Udgivelsesinfo

Koi-to-Sayonara-to-Hawaii-2017-WEB-DL-@meteometa
En kommentar af GreenLantern
www.wibusubs.moe | Follow Me On Ig: @meteometa

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Udgivet den: 2019-10-08
Downloads: 39
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Oi bangun.

Ayo bangun.

Hei bangun.

Jam berapa?

6:30.

Cepetan bangun.

Entahlah ... Rasanya males bangun.

Jangan begitu.

Males banget kalo dingin.

Lagian ini idemu.

Kapan?

Dua hari sebelumnya.

Ya mungkin waktu itu aku pengin.

“Mungkin" bisa berarti “gak jadi.”

Ah, emoh males.

Kamu tidur pake itu?

Soalnya dingin banget.

Memang harusnya malam aja.

Jangan gitu.

Kenapa?

Soalnya di sini ngeri.

Hah, kamu 'kan cowok. Masa takut.

Itu gak ada hubungannya.

Ada tau.

Tapi ...

Tapi apaan?

Ada gosip aneh.

Hah? Gosip apa?

Tikungan tajam di sana.

Tempat rawan kecelakaan?

Kamu gak tau?

Soal apa?

Orang-orang liat sesuatu.

Liat apaan?

Tahulah ... liat hantu, katanya mereka gentayangan.

Hah, kamu bohong 'kan?

Bahkan kisahnya ada di internet.

Woy.

Sakit, tau.

Kenapa cerita gitu? Tiap hari aku pulang lewat situ.

Soalnya kamu penasaran.

Ya gak usah dijawab lah.

Ya kamu gak usah tanya.

Apa kita beritahu saja pemiliknya?

Kenapa?

Yah mungkin harga sewanya bisa turun.

Soalnya apartemen kita dekat dengan tempat berhantu itu.

Dia gak mungkin mau.

Minum susu kedelai tiap pagi bisa menurunkan berat badan.

Kata siapa?

Dari TV.

Itu pasti hoax.

Lah bahkan ada datanya.

Ingat soal diet itu?

Diet apa?

Diet kedelai fermentasi.

Yah, soal itu aku memang suka, soalnya lumayan enak.

Kamu yang nyuruh aku ikutan.

Lagian kamu juga suka.

Tapi gak terlalu.

Sejak kapan?

Dari dulu.

Masa?

Beneran.

Kamu gak cerita.

Aku pernah cerita, kok.

Balapan, yuk.

Tungguin.

Aku menang.

Kamu curang.

Kamu harus beliin aku donat.

Terus bakar kalori hari ini gak ada gunanya.

Gak apa-apa. Cuma hari ini.

Aku pantes dapet hadiah.

“CINTA, PERPISAHAN DAN HAWAII”

Penerjemah: ZidanPras! Follow My Instagram: @meteometa

Eh, kok ga ada?

Haduh.

Oh iya.

Besok bayar sewa. Jangan lupa.

Hah?

Cariin apa, sih?

Ponselku.

Ingin ku miss-call?

Iya tolong.

Eh, ini.

Oke makasih.

Mungkin aku bakal pulang malem. Ada urusan setelah kerja.

Oh, Hawaii?

Ya, Hawaii.

Aku juga bakal pulang malem.

Ada urusan selepas kuliah.

Oke, aku berangkat.

Ya, hati-hati.

“Baju”

Nanti jatuh, loh.

Whoa.

Maaf. Itu buat matkul hari ini?

Ya, aku harus presentasi.

Semangat, ya.

Hei, makan siang hari ini gimana?

Duh, ini masih jam 9 pagi.

Harga di BBQ Korea cuma 1000 yen.

Udah sana kerja lagi.

Iya deh.

Presentasi kali ini mengenai perkembangan dari ...

Presentasi kali ini mengenai perkembangan dari ...

... puisi Chikamatsu dalam budaya Manyo.

Pertama, saya akan berikan gambaran penelitiannya.

