De første 200 linjer.
PALESTINA 36
TAHUN KELAHIRANMU
Ketegangan di Nablus! Berita!
Hei, kamu!
Tunjukkan identitasmu.
Ya, tentu.
Inggris menekan protes.
Tuan Amir?
Tuan Amir?
Tuan?
Tuan Amir?
Maaf. Aku kira...
Senang bertemu! Masuk.
Jangan sungkan! Masuk!
Bagaimana kabarnya?
Aku menulis tentang desa.
Bagaimana perasaan warga?
Khuloud, biarkan dia.
- Apa? - Apa pakaian itu?
Khuloud
- Mau tetangga bergunjing? - Biarkan.
- Lebih dari biasa? - Itu milikku.
Memakainya membuatku terinspirasi.
Ya, menginspirasimu...
Aku tahu, Ahmad sayang.
Jangan menyebalkan!
Bisakah aku inspirasikan Ahmad Canaani?
Sekarang kau ingat Ahmad?
MARET 1936
Hadirin sekalian,
hari ini sejarah ditulis.
Penyiaran radio pertama di Palestina,
dan kedua di dunia Arab, setelah Kairo,
dimulai hari ini di Ramallah.
Dengan hormat saya undang
Yang Mulia Komisioner Arthur Walker,
untuk meresmikan Radio Palestina.
Selamat pagi.
Terima kasih hadir.
Bagi yang masih terjaga,
Radio Palestina
tidak membahas politik.
Tujuannya menyebarkan ilmu dan budaya.
Ada ribuan petani di negeri ini.
Para petani...
Semoga kita menemukan
cara membantu petani dan menjelaskan manfaat
berbagai bentuk kerja sama.
Radio ini berusaha mendorong
hidup musik di Palestina,
agar kita melihat
musik timur dan barat
tumbuh kuat berdampingan.
Masing-masing setia pada tradisi.
Terima kasih.
Inilah bagian mendidik dan meninggikan kita.
Saat yang kita tunggu.
Inilah....
Suara Yerusalem.
Suara Yerusalem.
Radio Yerusalem mengudara.
Di seberang Laut Tengah,
jutaan Yahudi di dunia
menerima janji Lord Balfour tentang tanah Palestina.
Saat Jerman dan bangsa lain meningkatkan pengusiran,
menganggap mereka terbuang,
Yahudi makin berharap pada tanah yang dijanjikan.
Jika kita potong pipa ini,
kita bisa melihat Haifa dan Irak bersamaan, bukan?
Benar?
Mungkin.
Hati-hati.
Mengapa ada pagar di sekitar koloni?
Mengapa mereka tinggal di sini?
Negara mereka menolak.
Mengapa?
Aku tidak tahu.
Mengapa mereka tak pakai celana?
Mari pulang.
DESA AL BASMA
Yusuf!
Apa yang kamu lihat di kota?
Aku lihat lampu jalan...
gedung besar...
Aku lihat banyak orang. Ratusan.
Bagaimana mobil Tuan?
Kapan kamu ajari aku menyetir?
Saat ibumu izinkan kamu ke kota.
Aku akan pergi dan tak kembali.
Apakah kamu bawa...
Janji tetap janji.
Afra!
Kemari.
Aku membutuhkanmu di sini.
Bukan bolak-balik kota.
- Aku tahu di mana bisa berguna. - Aku juga.
Di sisiku.
Ketegangan makin besar antara kita dan koloni.
Tanah desa Sakhina disita.
Tapi kamu memilih hiruk pikuk kota.
Rajanya sama semua?
Dia mencintai wanita yang tak disetujui.
Mengapa?
Dia lebih tua darinya.
- Lalu? - Dan dia cerai.
Oh.
Ini, Ayah.
Anakku.
Cukup hari ini.
Kemari.
Berikan anggurnya, anakku.
Kepangnya seperti bulu domba.
Afra, kemari sayang.
Selamat malam.
Hentikan.
Mengapa sering ke Yerusalem?
Aku bekerja.
Kamu jarang cerita.
Mungkin ada alasan cinta.
Apa wanita kota mau dengan petani?
Mungkin dia membacakan puisi?
Mataku basah oleh air mata
Untuk wanita kota
Kuharap dia melihatku
Mengingatku setelah bertahun
Tak heran kerja tak maju saat pria sendiri.
Semoga Tuhan ampuni dia!
PELABUHAN JAFA
PEMBERONTAKAN DIMULAI DARI NAFAS
Jam kerja selesai.
Siapa mau lembur?
Dia tanya siapa mau lembur?
- Aku mau. - Aku.
Yahudi lebih efisien,
tapi kalian tak pernah mengecewakan.
Angkat barel!
Siapa yang bertanggung jawab atas muatan?
Periksa dokumen!
Untuk J. Kaplan...
di Tel Aviv.
Inggris takkan bertindak.
Kaplan takkan disalahkan.
33 barel senjata.
Mengapa mereka bersenjata?
4 pabrik memecat semua pekerja Palestina bulan ini.
Kawan, kalian menyerahkan tanah dan pekerjaan.
Kalian diganti pekerja Yahudi.
Kita harus melawan atau diam menonton.
Pilihan di tangan kalian.
Ayo, Khalid.
Puas?
Syukur kepada Tuhan.
Kita butuh lebih banyak orang.
Aku bekerja demi menafkahi keluarga.
Jika tidak bisa?
Tuhan akan memberi jalan.
Kamu layak menjadi pejuang.
Aku tidak ingin bertempur.
Tiada seorang pun yang ingin.
Berikutnya.
Berikutnya.
Aku kerja lembur hari ini.
Tanpa upah tambahan. Jalan!
Namun mereka yang meminta kita kerja lembur.
Berikutnya.
- Pergilah. - Aku ingin bicara.
Aku ingin bicara dengannya.
- Pergi! - Lepaskan aku!
Khalid!
Pemerintah melarang aksi kita.
Namun buruh Yahudi dizinkan.
Upah mereka lebih tinggi
dan jam kerjanya normal.
Ada hari libur pula!
Serikat mereka kuat.
Separuh dari kita dipecat.
Bagaimana menghidupi keluarga?
Kita harus mogok kerja!
Pilihan ada di tangan kalian.
Biarkan mereka yang memilih.
Sesuap nasi...
atau peluru.
Mogok!
APRIL 1936
IKUTI MOGOK NASIONAL
Boleh aku baca juga?
- Silakan, Tuan. - Terima kasih.
Bagaimana penampilanku?
Tampak gagah?
Seperti orang penting?
Sangat pas, Tuan.
Ada pakaianmu yang lebih bagus?
Asosiasi Muslim butuh anggota.
Belilah jas yang bagus.
- Jangan, Tuan! - Yusuf!
Belilah jas yang bagus.
Mogok nasional, semuanya!
Saudara sekalian,
kami berterima kasih atas kemurahan hati Anda.
- Ini. - Hidup perlawanan!
No comments yet. Be the first to leave one.