Udgivelsesinfo

Sousou no Frieren - 23 [1080p AV1 10Bit]
En kommentar af sph21
Resync subtitle milik tedi

Tags

other
Udgivet den: 2024-02-24
Downloads: 129
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 135 linjer.

KONTINEN UTARA, RERUNTUHAN MAKAM RAJA

Sebanyak 18 peserta telah lolos tahap pertama ujian.

Pertama-tama, selamat kepada kalian yang lolos.

Aku mendengar bahwa

banyak rumor beredar

tentang ujian yang kutangani, berdasarkan hasil sebelumnya.

Beberapa dari kalian pasti sudah mendengar rumor tersebut.

Tapi tak perlu khawatir.

Ujian ini sebenarnya cukup sederhana.

Yang bercita-cita menjadi Mage kelas satu

pasti bisa melewatinya dengan mudah.

Nah,

inilah rincian tahap kedua ujian.

CERITA ORISINAL OLEH KANEHITO YAMADA / TSUKASA ABE

Tahap kedua adalah penyerbuan di dalam labirin.

Kalian akan diminta untuk menyerbu Reruntuhan Makam Raja.

Satu-satunya syarat untuk lulus

adalah mencapai ruangan terdalam Reruntuhan Makam Raja.

Aku pencinta perdamaian.

Jadi, aku tak suka pertarungan.

Oleh karena itu, semua yang berhasil mencapai tujuan akan lulus ujian.

Sebentar.

Banyak petualang yang datang kemari tak keluar hidup-hidup.

Labirin itu belum terjamah.

Kau mau tak ada yang lulus lagi?

Kau ini bicara apa?

Kalian ingin menjadi Mage paling mumpuni, bukan?

Mage kelas satu harus bisa bertahan dalam situasi apa pun.

Sekalipun labirin itu belum terjamah,

kalian harus mengatasi itu dan terus maju.

Bagaimana cara membuktikan kami berhasil

mencapai bagian terdalam?

Perlukah kami membawa pulang harta karun?

Kalian tak perlu membuktikannya.

Aku juga akan ikut ke sana.

Tentunya, aku tak akan membantu peserta ujian.

Satu hal lagi. Aku akan membagikan botol ini.

Ini adalah Golem untuk evakuasi yang dibuat

oleh Mage kelas satu, Lernen.

Saat botol ini pecah, Golem akan muncul

dan membawa kalian keluar dari labirin.

Meskipun masih prototipe, Golem ini cukup aman.

Jika digunakan, si pengguna akan didiskualifikasi,

tapi harap digunakan jika kalian terluka dan tak bisa melanjutkan ujian.

Tak sepantasnya Mage muda dibiarkan mati di sini.

Serta, besok saat fajar,

botol akan pecah secara otomatis.

Itulah batas waktu untuk tahap kedua.

Baiklah, ujian dimulai sekarang.

Ada beberapa pintu masuk.

Kelihatannya, ini labirin dari zaman Dinasti yang Bersekutu.

Labirin dari zaman itu punya beberapa pintu masuk,

tapi semuanya menuju ke bagian terdalam.

Jika kita periksa setiap pintunya,

kita bisa mendapat sebagian gambaran pola labirinnya.

Kita bisa berpencar dan...

Kenapa kau bicara seakan kita semua akan bekerja sama?

Tak ada yang perlu diperebutkan dalam tahap ujian ini.

Sebaiknya kita semua bekerja sama.

Itu tidak mungkin.

Tak seperti tahap pertama, rekan tim kita

tak diharuskan hidup untuk lulus.

Sekalipun bergabung, kita tak diharuskan untuk saling membantu.

Yang ada, malah jadi alat pengorbanan.

Apalagi kau tampaknya sangat memahami labirin.

Aku akan pergi sendirian.

Yah, tahap pertama memang membuat hubungan kita jadi rumit.

Akan sulit bekerja sama dengan orang yang tak kita kenal.

Ayo.

Hei, tunggu.

Dasar orang-orang bodoh.

Bisa-bisanya mereka tak melihat keuntungan dari bekerja sama.

Ayo, Fern.

Kau yakin, Nona Frieren?

Kita tak bisa bekerja sama.

Sudah tak memungkinkan lagi.

Kalau begitu, aku akan mengikuti kalian saja.

Aku yakin kalian yang paling aman untuk kuikuti ke bagian terdalam.

Jangan jadi penghambat kami.

Aku tak akan menghambat ataupun membantu kalian.

Ini rute paling aman.

Berjalanlah dengan hati-hati sambil memetakan tempat ini.

Lantai yang itu

adalah jebakan. Hati-hati.

Seperti biasanya, kau sangat memahami labirin.

Tapi baru sekarang aku seperti ini.

Himmel suka labirin.

Jadi, kami sering menyerbu labirin dan membasmi monster.

Dia suka labirin? Maksudmu apa?

Sesuai ucapanku.

Menurutnya, labirin menyenangkan.

Membingungkan, 'kan?

Tangga ini menuju ke lantai berikutnya.

Kalau begitu, kurasa ini rute yang salah.

Mari kembali ke percabangan yang tadi.

Ayo.

Tapi kenapa?

Tujuan kita adalah menemukan monster di bagian terdalam labirin.

Kapan kau akan belajar, Eisen?

Di labirin, kita harus menjelajahi tiap sudut lantainya

sebelum lanjut ke lantai berikutnya.

Semua petualang tahu hal itu.

Tidak.

Kau pasti berpikir, "Bodohnya."

Kalau bisa membantu orang sambil bersenang-senang,

kenapa tidak?

Kau tak bisa terus seperti ini.

Labirin akan jadi makin berbahaya seiring kita menelusurinya.

Benar.

Aku akan terus bersenang-senang.

Aku akan menikmati pertualanganku, menjelajahi labirin,

mengalahkan monster, menemukan harta karun,

dan tiba-tiba menyadari bahwa aku menyelamatkan dunia.

Itulah perjalanan yang kuharapkan.

Selain itu,

percabangan itu mungkin menuntun kita ke grimoire langka.

Tunggu apa lagi? Ayo segera kembali.

Apa...

Sungguh membingungkan, 'kan?

Kanne, ayo.

Tinggal lima orang yang belum berangkat.

Jika bekerja sama dan berbagi tugas, kita pasti bisa

menjelajahi labirin ini dengan sukses.

Karena ada orang-orang hebat di sini.

Denken, tak semua orang bisa berpikir dengan logis sepertimu.

Ingat ucapanmu di akhir tahap pertama ujian?

Mereka hanya kesal.

Mage yang lebih cerdas tak langsung berangkat.

Anggap saja begitu.

Setidaknya, di sini tak ada

orang-orang bodoh yang akan terjebak oleh perangkap remeh seperti Mimic.

Itu sudah cukup bagus, 'kan, Denken?

Orang sebodoh itu tak mungkin mengikuti ujian ini.

Ayo berangkat.

Mana ini...

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left