We Summon the Darkness

We Summon the Darkness

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

We Summon The Darkness 2020 1080p Bluray Atmos TrueHD 7 1 x264-EVO
En kommentar af Bandar1
No Resync

Tags

BluRay
x264
1080
HD
Udgivet den: 2020-06-09
Downloads: 64
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Indiana, 1988

Kau jelas bohong.

Apa?

Pelankan musiknya, aku tak bisa mendengarmu.

Kubilang, kau bohong.

Aku tidak bohong. Aku membaca artikel soal itu.

Saat kau tertarik pada seseorang, pupilmu membesar,

Dan itu membuat matamu terlihat lebih besar,

Jadi itu terlihat seolah kau lebih menarik.

Aku tak tahu denganmu, tapi aku bercumbu dengan mata tertutup.

Bertarung denganku, Val.

Di mana?/ Itu sebenarnya menarik.

Kau membaca ini di majalah apa?

Aku membacanya di Bop./ Dia membacanya di Bop,

Majalah intelektual yang digemari di mana-mana.

Hentikan! Biar kuberitahu padamu.

Itu sudah ada sejak dari suku Afrika...

...dan bagaimana mereka akan menarik pasangannya.

Mereka akan mengecat pipi dan bibir mereka merah,

Dan menekankan pada matanya,

Semua untuk mempermainkan alam bawah sadar pria...

...untuk membuat mereka berpikir jika mereka bergairah.

Tunggu dulu. Kau bilang padaku jika Bop mengatakan...

...bahwa make-up seperti cat perang? Untuk seks?

Ya. Itu intinya dari make-up.

Itu konyol.

Jujur, aku belum mandi selama dua hari,

Jadi aku harus.../ Itu sangat jorok.

Itu sebenarnya ada baiknya jika kau belum mandi.

Kita juga akan berkeringat, semuanya terlihat menawan.

Kau tahu, tak masalah. Kau akan bisa berbaur.

Berapa lama hingga kita berhenti?

Karena aku kebelet pipis./ Apa?

Kau baru pipis 60 mil lalu. Itu kurang dari satu jam.

Aku punya kandung kemih yang lemah, Alexis.

Cukup menepilah dan aku akan langsung berjongkok.

Tidak. Aku takkan berhenti. Kau harus menahannya.

Aku tak bisa menahannya.

Jadi berhentilah begitu banyak minum soda.

Kita harus mengejar jadwal. Ayahku tak pernah menepi untuk kami.

Dia sering memaksa saudaraku pipis di toples acar.

Apa?

Apa yang terjadi dengan keluargamu?

Kalian mau dengar apa yang ayahku lakukan?

Tidak.

Tidak. Aku tak mau membahas itu sekarang.

Kalian memang pecundang.

Lebih keren dibanding kau.

Di kehidupan lain./ Bukannya ingin membuat panik,

Tapi tak ada lagi Ding Dongs.

Nol, kosong, habis, ludes.

Oke, baiklah. Kita akan berhenti di pom bensin selanjutnya.

Terima kasih, Tuhan!/ Tapi jika kau belum kembali...

...saat Twinkies berada di mobil,

Kami pergi tanpamu./ Aku duduk di kursi depan.

Itu benar.

Hentikan.

Ada momok di lingkungan kita, saudara dan saudari.

Iblis dalam bentuk musik rock heavy metal secara terbuka,

Kuat dan tak tergoyahkan,

Yang bertujuan untuk merusak jiwa anak-anak kita.

Aku tahu apa yang kalian semua pikirkan.

"Tapi Pastor Butler, itu hanya musik, itu hanya..."

Astaga, Bev. Begitu mudah terkejut?

Ini seharusnya membuat takut orang lain, bukan kita.

Kurasa begitu.

...artinya jika mereka akan datang padamu dengan pakaian domba...

Sekalian ini./ Tapi sebenarnya,

Mereka serigala yang kejam.

Hai. Hanya ini saja.

Lalu kemudian...

Lalu kemudian bensin.

Ya. Terima kasih.

Ya Tuhan.

Dan ini./ Serius? Kenapa?

Dimana semangat kemerdekaanmu?

Terserahlah.

$25.48.

Tapi ada jalan menuju kemenangan.

Bergabung denganku dalam pertempuran ini, ini belum terlambat.

Donasimu akan membakar setan-setan ini,

Dan mengirim mereka kembali ke Neraka tempat asal mereka.

Haleluya!

Bagi kalian yang meragukan pesanku, biar kukatakan ini...

Kalian berhati-hatilah.

Mengapa? Menurutmu kami tak bisa menjaga diri?

Ada banyak iblis di luar sana,

Dan kau kelihatannya gadis baik-baik.

Terima kasih banyak./ Terima kasih banyak.

Terima kasih./ Semoga harimu indah.

Apa yang kau lakukan? Berhenti./ ...kemacetan karena konstruksi.

Polisi temukan lokasi pembunuhan mengerikan lainnya semalam.

Tunggu. Aku mau mendengar itu.

