That '90s Show

That '90s Show

Download Indonesian undertekster

Sæson 3

Udgivelsesinfo

That 90s Show 2023 S03 NF WEB H264-ETHEL
En kommentar af tedi
Retail NF (8 eps)

Tags

webdl
Udgivet den: 2024-08-22
Downloads: 32
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 179 linjer.

Gwen, kakek-nenekku kembali dari Paris pekan ini.

- Aku tak mau ada kekacauan besar. - Ya. Khawatirkan aku, bukan itu.

Aku melihat lubang. Aku melihatnya saat aku tidur.

Aku melihat lubang!

Kakek, ini sudah lebih dari sepekan.

Kau yakin kita tak perlu sewa profesional?

Hei, paman buyutmu, Spogiera

menyaksikan mereka membangun Gedung Empire State.

Tunjukkan rasa hormat.

Tapi kami hampir selesai. Tinggal beberapa barang kecil lagi.

Otakmu seperti ember kosong.

Menghina dengan bahasa Italia.

Kalian berdua bisa santai.

Kita punya waktu sampai Jumat untuk sentuhan akhir.

Kemarin, kau bilang mereka pulang Selasa.

Katakan kau menuliskannya. Hidup kita dipertaruhkan, Bob.

Aku tak perlu menuliskannya.

Mereka kembali pada hari yang sama aku potong rambut.

Kapan?

Aku lupa.

Kakek, artinya mereka pulang...

Hari ini!

Dapurku!

Seseorang akan mati.

Nongkrong di jalanan

Sama seperti minggu lalu

Mengobrol sepanjang waktu

Kami baik-baik saja

Halo, Wisconsin!

Tamat riwayat kita.

Mereka akan tutup rubanah dan mengirimku ke Chicago.

Aku akan mati sebelum kembali.

Jangan cemas. Kita akan kabur bersama.

Aku jadi Thelma. Kau jadi Louise. Rambut kita mirip mereka.

Kita melawan dunia, Sayang.

Tapi dunia yang akan menang.

Orang tuaku tak boleh tahu soal ini.

Mereka marah saat tahu pusarku ditindik.

Orang tuamu keras.

Boleh kulihat?

Aku tak mencemaskan lubang di perutnya. Aku mencemaskan lubang di dapurku!

Aku tak cemas. Aku hanya ingin melihatnya.

Jangan panik, Kawan.

Kita anak kecil yang polos

yang diawasi seorang wali ceroboh.

Tidak, aku takkan membiarkan itu.

Aku akan menyalahkan kalian.

- Bahkan aku? - Hanya namamu yang kutahu.

Hei, sebelum kalian mulai mengomel, bagaimana Paris?

Menyenangkan.

Cuacanya bagus.

Makanannya biasa-biasa saja.

Dan ada lubang

di rumahku!

Semua cangkirku pecah! Cangkir teh, cangkir kopi, cangkir graviku.

Aku tahu bentuknya perahu! Aku kesal!

- Kami tak bermaksud... - Diam!

Aku akan menghukum kalian!

Kalian semua tak boleh melihat foto-foto perjalananku selamanya.

Bahkan anak-anak yang merokok.

Itu kejam, tapi adil.

Aku bicara mewakili semua orang saat kubilang kami jera.

Kalian tak bisa pergi semudah itu.

Aku butuh nama dan bokong!

Namaku Nate dan ini bokongku.

Ini semua salahku, oke?

Aku mengebut, menabuh udara, lalu menabrak rumah kalian.

Yang lain boleh pergi.

Kau akan menebusnya dengan kesengsaraan.

Aku akan memberitahumu nama setiap porselen yang kau bunuh.

Dimulai dengan Annette.

Dia angsa yang memegang serbetku.

Apa yang kau lakukan? Kau butuh bokongmu.

Ini bagus.

Nikki akan berpikir aku pahlawan dan jatuh cinta lagi kepadaku.

Itu pasti berhasil.

Aku tahu.

Hanya kau yang tahu ini,

jadi tolong rahasiakan.

Pegang kunci ini untuk jaga-jaga.

Dingin.

Pengocokku gepeng!

Semoga beruntung, Kawan.

Pengocoknya gepeng!

Artinya aku harus membawa dia ke Bed, Bath, and Beyond!

Neraka pribadiku.

Jadi, selamat datang di nerakamu.

Kau akan mengajakku belanja baju?

Tidak.

