De første 200 linjer.
Sebelumnya di Deadly Class...
Kau Rat, tanpa afiliasi.
Membenci yang salah itu mudah.
Aku akan bertindak.
Kau punya hal yang harusnya dikembangkan tempat ini...
dan mereka semua melihatnya.
- Aku pencinta damai. - Kau apa?
Jangan membentakku di depan kaumku.
Jika reputasiku hilang, aku mati.
Aku tahu soal Marcus. Aku tidak akan membunuhmu.
Tapi jika kau mengulanginya,
kau akan berharap kubunuh.
Kurasa aku mencintaimu, Petra.
Aku tidak tahu harus bilang apa, Billy.
Bekas luka ini karena mulutmu?
Silet, tapi hanya sebelah mata.
Ini ulah teman sekamarku di panti sosial.
Aku butuh polisi untuk membantu mencari anak pembakar panti sosial.
Tengkorak poodle ini...
bulatnya pas.
Pas? Lihat makhluk itu.
Bulunya, keriting putih keperakan,
dengan sedikit aroma cafe au lait.
Penggunaan cafe au lait di tempat yang penting.
Benar, bukan?
Ayolah.
Masih marah padaku, duduk di sana...
..membelakangiku?
Suatu hari, kau akan berterima kasih.
Kau hanya pengecut saat pertama tiba di sini,
dan, berkat diriku, kau menjadi pria...
dengan bekas luka.
Itu memberimu nilai.
Pelajaran berharga untukmu.
Manusia itu kejam. Semuanya.
Berbeda dengan anjing, seperti yang di TV.
Aku pernah punya yang begitu.
Aku menyayanginya.
Anjing baik, hingga ayahku tahu.
Dia tidak mau mengerti.
Ya.
Manusia selalu mengecewakan, tapi anjing...
Itu cinta tanpa syarat.
Deadly Class S01E03 Snake Pit
Maksudku, kau tidak bisa memilih.
Hanya melakukan yang diajarkan.
Pukul dengan hook kanan!
Aku tidak percaya pada pemerintah.
Maksudku, patriotisme?
Pengiklan macam apa yang mencetuskan ide...
bahwa kau harus merasa mulia...
dengan mengutamakan kepentingan diri sendiri?
Pukulan uppercut!
Bisa berhenti mengoceh...
dan fokus pada game?
- Ya! - Rasakan, Canadian Crusher!
Itu dia. KO!
Ini juara kita. Itu yang kumaksud.
Bagikan padaku.
Sebaiknya berikan uangku, Arguello, atau kusakiti kau.
Aku tidak punya sepeser pun.
Aku tidak minta sepeser, tapi $2.
Waktumu hingga besok.
Meminjam uang dari FWO?
Itu tindakan bodoh.
Bunga mereka sangat tinggi...
dan penagihannya sangat menusuk.
- Di mana benda itu? - Hei, coba Bactine.
Jika terluka karena benda kotor, lukamu bisa infeksi.
Maksudku bukannya dildo itu kotor.
Atau ibumu... Entahlah...
- Mau berhenti membahasnya? - Ya, sangat.
Hei, dengar.
Maaf. Harusnya aku berbuat sesuatu.
Itu sudah berlalu.
Hidup terlalu pendek untuk dendam.
Dimaafkan? Sudah.
Dilupakan? Sudah pasti.
Astaga.
Ini buku panduan Rat.
Tapi isinya sudah kuno.
Kau butuh informasi dari kucing yang tahu semuanya.
Jadi, Rat, kaummu,
orang pertama dalam keluarga mereka yang masuk ke King's,
jadi mereka seperti budak di masa feudalisme.
Hebat.
Aku masuk sekolah abad kegelapan.
Beberapa Rat dapat tugas lebih.
Mencuci toilet, menjaga klinik.
Si Lex Keparat mengantar surat.
Petra Pemurung menjaga dapur.
Jika ada kasta di sini, kenapa kau bicara padaku?
- Aku teman semua orang. - Apa kabar, Dildo?
Ya, lucu, Boyd!
Kami hanya iseng. Dulu kami...
Jangan mau diperlakukan begitu.
Itu bagian keistimewaanku.
Kubiarkan mereka mengira aku lemah...
dan mereka tidak akan menduga seranganku.
Keren.
Sampai jumpa di lantai dansa.
- Aku mau muntah. - Rat dilarang di pesta Legacy.
