De første 200 linjer.
Sebuah film buatan Mitsuhiro Mihara
Kisah sebelum masa Covid di sebuah kota pelabuhan kecil dekat Hiroshima
Selamat pagi
Dimohon bantuannya juga hari ini
TOKO TAHU PAK TAKANO
2 keras, 1 goreng, dan 1 susu kedelai totalnya jadi 910 yen
Aku terima 1.000 yen dari ibu...
- Ini kembalinya 90 yen - Terima kasih
Haru, kenapa kamu tidak menjual tahu goreng isi keju lagi?
Oh, itu?
- Ayah tidak suka dengan itu - Kenapa? Padahal enak sekali
Ya, kan? Itu hasil kreasiku
Lalu kenapa tidak dijual lagi?
Karena Ayah tidak suka keju
- Itu penyebabnya? - Itu penyebabnya
Si bodoh itu. Padahal itu pasti akan laku keras
Kalian harus berusaha lebih keras sebelum supermarket mewah itu selesai dibangun
Kalau sudah jadi, nanti kalian susah dapat pembeli
Kami akan berusaha sebaik mungkin seperti biasanya saja
Toko Tahu Pak Takano
Kamu pasti pusing punya ayah yang keras kepala seperti itu, Haru
Terima kasih
Tatsu, sepertinya ada yang membicarakanmu
Paling juga ada yang bergosip
Kamu bilang Kanta asyik main dengan gadis muda?
Aku iri dengannya
Aku sudah tidak punya energi lagi
Lihat obat ini? Dokter menambahkan dosisnya
- Seperti permen murahan waktu kita kecil - Tidak salah
Katanya biaya pengobatan juga akan naik
Serius? Aku tidak bisa bayar kalau naik terlalu banyak
Bagaimana kabar jantungmu, Tatsu?
Terima kasih untuk yang kemarin ini
Sekarang aku baik-baik saja
Sebaiknya kamu lebih berhati-hati
Makelar yang belum lama ini mati... katanya karena sakit jantung
Tapi lucunya itu...
dia mati waktu sedang panas-panasnya main dengan gadis muda
Wah, aku juga mau kalau mati seperti itu
Jangan melantur
Hanya bercanda kok
Tapi sedang ada pertikaian besar mengenai harta warisan di sana
Tidak ada waktu untuk menangisi yang sudah mati ya
Semua anak kami sudah punya pasangan hidup
tapi kalau kamu mati, Haru akan hidup sendirian
- Benar katanya - Kalian membicarakanku?
Jangan terlalu keras kepadaku ya
Haru itu cantik. Semua orang di pertokoan bertanya-tanya apa dia akan menikah lagi
Sampai sekarang pun belum juga
Bukan berarti dia tidak akan menikah lagi
Banyak pria yang mencoba merayunya, tapi gagal
Putra apoteker, terus anaknya kepala stasiun
Lalu polisi yang agak culun itu
Mungkin dia tidak mau menikah lagi?
Atau diam-diam sudah punya pacar?
Tenang saja, dia belum punya pacar
Kamu yakin sekali?
Kemarin ini aku bertanya kepadanya. Dia bilang masih belum sambil tertawa
Kabarnya kamu melarang dia untuk menikah lagi
Dia terlalu berharga sebagai pegawai untuk dilepas sebagai pengantin
Jadi kamu yang menghalanginya untuk menikah
Tunggu dulu, Hajime
Tadi kamu bilang apa?
Aku tidak keberatan kalau besok dia menikah sekalipun
Sungguh?
Kalau begitu, biar aku carikan lelaki yang cocok untuknya
- Aku kenal banyak lelaki - Aku juga
Kalian semua berengsek
Apa?
Aku pulang
Jangan keras kepala begitu
Aku belum selesai memotong rambutmu
Serius?
Dengar, aku akan liburan Tahun Baru dengan pacarku di Hawaii!
Aku tidak peduli kamu mau ke Hawaii atau Kutub Utara!
Dia sedang sensitif
Wah, wah...
Haru...
Apa?
Tidak jadi...
Bukan hal penting
Kenapa? Katakan saja kalau ada yang mau dibicarakan
Aku tahu!
Tentang rencana berjualan di Tokyo, kan?
Kalau Ayah tidak mau, aku tidak akan memaksa
Ini enak
Eh
Itu model rambut baru?
Tidak juga
Aneh kah?
Sedikit
Ada penyempitan pembuluh darah di sini
Bahaya kalau dibiarkan, karena nanti akan menyumbat aliran darahmu sepenuhnya
Jadi akan tersumbat?
Maksudnya apa?
Ini akan membahayakan nyawamu, jadi harus segera dioperasi
Operasi?
