De første 200 linjer.
Terinspirasi oleh Kejadian Nyata
Kecuali India tunjukkan diri ke Dunia, Takkan ada yang hormati kita.
Di Dunia ini, Ketakutan tak ada tempat, Hanya yang kuat menghormati yang kuat.
Dr. A. P. J. Abdul Kalam -- Mantan Presiden India --
Tahun 1995, Adalah periode dalam ketidakpastian,.
Setelah jatuhnya Uni Soviet beberapa tahun lalu, India dibiarkan tanpa sekutu yang kuat.
Sementara Negara tetangga Pakistan, bersama Amerika dan China semakin memperkuat keterikatan mereka...
...untuk menciptakan ancaman militer yang lebih kuat
Dunia Barat terus menekan India yang terisolasi untuk menandatangani perjanjian...
...yang bisa melemahkan India secara militer dan Financial
Ditengah ini, Tak jauh dari perbatasan India, Hitungan mundur Nuklir telah dimulai...
M
Ma
Man
Manu
Manua
Manual
Manual
Manual T
Manual Tr
Manual Tra
Manual Tran
Manual Trans
Manual Transl
Manual Transla
Manual Translat
Manual Translate
Manual Translate
Manual Translate b
Manual Translate by
Manual Translate by
Manual Translate by "
Manual Translate by "4
Manual Translate by "41
Manual Translate by "415
Manual Translate by "415"
Manual Translate by "415".
Manual Translate by "415"..
Manual Translate by "415"...
Manual Translate by "415"...
Minggu lalu China, lakukan lagi uji coba nuklir.
Uji coba ini adalah ke-43 kalinya bagi mereka
Dipercaya, dalam uji coba itu bom atom mereka sangat dahsyat
Ledakannya bisa menghancurkan semua kota besar di India.
K
Ka
Kan
Kant
Kanto
Kantor
Kantor
Kantor p
Kantor pe
Kantor per
Kantor perd
Kantor perda
Kantor perdan
Kantor perdana
Kantor perdana
Kantor perdana m
Kantor perdana me
Kantor perdana men
Kantor perdana ment
Kantor perdana mente
Kantor perdana menter
Kantor perdana menteri
Kantor perdana menteri,
Kantor perdana menteri,
Kantor perdana menteri, I
Kantor perdana menteri, In
Kantor perdana menteri, Ind
Kantor perdana menteri, Indi
Kantor perdana menteri, India
Kantor perdana menteri, India
Kantor perdana menteri, India |
Kantor perdana menteri, India |
Kantor perdana menteri, India | 1
Kantor perdana menteri, India | 19
Kantor perdana menteri, India | 199
Kantor perdana menteri, India | 1995
Kantor perdana menteri, India | 1995
Negara tetangga kita telah lakukan uji coba lagi.
Kita harus balas dengan setimpal.
Tapi kapan? Dan caranya? Kalian Usulkan?
Aku yang akan serahkan laporannya pada Perdana Menteri.
Pak, Setiap perkataan kita? Harus berhati-hati
Pak? Menurutku, Tim bulutangkis kita Tak usah ke Beijing
Semua turnamen yang diselenggarakan China? Tak usah diikuti
Pak? Makanan Cina dilarang saja.
Hapus ekspor mangga Alphonso ke China tahun ini.
Momos itu dari China 'kan?
Aku suka.
Kita lakukan uji Bom atom juga.
Hah?
Saatnya tuk India menjadi "Negara Nuklir"
Namamu siapa?
Ashwat Raina, Pak.
Dari departemen mana?
Research dan Strategi
Baiklah.
Tapi kau tak berhak keluarkan pendapat di sini.
Cukup mendengarkan.
Kami disini mengkritik pergerakan mereka
Dan kau berpendapat yang tak relevan.
Ini bukan waktunya mengkritik ! Ini waktunya bertindak.
Maksudmu apa?
Kita harus buat Bom juga?
Ya Pak!
Aku punya rencana "Perdamaian Nuklir"
Jika kita punya bom atom, Maka Negara ini akan damai.
