Dickinson

Dickinson

Download Indonesian undertekster

Sæson 1

Udgivelsesinfo

Dickinson S01E08 720p ATVP WEBRip x264-GalaxyTV
En kommentar af PemudaRemajaIII
| Beri Rate Jika Suka Dengan Subs Ini |

Tags

webrip
web
x264
720p
720
BRip
Udgivet den: 2019-12-11
Downloads: 42
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

- Wah. - Kereta kudanya datang.

Aku tak percaya kau berangkat di Malam Natal.

Ya, aku dibutuhkan di Washington, dan harus melawan badai salju.

Tetapi kami juga butuh kau.

Bagaimana kami bisa adakan makan malam Natal tahunan tanpamu?

Itu berarti lebih banyak puding plum untukmu.

Baiklah. Sampai jumpa.

Austin, jaga para wanita untukku.

Tentu.

Dan, Ayah, apa aku punya izin

untuk menyetujui rancangan arsitek untuk rumah baru?

Ada tambahkan atap pelana.

Tentu. Apa pun yang menurutmu pantas.

Kau sekarang kepala keluarganya, bukan?

Ya.

Kurasa aku jadi kepala yang ini saat kau pergi.

Ya, sekarang...

Ny. Dickinson, apa kau masih menangis?

Edward, air mataku tak tersisa lagi.

Aku hanya pergi beberapa bulan.

Aku akan selalu mengirimimu surat. Kau juga harus begitu.

Aku tak suka menulis.

Ada satu lagi yang belum ucapkan perpisahan.

Emily.

Emily!

Aku berangkat.

Apa kau tidak sedih aku pergi?

Tidak.

Aku sedih karena tak ada bunga di musim dingin.

Saat aku kembali, semua akan hijau dan bermekaran.

Dan kau akan senang.

Mungkin aku tak akan di sini saat kau kembali.

Kau mau ke mana?

Dah.

Dah, Ayah.

Dah, Ayah.

Aku sudah merindukanmu.

Kita sebaiknya mulai memasak. Benar, Ny. Dickinson?

Tamu akan datang pukul empat.

- Aku akan tidur. - Tidur?

Tetapi, Ibu, ini tengah hari.

Dan kita akan kedatangan banyak tamu.

Bilang kepada mereka tak usah datang.

Dia menghindari pekerjaan rumah tangga.

Ini tak biasa.

Astaga, ini sungguh memalukan.

Jane dan keluarga Humphrey akan datang

dan kedua orang tua kita tak hadir.

Kita harus batalkan. Tetapi bagaimana? Apa alasannya?

Kita bisa bilang aku memakan kayu beracun.

Lagi.

Halo, Semua. Ternyata ini sudah siang. Aku akan pergi sekarang.

Kau tak perlu pergi.

Maksudku, apa rencana Natalmu?

Mari lihat. Aku mungkin membuat tali,

atau mungkin mengalengkan kacang Januari-ku.

Itu bukan rencana.

Tinggallah untuk makan malam.

Emily.

Kini kau menambahkan undangan.

Maggie pulang bersama keluarganya, dan ibu belum mulai memanggang angsa.

Akan kupanggang angsanya.

- Kau? - Tentu. Kenapa tidak?

- Tetapi... - Akan kuurus jamuannya.

Tetapi kau benci memasak.

- Itu... - Kau menolak mengerjakan tugas.

Kau pernah bilang alergi dengan kain apron.

Sebenarnya, bukannya aku benci memasak.

Hanya biasanya tak kuprioritaskan.

Bila aku menghabiskan waktu di dapur, aku sungguh menikmatinya.

Jadi, Ben...

apa kau mau tinggal?

- Jika... - Bagus! Makan malam dilanjutkan.

Ini akan menjadi Natal yang istimewa.

Ada semacam Kilau cahaya tertentu

"Jika suamimu membawa tamu saat kau tak siap,

puding renet bisa dibuat... dalam waktu lima menit,

asal kau punya renet sapi muda yang sudah siap, direndam."

Apa itu renet sapi muda?

Enzim yang diambil dari perut bayi sapi setelah disembelih.

Bagus. Sekalian saja buat puding Indian.

Apa bisa kubantu?

Tentu tidak, Lelaki aneh. Memasak adalah pekerjaan wanita.

Tetapi aku suka memasak.

Kemarikan.

Biar aku saja.

Kau lihat? Pria harus habiskan lebih banyak waktu di dapur.

- Baik. Kau sudah buktikan. - Tetapi tak...

Kini, duduk di perapian dan istirahatkan kakimu.

Kutunjukkan bahwa aku bisa menjadi wanita baik.

- Baik. Dasar aneh. - Hei.

Astaga.

Baiklah.

- Kau sedang apa? - Apa?

Kenapa kau bertingkah begini?

- Seperti apa? - Seperti si ibu rumah tangga hemat.

Mungkin aku bisa jadi ibu rumah tangga jika mau.