Tapi bersiaplah untuk rasa sakit,

keringat, air mata, dan penghinaan!

Kedengarannya seperti belanja baju.

Nate memang pahlawan.

Kakek Bob?

Mengecewakan.

- Kenapa Nate melakukan itu? - Entahlah.

Tak ada yang tahu.

Aku merasa bersalah.

Ini sebabnya aku bahagia dilahirkan tanpa hati nurani.

Kau terdengar seperti pembunuh berantai.

Mereka melakukan tugasnya.

Kita harus memberinya sesuatu untuk menebus semua ini.

Sesuatu yang dia suka. Apa yang dia suka?

Gulat profesional.

Pada hari ulang tahunnya, sisakan sepotong kue ekstra

barangkali Rowdy Roddy Piper mampir.

Selalu berakhir dengan air mata.

Sebelum tidur,

Nate berpose tanpa apa pun selain sabuk gelar juaranya.

Bagaimana kau tahu?

Saat menginap.

Mereka melakukannya sekali sepekan. Namanya Kru Menginap.

Jangan katakan keras-keras. Itu memberi mereka kekuatan.

Apa yang kudengar? Cemburu.

Cemburu.

PENGGILA PESTA

Siapa Penggila Pesta?

Dia superstar gulat. Bagaimana kau tak tahu?

Kau suka gulat?

Keringat, pria kekar, bergulat dengan kostum teatris,

saling memanggil.

Itu beberapa hal favoritku.

Masalah terpecahkan.

Belikan dia mainan telanjang lagi.

Jangan lagi.

Setiap mandi, dia membawa 20 mainan itu bersamanya.

Apa yang salah dengan ideku?

Kau tak pernah mengatakannya.

Ada konvensi gulat di Milwaukee.

Penggila Pesta akan datang. Aku tak pernah mengatakan itu?

- Ayo pergi dan minta tanda tangan. - Tahu apa yang kita butuhkan?

Seseorang yang tak pergi.

Ya, aku pernah ke salah satu pemandian mainan itu.

Kurasa aku tak perlu ikut lagi.

Baik. Kami akan melakukannya.

Kencing dulu sebelum pergi.

Aku tak perlu pergi.

Aku pernah mendengarnya. Duduk dan lihat apa yang keluar.

Baik, Pak Forman. Jalan masuk sudah bersih.

Tak ada gigi berlubang, jadi sampai jumpa enam bulan lagi.

Aku senang selera humormu belum hilang.

Ketika tawa sirna, aku tahu tugasku sudah selesai.

Sekarang, singkirkan sarang tawon di halaman belakang.

Itu berbahaya.

Aku butuh setelan khusus.

Setelan?

Aku penasaran apa Men's Wearhouse buka.

Oke! Akan kulakukan.

Kau ingin aku melakukan semuanya, Keparat Pemalas.

Kau cium Bibi Maria dengan mulut itu?

Maria-ku, aku ingin menciumnya lagi.

- Aku juga merindukannya. - Maria.

Red, kami akan pulang lebih awal karena kami terlalu sedih.

- Sampai jumpa besok. - Tidak!

Besok adalah hari istimewa kita.

Aku menjanjikannya Six Flags. Sampai jumpa pekan depan.

Jangan repot-repot. Kau dipecat.

Kenapa? Kami tak melakukan apa pun.

Kita tak melakukan apa pun.

Tenang. Mereka sedang tidur.

Selamatkan diri kalian!

Kau mengambil salah satu mainan kamar mandi itu dengan Nate?

Itu caraku agar dia mau mandi.

Hei, Gadis-Gadis.

Bu Forman, kau tampak lebih baik.

Blenderku selamat, jadi aku membuat margarita .

Aku sudah memikirkannya

dan hanya akan menghukum diriku sendiri jika tak menunjukkan foto liburanku.

Ada tiga tas lagi di atas.

Foto yang baru dicetak.

Siapa yang mau cium?

Oke, ayo lakukan ini secara berurutan.

Ya ampun. Acar telurku.

Aku harus mengeluarkannya dari air garam sekarang.

Benar. Itu akan terasa asin dan orang akan membahasnya setiap Paskah.

Serius? Acar?

Aku acar.

Oke. Ini kami di persinggahan kami di Atlanta.

Itu foto, jadi tak kelihatan. Trotoarnya bergerak.

More Indonesian subtitles for That '90s Show

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left