De første 69 linjer.
Astaga, kapan terakhir kita datang ke sini?
Astaga, aku rasa mungkin sekitar 20 tahun?
Astaga.
Kau tahu apa yang aku pikirkan kapan hari?
Aku berpikir bagaimana itu akan sangat bagus,
Jika anak-anak kita datang ke sini dan bermain kano bersama.
Ya, itu akan sangat bagus.
Pertama aku harus temukan pria yang tepat.
Tak semua orang seberuntung kalian berdua.
Oke, bukan itu yang aku maksud, tapi...
Ya, maksudku, serius.
Kau temukan pria yang tak hanya lucu,
Tapi dia pria jantan sebenarnya.
Kau memang berengsek.
Oke, oke.
Penutup telinga.
Apa kau coba bilang padaku jika aku akan menjadi bibi?
Itu maksudmu? Itu yang sebenarnya?
Ya!/ Itu yang kau coba katakan? Jen!
Terima kasih.
Aku akan jadi bibi terbaik.
Kau sangat dewasa sekarang./ Ya.
Apa kau terlalu dewasa untuk sedikit perang air?
Aku hamil!
Aku hamil!/ Bertahanlah!
Kau menyebalkan.
Aku benar-benar hampir tenggelam hari itu.
Kau akan menyukainya.
Kau tahu, aku ingat saat masih kecil,
Danau ini terlihat tak berujung.
Dan sekarang itu tak berubah, itu masih sangat tak berujung.
Terinspirasi Berdasarkan Kejadian Sebenarnya
Hei, Bug, ini Ibumu dan aku.
Kami hanya ingin memberitahumu,
Jika kami agak telat memulai,
Bukan salahku. Jelas bukan salahku.
Dan aku tahu jika cuacanya akan buruk,
Jadi tak perlu menunggu kami, oke?
Jangan begadang karena khawatir.
Langsung saja tidur jika kau lelah.
Kami punya kunci serep. Kami akan masuk sendiri.
Aku mencintaimu.
Aku harap kau punya sesuatu untuk tersenyum hari ini,
Dan kami akan menemuimu nanti.
Dah.
Terima kasih. Terima kasih, Ibu.
Ibu memiliki saran terbaik.
Aku tahu. Itu sebabnya kami di sini.
Aku suka ini.
Aku ingat ini dari saat aku kecil.
Oke, aku ingin sedikit bersulang untuk Jennifer.
Aku ingin berterima kasih pada semua yang datang,
Dan membantu kami membuat acara istimewa ini jadi lebih istimewa.
Membawa bayi kecil kami ke dunia.
Bayi kecil yang menawan.
Bersulang untuk Jennifer.
Bersulang.
Oke, beberapa dari kalian mungkin sudah tahu atau belum,
Bahwa saudarinya Jennifer, Leah, berada di Eropa...
...untuk semester terakhir kuliahnya.
Jadi dia tak bisa datang.
Akan tetapi, dia mengirim sesuatu untukmu.
Apa?
Apa kalian tahu tentang ini?
Dia mengirim ini untukmu.
Tapi, kau baru bisa membukanya nanti.
Kau menyebalkan!
Ini menggemaskan.
Sebentar, ada yang meneleponku.
No comments yet. Be the first to leave one.