De første 200 linjer.
Hari Natal, 1999
Aku tahu kalian mengharapkan Bapa Deacon malam ini,
Akan tetapi, aku yang akan gantikan posisi dia.
Mereka memanggilku Tn. Monday,
Diambil dari nama hari terburuk dalam sepekan.
Tapi tanpa Senin,
Sabtu dan Minggu tak ada artinya.
- Bisa aku mendapat amin? - Amin!
Jadi, mari kita mulai.
Sebelum kita berikan pujian,
Aku ingin bagian sebuah cerita dengan kalian.
Ini cerita favoritku,
Cerita yang tak asing bagi anakku.
Little Red, katakan halo kepada orang-orang menakjubkan ini.
Jika kau bertanya-tanya kenapa dia tidak mirip seperti aku,
Kami tidak berkaitan, tidak secara darah.
Apa yang mengikat kami bersama adalah takdir.
Sampah seorang wanita,
Kebetulan harta bagi pendeta tua itu.
Manusia lahir dengan semua yang dia butuhkan.
Meski begitu, dia memiliki harapan, memiliki hasrat.
Dan salah satu harapan itu datang dalam bentuk api.
Api memberi kita banyak untuk disyukuri.
Contohnya apa, Little Red?
Steik panggang yang lembut.
Apa lagi, Little Red?
Kehangatan di malam yang dingin.
Benar, kehangatan di malam dingin.
Kecuali api itu menyebar, tentunya,
Dan menghancurkan semua yang ada di jalannya.
Dan begitulah neraka...
...berubah dari dimensi berapi-api di bawah kaki kita,
Ke para pendosa di gang-gang gelap,
Dan ular di daerah pinggiran.
Namun sayangnya, orang terus berharap untuk api itu...
...dan harapan itu terus dikabulkan.
Baiklah.
Aku harap kalian mendengarkan dengan sangat baik,
Karena aku akan berikan kau kuis.
Menurutmu siapa yang mewujudkan harapan seseorang untuk api?
Ada yang tahu?
Siapa yang berikan manusia api?
Pasti ada yang tahu jawabannya.
Ini petunjuknya.
Itu ada di ruangan ini.
Aku rasa aku bisa biarkan kalian jadi bagian dari ceritaku,
Tentang siapa yang berikan orang api,
Dari berabad-abad lalu...
...ketika masa dan peradaban masih belum jadi tolok ukur.
Itu adalah aku.
Masa Kini
Ini sudah 315 hari sejak hidupku dirampas dariku.
Aku saat ini jadi sosok yang dijauhkan.
Kusta bagi masyarakat.
Aku dicap sebagai predator.
Tuduhan dari kejahatan terburuk yang pernah ada.
Bahkan lebih buruk daripada membunuh.
Jadi kenapa? Kenapa kau terus mengikutiku,
Yang saat ini terdaftar sebagi residivis seksual,
Pada waktu paling tersepi dalam setahun?
Karena aku tidak bersalah.
Dijebak.
Oleh siapa? Tidak tahu.
Satu-satunya petunjuk yang aku punya...
...yaitu akun bernama Fata Morgana.
Video yang mereka unggah membuat aku disidang.
Fata Morgana.
Itu artinya khayalan belaka, dan seperti khayalan belaka,
Siapapun pemilik akun itu tak bisa ditemukan di mana-mana.
Meski tak ada satupun yang mau percaya ceritaku.
Tidak polisi. Tidak pekerjaanku.
Bahkan tidak istriku.
Istriku ingin percaya dengan upayaku yang sia-sia.
Tapi dia tak bisa.
Baiklah, aku datang.
Ya Tuhan!
Bajingan!
Hei! Kembali ke sini!
Peringatan! Pelaku Pelanggaran Seks Dilarang Melewati Titik Ini.
Aku sebaiknya melupakan ini.
Lagi pula ini Malam Natal.
Tapi dia merusak sepasang sepatu terbaikku.
- Hei, tenanglah! - Bung, kenapa kau melakukan itu?
- Hei, lepaskan aku. - Kau main-main dengan belku!
Kau tinggalkan kantong isi kotoran terbakar di berandaku!
Dasar...
Aku dibayar untuk melakukan itu. Itu bukan aku.
Seseorang bernama Fieta Morgana atau apapun itu...
...membayarku untuk melakukan itu. Itu bukan niatku.
- Apa kau bilang? - Aku bilang Fieta Morgana.
Aku bahkan tidak tahu namanya.
Apa, Fata Morgana?
Persis seperti yang kau katakan!
Itu namanya. Itu nama dia.
Kau tahu siapa yang aku bicarakan.
Aku yakin kau tahu.
Ini sudah 315 hari sejak hidupku berubah selamanya.
Tapi malam ini berbeda,
Karena Fata Morgana akhirnya kembali.
Dan kali ini aku punya bukti.