Kau?

Aku harus lakukan sesuatu, Sue.

Aku tak bisa tinggal di rumah ayahku lagi.

Kau tak bisa menikahi Ben.

Kenapa tidak?

Emily, dia sudah menikah.

Benar. Tentu saja.

Tetapi di mana istrinya?

Dia harusnya rayakan Natal bersama istri, bukan?

- Entahlah. Mungkin dia sudah mati. - Emily!

Bisakah kita kembali bekerja?

Kita harus memarut biji pala yang banyak.

Aku bisa mati jika kita tak tahu siapa ibu dari Esther.

Jelas itu Lady Dedlock.

Austin, jangan ceritakan.

Apa yang kau baca?

- Bleak House. Bagus sekali. - Keren.

Aku juga membaca itu. Kau sudah sampai bab mana?

Dua puluh lima. Menurutmu ada berapa bab lagi?

Entahlah. Dia dibayar per kata, jadi...

Aku tak ingin ini berakhir.

Astaga, Ben. Apa menurutmu Esther akan menikahi Tn. Jarndyce?

Menjijikkan. Dia walinya.

Lalu kenapa? Orang sering menikahi walinya.

Astaga.

Aku mirip Esther.

Aku mirip Esther, ini gila.

- Pekan lalu kau bilang mirip Ada. - Aku tahu.

- Aku setengah Ada, setengah Esther. - Kurasa lebih mirip Ny. Jellybee.

Austin!

Halo.

Selamat Natal, Evelina.

Namaku Emily.

- Sungguh? - Ya. Masuklah. Apa kabar, Tn. Conkey?

- Baik sekali. - Bagus.

Ini Natal pertamaku sejak istriku wafat.

Kedua putriku sudah menikah, jadi...

Aku sendirian.

Kami senang menjumpaimu lagi.

Duduklah di ruang santai. Silakan nikmati anggur rempahnya.

Keluarga Humphrey tiba!

Kenapa kau bersikap baik?

Jane, ini Natal.

Senang menjumpaimu, Tn. dan Ny. Humphrey.

- Selamat Natal. - Dan...

Ini teman kami dari Concord. Louisa Alcott.

- Louisa May Alcott. - Baiklah.

- Senang berjumpa. - Louisa penulis terpublikasi.

Sungguh? Kau sudah terpublikasi?

Ya. Buku pertamaku baru rilis.

Judulnya Flower Fables.

Terjual cukup laku.

- Aku dapat 35 dolar. - Wow.

Louisa kau tak perlu beri tahu orang penghasilanmu.

Kenapa? Kulakukan demi uang.

Baiklah. Mari makan kudapan.

Aku suka kudapan.

Dan di mana ibumu?

Dia di atas.

Panggillah dia, Sayang.

Ibu. Semua sudah hadir. Apa kau mau turun sekarang?

Aku tak mau merayakan Natal tanpa ayahmu.

Kita tak butuh dia, Ibu.

- Kau akan lihat. Kita baik-baik... - Katakan kepada kepedihanku.

Matikan lilinnya saat keluar.

Emily, Sayang! Selamat Natal.

Selamat Natal, Bibi Lavinia. Kau tampak sehat.

Benar. Aku bangga dinamai sama denganmu Bibi Lavinia. Kau tampak luar biasa.

Aku baru saja kembali dari perjalanan menakjubkan ke Spanyol.

Pria Spanyol amat jantan.

Itu karena ham yang mereka makan.

Aku juga sering makan ham.

Halo.

- Joseph, kau datang! - Apa kabar?

Di mana keluargamu yang lain?

Di rumah, saling melempari piring seperti biasa saat Natal.

Ibunya Esther

Jika tidak bagaimana bisa jelaskan

koneksi yang mereka rasakan saat pertama bertemu?

- Dan bagaimana dokumennya? - Kalian membaca Bleak House?

- Kami menekuninya. - Aku juga.

Aku sudah pada saat Caddy dan Prince Turveydrop

- akan menikah di gereja... - Jangan ceritakan!

Lihat? Ini yang harus kutulis.

Sesuatu yang membuat orang ketagihan.

Maksudku, itu caramu menghasilkan uang.

- Louisa. - Baik, Jane. Sungguh, kenapa?

Keluargaku bangkrut.

Uang ayahku habis untuk komunitas itu,

dan aku harus mencari uang, dan aku tak mau jadi pengasuh.

Tidak, itu bukan pilihan bagus.

Paham.

Jane bilang kau juga penulis.

Ya, maksudku, semacam itu.

Aku tidak terpublikasi.

Baiklah. Aku bisa bantu itu.

Apa kau sudah coba gunakan nama pria?

Ya, sekali.

Tak berhasil.

Kita harus bicara.

Apa kau mau lari sebelum makan?

- Lari? - Ya, aku suka lari.

Itu adalah fakta dari diriku.

More Indonesian subtitles for Dickinson

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left