De første 200 linjer.
BOYHOOD / MASA REMAJA
Di dunia yang kita tinggali ini
selalu ada urutan kekuasaan
Tidak semua orang sama.
Ketika tatanan itu runtuh
kekacauan terjadi
Dan ketika terjadi kekacauan kekerasan meletus.
Letakkan sofa ini di belakang toilet sekolah besok pagi.
Kau mengerti?
Lebih baik ini berada di belakang toilet
sebelum Harimau Putih sampai di sekolah.
Kau sedang apa?
Kekerasan meletus saat tatanan runtuh.
Apa maksudmu?
Dengan kata lain
jika aku tidak membawa ini ke sekolah
Aku akan dihajar habis-habisan
Apa Harimau Putih yang memberitahumu
untuk membawanya sendiri ke sekolah?
Aku hampir pingsan.
Jadi berhentilah menggangguku dan pergi saja
Baiklah.
Kenapa dia harus bicara padaku saat aku sudah kehabisan tenaga
Dia benar-benar tidak membantu sama sekali.
Kenapa kau tak mau meminta bantuanku?
Aku tak bisa meminta seorang gadis membawa barang berat ini.
Kamu dan kebanggaan sialanmu.
Pergilah.
Serius.
Kau tak perlu menolongku.
Aku bisa melakukannya sendiri.
- Sialan kau. - Astaga!
Sialan ini terlalu cerewet
Ji-yeong?
Ji-yeong?
Ji-yeong!
Ji-yeong!
Kau suka hidup seperti ini?
Tak ada yang terus hidup
karena mereka suka.
Aku hanya menghabiskan waktu, kau tahu?
Mana ada orang yang hidup seperti kamu.
Tak ada normalnya di tindas sebanyak ini.
Lagian tak ada yang akan berubah saat kau lulus.
Kau akan masih tetap dihajar.
Kau harus menelepon polisi
atau meminta bantuan orang dewasa.
Kau harus melakukan sesuatu.
Tunggu, mau kemana?
Hei, letakkan itu.
Sial.
Kau bisa membawanya dari sini, kan?
Tentu.
Kau siapa?
Kau tidak mengenalku?
Laba-laba Hitam
Benar.
Laba-laba hitam?
Kau mencoba mengajakku kencan?
Persetan dengan itu.
Kau bertingkah seenaknya
Aku di sini untuk memperingatkanmu.
Aku ingin tahu tentang apa ini.
Di luar sini
bajingan sepertimu yang bisa bertahan dalam pertarungan.
cenderung punya barang curian.
Dan saat punya barang curian kau terlihat keren.
Tapi masalahnya
Kau tidak keren sama sekali
Kau hanya pengganggu sialan.
Jadi?
Para penindas tidak akan bertahan lama di sini.
Jika yang berkuasa tidak mendapatkan rasa hormat.
mereka bisa digulingkan.
Rasa hormat?
Rasa hormat yang sejati berasal dari kekuasaan.
Orang bodoh sepertimu tidak akan mengerti
Sialan benda ini.
Astaga.
Astaga.
EPISODE 7. CINTAI AKU SEKALI LAGI
Astaga, tidak.
Astaga.
Kenapa kau tak bisa merokok, bodoh?
Astaga.
Astaga
Semua yang hidup
hanya bernapas
makan, dan tidur. Hanya itu.
Jadi kenapa begitu sulit?
Sial, ini tidak mudah.
Astaga.
Mungkin ada jalan keluarnya
Apa kau habis dihajar?
Ada apa dengan matamu?
Kau terkena pukulan yang sangat bagus
Aku serius.
Tapi bukannya kau tak mudah dikalahkan
Hei, bangun.
Dengar, Gyeong-tae.
Ada yang ingin aku katakan tentang...
Apa kau habis dihajar?
Matamu terlihat seperti panda
Kau tak apa?
Gyeong-tae
Aku benar-benar berpikir kau harus menjadi ketua OSIS
Seorang jagoan seharusnya mewakili sekolah, kau tahu?
