De første 200 linjer.
Oh, yeah.
Oh, yeah ...
Abra-crot-dabra!
Ha! Ta-da!
Whoo! Tadi itu menakjubkan. / Nikmatnya.
Ya. Aku sungguh mengisi dirimu.
Aku mencintaimu juga. / Baiklah!
Aku mau membasuh penisku sebelum berangkat sekolah.
Tunggu, Jay, boleh aku bicara denganmu?
Ugh. Untuk terakhir kalinya aku tak mau ajak kau memetik apel.
Tidak, bukan soal itu. Aku tak tahu cara ngomongnya, tapi ...
Aku haid. / Haid? Kau itu bantal.
Kau tak bisa itu. / Bukan, Jay, aku hamil.
Apa?!
Bagus. Bagaimana bisa?
Ayolah, jangan naif, Jay. Sudah kusuruh pakai kondom.
Apa? Tidak, kupikir maksudmu dari noda!
Aku tak siap punya anak! / Nah, sebaiknya kau bersiap.
Oh, astaga! Oh, astaga! Ini--
Anak-anak, basuh penis kalian sebelum berangkat sekolah!
Oke, bu! / Sedang kulakukan, ma!
Sial, aku belum membasuh penisku.
Wow, itu tidak bagus.
Menurutku, dia payah bermain klarinet.
Benar. Tapi cuma dia yang ikut audisi. / Dia pakai topi.
Aku juga suka topinya.
Aku jadi teringat Woody Allen muda ...
... bermain kejutan di Carlyle Hotel.
Woody Allen. Ho-ho.
Pria itu punya gairah besar.
Woody Allen dituduh melakukan pelecehan.
Katanya itu tidak benar, tapi dia menikahi anak tirinya.
Itu sangat rumit dan sederhana.
Menurutku kita terima Andrew. / Ya Tuhan.
Andrew, selamat datang di Klub Jazz.
Sebagai catatan, aku suka fedora-mu.
Itu membangkitkan masa depan penuh warna dari jazz.
Itulah yang ingin kulakukan.
Hinaan bagus. Sekarang bilang kau ingin gunakan pantatnya sebagai topi.
Benarkah? Haruskah? / Tidak, jangan lakukan itu.
Aku kelewatan. Woody Allen membuatku kelewatan.
Pria itu pahlawan. Bukan secara artistik, cuma pendapat pribadi.
Ingat gadis dari perkemahan yang kuceritakan padamu, Roland?
Oh, ya, Roland. Aku membayangkan pria tua bernama Roland.
Serah. Tidak, aku tak mencium pria tua di perkemahan.
Hati tak bisa bohong. / Semalam dia SMS aku.
Kutip, "Datanglah ke kota besok.
Kita harus nongkrong dll." / Ooh!
Kau tahu artinya "dll"? / Singkatan dari "dan lain-lain."
Tidak, kurasa maksudnya dia ingin berkencan.
Berkencan dengan gadis kota. Wow.
Andrew, kita akan pergi ke New York.
Aku? Atau, maaf, apa ada orang lucu di belakangku?
Seperti orang bodoh, memakai baju lucu?
Tidak, kau menyenangkan.
Oh, tidak, Nick. Tidak, makasih, tapi aku tak menyenangkan.
Aku punya banyak keunggulan. Aku setia / Uh-huh.
Aku punya mantel yang besar-- / Yang paling besar.
Tapi menyenangkan? Tidak. Kurasa kau pergi sendiri saja.
Tapi aku ingin pergi dengan sahabatku.
Dan Andrew, aku tak ingin bermain jazz,
Tapi kau suka jazz, 'kan?
Andrew, jazz itu soal mengambil resiko. Itu bagus buatmu.
Dalam jazz? / Dalam kehidupan!
Jazz itu seperti kehidupan.
Ia berlangsung lebih lama dari yang kau pikir,
Lalu kau menyadarinya dan merasa, "Oh, aku ngerti," lalu selesai.
Oh.
Apa ada yang bilang necrophil-- Oh, hei, Duke.
Hei, Maurice.
Kau bawa uang untuk bayar hutang?
Aku, uh ...
Andrew, kau harus ikuti Duke. Ada ratusan ...
... cewek Puerto Rica berambut blonde di kota New York. Yum, yum.
Ayolah, Andrew, petualangan! / Jazz!
Cewek Puerto Riko blonde dengan anting besar ...
... dan bisa muat untuk penismu.
Maaf, bagaimana dengan orang tua kami?
Mereka bisa melacak ponsel kami.
Itulah sebabnya kita berikan pada Jessi.
Hei, Jessi, bagaimana kalau kau pergi dengan Nick dan aku di sini saja?
Aku ada urusan bat mitzvah sepanjang sore.
Tapi menurutku ini bagus buatmu, Andrew.
Aku sangat takut. / Terima saja, nona.
Aku cowok. / Keluarlah dari zona nyamanmu.
Ya, taklukan rasa takut dan lakukan yang ingin kulakukan.
Bagaimana dengan sekolahnya?
Nah, catatan dari orang tua kalian ini jelas dipalsukan ...
Oh, ya Tuhan.
... dalam arti lain bagus juga.
Ya. / Kalian paham akan pentingnya ...
... karya wisata tanpa pengawasan ke Manhattan,
Dan itu tak terdengar mencurigakan sama sekali.
Aku merasa tidak enak memanfaatkan pria ini.
Kurasa dia sangat senang bisa mengobrol dengan orang lain.
Aku juga akan berada di kota itu sendirian.
Mungkin kita bisa ... Entahlah, main bareng.
Kau mau main sama kami? / Di Manhattan?
Tidak, tidak, bukan begitu.
Aku akan berada di Perusahaan Pembuatan Bir Ewing Patrick.
