To Your Eternity

To Your Eternity (不滅のあなたへ)

Download Indonesian undertekster

Specials

Udgivelsesinfo

To Your Eternity episode 7
En kommentar af MarBot
Retail from iQIYI.

Tags

other
Udgivet den: 2021-05-31
Downloads: 25
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 177 linjer.

[Makhluk ini sesuatu yang diciptakan untuk menghalangi kemajuan kita.]

Akhir-akhir ini terpikirkan olehku.

Kenapa aku adalah aku?

Kenapa kita tak lahir di rumah besar itu?

Aku juga memikirkan itu.

Itu sebabnya kita bekerja keras setiap hari seperti ini.

Benar, 'kan?

Untuk mendapatkan uang.

Dan suatu hari

membangun rumah megah seperti itu.

Kita akan tinggal bersama.

Ayo bekerja!

Shin, kau urus ladang.

Gugu, jual sayuran ini di pasar.

Jangan sampai tersisa satu pun.

Baik, Pak!

Selamat datang!

Selamat datang!

Gadis itu selalu lewat.

Aku ingin tahu siapa namanya.

Apa dia dari rumah besar itu?

Kau menjual biji di sini?

Maaf, kami tidak menjualnya.

Akan kutanyakan kepada pemiliknya.

Terima kasih. Sampai jumpa.

Kakek itu masih aneh seperti biasa.

Kau mengenalnya?

Dia menjual sake di bukit.

Kabarnya dia melakukan pekerjaan yang bisa saja disebut kejahatan.

Aku kembali, Kak!

- Seseorang memberi kita makanan. - Sampai jumpa, Shin.

Sebaiknya kau menang besok!

Baiklah. Sampai jumpa!

Siapa mereka?

Teman. Aku mengenal mereka baru-baru ini.

Apa?

Kurang.

Kakak memakai uang hari ini?

Tentu saja tidak!

Tapi kita kekurangan satu ikat.

Ada yang mengambilnya?

Orang-orang tadi tidak melihat kotak itu, 'kan?

Jangan ragukan temanku!

Ya. Maaf.

Kudengar ada orang berbahaya di dekat sini.

Tapi ini sangat mengejutkan.

Apa boleh buat jika itu dicuri.

Jangan marah.

Ya, benar.

Kita hanya perlu bekerja dan mencari lebih banyak uang.

Untuk memastikan, aku akan menaruhnya di pohon.

Ada yang memberiku roti. Kau mau setengahnya?

Aku tidak lapar.

Hei. Kau lapar?

Ini. Makanlah.

Kita berdua kesulitan.

Selamat datang!

Kau anjing yang kemarin.

Maaf, aku tak punya roti hari ini.

Myrr?

Jadi, itu namamu!

Myrr!

- Myrr! - Itu dia!

Myrr!

Permisi.

Permisi.

Kau mencari anjing ini?

Akhirnya aku menemukanmu!

Aku harus berterima kasih.

Bagaimana dengan ini?

Nona, itu hadiah dari ayahmu.

Tidak apa-apa.

Dia membelinya meski aku tidak suka warnanya.

Jika kau menjual ini, kau tidak perlu menjual sayuran lagi.

Dia tahu tentang aku!

Permisi. Siapa namamu?

Tidak sopan berbicara seperti itu.

Apa? Tapi aku menyemangatinya.

Aku kembali, Kak!

Ada hal baik terjadi hari ini.

Kakak?

Pembohong.

Kenapa aku adalah aku?

[Jika kau menjual ini, kau tidak perlu menjual sayuran lagi.]

Jika aku menabraknya...

Gedebuk. Bum.

Apa takdirku akan berubah?

Itu pemikiran bodoh.

Hei! Kau baik-baik saja?

Satu, dua...

Aduh. Tidak bisa bergerak.

Aku akan meminta bantuan seseorang. Bisa awasi ini untukku?

Bahaya sekali.

Cepat sekali sampai aku nyaris mati.

Hei, kau yang di sana! Bahaya!

Bahaya! Lari!

Dia berdarah! Kau baik-baik saja?

Cepat, cari orang untuk merawat lukanya!

Dia sudah sadar!

Rean! Bertahanlah!

Bantu aku menggendongnya!

Satu, dua!

Tuan!

Bawa dia kembali ke rumah!

- Kau juga kembalilah lebih dahulu! - Ya!

Aduh.

Tempat ini.

Tubuhku terasa berat.

Aku merasa perutku bengkak.

Mataku. Mulutku. Hidungku.

Ini... Benar-benar...

Hidungmu hancur, tapi kau masih bisa makan.

Aku bekerja cukup keras untuk memperbaikimu, mengingat situasimu.

Kau sangat beruntung.

[Aku selalu bermimpi menjadi seseorang selain diriku sendiri.]

Kau sudah dengar? Kakek aneh itu

akhirnya menciptakan monster.

Kau di sini, Kakek?

Aku membawakanmu oleh-oleh!

Monster abadi!

Bagaimana? Luar biasa, 'kan?

Dia juga abadi?

Astaga. Ini berlebihan bagiku.

Di mana kau menemukannya, Nenek?

Penduduk Yanome menangkapnya.

Banyak hal terjadi, dan kini kami bepergian bersama.

Halo.

Aku

pelayan di sini. Namaku Gugu.

Siapa namamu?

Nama?

Namanya Fushi.

Kau abadi, makanya namamu Fushi!

Begitu saja?

Orang aneh. Baiklah.

Hei, Kakek Sake, boleh kuajak dia berkeliling?

Tentu.

Kudengar kalian akan menginap di sini.

Aku sudah tiga bulan di sini.

Aku terluka parah saat itu. Tapi Kakek Sake menyelamatkanku.

Tapi dia aneh.

Dia dipanggil Kakek Sake

karena dia membuat banyak sake.

Tapi dia sedikit aneh, jadi kami tak dapat banyak pelanggan.

Lihat! Di sinilah kami menyulingnya.

Apa?

Sake. Apa?

Cobalah.

Omong-omong, kau memakai baju kotor.

Baju kotor itu tidak keren!

Kau mau ke mana?

Kami akan ke danau!

Ada apa?

Kau takut hutan, 'kan?

Takut?

Kami diserang oleh makhluk aneh di hutan.

Dia mengambil bentuk pohon.

Ada hal yang ditakuti makhluk abadi?

Takut...

Begitu rupanya.

Takut...

Kakek itu bisa marah karena kita memakai air ini,

tapi siapa peduli.

Apa? Kenapa kau terluka? Bukankah kau abadi?

Kau tidak tahu?

Jika tidak punya jawaban, kau harus bilang, "Aku tidak tahu."

Aku tidak tahu.

Kau cepat belajar.

Ayo. Lepaskan bajumu. Aku akan mencucinya.

Tersangkut?

Ini juga. Dan ini juga? Kenapa?

Hentikan! Aku tidak perlu melepasnya!

Aku jelek!

Lihat. Bukankah aku jelek?

Hei, katakan sesuatu.

Apa. Jelek?

Wajah yang membuatmu tertawa saat melihatnya.

More Indonesian subtitles for To Your Eternity

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left