De første 200 linjer.
Jangan pergi.
Tadi katamu mau bicara sesuatu.
Itu…
Aku sudah lupa.
Katanya kau akan dinas? Ke mana?
Ke Busan.
- Apa harus pergi? - Tentu saja.
Benar.
- Tiga hari dua malam? - Ya.
Rupanya begitu.
Sekarang masuk…
Sekarang… Sekarang juga? Ke mana?
Untuk tidur.
Langsung?
Sepertinya terlalu tergesa-gesa.
EPISODE 10
Kau sedang belajar bahasa Korea? Mau aku ajari?
Kau tak bisa pergi?
- "Kau tak bisa pergi?" - Kau menulis serapah? Baiklah.
Aku mau makan jjajangmyeon.
- Jjajangmyeon? - Biar aku lihat!
- Kembalikan! - "Suatu hari, pria itu mulai…
- Berikan! - …masuk ke dalam hatiku."
Pulanglah kalian berdua.
Ada apa denganmu?
Kenapa dimatikan sekarang?
Berikan padaku.
Apa seorang putri raja boleh mencium orang sembarangan?
Adegannya sudah lewat!
Apa salah kami kau tak jadi ciuman bubur?
Kenapa halangi kami menonton?
- Diam. - Aku tak bermaksud.
Kau saja yang diam.
Bibirku bergerak sendiri.
- Sayang sekali. - Sial.
Kau pikir bibirmu bisa bergerak semaunya?
Apa bisa begitu?
Bisa beraksi dan bergerak sendiri?
Sepertinya begitu.
Apa maksudmu?
Hei. Kau yang menciumku dahulu.
Lihat bibirku sekarang.
Aku memang salah karena terlalu cantik.
Lupakan itu.
"Lupakan"?
Bagaimana bisa?
Itu baru terjadi semenit lalu.
Aku tak peduli. Kau harus tanggung jawab.
Sepertinya sulit.
Sulit? Tunggu.
Kita sudah berciuman. Kenapa sulit?
Di zaman ini, setelah ciuman tak disengaja,
ada perkataan yang harus dikatakan.
Kau yang harus mengatakannya.
Dengarkan.
"Haruskah aku minta maaf,
atau nyatakan cinta?"
Begitu.
Aku jadi lapar karena mendengar itu.
Masakkan mi instan untukku.
Mi instan? Mi…
Apa kau tahu di Busan ada Jembatan Youngdo?
Kira-kira kenapa namaku Young-do?
Kau tak mungkin ingin melawak dengan itu, 'kan?
Karena aku dipungut di bawah Jembatan Youngdo.
Astaga.
Hotelnya bagus?
- Selamat pagi. - Pagi.
Aku paham alasan para ibu berkata masakan orang lain lebih enak.
Astaga.
Aku senang datang ke hotel sebagai tamu.
Kau sangat suka hotel.
Orang lain bisa salah paham jika mendengar itu.
Sepertinya hanya kau yang berpikir aneh.
Karena itulah kau disebut Da-jeong genit.
Nona Kang!
Ya.
Awalnya, aku tak mau mengatakan ini.
Kemarin, aku melihatmu berdiri di depan pintu.
PERSAMAAN DAN PERBEDAAN PSIKOPAT DAN SOSIOPAT
PAPAN KETIK TERHUBUNG KE PONSEL
Aku salah dengar.
Aku pikir kau mengajakku masuk.
Karena itulah
- kau disebut Young-do genit. - Aku tak menduganya.
Kau dengan si jangkung itu?
Maksudku, setampan apa pun dia,
dia pernah mencekik lehermu.
Apa kau mendengarku?
Tidak. Tidak sama sekali.
Halo? Apa ada orang di sana?
ALASAN HARUS BERKATA TIDAK
"Aku kemari setelah menonton Train to Busan .
Kenapa di sini tak ada zombi?
Hotel ini tak bagus."
Ada saja tamu seperti ini. Tak menyangka, 'kan?
Bekerjalah di hotel di Busan.
Jika begitu,
- haruskan siapkan zombi karena tamu? - Hari Jumat tiba pukul berapa?
- Kereta tiba pukul 16.30. - Kita bisa saja tiba-tiba…
- Ganti. - …menggigit para tamu.
Ada yang minta zombi,
kamar yang lebih bagus…
Bagaimana cuaca Busan? Ganti.
