Trap

Trap (트랩)

Download Indonesian undertekster

Specials

Udgivelsesinfo

Trap - Eps 05 [WEB-DL 720p]
En kommentar af Zams
Trap - Eps 05 [WEB-DL 720p]

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
Udgivet den: 2022-06-12
Downloads: 68
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Bukankah kau penasaran dengan kelanjutannya?

Permainan dimulai.

Istrimu di titik A dan putramu di titik B.

- Pilihlah tujuanmu. - Si Woo!

Pak Kang, hubungan kita memang terkutuk.

Anakku!

Aku tahu ini sulit, tapi Anda harus bertahan.

Mana bisa? Ini menyiksa!

Kau menemukan anak itu

Hingga aku menghajar pembunuh putraku hingga mati,

aku tidak akan pernah mati.

Pegangan!

Jangan sampai mati.

Kau harus mati di tanganku.

Kami menolak bekerja sama dengan investigasi ini.

Detektif Bae!

Ini Letnan Yoon dari Markas Besar Kepolisian Seoul.

Pasangan yang memalsukan kebahagiaan mereka.

Jika CEO Hong dan Bu Shin bekerja sama...

Aku pasti akan membereskannya.

Jangan khawatir.

Serahkan kasusnya ke Divisi Investigasi Seoul.

Kini kau menjilat siapa lagi?

Apa katamu?

Pikirmu hanya aku anjing pemburunya?

Aku tidak menyangka putra Detektif Ko akan bernasib begitu.

Kenapa? Kau merasa bersalah?

Detektif Ko.

- Halo. - Si Hyeon, buang ponselnya.

Tertangkap!

Siapa yang tertangkap?

Lepaskan aku.

Halo.

Ya, dia bersamaku.

Apa yang kami lakukan semalaman?

Semalam melelahkan.

Dia kehabisan tenaga karena mati-matian berusaha.

Dia sudah tua, mau bagaimana lagi.

Kau mau berbicara dengan Detektif Ko?

Tidak. Itu tidak perlu.

Kalian berdua selamat, bukan?

Tidak, aku hanya bermimpi buruk.

Aku agak sibuk. Nanti kuhubungi kembali.

Sampai jumpa.

Dia juga agak aneh.

- Apa yang terjadi? - Apanya?

Kenapa kita masih hidup?

Kau seperti tersinggung karena masih hidup.

Aku baru saja sadar sejam lalu.

Saat aku bangun, beginilah kondisi kita.

Kau melihat wajahnya?

Ya, sangat jelas.

Dia si pemburu.

Kini dia tepergok saat menyerang polisi.

Lalu...

Aku mengamankan DNA-nya.

Dia pasti terburu-buru.

Bahkan sosoknya terekam CCTV.

Jika kau sudah sadar, ayo berdiri.

"Anda menerima satu pesan suara"

Kita harus menangkapnya.

Anda menerima satu pesan baru.

Detektif Ko. Kecurigaanmu benar,

- aku belum mengungkap semuanya. - Ada apa?

Sebab aku takut.

Seharusnya biarkan aku mendengarnya.

"Kepolisian Metropolitan Seoul"

Tunggu. Ada pistol!

Apa-apaan dia?

"Episode 5, Titik Buta"

Polisi macam apa kau?

Bisa-bisanya pistol dan borgolmu direbut warga?

Apalagi kau kapten Divisi Investigasi Seoul.

Aku tidak butuh dalihmu.

Selesaikan laporanmu dan segera ke Seoul.

Paham?

Kejadian yang menimpa keluargamu sungguh disayangkan.

Setelah aku diangkat sebagai komisaris jenderal,

wawancara pertamaku bersamamu.

Ingatanku tumpul.

Tapi wawancara itu

membekas jelas di ingatanku.

Dibanding pada dewan direksi di komite personalia,

aku lebih takut pada pembawa berita Kang Woo Hyun.

Jika aku salah bicara saat wawancara,

sudah jelas aku akan kesusahan selama masa jabatanku.

Ucapan terakhirku saat itu,

"Akan kubangun pasukan yang dapat dipercaya masyarakat."

Tapi tindakanmu hari ini

membuktikan ketidakpercayaanmu kepada kami.

Jika berada di posisiku, kau akan bertindak serupa.

Kau mencurigaiku?

Jadi, kau merusuh agar bisa menginterogasiku?

Aku belum mencurigaimu.

Entah bagaimana ke depannya.

Kau tidak percaya pada Divisi Investigasi Seoul?

Itu justru lebih memalukan.

Aku seperti orang tua yang ditegur karena tidak becus mendidik anak.

Apa yang kau mau?

Aku ingin polisi yang kupercaya mengusut kasus ini.

