House of Secrets: The Burari Deaths

House of Secrets: The Burari Deaths

Download Indonesian undertekster

Sæson 1

Udgivelsesinfo

House Of Secrets The Burari Deaths S01 COMPLETE NF WEB-DL DDP5 1 Atmos x264
En kommentar af Kang_Ritel
Retail From Netflix

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
TS
Udgivet den: 2021-10-15
Downloads: 65
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Serial ini mengandung gambaran bunuh diri

yang bisa mengganggu. Perlu kebijaksanaan pemirsa.

Jika Anda sedang kesulitan,

SERIAL DOKUMENTER NETFLIX

Kematian sudah ditakdirkan.

Entah bagaimana dan kapan.

Apakah jatuh dari gunung?

Apakah dalam tidurmu, atau karena tenggelam?

Dalam bentuk apa pun, kematian adalah pasti bagi semua.

Itu kehendak Tuhan.

Bahkan aku tak tahu bagaimana aku akan menemui ajalku.

Pada akhirnya, semua menghilang.

Aku pindah ke sini tahun 1997 setelah pensiun dari perkeretaapian.

Dahulu populasinya sedikit.

Kini daerah itu padat penduduk.

Bertemu keluarga itu saat pindah ke sini.

Pada 1997, kami membangun rumah bersama.

TETANGGA

Sebagai tetangga, kami sangat akrab.

Yang tersisa hanyalah reruntuhan.

1 JULI 2018

Biasanya, toko mereka buka antara pukul 05.00-05.30.

Saat itulah tukang susu mengantarkan susu.

Hari itu, toko mereka tutup.

Sekitar pukul 07.00, aku ke balkon

kulihat orang bertanya soal membeli susu.

Aku pun ingin tahu kenapa mereka telat buka toko.

Mereka tak jawab telepon, terus berdering.

Ini agak tidak biasa.

Maka, aku turun untuk memeriksa.

Aku mengetuk pintu dan sadar bahwa pintunya tidak dikunci dari dalam.

Kudorong pintu dan terbuka.

Saat itu, aku panik.

Aku menaiki tangga…

Ibuku sudah tua dan tak bisa tidur nyenyak.

TETANGGA

Dia keluar untuk jalan-jalan pagi.

Dia kembali sambil berteriak.

Aku masih mengantuk, rehat dari tugas malam.

Dalam keadaan itu, aku bergegas ke rumah mereka.

Aku berdiri di sana selama dua menit bertanya-tanya apakah itu nyata.

Kuminta putraku cepat ambil ponselku dan aku menelepon polisi.

Sekitar pukul 07.35, aku ditelepon kantor polisi Burari yang memberitahukan

terjadi bunuh diri di wilayahku.

KEPALA POLISI

Aku dibesarkan di daerah yang sama, Sant Nagar.

Sebelum menjadi polisi, dahulu aku tetangga mereka.

Seniorku memintaku ke sana dan memeriksa.

Tepat saat aku memasuki jalan,

aku melihat orang-orang

berlari turun tangga, menangis histeris.

Aku sampai di lantai atas dan melihat…

sembilan orang tergantung di kisi-kisi besi langit-langit.

Wanita kesepuluh tergantung di seberangnya.

Kutemukan ibu mereka di kamar lain terbaring di lantai dekat ranjang.

Aku bisa mendengar anjing mereka, diikat di atap, terus menggonggong.

Formasi tempat mereka tergantung mengingatkanku pada pohon beringin,

seperti ranting-ranting pohon yang menggantung ke bawah.

Mereka juga tergantung pada kain berwarna-warni.

KANTOR POLISI, BURARI

Halo. Ya?

Aku di kantor.

Ada sebuah film dokumenter yang dibuat tentang kasusku. Aku sibuk syuting.

Baiklah.

Ini sesuatu yang terukir dalam ingatanku,

sampai aku mati, itu akan tetap ada.

PETUGAS POLISI (2016-2019)

Pagi-pagi aku di kantor polisi.

Aku keluar berpatroli sampai pukul 05.00.

Aku memberi tahu petugas jaga bahwa aku lelah dan perlu istirahat.

Dia membangunkanku dengan panik, "Pak, ini sangat penting."

Aku bangun.

Rajeev sedang bicara di telepon dan dia gelisah.

"Mereka digantung", katanya.

Aku bertanya, "Berapa?" Jawabnya, "Tak kuhitung."

Bagaimana bisa menghitung dalam keadaan seperti itu?

Dia berkata, "Mereka tergantung sejajar."

Kuminta menutup tempat itu. "Jangan ada yang…"

"Tetap di sana, aku datang."

Semua harus bergegas ke sana.

Aku masuk ke mobilku sambil memakai sabuk.

Aku masih ingat saat memasuki TKP.

Semua orang digantung.

Mata tertutup. Tangan terikat.

Dari umur 12 sampai 13 tahun hingga 60 sampai 80 tahun.

Aku tidak pernah melihat kejadian seperti itu, bahkan di film.

Tidak ada yang pernah melihat TKP semacam ini dalam hidupnya.

Mereka adalah satu keluarga,

bukan keluarga tak biasa, maksudku…

AHLI HIPNOTERAPI

…keluarga yang biasa.

Ada tiga generasi yang tinggal satu atap.

Kakek-nenek, orang tua, anak-anak.

Dalam keluarga, peran setiap orang sudah ditentukan,

mereka jalani peran masing-masing.

Berpendidikan.

Semuanya anggota sosial yang berkemampuan tinggi.

Orang di puncak kehidupan mereka.