Uh ... / Kedai sederhana, suasana wazoo.
Oke. Ya, mungkin.
Bagus! Jadi bisa, nih? Keren, baiklah.
Kalian kalo pegang pulpen gimana? Kaya pegang garpu, 'kan?
Baiklah, Nick, ayo ke New York!
Topi itu lucu sekali! / Ini topi jazz-ku.
Oh, duh, kau dengan tulus memakai topi itu.
Kubeli ini dengan uang kematian kakekku.
Oh, tidak. Berapa harganya? / $199.
Ah, ya, harga yang pas untuk topi yang luar biasa.
Kau sakit, hah? / Ya.
Makasih sudah tetap di sini. / Tentu saja.
Jadi, apa rencanamu ke depannya?
Soal apa? / Kau tahu, soal kehamilan itu.
Maksudmu aku harus ... ? / Tidak, bukan gitu.
Kecuali kalau kau ... / Dia akan kurawat.
Tentu! Aku juga akan merawatnya. Kita akan merawatnya.
Mungkin cuma ini peluangku untuk punya anak.
Maksudku, usiaku 40 tahun. / Apa?!
Aku dari rumah nenekmu. / Astaga!
Apa masalahnya? / Tunggu, pikirmu usiaku berapa?
Usiamu 40 tahun, 'kan? / Kenapa menurutmu begitu?!
Ohh, aku ngewe 40. Ooh!
Aku pesulap terkenal berusia 40 tahun.
Kukendarai Tesla merah terang yang kubeli dengan uang 40 tahunku.
Aku juga berusia 40 tahun. / Aku kenal kakekmu.
Diam, diam, diam! / Aku 40!
Jadi, berapa usiamu? / Usiaku 13 tahun.
Apa?! Kau terlalu muda untuk menjadi ayah.
Aku tahu! Itulah sebabnya aku ingin kau mengarbosinya.
Nah, ini apartemen Roland.
Senang kalian selamat sampai tujuan.
Aku akan merasuki orang-orang di sekitar sini.
Beritahu Price Waterhouse aku akan--
Selamat tinggal, pebisnis.
Hehehahaha ...
Kau gugup bergaul dengan Roland?
Apa? Emangnya kenapa? / Dia anak kota. Mereka keren.
Maksudku, ingat Gilmore Girls--
Sebelum membahas itu, kau mengenalku.
Aku menyukai topi itu.
Aku ingin tahu apa Roland akan menyukainya. Itu masuk akal?
Apa nada bicaraku benar? / Nicholas, Nicholas, Nicholas.
Ini kota tempat jazz berkembang. / Uh-huh.
Aku memakai topi jazz. / Benar, tapi--
Aku tampak seperti musisi jazz. / Uh, tentu.
Aku gak akan bikin malu. / Oh, baguslah.
Menurutmu mereka punya roti Yehezkiel ? / Apa?
Roti Yehezkiel . Itu roti gandum kuno.
Aku ingin segera memakannya untuk mengatasi ketombeku.
Akan kujelaskan pada Roland.
Halo? Roland?
Hai, Nick. / Hei.
Hei. / Hai, aku Andrew Glouberman.
Bridgeton Tengah, klarinet pertama.
Lihatlah dirimu! Bagiku kau lucu. Kau lucu parah.
Makasih? / Topi itu.
Tampak seperti mall tapi ada di kepalamu.
Nah, aku memang membelinya di mall.
Bagaimana kalian kenal Roland? Kau pacarnya?
Andrew. / Aku tanya karen Nick suka padanya.
Atau, maaf, kalian pacaran?
Seperti pria gay, atau kalian pria normal?
Andrew, tolong diam.
Ya! Tn. Membosankan. Kaulah karya seniku berikutnya!
Bukan bermaksud tak sopan. Tapi siapa kau sebenarnya?
Diamlah. Aku Mint.
Dia seniman avant-garde.
Aku pernah menulis tanda tanya di tiap kalimat dalam Alkitab.
Aku benci orang tuaku.
Oh, ya, aku juga.
Itu fotomu bersama Max Greenfield dari New Girl?
Schmidt, ya.
Kurasa sekarang kami temenan aja. Entahlah.
Dia terlalu manja. / Baguslah.
Jadi sedang apa kau di kota ini? / Kau menyuruhku datang.
Jadi kau langsung datang? / Tidak, aku memang berencana kemari.
Aku ingin ke Menara Kemerdekaan dan sebagai penghormatan.
Kau seperti tikus kecil desa, hah?
Datang jauh dari Westchester. / Uh ...
Yah, kucing kota ini akan merusakmu.
Oke.
Nick-- Hai, Roland.
Uh, hai? / Nick, mereka menghirup pil di luar sana.
Tak apa, Andrew, karena kami juga tak apa.
Mereka melihatku menggunakan vitamin. Untuk ketombe, Roland.
Kugunakan vitamin untuk ketombe. Mereka pikir aku suka farmasi.
Keren, Andrew, itu lucu.
Akan kuadukan mereka ke petugas. Aku akan mengadukan semuanya.
Andrew, kau panik. / Oh, heli-nya sudah tiba.
Tentu saja, helikopter.
Ya. Itu satu-satunya cara pergi ke Montauk.
Mint akan bertemu Dwayne "The Rock" Johnson untuk karya seninya,
Kurasa dia akan berada di sana. / Kau kenal The Rock?
Dia nempel terus.
Nick, aku tidak akan naik helikopter. / Apa maksudmu?
Kita datang ke kota ini untuk berpetualang, kini kita akan bertemu The Rock.
Benar, itu memang menarik. Aku tak bisa ikut.
Ada sesuatu di telingaku.
Bagaimana ketika keluargamu terbang ke eropa?
No comments yet. Be the first to leave one.