De første 200 linjer.
Penerjemah: Agent Nas
Jadi, Ben, kau pernah duduk bersamanya?
Tidaklah.
Subyeknya adalah ibu, bayi,...
...jadi dia tak berguna untukku.
Aku baca acara terakhirmu.
Selamat.
Pasti menyenangkan semua kerja keras itu berbuah manis.
Ya, acaranya sangat populer...
...dan dia dapat tambahan bonus.
Keberhasilanmu akan membantu permohonanmu.
Semua orang di sini sangat senang kau mengajukan hak asuh.
Aku tahu hubunganmu dengan putrimu sedang renggang,...
...tapi Chloe sangat butuh ini.
Chloe.
Aku tinggalkan kalian berdua.
Fotomu yang kupegang sudah usang.
Louisa bilang kau pertimbangkan tawaran kami.
Tinggallah dengan kami, siapa tahu kau betah.
Kami punya kamar tidur besar.
Lingkungan di sini tenang, tapi ada kereta pendek--
Kenapa kau lakukan ini?
Kuharap...
...setelah aku kembali, kita bisa habiskan waktu bersama.
Aku membutuhkanmu 9 tahun lalu.
Tapi kau membuangku.
Benar.
Aku--
Jangan ke sini lagi.
Jangan hubungi aku.
Jangan ganggu aku.
Paham?
Chloe, jangan pergi.
Kau tahu malam ini penting bagiku. Bisa bersiap-siap?
Kita akan terlambat.
Jess?
Sudah dua kali kubatalkan makan malam ini karenamu.
Tira, bisa minggu depan kita lanjutkan?
Tentu saja. / Kita harus pergi dalam 20 menit.
Dah, Ben.
Bisa gendong sebentar?
Baik.
Jangan sedih tentang putrimu.
Cinta seorang ibu untuk anaknya sangat kuat.
Ini Talas. Jimat ini bisa membantu anakmu melihat cinta dihatimu.
Cantik. Terima kasih.
Sama-sama. Dah.
Apa?
Dasar anak-anak nakal!
Masih ingat dulu waktu kita main seperti itu?
Kau harus lihat rumah Mary. Mereka merobohkannya.
Ayo, ada yang mau kutunjukkan.
Aku belum selesai. / Bagiku sudah bagus.
Anak-anak sudah takut ke sini.
Katanya sepeninggal Mary, tak ada lagi yang memberi makan setan.
Katanya setan itu terjebak di sana, menunggu seseorang mengetuk.
Kenapa kita ke sini? Aku benci tempat ini.
Satu ketukan, dia bangun dari tidurnya. Dua ketukan, dia bangkit dari kematian.
Jika kau ketuk pintunya, dia mendengarnya.
Cepat atau lambat dia datang mengetukmu.
Itu tidak lucu. Dia menculik Michael.
Itu cuma cerita. Maaf, aku tak ingin membuatmu marah.
Akan kubuktikan padamu.
Mau coba?
Danny?
Danny!
Kau brengsek! / Tadi menyenangkan.
Kenapa lakukan itu? / Ekspresimu.
Tunggu, maaf. Aku bercanda.
Kau baik saja?
Danny.
Dia datang.
Keluar.
Lari.
Maaf, aku membangunkanmu?
Perasaanku tidak enak, Chlo.
Tunggu sebentar.
Maaf, ini menyeramkan. Kukira ada orang dipintuku.
Danny?
Kau menelpon Danny. Tinggalkan pesan.
Kau di mana?
Telpon balik. Oke.
Danny? / Larilah demi nyawamu.
Danny. / Chlo...
Danny.
Kau tak keberatan? Kamar ini mau dibersihkan.
Ya, maaf. Aku cuma mau ambil ponselku.
Tolong buka pintunya!
Tolong buka pintunya!
Tolong buka pintunya!
Tolong!
Ada apa?
Ben.
Apa?
Ada orang di sini. / Apa?
Tunggu.
Tidak, tidak. Tunggu di sana.
