De første 200 linjer.
Laki-laki Di Pekerjaan
Aku tak bisa mendukung kegiatan ini lebih lama lagi, Max.
Santai saja, Jack.
Dua hari lagi dan kita pindahkan semua operasi pembuangan ke utara,
di luar yurisdiksimu.
Kau berjanji tong-tong itu tidak akan bocor selama 150 tahun!
Sedikit salah perhitungan.
Ini sederhana.
Aku mempunyai...
...kewajiban memproduksi pengencer cat.
Kau berkewajiban memberikan tempat pembuangan limbah produksiku.
Aku tidak takut lagi kepadamu, Potterdam.
Jika aku harus membongkar operasi ini, akan kulakukan.
Aku akan menyeret kita semua.
Aku pikir kau...
...lebih pintar dari itu, Jack.
Kau tak bisa membayarku dengan cukup, Max.
Kau bisa ucapkan perpisahan kepada pemilihan walikota, Tuan Penasihat.
Ini lebih besar dari sekedar pemilihan, Max.
Bos?
Ada waktu dan tempat untuk segalanya, tuan-tuan.
Kau berkewajiban memberi tempat pembuangan limbah produksiku.
Kena kau.
Selamat pagi. Anda sedang mendengarkan Poorman
dalam siaran ternama dunia KROQ
dan anda masih ada waktu untuk menelepon ke Saluran Terbuka ini
sekarang jam 5 pagi kita bisa berbicara tentang apa pun.
Siaran langsung, tak tersensor, dan tak ada rekaman tunda
karena ini adalah radio waktu utama.
Manajemen siaran jam 2 sampai 6 pagi masih tertidur saat ini.
Aku harus pergi kerja.
Bisa kau tinggalkan papanmu?
Aku mungkin bangun agak telat.
Papan selancarku?
Ya. Kau berjanji kepadaku semalam.
Ya. Kau bisa memakainya.
Tak ada penundaan dalam Saluran Terbuka.
Selamat pagi, kau sedang mengudara.
- Hai, Poorman. - Hai.
Dari mana kau menelepon? South Bay.
Apa yang bisa kulakukan untukmu?
Ya, pacarku baru saja meninggalkanku
dan aku sangat kecewa karena aku sungguh mencintainya.
Kenapa pacarmu meninggalkanmu?
Dia menemukanku dan sahabatnya dalam satu ranjang.
Lalu, apa yang kau harapkan saat dia melihatmu dengan sahabatnya?
Aku tak tahu. Dia seharusnya lebih pengertian, bukan?
Kau memiliki masalah yang harus kau selesaikan sendiri.
- Ya? - Tapi tidak dalam siaranku!
Aku benci politikus.
- Ya? - Apa kita akan bekerja, Tuan Taylor?
Ya, Walter. Aku akan segera keluar sekarang.
Mari lihat apakah pramugari kesukaanku sudah bangun atau belum.
Terlihat bagus.
Aduh, ketahuan.
Hilang sudah pemandangan indah.
Dan itu adalah hubungan yang sempurna.
Tunggu dulu. Halo.
Apa yang sedang kau lihat, kawan?
Selamat pagi.
Waktunya untuk secangkir kopi hangat pagi.
Kopi untuk secangkir. Tiga sendok, tolong.
Pilihan anggur yang bagus.
Chardonnay California yang bagus. Sebotol Dom.
Tidak ada merek pasar di rumahnya.
Hanya yang terbaik.
Sekarang untuk sepotong pepaya.
Jika sedang musimnya.
Mangga. Harusnya aku sudah tahu.
Seandainya aku tahu namamu.
Carl.
- Kupikir kau tak akan muncul. - Hampir.
Frost dan Luzinski?
Ya.
Hei! Aku tak tahu dengan kalian, tapi kita diburu waktu. Ayo jalan!
Gina meninggalkanku semalam.
- Benarkah? - Ya.
Dia mengeluarkan semua barangnya.
Hadapi. Kau sudah lama mencoba keluar dari hubungan itu.
Ya. Aku hanya tidak menyangka terjadi begitu mendadak.
Tunggu balasanku, James!
Kau lihat sarung tanganku, teman?
Di laci mobil, rekanku.
- Hei, Tuan! - Diam, kau tolol.
Ya, aku tahu itu. Aku mengerti.
Ada di depanku sekarang.
Ya, aku masih di sini.
Sekarang tentang pengiriman surat itu.
Pertama, kalian salah warna, tapi tak apa karena aku orang baik.
- Sekarang? - Dan sekarang kau beri tahu aku,
pemilihan sekitar 1 minggu lagi tapi surat akan terlambat dikirim?
Ya, kami sedang menanganinya.
Jika kalian tak bisa mengirimkannya besok, aku akan menarik uangku.
- Kau menarik uangmu? - Ya.
Sampai jumpa.
Bajingan.
Aku harus menyembunyikan ini.
Di sini.
Ada banyak berkas yang harus kau tanda tangani, Jack.
- Tak bisa ditunda? - Tidak.
Dan aku juga punya rekaman ben yang dapat dipakai saat menggalang dana.
Karena waktu yang terbatas kau harus segera memutuskan.
Aku sungguh tak ada waktu untuk itu. Jika kau suka, pakai mereka.
