Udgivelsesinfo

Leverage S01E14 1080p WEB-DL H264 AAC-AppleTor
En kommentar af QueenFD
Leverage.S01E14.1080p.WEB-DL.H264.AAC-AppleTor

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Udgivet den: 2019-12-25
Downloads: 26
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

"Leverage"

"Episode 14"

Bos. Apa itu kamu?

Tolong kami! - Tae Joon.

Di sinilah keberanianmu berakhir.

Aku yakin kamu sudah menduga ini.

Sebaiknya kamu tidak melakukan itu.

Pak Cho.

Tae Joon.

Apa yang terjadi? Ada apa?

Bantu aku membuka ini.

Bos! - Tae Joon!

Bos. - Astaga.

Geledah tempat ini. - Baik, Pak.

Aku senang kalian baik-baik saja. - Kukira kami akan mati.

Aku juga senang kamu baik-baik saja.

Hei, kenapa mereka dikurung di dalam?

Ki Ho, mari bicarakan ini di van.

Masuklah ke van. - Kami baik-baik saja sekarang.

Ayo.

Astaga. Apa ini?

Tae Joon.

Bukankah katamu Cho Jun Hyung teman dari kampung halamanmu?

Ya, itu benar.

Tapi temannya adalah dalang dari segalanya.

Apa?

Tae Joon.

Tae Joon.

Apa yang kamu lakukan? - Maafkan aku.

Sebenarnya, aku melakukan sesuatu.

Dia bilang sangat mencemaskanmu sebagai temanmu

dan kamu mungkin mendapat masalah, jadi, dia meminta bantuanku.

Aku memercayai ucapannya dan aku melakukannya.

Sial.

Tae Joon, aku mengerti jika kamu tidak mau

bertemu denganku lagi.

Tidak, Ki Ho. Bangunlah.

Tidak. Tae Joon.

Jika kamu tidak datang ke sini, kita semua akan mati.

Kita impas sekarang.

Terima kasih.

Katakan. Apa yang terjadi?

Apa ini?

Ki Ho. Bisa bantu aku?

Tentu saja. Jangan minta uang.

Ini

alat GPS yang kupasang pada orang yang sangat kupedulikan.

Jika aku memberimu sinyal, segera laporkan ke lokasi.

Kumohon? Ya?

Tentu.

Omong-omong, siapa orang yang sangat kamu pedulikan?

Siapa? - Siapa?

Bedebah itu, Cho Jun Hyung,

seperti monster.

Kupikir kelak dia mungkin akan mencelakai kalian.

Aku menduga dia akan mencoba menyerang saat kalian bersama.

Jadi, kamu memasang GPS di van ini.

Kita selamat berkat van ini.

Kalau begitu, kamu tahu keberadaan kami.

Tapi jika aku tidak melakukan apa yang dia katakan,

entah apa yang bisa dia lakukan.

Astaga, aku sangat takut.

Jika dia sedikit terlambat, kita semua akan...

Kini, kita harus menghadapi pertarungan ini.

Entah bedebah itu, Cho Jun Hyung, mati atau kita mati.

Aku tidak mau mati.

Tentu saja. Tapi bedebah itu sangat berbahaya.

Kita harus berhati-hati. Mengerti?

Dia benar. Habislah kita jika markas kita ketahuan.

Jangan biarkan itu terjadi. Jangan pernah.

Di mana markas kalian?

Apa yang kamu lakukan? Aku hanya bertanya.

Hei. Apa yang kamu lakukan? - Sampai jumpa.

Hei, Tae Joon. Tunggu sebentar. Dengarkan aku.

Tidak. - Hei.

Aku akan meneleponmu nanti dan bicara lagi. Maaf. Sampai jumpa.

Hei, Tae Joon.

Dengarkan aku dahulu.

Hei. Teganya kamu melakukan ini kepadaku?

Hei!

Aku sungguh tidak tahu!

Hei!

Tae Joon.

Tunggu.

Jadi, semua yang kita lakukan sejauh ini

membantu Cho Jun Hyung, bedebah itu?

Menyebalkan sekali.

Kita seharusnya menangkapnya

dengan dana taktis dari Konstruksi Misa.

Tapi kita bahkan tidak bisa mengungkap kebenaran.

Bahkan peringkat penerimaan kandidatnya berjalan sengit.

Astaga, pemilunya sebentar lagi.

Sial. Bagaimana jika bedebah itu terpilih?

Kita harus menghentikannya apa pun yang terjadi.

Masalahnya, kita tidak tahu gambaran besarnya

dengan melibatkan semua orang.

Tunggu. Farmasi,

rumah sakit, panti jompo, dan perusahaan asuransi.

Pasti berkaitan dengan bidang medis.