Penelitianmu lemah, Raina Ji!
Bom atom sejak 1974 sudah kita punya.
Itu untuk peledakan perdamaian nuklir.
Jika ada mobil di garasimu.
Masih bisa dikendarai atau tidak? Bagaimana cara kau tahu?
Tak perlu pedulikan mobil Ji! Raina Ji!
Aree biar dia bicara, Tripathi
Sambil tunggu teh kita datang.
Ya Nak, Bicaralah!
Kita selalu bicara dalam ketakutan.
Kenapa?
Kapan India akan dihormati oleh Dunia?
Lihatlah Amerika.
Kurang lebih ribuan bom atom telah mereka uji.
Di darat, Udara, Laut, Semuanya
Dan sekarang, mereka Negara Adidaya.
Yang ikuti jejak mereka adalah China.
43 kali uji coba...
Dan beberapa bom atom mereka dipasok ke Pakistan.
Negara kita sudah tertinggal dari mereka
Dan kita hanya duduk mengkritik dalam ketakutan.
Kita perlu tunjukkan ke Dunia : Kekuatan kita.
Bukan takut ingin berdamai.
Tapi bertindak tuk kedamaian.
Tehnya datang.
Pak, Semua rencananya di floppy disk ini.
Jangan sampai Amerika tahu tentang Uji coba ini.
Jika tidak mereka mungkin akan menyerang.
Satelit mereka mengawasi kita...
Serahkan saja floppy disknya ?
Akan kuurus. Mana?
Berikan.
Aree Dengar?
- Siapa namamu? - Ashwat.
Ya.
Jangan bahas hal ini ke orang lain.
Hal ini harus ditangani dengan cara berbeda.
Lakukanlah 1 hal! Siapkan laporannya
Baik Pak!
- Akan siap besok. - Hmm.
Dan ya? Persingkat.
Perdana Menteri tak punya waktu membaca laporan yang panjang.
Singkat dan jelaslah
Akan ku persiapkan meeting dengannya.
- Hmm? - Baik Pak
Semoga berhasil
10...9...8...
Papa 7 lagi... 7...
Sudah ! Kau lanjutlah, Sana.
Ashwat? Sini.
Aku capek!
Ada apa?
Kau kelihatan bahagia hari ini?
Kau baik saja 'kan?
- Kau tahu aku tak selalu serius! - Tentu selalu serius
Setiap waktu!
Sama seperti Papamu? Aku harusnya dapat medali.
Punya suami yang begitu serius. Aku masih tetap bahagia
Sama seperti Papa, mungkin ku bisa lakukan sesuatu tuk Negara.
- Kau tahu? Aku akan bertemu Perdana Menteri. - Serius?
- Akhirnya ada sesuatu yang bisa buat Papa bangga. - Aswat? Dia akan selalu bangga padamu
- Benarkah? - Tentu saja
Kau tahu? Dia ingin aku masuk Tentara seperti dia?
Ashwat, Pahlawan bukan dilihat dari seragam, Tapi dari Sikap.
Dan ku yakin, Perdana Menteri 100% Akan terkesan padamu.
Sekarang katakan padaku? Pertemuan ini membahas apa?
Akan kuberitahu.
Setelah pertemuan.
Apa ini Ashwat? Kau mau buat Perdana Menteri menunggu?
Maaf Pak! Banyak yang harus diringkas, Banyak informasi disini.
- Semuanya... - Baiklah. Mana berkasnya,
Pak, Boleh kuikut?
Kemana?
Duduklah, Akan kuurus.
Hei apa kau tahu? Rencana nuklir ini? untuk negara kita akan sangat berguna.
Yadav Ji punya ide yang briliant.
Begitu uji coba ini dilakukan? tetangga Cina kita, akan tahu siapa kita.
Bukan takut ingin berdamai, Bertindaklah tuk kedamaian.
Luar biasa, Pak. Luar biasa.
P
Po
Pok
Pokh
Pokhr
Pokhra
Pokhran
Pokhran,
Pokhran,
Pokhran, L
Pokhran, Lo
No comments yet. Be the first to leave one.