Sangat tidak biasa.

Pertanyaan pertama yang muncul di benak seseorang adalah kenapa?

Kenapa ini terjadi? Semua orang ingin tahu alasannya.

Jawabannya tidak sederhana, sangat rumit.

Kami tak tahu apa yang menimpa tetangga kami.

Kami sama sekali tak tahu yang terjadi di lingkungan kami.

Namun, terkadang terjadi sesuatu

yang mengguncang kita.

WARTAWAN

Yang membuat kita terkejut.

Jika ada yang ingin melakukan pembunuhan massal semacam ini,

membunuh sebelas orang, akan membutuhkan…

Dengan asumsi dua orang mengendalikan satu korban,

setidaknya perlu 20-30 orang untuk melakukannya.

TKP tidak menunjukkan kekacauan semacam itu.

Barang-barang tetap di tempatnya. Jadi, tak ada tanda-tanda pencurian.

Jika memang itu bunuh diri, kenapa mata mereka ditutup dan diikat?

Tepatnya, apa itu?

Mungkinkah seseorang meracuni mereka, kemudian menggantungnya?

Setelah dibunuh, mereka digantung agar terlihat seperti bunuh diri.

Saat itu pagi hari.

SUB-INSPEKTUR

Ada 50-60 orang berkumpul membeli susu.

- Pelanggan tetap mereka. - Ya.

Mereka menyebarkan berita, dan tersebar dalam sekejap.

Kepala Menteri Delhi, Shri Arvind Kejriwal, datang

untuk mengunjungi TKP dan melihat situasi.

KEPALA MENTERI, DELHI

Apa yang menyebabkan sebelas kematian ini? Pembunuhan atau bunuh diri?

Mengamankan TKP menjadi prioritas utama kami.

Semua staf kami turun ke jalan mengendalikan massa.

Kami pasang barikade.

Saat itu, orang malah naik ke atap.

Mereka berusaha melihat dari atap.

Banyak yang penasaran dengan kejadian itu.

Orang-orang memadati jendela dan teras, berharap bisa melihat.

Saat itu, aku ditelepon oleh sumberku.

Dia mengatakan,

"Sebelas orang ditemukan tewas di sebuah rumah.

"Mereka dibunuh!"

Menemukan 11 jasad sekaligus di kota seperti Delhi adalah masalah besar.

Kenapa ini terjadi? Caranya? Siapa pelakunya? Kenapa?

Konon, reporter kriminal tidak beremosi,

seperti petugas polisi

yang berurusan dengan jasad dan kecelakaan tiap hari.

Mereka mati secara emosional.

Kurasa sebagiannya benar bagi kami.

Namun, hari itu, aku terguncang mendengar…

KORESPONDEN KHUSUS SENIOR

…seluruh keluarga ditemukan tewas.

Karena tak pernah ada kasus seperti itu

sejak aku mulai meliput kriminal.

Jadi, insting pertamaku adalah mungkin ini berita palsu.

Aku berusaha mendapatkan informasi tentang kasus ini,

tetapi tak ada yang jawab teleponku karena itu kasus besar.

Sementara itu, aku bicara dengan sumber polisi setempat.

Mereka memastikannya.

Aku yang pertama menyampaikan berita kasus Burari.

Mata ditutup.

Aku orang pertama yang mengungkapkan kasus ini kepada dunia.

11 ORANG TERGANTUNG DI BURARI

Cuitanku dicuitkan kembali dengan cepat. Menyebar bak api.

Semua bergegas ke Burari untuk meliputnya.

11 jasad ditemukan tergantung di sebuah rumah di Burari.

Tujuh wanita dan empat pria…

Pada pukul 08.30, setiap saluran media berada di TKP.

Polisi Delhi tak pernah menangani kasus seperti ini,

11 orang ditemukan tewas di rumah yang sama.

Semua berlomba-lomba.

Ada banyak tekanan untuk menjadi yang pertama menyampaikan berita.

Terjebak di kerumunan karena polisi menutup TKP.

Berdasarkan desas-desus, kami berusaha menyimpulkan cerita.

Di belakangku, ada pejabat senior polisi

yang masih di lokasi.

Saat ini, kami di atas dan akan saya tunjukkan tampilan dari atas.

Saat itu, kami mendapat video,

tepatnya video dari TKP yang direkam pagi hari.

Polisi tiba di TKP pukul 07.35, 07.40.

Video sudah direkam dan diunggah.

Merekam dari kerumunan dan menjadi viral.

Aku menerima video ini di salah satu grup WhatsApp.

Rasanya merinding.

Itu video yang mengerikan.

Seluruh video ini berdurasi hampir dua menit.

Tak ada polisi dalam video tersebut.

Direkam dari kerumunan, dibuat viral.

Ada instruksi bahwa tidak ada yang boleh

menayangkan di saluran

karena brutal dan mengerikan.

Setelah menonton video itu, kami terguncang.

Kami tak percaya ini terjadi. Ini sangat mengguncang.

Usai menontonnya, tak perlu memastikan lagi.

Video itu menegaskannya.

Sebuah kejadian yang mengerikan,

jasad 11 anggota keluarga yang sama,

tujuh wanita dan empat pria,

ditemukan di rumah di daerah Burari Delhi utara…

11 anggota keluarga ditemukan tewas…

Ada berita besar dari Burari, Delhi…

11 jenazah ditemukan…

…telepon masuk ke kantor polisi Delhi…

11 orang tewas…

House of Secrets: The Burari Deaths subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for House of Secrets: The Burari Deaths

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left