Sayang sekali. Aku pandai bersikap berengsek.
Silakan melawak, tapi hati-hati.
Di pekan dansa, perploncoan Legacy adalah tradisi sejak lama.
Dapat satu!
Perangkat tikus?
Aku mengerti.
Viktor!
Hei, kau sudah disuntik rabies?
Kudengar kau bercinta dengan kelelawar vampir.
Hidup abadi, tentu. Tapi apa harganya?
Komunisme tidak melihat miskin atau kaya.
Hanya vagina.
Sumpitan dipakai oleh suku di hutan Nikaragua...
selama beribu-ribu tahun...
hingga Soviets memberikan mereka senapan Kalashnikov.
Untuk memakainya, kau harus terpusat...
dengan fokus penuh.
Mari lihat kemampuan kalian.
Begini caranya.
Aku ingat teknikmu.
Apa kau malu karena orang lain tahu soal malam indah kita?
Begini, Drago, kau hanya rasa penasaran sesaat.
Lupakan saja, baik?
Kau menyembunyikan kelembutan dan bersikap dingin...
karena takut pada perasaan.
Bukan takut, tapi tidak tertarik.
Ikutlah ke dansa Legacy denganku.
Kau paham ucapanku, bukan?
Rat, Legacy, atlet, gothic.
Kenapa membiarkan perbedaan menentukan diri kita?
Seperti lagu, Kita Adalah Dunia.
Bukan dunia yang kuinginkan.
Datanglah. Bergembira.
Kau akan kulindungi.
Tidak. Enggak. Tak mau.
Lihat saja nanti.
Yang kalian buat hari ini adalah cairan mengerikan...
yang kusebut Mellow Yellow.
Satu tetes bisa menyebabkan halusinasi...
dan penderitaan menyakitkan.
Terdengar seperti malam dengan Petra.
- Bukan begitu, Vik? - Aku tidak tahu anjing Chico...
diperbolehkan untuk bicara.
Tidak kusangka kau bersama Vik.
Bagaimana kau meyakinkan si tampan itu?
Kau bilang "tampan?"
Silakan berpura-pura, aku tahu kau menidurinya.
Dia baik padamu juga.
Ingin kau dinaikkan menjadi Legacy.
Maaf, apa kita teman?
Kenapa mendadak tertarik padaku?
Tidak tertarik.
Aku hanya ingin bilang keputusanmu tepat.
Kau tidak pantas bersama kami.
Jika kau ke pesta dansa itu, kau akan menyesalinya.
Perangkat tikus.
Aku mengerti.
Aku mau ambil permen.
Ups.
Apinya... di dalam tubuhku!
Menyingkir! Menyingkir!
Karma, Bung. Kar-ma.
Kalian boleh pergi.
Tetap di sini.
Bertingkah di kelas bisa berakhir buruk.
Aku berusaha.
Serius, aku mau belajar,
tapi aku payah dalam segalanya.
Kau akan bisa.
Berikan waktu. Para Legacy,
mereka diajari sejak kecil.
Apa itu mengusikmu? Mengajari orang seperti itu?
Kukira akan mengajari generasi yang memusnahkan mereka.
Kelihatannya kau malah menyiapkan mereka.
Mereka menggantung wortel, menyuruhmu menangkapnya,
kau akan punya kekuatan untuk menggapai tujuanmu.
Tapi sedikit demi sedikit, mereka memindahkannya ke jalan mereka.
Ucapanmu kemarin mengingatkanku bahwa aku kehilangan arah.
Aku tidak bermaksud kurang ajar.
Bicara itu mudah. Apa yang kutahu?
Situasi akan memburuk, bukan membaik.
Jaga sikapmu. Pilih pertempuranmu.
Simpan waktumu untuk penghancuran maksimal.
Tetap di King's hingga kau belajar yang diperlukan,
lalu pergilah.
Sebelum ujian akhir.
Entahlah. Pestanya sepertinya seru.
Lebih baik aku makan gelas.
Ada acara di The Stone.
Kita dilarang masuk.
Benar.
Penjaga klub dengan tangan usil.
Tidak usil lagi setelah kita tindak.
Bung, ada sesuatu. Kurasa Jurgen akan...
Siapa yang kau sentuh, Rat?
Apa? Kau tidak dengar?
Enyah dari hadapanku.
Ayo pergi.
No comments yet. Be the first to leave one.