De første 200 linjer.
Tolong bantu aku!
Tolong!
Kumohon!
Keluarkan aku dari sini!
Tolong!
Tolong!
Keluarkan kami dari sini!
Kumohon!
Ya Tuhan!
Air!
Air!
Keluar sekarang. Ayo. Cepat keluar.
Ayo, cepat.
Bawa tas kalian. Cepat!
Kita akan keluar!
- Akhirnya! Syukurlah! - Cepat!
Segera berdiri. Turun!
Dia mau ke mana? Ke mana dia?
- Perlihatkan barangmu. Keluarkan semua. - Kemari kamu. Sini.
- Keluarkan! Berikan padaku. - Mari, ikut aku. Bagus.
Ayo, pergi sana.
Mana kalungnya? Jangan menipu. Berikan sepatumu.
- Tunjukkan barang bawaanmu. - Aku tidak bawa apa pun!
Lalu kamu, kurang ajar, berikan jaket itu.
Itu dompetmu? Jangan mencoba menipuku.
Ayo, cepat. Kamu juga, aku melihatmu.
Berdiri. Ayo, cepat.
- Lepaskan itu. Apa bawaanmu? - Kamu, berikan tas itu.
Berikan! Ayo semuanya! Cepat, cepat!
Sudah semua?
Ada lagi yang kamu butuhkan? Semua baik-baik saja?
Baik.
Baik.
Hei, jangan!
- Aku butuh segelas air. - Tidak boleh.
Kamu tidak boleh di sini.
Ayo pergi.
BERHENTI
- Baiklah... terima kasih. - Semoga beruntung.
Hei.
Bisa aku menumpang?
Aku menuju San Francisco.
Aku menuju arah sebaliknya.
Baiklah, tidak apa-apa.
BERHENTI
Bagaimana kamu sampai kemari?
- Aku lewat San Antonio. - Bagaimana caranya?
Menggunakan uang yang Ayah berikan.
Hubungi Ibu, dia mencemaskanmu.
Iya, tolong beritahu dia aku baik-baik saja.
- Nanti aku telepon. - Biar aku yang sampaikan.
- Baik. - Terima kasih.
Sampai jumpa, peluk hangat.
Salam, jaga dirimu baik-baik.
- Ayahmu? - Benar.
- Bagaimana kabarnya? - Dia sehat.
- Berikan piringnya padaku. - Ini.
Aku senang bertemu denganmu.
Kamu menemukannya.
Ya. Terima kasih.
Kita akan makan apa?
Masakan Italia.
- Perlu aku bantu? - Tidak usah.
Aku ingin memanjakanmu.
- Baik. Lalu apa tugas aku? - Tidak ada.
...setelah melintasi perbatasan Laredo, otoritas Meksiko melaporkan bahwa,
pada Senin pukul 14.45, sebuah truk melewati pos pemeriksaan
patroli perbatasan di Encino, Texas.
Kamera merekam pengemudi yang diidentifikasi otoritas
sebagai warga Amerika Serikat, menuju Cotulla
dan akhirnya berhenti sekitar 235 kilometer kemudian,
saat suhu udara mencapai sekitar 38 derajat celsius.
Terduga pengemudi diidentifikasi
oleh Departemen Kehakiman AS sebagai Homero Zamorano.
- Mengapa kamu membenci orang Meksiko? - Tidak...
Bukan begitu, tapi aku rasa...
seharusnya kita membantu warga Amerika saja. Itu saja.
Istrimu juga sepertinya tidak keberatan.
Tentu, tapi dia sudah lama tidak ikut rapat, jadi tidak masalah.
Jake, warga di Mission itu orang Meksiko atau Amerika?
Meksiko.
Nak, jika kamu menolak proyek saudaramu,
kita bisa membiayainya lewat rekening perusahaan lain.
Begini tawaran aku, Jake.
Aku akan buat program yang kamu sukai.
Setujui dahulu anggaran Meksiko untuk tahun depan.
Setengah dana program aku dipotong untuk pajak.
Baik, aku setujui.
Mau ikut aku ke Meksiko lain kali?
Jangan berlebihan.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Kamu bodoh.
PUSAT KOMUNITAS DISTRIK MISSION
HORMAT
Aku merindukan ini.
Mari lebih sering melakukannya.
Harus kembali ke San Francisco?
Tidak segera.
Bagaimana jika kita menginap?