Penelitian ini menganalisis fakta dan fiksi ...

... 63 puisi karya Nakatomi-no Yakamori dan Sano-no Chigami-no Otome ...

... selama 4 periode Manyo dan ...

... meriset hal fiksi dari kejadian yang dianggap fakta.

Aku ragu pada teori bahwa Manyo ialah penyair hebat ...

... yang menulis puisi berdasarkan emosi dari kejadian nyata.

Akan kubuktikan kefiksian dari puisi-puisinya ...

... dan menganggap mereka sebagai karya fiksi.

Teori Chikamatsu Monzaemon soal Kyojitsu-hiniku ...

... mengutip bahwa “kebenaran dalam puisi itu terletak di perbatasan tipis ...

... di antara nyata dan tak nyata.”

Mau ke kantin?

Aku ada janji sama dosen.

Ada apa?

Emangnya jelek?

Kau kurang menggali materinya.

Kurang banyak omong.

Soal malam ini?

Aku ikut.

Kasumi, kamu mau ikut?

Kami mau makan malam dan ngerjain tesis bareng.

Iya, bisa.

Eh, seriusan? Makasih.

Kenapa kau meringis?

Yah kalo ada dia bakalan seru.

Aku gimana? Kalo ada aku gak seru gitu?

Ah, terima kasih.

Terima kasih.

Kamu cuma makan segitu?

'Kan aku beli gaun pengantin.

Tapi rasanya sempit.

Gaun idamanmu?

Aku punya alasan bagus untuk membelinya, ya.

Kamu gimana?

Aku gak perlu diet. Orang cantik apa adanya.

Enak ya jadi kamu. Hidupnya bebas suka-suka.

Eh, kamu ngeledek ya?

Sedikit.

Kudengar minggu lalu kamu ketemu sama Fumi.

Iya.

Dia gak tahu, 'kan?

Dia tak tahu sama sekali.

Kita mau bikin kejuta buat dia, ya. Jangan sampe dia tahu.

Aku ngerti, kok.

Dia tampak bahagia. Auranya tampak berbeda.

Pasangan bahagian menikah di Hawaii.

Kalau dia gak bahagia, dia gak akan milih Hawaii.

Itu benar.

Hawaii itu bak surga.

Kamu pernah ke sana?

Pas masih kecil liburan keluarga.

Berarti kamu seniorku.

Apa maksudnya?

Itu akan jadi kali pertama aku ke Hawaii.

Masa? Pertama kali?

Harusnya pas kuliah aku ke sana tapi malah kena flu.

Heh, itu sayang banget.

Untuk menebus air mata kala itu, maka kali ini aku harus menikmatinya.

Baiklah, aku akan membantumu.

“Arsip Sastra Jepang”

Kasumi?

Lagi luang?

Cuma tugas tesis kelompokku.

Laporan?

Aku jadi ikutan.

Maksudnya?

Kamu gak tahu?

Enggak.

Itu ungkapan umum di daerahku.

Kamu tahu kenapa menguap bisa nular?

Enggak tahu.

Saat kamu melihat orang menguap, secara tak tak sadar kamu berempati padanya ...

... yang mana bisa membuatmu menguap.

Ada penelitian ilmiah soal itu.

Penelitian ilmiah?

Iya. Semakin kamu berempati pada orang yang menguap ...

... maka kamu juga semakin cepat tertular.

Seperti keluargamu ... Atau pacarmu ...

Itu menunjukkan seberapa dekat kamu dengan orang itu.

Itu kata yang di TV.

Besok bakalan pegel.

Pastinya.

Emangnya kita harus menari di pernikahannya?

Yah soalnya ...

Dia teman baik kita.

Kamu cuma pengin nari hula di Hawaii, 'kan?

Enggak juga lah. Kamu juga gak begitu peduli sama dia.

Enggak gitu lah.

Tapi yah kita harus bikin rencana merinci.

Soalnya kita cuma 3 hari. Makanan di sana juga penting.

Kamu ini ya.

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left