Jika kutolak?

Jika ditolak,

aku akan mendatangi kepala kejaksaan lalu Jaksa Agung.

Jika masih gagal, aku akan mendatangi presiden.

Hei, Kang Woo Hyun.

Itu bukan keinginan, tapi ancaman.

Polisi yang kupercaya mengatakan ini.

Saat dia kehilangan putranya,

dia bersyukur menjadi detektif di Divisi Investigasi Seoul.

Perasaanku sama.

Sebagai figur publik terkenal di bidang media,

akan kumanfaatkan posisiku.

Sial.

Di sini sakit?

Hentikan.

Tidak ada waktu untuk kesakitan.

Kita harus segera menangkap pemburu itu.

Bagaimana jika dia bersembunyi seperti Bu Kim?

Waktu kita cukup banyak.

Aku bangun empat jam setelah diserang.

Jika pelakunya berniat kabur,

dia pasti sudah jauh dari sini.

Bukankah situasinya agak janggal?

Dia cukup ceroboh hingga meninggalkan DNA.

Dia juga meninggalkan kita hidup-hidup,

padahal kita memiliki bukti kuat.

Maksudmu dia merencanakan sesuatu?

Ya.

"Komisaris Jenderal Polisi"

Halo.

Kenapa kau merenung saja?

Kukira pembawa berita hanya pandai bicara,

tapi rumornya, kau juga cukup ganas.

Katanya kau menghajar kapten Divisi Investigasi

dan merusuh di kantor polisi.

Maaf telah merepotkan.

Kami sudah mendengar pesanmu.

Kau menyuruh kami menikmatinya jika tidak bisa menghindar,

dan menghindarinya jika bisa.

Kami sudah coba menghindar. Kenapa kau berubah pikiran?

Kupikir sekeras apa pun,

ternyata aku tidak bisa bertindak sendirian.

Jadi, aku ingin mengatakan semua yang kuketahui

dan meminta bantuanmu.

Bantuan?

Kau sudah bertemu komisaris jenderal secara langsung.

Kenapa malah meminta bantuan detektif biasa sepertiku?

Kudengar orang yang benci disadap

suka datang ke dekat rel ini.

Secanggih apa pun penyadapnya,

suaranya akan tersamarkan oleh kebisingan di sini.

Tempat ini juga

tempat juniorku meminta bantuanku, saat tiada lagi

yang bisa dia percaya selain aku.

Berbeda dariku, mereka sungguh berani.

Mereka menyadari pembunuhan berantai CEO Hong.

Mulanya mereka menyidiki keterkaitan CEO Hong dengan polisi,

tapi mereka malah menemukan petunjuk konyol.

Astaga.

Bisa-bisanya dia tidur nyenyak di situasi ini?

Jika dipikirkan, dia yang paling bernyali, ya?

Saking gelisahnya, aku tidak kunjung mabuk.

Tapi seharian dia gelisah.

Dia keluar masuk kantor polisi

dan memeriksa silang semua bukti.

Wajar dia terlelap.

Mengejutkan, bukan?

Dari mana kalian memperoleh ini?

Kau ingat peretas dari Tiongkok yang kita temui sebelumnya?

Kami meminta mereka mencari informasi soal CEO Hong.

Tapi kemungkinannya kecil untuk memperoleh petunjuk.

Kami tidak menyangka akan menemukan ini.

Tim pencari orang hilang dari kepolisian pun

tidak punya informasi apa pun tentang para korban ini.

Bagaimana bisa mereka berakhir menjadi mayat

setelah berurusan dengan pengusaha terkenal?

Artinya, tim investigasimu

akan menggemparkan negara ini.

Baiklah. Jelaskan.

Kita bisa apakan informasi yang diperoleh secara ilegal ini?

Kita hanya memiliki foto mayat.

Tidak ada bukti bahwa CEO Hong dalangnya.

Kami tahu itu.

Maka itu, kami memberitahumu sebelum menguaknya.

Kata Bob Woodward dari Washington Post,

reporter sejati harus menanyakan rahasia seseorang

setiap mereka bangun pagi.

Begitulah ucapanmu saat makan malam pertama tim investigasi.

Woo Hyun.

Kau ingat ucapanmu saat sulangan terakhir

hari itu?

Apa?

"Fakta hanya bisa ditemukan dari alat bukti"?

Kami akan memperoleh alat bukti.

Jika sudah, kita akan minum-minum bersama lagi.

Sejak itu,

aku menempuh perjuangan yang panjang dan sulit.

Berapa jumlah kekasih bedebah itu?

Kenapa aku tidak diajak?

Ini hanya dugaan, tapi...

More Indonesian subtitles for Trap

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left