Son of Monarchs

Son of Monarchs (Hijo de monarcas)

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

Son Of Monarchs 2020 720p 1080p WEBRip x264 AAC-[YTS MX]
En kommentar af rhaindesign
KampungCinema

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
1080
TS
YTS
Udgivet den: 2021-11-05
Downloads: 11
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Kupu-kupu mewakili nenek moyang kita yang berkunjung tak merugikan siapa pun.

Lebih dari itu. Mereka ajaib.

Aku ingat ayahku pernah bilang

mereka tak membuat suara saat datang dan pergi dari langit

jadi jika kau punya keinginan dan meminta mereka akan mengabulkannya.

Kupu-kupu itu kelihatan seperti beruang, bukan?

Meurutku itu lebih terlihat seperti orang yang gantung diri.

Orang mati.

Hai.

Bayangkan menyentuh kupu-kupu itu

dan kemudian mereka semua terbang menjauh.

Ya, itu akan terlihat seperti wabah jika mereka semua terbang bersama.

Ayo... terbang!

- Minum air? - Mendel, ayo!

Suatu pagi aku terbangun...

Ayo...

- Tak ada yang selamat. - Satu dua tiga...

Tak ada manusia.

- Kemarilah, bau. - Bukan, kau yang bau!

Bahkan yang mirip binatang pun tak ada.

Hanya aku.

Simon.

Apa?

Apa orang yang sudah mati masih bisa bernafas?

Tidak, karena saat seseorang mati, mereka berhenti eksis.

Simon.

Apa?

Bagaimana seseorang berhenti eksis?

Saat tubuhmu lenyap, dan yang tersisa hanyalah jiwamu,

tapi setelah itu, jiwa pergi ke surga.

Dan bagaimana caranya masuk surga?

Pakai lift.

Istirahatlah.

Simon.

Apa?

- Lift itu terhubung dengan apa? - Dengan awan.

Dan... apa orang tua kita naik lift itu?

Ya.

Selamat malam.

- Simon. - Apa lagi?

Selamat malam.

Mendel.

Ini pamanmu Gabino.

Kucoba menelepon beberapa kali tapi aku tak bisa menghubungimu,

Kurasa kau belum bicara dengan saudaramu.

Jadi...

Nenekmu sakit.

Telepon aku kembali.

Semoga semuanya baik-baik saja di New York.

Sampai jumpa, nak.

Terima kasih.

- Mau bantuan? - Tidak, terima kasih.

Keponakan Amerikaku!

Paman!

- Apa kabarmu? - Baik. Dan kau?

Baik.

- Kau lebih tinggi, bukan? - Ya.

Kau diberi makan apa di sana?

Tak ada apa-apa selain sosis?

Melelahkan?

Sedikit.

Bagaimana dengan hotelnya?

Ini berjalan...

Kami berada di musim sibuk.

Bagus.

Bagaimana kelihatannya?

Tak ada yang berubah, kan?

Beberapa hal berhasil. Lainnya tidak.

Kau tahu kalau Estelita pergi belajar di Queretaro?

Tidak.

Jadi bibimu dan aku sendirian tapi kami baik-baik saja.

Selamat Datang di rumah.

Terlepas dari situasinya.

Dan bagaimana kabarmu?

Bertahan di sana.

Tak mudah kehilangan ibu.

Tapi kau tahu seperti apa nenekmu...

Dia hidup seperti yang dia inginkan... dan mati saat dia mau.

Dia sedang beristirahat sekarang.

Mereka masih menebang, kan?

Siapa yang akan hentikan mereka?

Ini akan segera menjadi gurun.

Ya... mereka gerombolan, nak.

Ini akan jadi akhir dari kupu-kupu.

Kau lihat wadah itu?

Lihat apa yang dikatakan? Air minum.

Kau tahu apa yang ditaruh bajingan ini di sana?

Sianida.

Mereka mengosongkannya, menghapus labelnya dan mengatakan itu air.

Bajingan.

Kenapa mereka memutuskan untuk membuka kembali tambang itu?

Karena orang perlu bekerja, nak.

- Simon masih kerja di sana? - Ya.

Jangan menghakimi saudaramu.

Aku tahu.

Tapi mereka harus punya sedikit hati nurani.

Tanah ini bukan punya siapa-siapa.

Kau melihat Vicente?

Vicente?

Dia di sekitar, agak tersesat dengan hal-hal spiritual dan meditasi.

Dia mungkin ke India untuk mencari jati dirinya.

Aku yakin dia lakukan itu.

- Ini akan selalu jadi rumahmu. - Terima kasih paman.