Dan kau pejantan, tinggi, dan pemimpin yang baik.
Jadi aku berpikir
kau yang paling tepat menjadi ketua OSIS, bukan aku
Untukmu, aku akan mengundurkan diri
Apa kau serius?
Mana berani aku berbohong
Aku bersumpah demi hidupku.
Apa ini?
Oh, begitu.
Kau akan mencalonkan diri sebagai ketua OSIS?
Ya, Pak.
Baiklah.
Baiklah
Ini jauh lebih menarik
Melihat kalian saling bersaing untuk menjadi ketua.
Tapi.
Kenapa kedua kandidat kita melakukan hal ini demi menjadi ketua OSIS
Apa penyebab mata panda itu?
Aku tidak dipukuli.
Aku jatuh dari tangga.
Apa?
Apa ini?
Pengunduran diriku sebagai kandidat.
Aku sudah memikirkannya selama berhari-hari
dan sepertinya aku tidak cocok menjadi kandidat
Tapi pemilihan akan tampak lebih sah
jika kalian bersaing satu sama lain.
Tidak, Pak.
Sudah jelas aku akan kalah darinya.
Kalian bisa menjadi rival yang bersahabat.
Aku lebih suka tidak, Pak.
- Tidak perlu... - Lakukan saja.
- Apa? - Jangan mengundurkan diri.
KANTOR GURU
- Bum-tae. - Ya?
Aku hanya ikutan karena kau memohon padaku.
Ya, tentu saja.
Jangan salah paham.
Tentu saja tidak.
- Sampai jumpa lagi. - Tentu.
Kenapa aku juga harus ikut?
Kita harus bicara, bukan?
- Di sini. - Tak usah, Jangan sia-siakan itu.
Ambil saja.
Tanggal 4 Juli adalah pemilihan umum, kan?
Ya, aku akan melakukan yang terbaik untuk membuat Gyeong-tae jadi ketua OSIS
Aku tidak peduli soal itu.
Sehari sebelum itu kebetulan hari ulang tahun Harimau putih
Ya
Ini ulang tahun pertamanya di Buyeo.
Jadi kita harus memastikan
dia mengadakan pesta besar, bukan?
Apa yang bisa aku lakukan?
Sederhana saja.
Cari saja ini.
Berapa banyak?
Tidak banyak.
Batasnya
100.000 won.
Apa? 100.000 won?
Apa terlalu banyak?
Tidak.
Sepertinya itu terlalu berlebihan.
Tidak, tidak sama sekali.
Makanlah cemilan kalian semua!
- Apa? - Cepat!
Ayo.
- Astaga. - Sial.
Minggir
Bagaimana bisa ranting sepertimu berpura-pura menjadi Harimau Putih?
Angkat kepalamu!
Hei, Byeong-tae.
Kenapa kau menyerah menjadi ketua OSIS demi Gyeong-tae?
Jika dia menjadi ketuanya
dia harus mengikuti kelas.
Dan apa yang terjadi saat seseorang menghadiri kelas?
- Aku tidak tahu. - Apa yang terjadi?
Mereka pasti mulai
bertingkah seperti orang yang rajin
Jadi para bajingan itu tidak akan menindas atau memukuli kita lagi
Dan jika mereka melakukannya
kita hanya perlu mengadu kepada Ketua OSIS
Dia harus mempertahankan kelas
dan mendengarkan kita
Begitu
Dia menjalani seluruh hidupnya untuk mendapatkan pukulan
sehingga dia menjadi ahli dalam menghindarinya.
Lalu mulai besok, mari kita semua bersorak lebih sedikit!
- Yeah! - Yeah!
Lihat dirimu.
Kenapa wajahmu murung?
Setelah banting tulang, aku masih belum mendapatkan 100.000 won.
Berapa banyak lagi yang kau butuhkan?
No comments yet. Be the first to leave one.