Aku akan tanyakan apakah bisa memperpanjang masa tinggal.
Satu hari.
Satu hari lagi.
Baiklah.
Itu sudah cukup.
Kita pergi sekarang.
Mengapa?
- Kamar sudah penuh? - Bukan.
Rekan kerja Ayah baru saja tiba.
Kamu takut terlihat bersamaku?
Bukan begitu.
Tolong segera berkemas.
Kumohon, berkemaslah.
Nona McCarthy, selamat datang.
Mohon perhatian Anda sekalian.
Selamat datang di sayap "Michael McCarthy".
Seperti diketahui, Ayah adalah pendukung seni yang gigih.
Beliau menyumbangkan koleksi pribadinya untuk kita kagumi hari ini.
Mari bersama-sama menyambut,
bukan sekadar sosok yang luar biasa,
melainkan pria yang tidak pernah berhenti berusaha
memajukan kota ini. Michael McCarthy.
Terima kasih.
Pertama, terima kasih atas kehadiran Anda semua.
Ini sangat berarti.
Aku juga berterima kasih kepada putraku, Jake,
atas sambutannya yang begitu baik dan murah hati,
meski terkadang pujian untuk ayahnya berlebihan.
Namun, dia juga seorang pejuang yang hebat.
Dia menciptakan program bagi mereka yang membutuhkan di komunitas ini.
Aku sangat menghargainya.
Terima kasih pula untuk putriku, Jennifer,
yang setia mendampingiku sejak lulus kuliah,
untuk memastikan yayasan ini berjalan dengan baik.
Halo, ini aku.
Aku ingin memberitahu bahwa aku ke rumah.
Barang-barang sudah kuambil dan kunci kutinggalkan di meja dapur.
Aku kemari untuk bersamamu.
Kamu tahu arti dirimu bagiku dan risiko yang kutanggung.
Namun aku tidak ingin terus bersembunyi.
Jadi, kumohon...
Tinggalkan aku.
Aku akan urus diriku sendiri.
Fernando?
Kamu di mana? Aku cemas.
Ada apa?
Pulanglah.
Kamu akan tidur di mana?
Mungkin aku kembali ke Meksiko.
Jangan hubungi aku lagi.
Bangunan ini punya pintu masuk baru.
Kita harus mengubah fasad dan meminta izin baru.
Anda ingin melihat anggarannya?
Aku periksa nanti. Mari bicara lagi.
Tentu.
YAYASAN MCCARTHY
Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif.
Panggilan dialihkan ke kotak suara. Tinggalkan pesan Anda...
- Enam bulan! - Enam bulan!
Bagus sekali.
- Sudah benarkah? - Selamat hari jadi!
Ya.
Untuk apa kita bersulang?
Kamu saja yang bicara.
Aku pakai bahasa Inggris, lalu kamu bahasa Spanyol.
Baiklah.
- Untuk enam bulan ke depan... - Hanya enam bulan?
Halo, Jake.
Halo. Apa kabar?
Baik, ada apa?
Besok kita akan membakar daging di taman.
Anak-anak ingin bertemu denganmu...
Apakah Ayah datang?
Ya.
Maaf aku tidak bisa ikut, aku akan ke Kota Meksiko.
Kamu ke Kota Meksiko? Kapan?
Aku sudah di pesawat. Akan mengunjungi akademi.
Ke... akademi?
Ya.
Mengapa kamu ke sana?
Mereka bekerja dengan sangat baik...
Lalu untuk apa ke sana jika kerja mereka sudah baik?
Jake.
Aku bercanda. Jaga dirimu, ya?
- Tentu. Aku kembali hari Selasa. - Aku mengkhawatirkanmu.
- Aku baik-baik saja. - Hubungi aku saat kembali, ya?
- Baiklah. Aku sayang kalian. - Kami juga menyayangimu.
- Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Duduklah di meja...
dan aku akan memuaskanmu.
Tidak peduli sekeras apa pun...
Kita tidak akan bercinta.
Mari lihat ketahananmu.
Kamu merasa sudah mengenalku?
Aku tahu kamu bergairah.
Tubuhmu menunjukkan segalanya.
Dan yang kamu inginkan hanyalah aku membalikkan tubuhmu,
lalu memukulmu.
Dengan begitu kamu akan diam.
Aku akan memasukimu...
sambil mengecup lehermu.
No comments yet. Be the first to leave one.