Aku akan memasang kateter di lenganmu agar sumbatannya bisa dibuka
Tidak mendesak, tapi sebaiknya dilakukan secepatnya
Dokter...
Apa tidak bisa disembuhkan dengan obat seperti biasanya?
Kalau hanya angina saja masih bisa disembuhkan dengan obat
Namun aku curiga kalau ada aneurisma juga
Ada risiko pembuluh darahmu pecah
Pembuluh darahku pecah?
Kamu menjatuhkan sesuatu
Terima kasih
Semangat ya
Ada masalah?
Tidak ada
Baiklah
- Lelaki yang baik? - Waktu itu kamu bilang kenal beberapa, kan?
- Iya, aku kenal beberapa - Aku mau kamu membuatkan daftarnya
Baiklah
Mau menjodohkan Haru?
Sembarangan. Aku mau melihat mereka dulu
Tolong ya
Kamu sudah gila?
Wah, wah... Kali ini dia serius
Pasti ada sesuatu yang terjadi kepadanya
Ada yang bisa saya bantu?
Apa?
Sayang, ada telepon dari Hajime
Aku sedang sibuk, nanti aku telepon dia
Katanya penting
Menyusahkan saja
Maaf ya
Tsk
Aku sedang sibuk, tidak sepertimu yang santai
Tatsu sudah memberi izin untuk mencarikan jodoh bagi Haru
Kamu... Hah?
Dari Fukuyama sampai Hiroshima dan di antaranya
Bagaimana menurutmu?
Tentang apa?
Pilihan pria yang bagus, kan?
Sama sekali tidak
Apa maksudmu sama sekali tidak bagus?
Ya semuanya tidak bagus
Cari lagi dari awal
Aku pulang dulu
Kamu kira kamu itu siapa, hah?
Pria ini masih lajang, bankir lulusan Universitas Kyoto
Hampir sempurna, kan?
Iya
Walau Tatsu bilang begitu, tetap saja dia tidak akan suka dengan pilihan kita
Mau bagaimana lagi
Kebahagiaan Haru ada di tangan kita
Ayo kita perluas daerah pencariannya
- Pak Takano, terima kasih untuk tahunya - Sama-sama
Jadi saya akan dipindahkan ke divisi lain
Wah, terima kasih untuk kerja kerasmu selama ini
Sebagai penggantiku...
Nama saya Nishida
Dulu saya bekerja di divisi pakaian wanita, jadi aku masih belajar tentang makanan
tapi saya harap bisa melancarkan pergantian ini bagi pemasok kami
Dimohon kerjasamanya
Tentang rencana berjualan di Tokyo... Dia bisa menjadi perantara untukmu
- Arita, aku... - Jadi begini...
Saya punya rencana baru yang ingin ditinjau ulang bersama bapak dalam waktu dekat
Tidak perlu
Aku tidak akan menjual tahuku di Tokyo
Pokoknya tidak akan!
Sampai nanti
Si pendek itu, apanya yang rencana penjualan
Maaf, Anda meninggalkan sesuatu
Ah, maaf ya
Anda kan...
Waktu itu, Anda menjatuhkan sarung tanganmu di rumah sakit
Saya yang mengambilnya
- Oh, yang waktu itu? - Iya
Terima kasih untuk waktu itu
Angina dan penyumbatan pembuluh darah?
- Bagaimana denganmu? - Aku?
Ada masalah dengan katup jantungku
Aku sedang kontrol berkala untuk alat pacu jantungku
Pasti tidak ada alasan bagus untuk ada di rumah sakit
Jadi kamu mau dioperasi?
Sedang aku pertimbangkan, tapi belum yakin
Sepertinya aku takut dioperasi
Lebih baik dilakukan secepatnya
Dokter itu kelihatan dingin, tapi dia dokter yang hebat
Istrimu pasti khawatir
Istriku sudah lama meninggal
Sekarang aku berdua saja dengan putriku
Ah, maaf ya
- Aku menanyakan hal yang sensitif - Tidak juga
Maaf
Fumie, kenapa kamu istirahat lagi?
Ayo segera kerja lagi
Kamu tidak apa-apa?
Bekerja menggunakan fisik seperti ini?
Badan ini harus dipakai kerja sebisanya selagi masih mampu
Apa aku boleh minta nomor ponselmu untuk grup dukungan sesama pasien?
Aku tidak punya ponsel
Kalau tidak mau, tidak apa-apa. Tidak bermaksud apa-apa kok
Bukan begitu, aku tidak paham cara menggunakan ponsel
Kamu tidak punya ponsel pintar?
Tidak punya
Padahal ponsel pintar sangat praktis
Kalau aku...
No comments yet. Be the first to leave one.