Apa yang kau lakukan? Berhenti. Kembali. Aku mau mendengar itu.

Tiga pemuda ditemukan tewas mati ditusuk di rumah pinggiran kota.

Dinding-dinding dipenuhi simbol pemujaan setan.

Ini membawa jumlah korban tewas menjadi 18 orang...

...yang kebanyakan orang yakin ulah dari kultus pemuja setan,

Membakar jalan mereka melalui Wilayah Pinggiran Amerika.

Pengkhotbah terkemuka, Pastor John Henry Butler,

Mengutuk pembunuhan hari ini...

...di program sindikasi nasionalnya. / Ganti stasiun radionya.

Dengar, rileks. Tenanglah.

Ganti stasiunnya, aku tak mau dengarkan ini.

Tenanglah, Beverly./ Kau seperti anak bayi.

Baik. Apapun yang kau inginkan.

Itu lebih baik.

Ya Tuhan./ Apa itu?

Menepi. Alex, menepi. Ya Tuhan.

Sialan.

Sialan. Bajingan!

Keparat!/ Persetan denganmu, bangsat!

Hei! Bedebah!/ Bajingan!

Sialan!/ Bajingan.

Apa itu?

Jangan disentuh.

Itu susu cokelat kocok.

Itu susu cokelat kocok./ Oke.

Bisa aku minta...

Ya. Terima kasih./ Ini. Gunakan ini.

Ini menjijikkan.

Ini bukan.../ Ini waktu yang tepat?

Val, cepatlah dan bantu kami.

Jangan berikan itu padaku./ Val? Kau bisa membantu?

Apa yang harus aku lakukan?/ Seolah Val akan menyentuh ini.

Dia takkan melakukan apa-apa.

Ya Tuhan.

Gunakan wiper kaca depan./ Biar aku lihat jika...

Aku baru saja merapikan kukuku.

Ini hanya memperburuk.

Ini justru memperburuk./ Gunakan wiper kaca.

Aku tak mengerti ada apa dengan orang-orang.

Tak masalah./ Baiklah. Itu berguna.

Oke. Ayo, Val.

Jangan nyalakan rokok. Kita pergi sekarang.

Ini sangat membuat stres.

Tak apa. Masuklah, Val./ Orang memang gila.

Setidaknya itu bukan kotoran.

Ya, sayang!/ Ya!

Kita sudah sampai.

Baiklah. Tidak. Maaf, tidak./ Kalian punya tiket lebih?

Tolong bilang padaku kau punya tiket lebih.

Tidak. Tidak. Tidak./ Tidak?

Kita akan menjauh sekarang./ Astaga.

Beverly, tolong jangan menghambat kami hari ini.

Aku datang.

Val?

Ya?/ Bisa kau melakukan kehormatan?

Tentu.

Aku tak mau ambil bagian./ Jelas tidak.

Beverly, kau harus.

Ini bagian favoritku./ Tidak, aku...

Beverly./ Aku tidak minum lagi.

Kita minum bersama-sama. Ini cairan keberanian.

Ambil cangkirnya./ Ayolah, Beverly, minum saja.

Masukkan itu ke mulutmu.

Masukkan itu ke tenggorokanmu.

Kami takkan beritahu orang lain. Ini seolah tak pernah terjadi.

Minuman./ Bukan itu intinya.

Minum minumannya./ Bersulang...

Untuk malam yang akan kita ingat bertahun-tahun kedepan.

Setuju./ Bersulang.

Bersulang.

Bersulang./ Bersulang.

Itu sudah cukup./ Itu bagus.

Siap? Tutup itu.

Cincinku menyangkut di rambutku.

Jangan jual jiwamu pada Rock & Roll!/ Ya Tuhan. Lihatlah orang ini.

Teman-teman./ Ya, teman-teman.

Apa itu mobil yang tadi?

Ya Tuhan./ Itu mobilnya.

Mari ajarkan mereka sedikit tata krama.

Kita ketuk pintunya?

Apa kau sudah gila? Itu ide yang buruk.

Mereka didalam sana./ Tunggu di sana.

Val, sumpah demi Tuhan../ Apa yang kau lakukan?

Diamlah.

Val...

Ya.

Sial!

Ini ide yang buruk.

Tidak, tunggu, tunggu, tunggu.

Bajingan!/ Astaga!

Bajingan! Bajingan!

Bajingan!

Demi Tuhan!

Selamat Hari Kemerdekaan, bodoh!

Apa itu?/ Mengesankan.

Apa yang lucu dengan ini?

Entahlah. Kau melewati Rute 9 pagi ini?

Ya. Lalu kenapa?

Pembalasan memang kejam, bukan begitu?

Apa maksudmu?

Kau membuang susu kocokmu ke jendela kami. Kami bisa mati.

Sial.

Itu kau?

Jangan membuang sampahmu pada mobil bergerak.

Ayolah, itu hanya lelucon.

Kau tak berhak merusak mobil kami./ Terserah.

Itu tidak bagus.

More Indonesian subtitles for We Summon the Darkness

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left