.
Kau lihat apa yang dia lakukan padaku?
Dia belum di sini, dan dia sudah mengacaukan Natal.
Baiklah, tenang./ Aku tidak bisa!
Dengar, ayahmu belum bertemu Dusty yang sekarang.
Kau berkembang menjadi ayah sensitif yang mengutamakan anak.
Itu tepatnya alasan dia akan merendahkan kita. Kau akan lihat.
Dia akan menyindir semua yang kita lakukan. Dia penyindir, Brad.
Pepe, kau punya anak yang sudah dewasa, 'kan?
Benar.
Kenapa kau tak beritahu Dusty bagaimana berartinya anakmu...
...pada musim penuh keceriaan ini?
Anakku adalah kekecewaan terbesar...
...yang kelahirannya selalu aku sesalkan setiap harinya.
Dengar?/Dia tak mengatakan hal baik seperti yang kau pikirkan, Brad.
Dusty, kau bersikap konyol.
Siapa yang takkan terkesan olehmu?
Ayolah.
Demi Tuhan!
Dia terlihat seolah ia yang dipahat di Gibraltar.
Ini akan terdengar aneh, Dusty, tapi dia menawan.
Aku sangat ingin menjadi temannya.
Dusty./ Hei, Ayah.
Bagaimana penerbanganmu?/ Lumayan.
Butuh 20 menit untuk bisa masuk ke pintu masuk.
Ada apa dengan hambatan yang kau punya di sana?
Maaf jika landasan bandara lokal kami tak memenuhi standarmu.
Maaf, aku tak tahu kau yang merancang bandara ini,
No comments yet. Be the first to leave one.