Aku boleh nginap?
Baik. Dah.
Jadi...
...mereka mengizinkanmu beberapa malam...
...tapi kau harus telpon Louisa besok pagi.
Kami senang kau di sini, Chloe.
Sampai besok.
Maaf ini berantakan.
Kami sedang mendekor ulang.
Kami harap kau yang pilih warna catnya...
...dan, kau tahu,...
...anggap kamar sendiri.
WC di balik pintu itu.
Ben dan aku diseberang lorong...
...jika kau--
Jika kau butuh sesuatu.
Rumahmu besar.
Apa kau menang judi?
Tidak. Meskipun terkadang kami merasa begitu.
Beberapa tahun terakhir ini sangat menakjubkan.
Satu-satunya yang kurang adalah kau, Chloe.
Aku cuma beberapa malam di sini.
Tentang omonganmu sebelumnya.
Aku memang tak bisa mengubah perbuatanku. / Aku lelah sekali.
Tentu saja.
Sampai besok.
Tolong jangan tutup pintunya.
Baik.
Aku senang kau di sini, Chloe.
Dia membenciku.
Aku takkan menyalahkannya.
Sayang, kau tak bisa ubah masa lalu.
Yang penting kau mencoba berbuat benar sekarang.
Aku harus pergi. Aku pulang saat makan malam.
Kenapa hal ini dibahas lagi? Kukira kita sudah setuju...
...tak ada lagi kunjungan kerja. / Aku tahu. Maafkan aku.
Cuma beberapa hari saja. / Suruh orang lain.
Andai bisa. Klien baru bersikeras aku yang datang.
Hai, Chloe.
Ini sup wortel dan ketumbar.
Aku akan panggil media.
Kau suka? Itu organik.
Terima kasih.
Jadi, aku berpikir...
...mungkin besok...
...kau bisa membantuku di studio?
Akan sangat membantu jika kau membantu menyiapkan koleksi baru.
Mungkin dia tak ingin jadi seniman.
Beberapa orang ingin pekerjaan sungguhan.
Seperti bankir?
Baik. Kau benar. Kami kumpulan orang bodoh.
Tapi kau menikmati uangnya, bukan?
Sebenarnya, kami beli rumah ini bersama.
Sungguh?
Tepatnya, aku tak meminta dia, simpananku banyak...
...tapi ibumu keras kepala, mandiri...
...dan pekerjaannya sangat menguntungkan.
Tuhan! / Ada apa?
Biar aku saja.
Mungkin dia benci ketumbar.
Aku segera pulang. / Ya, dah.
Chloe?
Kau siapa?
Przepraszam.
Tidak!
Astaga!
Kudengar kau berteriak.
Hanya mimpi bodoh. Aku baik saja.
Mimpi apa?
Ada...
...seorang wanita tua...
...berambut merah,...
...dia menangis,...
...memegang pisau...
...dan dia bunuh diri.
Saat kecil, ada wanita tua yang tinggal dekat rumah.
Dia berambut merah panjang kusut,...
...orang-orang memanggilnya Ginger.
Dan dia tak pernah keluar rumah, cuma sering nongol di jendela.
Orang-orang mulai bergosip dia seorang penyihir.
Setelah dia meninggal, cerita bermula...
...jika kau mengetuk pintunya,...
...dia akan mendatangimu.
Danny dan aku ke rumahnya kemarin.
Kami mengetuk.
Dan sekarang Danny hilang,...
...dan kupikir aku berikutnya.
Sayang, itu hanya mimpi buruk.
Jangan biarkan dia menangkapku.
Baik.
Takkan ada yang terjadi padamu.
Kau aman.
Pagi.
Sepertinya kita ketiduran.
Maaf.
Tak perlu.
Tidak apa-apa.
Tira?
Aku terlalu cepat?
Astaga. Aku benar-benar lupa.
Sebentar.
Baiklah, ayo pergi.
Ini selesai saat anakmu bisa jalan.
No comments yet. Be the first to leave one.