De første 160 linjer.
Gatal, sosu.
Sosu.
Gatal, sosu.
Hei, Faputa, lukamu benar-benar akan sembuh?
Hadi , kau tidak usah khawatir.
Aku ini abadi, sosu.
Secuil saja tidak apa-apa, sosu.
Segini tidak bisa dibilang secuil juga.
Reg, kau khawatir padaku, sosu ?
Itu sudah sewajarnya.
Reg! Elus aku, sosu !
Seperti yang waktu itu di tandukku!
Di sini?
Kena lukanya tidak?
Lebih kuat sedikit, sosu.
Hei, Faputa, kenapa kau melakukannya sampai sejauh ini?
Hei, Faputa.
Ada apa?
Bau darahku menarik para monster.
Maen.
Kita serahkah saja mereka pada Gaburoon, sosu.
Baik.
Aku suka dielus, sosu ,
tapi kesegaran itu penting, sosu.
Reg sudah kembali!
Reg!
Syukurlah kau baik-baik saja.
Jadi…
Jadi, itu apa?
Aku ingin menjelaskan,
tapi darah ini menarik para monster.
Lebih baik masuk dulu.
Apa?
Faputa?
Riko?
Ya.
Ayo, Meinya.
Begitu rupanya.
Dia menjadi wujud yang lebih baik.
KARYA ORISINAL AKIHITO TSUKUSHI
MADE IN ABYSS THE GOLDEN CITY OF THE SCORCHING SUN
Apa itu punya Putri?
Aku dengar dia abadi.
Apa itu tidak apa-apa?
Itu suara pengimbangan!
Memang mirip, tapi berbeda.
Seluruh Ilblu bergema.
Aku baru pertama dengar.
Reg, itu pasti karena bagian dari Faputa masuk ke sini.
Hei, lalu ini harus diapakan?
Langsung bawa ke tempat Nanachi berada?
Tunggu.
Jangan asal dibawa begitu saja.
Orang yang membeli temanmu…
Kalau kau memperlihatkan itu padanya…
Mungkin dia akan menjadi gila.
Lalu aku tidak tahu bagaimana nasib temanmu nantinya.
Jadi, bagaimana caramu mendapatkan itu?
Dia memberikan ini padaku begitu saja asalkan aku memenuhi suatu janji.
Janji apa?
Kau ingin menghancurkan desa itu bersamaku?
Aku maunya begitu, tapi sepertinya mustahil, sosu.
Kau terlalu baik hati, mana sanggup, sosu.
Sosu…
Makanya bantu aku untuk masuk ke desa.
Aku ingin masuk ke tempat ibuku berada, sosu.
Reg, yang bisa keluar dari tanganmu itu, sosu.
Kau bilang itu punya kemampuan "melenyapkan", sosu.
Tapi kau tidak bisa menggunakannya karena sedang mencari haku.
Katanya kau akan membawaku kalau bertemu denganku lagi.
Ke tempat mereka berada.
Ke tempat ibuku berada juga.
Hei…
- Bawa aku, sosu. - Kau kenapa menggigitku?
Reg, tolong tulis ulang aturannya supaya aku bisa masuk ke desa.
Kau bilang mungkin bisa…
Insinerator!
Nanachi bilang kekuatan itu mampu mengubah aturan di Abyss.
Insinerator…
Sesuatu yang keluar dari tangan Reg, bisa melenyapkan segalanya.
Kata Faputa, aku yang dulu bisa membuat lubang di dinding dengan ini.
Mengejutkan.
Ternyata kau pangerannya, ya?
Kau benar-benar bisa membawa bagian dari sang Putri.
Nilai yang harusnya tidak ada di sini akan membuat seluruh desa kacau.
Itu cocok sekali denganmu, Vueko.
Tapi yang kau kenakan di kepala itu celana dalam.
Punya warga desa yang kakinya banyak.
Kata penjaga toko ini bisa dikenakan sebagai kerudung.
Akhirnya kau bisa keluar. Aku senang.
Apa kau sudah menceritakan tentang Putri pada mereka?
Sudah.
Aku bercerita dari sudut pandangku.
Begitu, ya.
Riko.
Apa sekarang kau jadi membenciku?
Untuk saat ini aku belum mengerti soal dirimu,
tapi aku mencintai desa ini.
Aku merasa banyak orang yang mirip denganku,
lebih daripada saat aku di Orth.
Mirip bagian mananya?
Itu…
Wazukyan, kau tetap datang ke sini meski tahu tidak ada jalan pulang?
Benar juga.
Itu perjalanan yang telah kami lakukan.
Begitu, ya! Ternyata itu maksudmu!
Aku dengar ini dari Penguasa Fajar.
Kau tahu dia, 'kan?
Di antara para Penjelajah yang memenuhi panggilan lubang raksasa ini,
hanya ada segelintir manusia yang menjelajah
sampai ke titik tidak ada jalan pulang.
Berarti kau salah satunya.
Selagi mencari emasmu sendiri,
kau menemukan sesuatu yang lebih bernilai dalam kegelapan.
Orang yang tidak punya tempat untuk pulang,
dan orang yang hanya bisa maju.
Tempat ini adalah tujuan akhir mereka yang kehilangan tujuan.
Tentu saja di sini tidak ada orang yang akan mengolok-olok keputusanmu.
Benar juga.
Aku menemukan nilai yang sangat besar di tujuan akhir ini.
Hari-hari menantang Abyss adalah keinginanku yang tidak terpenuhi.
Setiap hari aku selalu memimpikannya.
Hadi…
Ada apa, Riko?
Aku penasaran.
Itu…
Wazukyan, tadi aku bilang belum mengerti soal dirimu,
tapi ada satu hal yang aku mengerti.
Meski harus menginjak-injak dan mengorbankan semuanya,
ada harapan yang ingin kau kabulkan.
Yaitu desa ini.
Menciptakan tempat tinggal bagi orang-orang yang kehilangan.
Tapi kurasa bukan itu.
Kalau Kota Emas yang kau cari ada di Abyss,
lapisan keenam itu masih pintu masuk.
Tidak mungkin bagimu yang mengejar sesuatu yang tidak biasa,
memilih untuk berakhir di pintu masuk.
Kenapa kau pura-pura menyerah terhadap petualanganmu?
Aku terkejut!
Sudah 150 tahun sejak desa ini tercipta, tapi hanya kau yang menyadari itu.
Aku pun jadi salah satu yang tidak bisa keluar dari desa ini.
Aku hanya bisa hidup di dalam desa ini.
Benar-benar tidak semudah itu.
Kau kenapa, Riko?
Faputa adalah Buaian Hasrat.
Kekuatan dari ketiga harapan.
Orang yang bisa menggunakan Buaian adalah…
Wazukyan, jangan-jangan
kau ingin aku menggunakan kekuatan Buaian Hasrat
untuk membuat orang-orang di sini bisa pergi bertualang lagi?
Bagaimana kau bisa sampai pada kesimpulan itu?
Ini pernah terjadi sebelumnya.
Dan kau itu tipe orang yang akan melakukan apa yang harus dilakukan.
Kau hebat sekali!
Bos, kau tidak menyangkalnya?
Menantang Abyss sekali lagi…
Aku sangat sering melihat mimpi itu.
Itu bukan hal yang harus dibebankan pada satu orang, 'kan?
Moogie, bukan begitu.
Bukan aku yang memutuskan, tapi anak-anak ini.
No comments yet. Be the first to leave one.