Satu-satunya pilihan kita adalah menyelidiki

semua yang tampak relevan dengan proyek ini.

Jika begitu, tampaknya peretas genius kita harus memimpin.

Apakah aku orang penting hari ini?

Benar. Duduklah.

Pertama, mari kita cari tahu semua yang kita bisa.

Mari kita bergerak saat kita yakin.

Jika Cho Jun Hyung melihat kita beraksi,

kita akan berada dalam bahaya. Mengerti?

Baiklah.

Ya. Aku sudah mendarat.

Baiklah.

Jika rencana ini berhasil, kita akan mendominasi pasar.

Aku sudah lama mengerjakan proyek ini dari awal.

Tidak akan ada yang salah.

Seperti tercermin dari saham signifikan perusahaan kami,

kami mengawasi dengan saksama.

Jika kami mencapai target pendapatan,

kami akan segera menandatangani kontrak kemitraan Asia.

Teruslah mengawasi.

Kamu sudah menemukan sesuatu?

Aku memasukkan beberapa kata kunci dan mencarinya berdasarkan itu.

Tapi aku tidak dapat apa-apa. Apa mereka mengebloknya?

Tidurlah sebelum kamu meneruskannya.

Aku sangat ingin tidur,

tapi ini mendesak.

Aku pasti akan merasa segar dengan udara segar

dan es Americano.

Ini semua salah Cho Jun Hyung. Aku di sini karena dia.

Hei, kamu mau menyelinap keluar?

Apa?

Bos melarang kita keluar.

Tidak akan lama. Kita bisa minum kopi.

Tubuhku terasa kaku.

Kamu tahu berapa orang yang dibunuh Cho Jun Hyung sejauh ini?

Pergi ke mana?

Sekali ini saja.

Roy, sekali ini saja.

Roy. - Ayo.

Kita bisa keluar!

Tunggu.

Ya. Ini minuman penenang bagi rakyat Korea

dan minuman energi orang modern. Es Americano.

Apa maksudmu? Kamu merasa lebih segar sekarang?

Ya. Jauh lebih baik. Aku merasa hidup lagi.

Apa ini? Meleleh di mulutku.

Ini sangat manis.

Tidak akan ada yang merebutnya. Pelan-pelan.

Omong-omong, ini traktiran yang mengejutkan darimu.

Kenapa kamu begitu baik kepadaku?

Aku tidak bersikap baik kepadamu.

Itu karena hidup kami bergantung kepadamu.

Berhenti menumpahkan makanan. Apa kamu anak-anak?

Kita akan dimarahi jika Tae Joon tahu. Cepat kembali.

Kamu sudah selesai? Kenapa membuang makanan?

Hei, ini enak sekali. - Cepat, Bocah Tentara.

Kamu belum tidur? - Hei.

Aku menyimpannya, tapi aku menginginkannya hari ini.

Bagaimana kalau kita minum bersama? Sudah lama kita tidak minum.

Kedengarannya bagus.

Kamu tahu apa yang baru kuingat?

Saat kamu dibebaskan dari penjara,

kita menangkap Min Young Min.

Itu sangat menyenangkan, bukan?

Aku berterima kasih kepadamu.

Kita melakukannya sebagai tim.

Kita tidak akan sampai sejauh ini tanpa bantuanmu.

Kita tidak pernah bisa membaca masa depan, bukan?

Siapa yang mengira kita akan bersama di sini?

Benar. Kita sungguh tidak bisa membaca masa depan.

Omong-omong, aku bersungguh-sungguh.

Apa? - Orang yang sangat kupedulikan.

Benar. Itu, ya. Aku mengerti. Aku yakin kamu peduli kepadanya.

Kamu mungkin peduli kepada Na Byeol, Eui Sung, dan Roy.

Aku yakin kamu juga peduli pada van itu.

Itu juga benar.

Sial.

Na Byeol.

Terima kasih.

Masuklah dan tidur dengan tenang.

Kamu diam saja.

Mereka pasti bosan.

Astaga.

Terima kasih, Bocah Tentara.

Roy.

Belikan aku jokbal nanti. Ya?

Jokbal?

Baiklah. Akan kubelikan jokbal. Turunlah dengan tenang.

Ayo.

Selamat pagi, Semuanya.

Astaga. Eui Sung, kamu tampak tampan hari ini.

Ya, aku bisa melihatnya. Pasti ada yang membuatmu senang.

Astaga, tidak mungkin. Aku selalu bahagia.

Baiklah. Sudah cukup obrolan kita.

Aku menemukan sesuatu dalam semalam.

Sangat penting.

Ini cukup serius. Semuanya, perhatikan.

Baiklah.

Di sini.

Apa itu?

Ada dua kematian mencurigakan dari pria dan wanita dalam semalam.

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left