Bahkan ada yang minta pelayan wanita. Banyak permintaan aneh.
- Aku hanya di dalam hotel. Ganti. - Kapan kita harus menolak?
Setelah baca aturan hotel?
- Astaga. Ganti. - Tentu tidak.
Tanyalah kepada diri kalian sendiri.
Apakah kalian sedang menyiksa diri kalian sendiri?
Pertama, mulai selidiki tempat penampungan di dekat Stasiun Yongsan
hingga ke restoran sekitar.
Seperti yang kita tahu,
dia berkeliaran dengan banyak wajah.
Jangan hanya berfokus kepada tunawisma. Perhatikan wajah dan pakaiannya.
Baik.
Kami dari Kepolisian Pungji.
Aku yakin dia berhubungan dengan Choi Jeong-min.
Kasus ini sendiri memang penting, tetapi juga kesempatan terakhir
mengulik kasus Choi Jeong-min, jadi, cari yang benar.
KLINIK HEWAN HA-NEUL DIREKTUR SEO HA-NEUL
Benar. Kita tak bisa paham perasaan hewan.
Namun, jika memang operasi pengebirian bisa memengaruhi kesehatan anjing,
atau memperpendek umurnya,
aku juga tak akan memaksamu.
Banyak hasil penelitian menyatakan
hewan hidup lebih lama usai dikebiri.
Ya, 'kan?
Apa kau juga dokter anjing?
Bukan. Aku dokter manusia.
- Aku bekerja di lantai tiga. - Boleh aku bertanya?
Ya.
Apa itu perjaka?
Itu pasti anjingmu, ya?
Bagaimana kau tahu kata itu?
Dari sini.
"Tes psikologi. Apakah kau perjaka dalam berpacaran?"
Begitu.
Aku dokter yang mendengar curahan hati orang lain.
Aku tahu banyak hal seperti ini.
Validitas dan kredibilitas untuk hal itu belum terbukti.
Jadi, jangan terlalu percaya itu.
Lantas, apa semuanya bohong?
Dibandingkan bohong…
lebih pas disebut Efek Barnum.
Mereka menyiapkan jawaban untuk hal-hal yang sangat umum
agar orang yang membaca bisa salah paham
mengira itu benar cerita dirinya.
Lihatlah.
Lihat pertanyaan yang ini.
Nomor satu.
"Aku bisa paham orang yang berpisah karena cinta."
Ini tentu bisa dipahami.
Nomor dua. "Aku percaya ada orang
yang lebih baik untuknya dibandingkan aku."
Tentu saja.
"Jika aku bisa menjadi penghalangnya,
aku harus segera pergi."
Ini juga sangat bisa dipahami.
"Saat aku mencintai seseorang, orang sekitarku pasti sudah tahu."
Yang ini…
sepertinya tak terlalu setuju.
Kau yakin?
"Selamat.
Kau adalah perjaka dalam berpacaran.
IQ berpacaranmu hanya 57,
mirip dengan IQ anjing dan babi."
Seperti yang kukatakan, hasil tes ini belum terbukti.
"Jika ada orang bodoh yang hanya mengajak wanita yang disukainya berteman,
itu adalah dirimu.
Percaya atau tidak,
kau adalah orang yang bisa menikah demi orang lain."
Astaga.
KANTOR DOKTER
Pinjami aku sebentar.
CINTA UNTUK AHN GA-YEONG
AHN GA-YEONG SELAMANYA
- Selamat makan! - Selamat makan.
- Terima kasih. - Selamat makan!
- Makan yang banyak. - Kelihatannya enak.
- Terima kasih! - Selamat makan.
Ya. Terima kasih.
Enak sekali.
Ya ampun. Sangat enak.
Namun, apa aku punya klub penggemar di Afrika?
Aku juga baru tahu.
Aku memang terkenal.
Bisa-bisa aku adakan temu penggemar di bulan.
Sebentar.
- Ya. - Tentu.
Halo. Ini aku.
Halo, Tuan Putri.
Aku ketua klub penggemar di Afrika, pangeran dari Botswana.
Apa? Itu kau?
Hanya pangeran yang pantas mengirim hadiah untuk seorang putri.
Pantas pizanya enak sekali.
Kau sudah sampai di bandara?
Masih di jalan karena macet.
Namun, kenapa pangeran dari Botswana?
Salah satu pangeran di sana mencintai dengan sangat keren.
No comments yet. Be the first to leave one.