Aku percaya kepadamu, karenanya aku memakaimu sebagai manajer kampanye.
Kau harus percaya kepada pekerjamu.
Apa kau tak apa?
Dengar.
Kau bekerja dengan sangat baik.
Terima kasih, Jack.
- Aku belum tidur semalaman. - Kenapa tidak?
Gina.
Gina. Gina. Gina!
Biarkan dia pergi, kawan.
Biarkan dia pergi.
Sudah. Sudah.
Dia sudah jadi sejarah.
Katanya dia tak bisa terus bersama tukang sampah seumur hidupnya.
Kau tak bilang kepadanya kau tak akan jadi tukang sampah seumur hidupmu?
Kau tak bilang tentang toko seluncur kita?
Sudah kukatakan kepadanya.
Kurasa dia mendapat tekanan dari keluarganya.
- Ayahnya tak pernah suka kepadamu. - Ya. Apa yang dia tahu.
- Hidup itu keras, kawan. - Ya. Itulah yang sebenarnya.
Kuberi tahu kepadamu, Carl.
Ini tahun terakhir kita membuang sampah.
- Kau katakan itu tahun lalu. - Ya, tapi tahun ini sungguh-sungguh.
Kau juga bersungguh-sungguh tahun lalu.
Hei, Carl, apa ini milikmu?
Tidak. Itu bukan warnaku.
Ini sebuah beha, James.
Lihat ini, cabul.
Bukankah ini yang terbaik di South Bay?
Ada apa, Mike? Mereka mengambil mobilmu?
Kau lihat, mereka adalah sampah masyarakat di sini. Terbiasalah.
Jeff adalah anggota baru jadi aku memberinya sebuah tamasya.
Dia juga mitra kerja baruku.
Jadi kalian akan melihat dia lebih sering.
Bagus sekali.
Ya. Kau akan suka ada di sini, Jeff.
Udaranya bersih, wanita-wanitanya cantik, dan jam kerjanya pendek.
Kau tahu, orang-orang di sini di Las Playas adalah pekerja keras.
Dengan masa depan di pikiran mereka.
Tapi ada pengecualian dengan dua badut ini.
Mereka bagian dari "jangan sampai ini terjadi pada kalian".
Peringatan untuk kalian, teman pembawa sampah, dari petugas baik.
Aku terus mengawasi kalian berdua.
Jika kau tak melanggar hukum sekarang, orang bijak berkata,
...hanya masalah waktu sebelum kalian melakukannya.
Dan kau dapat pertaruhkan uang terakhir kalian bahwa...
...bokongku akan ada di sana untuk menggagalkannya.
- Tepuk tangan? - Tepuk tangan.
John, sayang. Maaf semuanya tidak berjalan dengan baik bagi kita.
Kau pria manis, dan aku akan selalu mencintaimu.
Ini semacam omong kosong yang sangat menghancurkanku.
Itu adalah sebuah wabah, kuberi tahu kau.
- Apa itu? - Hanya wanita, hubungan, semuanya.
Aku tak pernah bermasalah dengan itu.
- Hai, James. - Selamat pagi, sayang.
- Karena kau tak punya hati. - Apa?
Kau tak punya hati.
Siapa wanita terakhir yang kau ajak untuk serius?
Betsy Sabetta.
Betsy Sabetta?
Itu saat kelas sembilan dan dia mempunyai kumis.
- Tidak! - Benar!
- Tidak! - Benar! Benar!
Omong-omong, apa yang kau tahu tentangnya?
Aku tahu dia punya kumis.
Sungguh hari yang sangat indah.
Matahari yang hangat, wanita-wanita cantik.
Dan udaranya cocok sekali untuk minum.
Apa kau bisa melihat semua kegiatan yang terjadi di sini, Carl?
Sangat dekat, kawan.
Aku bisa melihatnya.
Tepat di sini, di pantai ini.
Toko Selancar "Carl dan James".
Ini emas. Ini emas, James. Ini tambang emas.
Pikirkan tentang bisnis tempat sampah
seperti stasiun dalam perjalanan menuju surga.
Mungkin sekarang kau pria lajang lagi, kau akan bisa...
...meluangkan sedikit tenaga untuk itu.
Tunggu. Tunggu. Sabar. Tunggu sebentar.
Aku mengeluarkan banyak energi untuk membangun toko ini bersama.
Dan kita akan jauh lebih baik jika aku tidak memiliki dua pekerjaan.
Maafkan aku.
Jangan lupa, aku yang memilih bank yang mau meminjamkan kita uang.
Jangan lupakan, kalau kita tidak mendapatkan pinjaman itu.
Kau tidak mencarinya, James. Kau asal memilihnya dari buku telepon.
Apa yang sebenarnya kau...
Ya, Tuhan!
Apa yang sebenarnya ingin kau katakan, Carl?
Yang ingin aku katakan, James.
Terkadang kau sangat tidak ada harapan.
Sungguh?
Ya.
- Hei, Carl? - Ya?
Apa maksudmu dengan tak ada harapan?
Aku bersungguh-sungguh dengan ucapanku.
Aku sungguh masih belum mengerti.
Ayo kita periksa kata-katanya.
No comments yet. Be the first to leave one.