Sekarang, di mana polisi yang ditugaskan untuk kasusku?
- 6 Jam Sebelumnya. - Tak ada yang lebih rendah,
Dibanding mereka yang memangsa anak-anak kita.
Tapi bukan berarti kau bisa bertindak sesuka hati.
Dia predator, dok.
Residivis seks yang terdaftar.
Aku akan memukul dia lagi di lorong susu jika bisa.
Aku tak bisa memberimu izin hingga aku melihat sedikit penyesalan.
Jadi teruslah mengalihkan,
Dan kita akan melakukan ini hingga tahun baru.
Apa pilihanmu?
Aku mau kau melihat kartu ini lagi.
Lepaskan dirimu tanpa menghakimi.
Dan apapun yang terlintas di pikiranmu,
Tak peduli seberapa aneh atau asingnya pemikiran itu,
Biarkan itu terbebas.
Ada panci berisi emas di sisi lain dari kegelapan pelangi.
Seorang pria.
Aku melihat seorang pria.
Kau melihat seorang pria.
Berapa usia pria ini?
Dia mungkin sekitar 50-an?
Aku tak bisa yakin berapa umur dia sebenarnya.
Menurutmu dia orang sungguhan?
Tidak.
Bukan sungguhan.
Aku terkadang memimpikan ini.
Itu selalu orang yang sama, tapi aku tak pernah bertemu dia.
Itu hampir seperti mimpi orang lain,
Tapi aku disana menyaksikannya. Seolah itu sebuah ingatan?
Apa orang ini memiliki nama?
Senin.
Apa kau bilang?
Aku ada jadwal kosong hari Senin tanggal 3.
Aku rasa kita sebaiknya bertemu lagi.
Kita tak perlu percepat proses ini.
Kepribadian Ganda
Lihat siapa ini.
Jadi, mereka memberimu izin?
Kembali bertugas.
911, apa keadaan daruratmu?
Aku mau kau kirimkan petugas. Ada yang permainkan aku.
Dia bermain dengan belku,
Lalu tinggalkan kantong kotoran terbakar.
Kita temukan 594.
Ini orang terfavoritmu di seluruh dunia.
Haruskah kita kirim anak baru?
- Biar aku saja. - Apa itu ide bagus?
Aku tak mau kacau seperti itu lagi.
Tidak.
Ayo, Seal. Aku yakin mendengar sesuatu.
Itu di luar sini.
Hei, hei, berhenti!
Kejutan.
Aku tahu kau berharap untuk orang lain.
Itu benar. Kenapa kau di sini? Aku punya pintu depan.
Itu pasti terlewatkan.
Seal, masuklah. Berhenti.
Kau tahu, aku kemari untuk meminta maaf.
Aku tak seharusnya mendorongmu.
- Mendorong? - Memukulmu.
Yang kau lakukan lebih dari itu. Kau membuatku tumbang.
Jadi, aku ke sini.
Di mana kantong kotoran yang terbakar ini?
Oke, sebentar. Aku menampilkannya.
Petugas, bisa kau melihat ini?
Fata Morgana adalah nama pengguna yang juga mengunggah video ini.
Dan ini bukan kebetulan.
Ada yang mencoba menakutimu, kawan.
Membuatmu pergi keluar kota.
Ini buktinya.
Kau adalah kanker bagi lingkungan.
Kenapa kau tidak dengarkan aku? Ini bukti yang aku butuhkan.
Fata Morgana.
Jangan buat aku melihat video itu lagi.
Aku masih ingin makan malam nanti.
Aku takkan pernah... Aku berganti pakaian di pantai.
Siapa yang tak berganti pakaian di pantai?
Lalu kenapa anak itu bilang kau tunjukkan kemaluanmu padanya?
Aku tidak tahu.
Karena dia dibayar.
Jadi anak itu pembohong?
Aku tidak bilang dia berbohong. Aku hanya...
Aku rasa dia dipersiapkan oleh Fata Morgana.
- Kau hanya... Kau punya daftar... - Fata Morgana. Jadi... Oke.
Jadi orang asing ini menyusun rencana besar...
...untuk menjebakmu sebagai paedofil.
Menunggu di parkiran pantai seharian,
Lalu apa, menyewa anak kecil...
...untuk bilang kau tunjukkan kemaluanmu kepadanya?
Aku mau kau untuk percaya aku.
Kau tahu, aku berusaha keras,
Untuk berdiri di sini dan mendengarkanmu.
Tapi aku merasa kotor.
Tunggu, kau tak boleh pergi.
- Apa? - Aku bilang kau tak boleh pergi.
Aku tak boleh pergi?
Aku bisa lakukan apapun yang aku mau.
- Aku tidak melakukan apa-apa. - Apa, kau akan pukul aku?
Kau akan memukulku? Pukul aku. Pukul aku!
No comments yet. Be the first to leave one.