Dolores, bisa kudapat Kamar #2?

Dengar... Anak ini seperti anakku.

Akan kutulis namanya di sini.

Yang besar membuatku takut karena...

- Kenapa? - Aku tidak tahu.

Hewan kecil itu sudah mati.

Kau mirip seperti ayahmu.

Jangan memasang wajah sedih. Itu hal yang bagus.

Ayo masuk, Nak.

Hai sayang.

Mendel.

- Ingat pamanmu? - Tidak.

Kami selalu tunjukkan padanya foto-fotomu.

Hai paman.

Hai, sayang.

Pergi bermain.

- Apa kabarmu? - Baik.

Brisa... nak, aku menuju ke hotel. Beberapa orang Kanada baru saja tiba.

- Aku akan segera kembali. - Jangan khawatir. Kami ada di sini.

- Terima kasih sayang. - Hati-hati, paman.

Bagaimana kabarmu?

Apa yang baru dalam hidupmu?

Semuanya baik.

Aku bekerja dengan Juan Carlos di salon rambut di pagi hari.

Dan Gerardo?

Dia bekerja di Zitacuaro. Di pabrik tembaga.

Gerardo tua yang baik.

Kau sudah menikah?

Kenapa aku akan menikah?

Itu bukan untukku.

Kau harus menikah karena kami semua punya beberapa anak di sini.

Ingat saat kita seperti mereka dan kita akan naik gunung untuk memukul orang?

Seperti ini.

Bu, boleh aku pergi ke toko membeli permen bersama Yesus?

Tidak sayangku. Pergi dan bermainlah dengan saudara-saudaramu.

Kau mau tinggal sebentar?

Aku akan pergi dua hari lagi.

Tepat setelah pemakaman.

itu mengecewakan.

Kalau ada waktu dan mau mampir rumah,

itu bagus.

Gerardo akan sangat senang melihatmu.

Sayangku...

- Jangan bermain seperti itu. Kumohon! - Ibu, itu...

Sudah sering kubilang padamu!

Nona Janet?

Ya?

Ibuku memberitahuku kalau kita sangat menyakiti planet Bumi.

Itu sebabnya aku menggambar garis merah.

Apa yang dikatakan Brisa memang benar adanya.

Kita tak merawat planet kita dengan baik. Kita menyakiti hewan dan tumbuhan.

- Apa yang kita lihat dalam gambar Brisa? - Kupu-kupu Raja!

Dan dari mana asalnya?

Kanada. Texas. Michoacan. Angangueo.

Kupu-kupu Raja punya penglihatan super dan mereka bisa melihat kita dari jauh.

Bagus sekali, Vicente!

Sedang apa?

Aku hanya... mencari.

Tak ada yang bisa dilihat.

Aku tinggal di sini bersama keluargaku.

Ini juga rumahku.

Kau muncul saat kau merasa seperti itu.

- Sekarang kau... - Jangan mulai dengan omong kosong itu.

Ini rumahku Mendel!

Aku juga kehilangan nenekku.

- Selamat tinggal. - Sampai jumpa lagi.

Selamat tinggal. Terima kasih sudah datang.

Selamat tinggal sayangku.

Paman, aku akan menikah.

Tapi kau masih sangat muda.

Pacarku menemukan pekerjaan di Toluca jadi...

kami pindah ke sana.

- Kapan itu? - Bulan Desember.

Aku mau kau jadi padrino-ku.

Ayahmu bilang apa?

Tak ada.

Kau pamanku.

- Akan kucoba. - Ya paman, aku mau kau datang.

Kembali ke dalam. Aku mau jalan-jalan.

Aku akan segera kembali.

Menyanyi.

Rok kupu-kupu...

Kupu-kupu Raja!

Hewan kesukaanku anjing, tapi aku tak mau jadi salah satunya.

Singa lebih baik.

Aku mau jadi rubah karena aku tak bisa tidur di malam hari.

Kenapa bukan monyet? Itu hewan yang paling mirip dengan kita.

Ya, tapi hewan lebih kuat dari manusia.

Aku mau jadi singa karena mereka lebih kuat dan lebih pintar...

- Vicente! Mereka datang! - Serigala akan memakan kita.

Serigala, apa kau di sana?

Lebih cepat, Terbang...

Menuju pepohonan...

Kau dengar itu? Apa yang datang? Hewan-hewan... lari... sembunyi.

Kau bisa sewanya di apotek, supermarket, toko parfum, toko obat herbal di seluruh negeri...

Apa kabar Vicente?

- Apa kabarmu? - Baik.

Son of Monarchs subtitles in other languages

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left