De første 200 linjer.
Bersedia.
Siap...
Alma!
Lari, Alma!
Secepat kilat!
SEKOLAH KOTA
Lari, Alma!
Bagus!
Alma! Alma! Bagus!
Alma paling cepat!
Ayah tahu tak boleh di sini.
Héctor.
Sudah berapa kali kubilang ayahmu dilarang ke sini?
Ayahku? Ayahku tak ada.
Aku melihatmu, Héctor!
Aku melihatmu!
Alma.
Aku tahu, tapi dia jauh sekali.
Sekarang kau lembut, lihat?
Sekarang perutmu.
Héctor, bersihkan bagian belakang toko.
Baik. Selesai merapikan ini, aku urus Camilo.
Kenapa buang waktu menyisir anjing itu?
Sudah bertahun-tahun. Tak ada peminat.
Kau tahu apa yang akan terjadi.
Akan kucarikan orang yang mau adopsi.
Lihatlah. Dia tua, sakit, dan lelah.
Takkan ada yang mau mengadopsinya.
Aku akan mengadopsimu.
Seperti yang kusebutkan,
besok ada kompetisi olahraga kota.
Siswa juara 1 akan lanjut ke tingkat nasional.
Dan peserta terpilih adalah...
Alma!
SEKOLAH KOTA SAN ANTONIO
Permisi.
Mariel!
Halo, Ayah.
Halo, Sayang. Apa kabar? Baik.
Bagaimana harimu? Luar biasa.
Banyak PR? Lumayan.
Alma. Ayah.
Pertama, kelas 5 maju dan gugur.
Lalu, kelas 4 maju dan gugur.
Lalu, kelas 3 maju dan gugur.
Larimu lebih cepat.
Berhenti.
Kau orang Meksiko?
Ya, Pak. Saya orang Meksiko. Dokumen!
Lalu?
Jadi...
Aku terpilih untuk lari besok
di kompetisi sekolah.
Kau lari besok? Ya.
Ayo!
Lari, Alma!
Bak angin!
Lari cepat, Alma!
Berapa waktuku?
85.
Bukan.
Tadi 58.
Ayah terbalik membacanya.
Tapi larimu kian cepat.
Belum, Ayah. Harus lebih cepat.
Aku harus lebih cepat jika ingin menang.
Baiklah.
Biar kuperbaiki sepatumu.
- Siap berangkat? - Ya.
Ayo.
Yang putih itu.
Cantik sekali.
- Kau suka? - Ya.
Tapi harganya mahal.
Namun kau harus menang, Alma.
Perbaiki saja sepatu lamaku ini.
Baiklah.
Nanti kugendong kau agar tak makin rusak.
Baik.
Kita pulang?
Ya, tapi temui teman dulu.
Siapa?
Seseorang.
Segera mandikan anjing ini, ya?
Ya, akan kumandikan.
Ingat saat kau tak mencuci anjing itu?
Kasur penuh kutu dan Nenek marah.
Mana ada kutu.
Ada! Aku digigit!
Makanya anjing ini harus segera mandi.
Ibu, kami pulang!
- Halo, Nak! Aku di sini! - Dia bawa anjing lagi!
Héctor!
Sudah kubilang jangan bawa anjing lagi.
Tapi Ibu pasti suka yang ini.
Suka? Cih. Akan kujadikan makan siang.
- Aku juga akan dimasak? - Tidak, cuma anjingnya.
Akan kubuat takos daging anjing.
Oke.
Alma.
Pakai ini, kau pasti menang.
Sepatu ini tak bisa membunuh serangga!
Tak buruk. Mungkin aku bisa memakainya.
Kalian berdua masuk dan makan malam.
Baik, Nek.
Dan lagi...
Itu juga berarti gigi kalian akan tetap seperti itu,
karena kita tak mampu ke dokter gigi.
- Boleh sikat gigi sekarang? - Ya.
Kau mencipratiku!
- Aku juga kena. - Coba lihat mulutmu.
Lakukan begini.
Tahu siapa yang larinya secepat dirimu?
Siapa?
Ibumu.
Tiap kali aku memandang langit,
kulihat dia berlari di antara awan.
Ayah takkan meninggalkanku ke surga, kan?
Tidak.
Ayah akan selalu bersamamu.
- Terima kasih. - Tebak apa yang kubawa besok?
- Apa? - Sepatu lari barumu.
Benarkah?
Terima kasih, Ayah. Tos Tikus!
Tos Tikus!
- Mau tortila Nenek? - Mau! Tortila anjing.
POS PEMERIKSAAN IMIGRASI
2 lobak.
Harganya 34 peso.
- Kau lapar? - Ya.
Ayo cari makan.
- Baik. - 2 lobak.
Harganya 34 peso.
Hai.
Hai.
Terima kasih.
Terima kasih.
Asalmu dari mana?
Aku warga lokal.
Lokal mana?
Ya, dari Meksiko.
Suratmu. Juga milik bocah itu.
Halo. Ini.
- Terima kasih. - Sepupuku membuat sup tomat.
Rasanya lezat.
- Hei! Dokumenmu. - Terima kasih.
Aku bicara padamu.
Kami tak bisa bayar ini, tapi terima kasih.
Sudah kuberikan. Ini milikmu.
Mau ikut denganku?
Kalian aman di Kastel.
Ayo.
- Benarkah? - Ya, ayolah.
Terima kasih.
- Siap. - Tunggu aku di sini.
Aku segera kembali, oke?
Tunggu di sini.
- Sempit? - Tidak, pas sekali.
- Kau yakin? - Ya.
Mau dibungkus?
Tidak, biar langsung dipakai.
Tentu, ini.
- Terima kasih. - Sama-sama.
Itu milik Alma.
Apa masalahmu?
Itu sepatu lari Alma.
Apa-apaan ini?
Itu milik Alma.
Jauhi dia, berengsek!
Ayah!
Berikan saja sepatunya.
Ayah! Kenapa mendorongnya?
- Diamlah. - Juan.
- Masuk ke mobil. - Tenanglah, Juan.
Masuk, Sayang.
Ada stok sepatu putih lagi?
Itu pasang terakhir, Héctor.
Kalian akan aman di sini.
Ignacio, kastel ini megah sekali. Kau suka?
Ya.
Wah!
- Tunggu di sini, aku jemput Alma. - Terima kasih.
Halo! Hai!
Hei! Di sini!
Ambil sepatu ini.
Untuk Alma?
Ya, ambil saja. Aku tak mau lagi.
Tidak!
Ibu!
Tunggu! Ignacio!
Awas!
Hati-hati.
Nak...
Bangunlah.
Tolong!
Tolong!
Tolong!
Tolong!
Tolong!
Dia jatuh.
No comments yet. Be the first to leave one.