Jodha Akbar

Jodha Akbar

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

Jodha Akbar - Episode 197 - March 18, 2014
En kommentar af anam_knight
Episode 197-https://www.youtube.com/watch?v=QZLZV_4skJM

Tags

other
Udgivet den: 2014-11-13
Downloads: 50
Hørehæmmede: Yes

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 154 linjer.

"Sudahkah Jodha membaca pesan ku?"

"Seberapa lama aku harus tetap tinggal di Agra dibawah penyamaran?"

"Aku tidak aman disini"

Hei! Kamu!

Apa yang kamu lakukan disini?

Apa yang akan kamu lakukan disini saat semua orang tidur?

Siapa kamu?

Siapa aku?

Kumohon, jangan mengejek ku.

Apa yang pengemis tahu siapa dirinya?

Jadi, bagaimana aku tahu siapa aku?

Aku sudah berlindung di kuil ini.

Aku mengembangkan apa yang orang lain donasikan.

Baiklah. Jangan tinggalkan kuil ini. Ini tidak aman untuk pergi keluar.

Ayo pergi. Semuanya terlihat baik-baik saja disini.

"Oh Tuhan, kumohon kirimkan Jodha untuk bertemu dengan ku."

Jodha, dengarkan aku. Kumohon, jangan pergi bertemu Sujamal.

Kamu akan berada dalam masalah jika Kaisar tahu tentang ini.

Kamu adalah menantu dari keluarga Mughal.

Itu tidak benar pergi seperti ini di tengah-tengah malam.

Moti, aku tidak bisa mengubah keputusan ku.

Baiklah. Kumohon, hati- hati.

Jangan khawatir tentang aku. Jaga semuanya saat aku pergi.

Kumohon, tunggu.

Aku sudah sampai di kuil. Tapi, bagaimana aku menemukan Sujamal?

Bagaimana dia tahu bahwa aku sudah datang kesini untuk bertemu dengan dia?

Jodha, aku Sujamal.

Sujamal.

Ini tidak aman untuk berbicara disini. Seseorang mungkin melihat kita bersama.

Ayo pergi ke belakang kuil.

- Kumohon jangan menangis, Jodha. - Kalau begitu, apa lagi yang bisa aku lakukan?

Aku telah memilih diantara tugas ku terhadap suami ku dan saudara ku.

Siapa yang harus aku pilih?

Sujamal, semua orang berpikir bahwa kamu telah menyerang Kaisar.

Kumohon beritahu aku bahwa kamu tidak melakukan hal seperti itu.

Ayo masuk, Jodha.

Sujamal, apakah kamu menyerang Kaisar?

Apakah itu benar?

Aku tahu bahwa kamu dalam situasi yang sulit.

Aku telah memanggil mu disini untuk memberitahu mu kebenarannya.

Aku tidak menyerang Kaisar, Jodha.

Aku setuju bahwa aku telah memberontak melawan Mughals.

Dan aku bisa membunuh Mughal manapun dalam medan perang.

Tapi, aku tidak pernah bisa membunuh Kaisar. Aku tidak akan pernah melanggar janji ku

untuk melindungi suami mu.

Kalau begitu, apa yang kamu lakukan pada perayaan?

Kamu telah memberitahu ku bahwa kamu akan meninggalkan Agra setelah bertemu dengan ku.

Kalau begitu, mengapa kamu hadir saat perayaan?

Aku berada disana untuk memenuhi janji ku.

Jodha, saat aku meninggalkan Agra

saat aku mendengar Abul Mali berbicara dengan sekutu dia.

Mereka telah bersekongkol untuk membunuh Kaisar.

"Jalal akan berada di antara subyek nya saat perayaan."

"Kita tidak bisa meminta untuk kesempatan yang lebih baik untuk membunuh Jalal."

"Itu Sujamal. Tangkap dia!"

Tapi, aku tidak cukup beruntung

untuk dianggap sebagai penyerang.

Kaisar seharusnya tahu tentang konspirasi ini.

Dia seharusnya membatalkan perintah untuk menangkap mu.

Itu tidak akan ada gunanya.

Keadaan ini tidak akan membiarkan dia percaya padamu.

Menurut dia, aku adalah musuh terbesar dia

Aku telah membunuh kerabat dia dalam pertempuran.

"Ratu Jodha, apakah kamu tahu bahwa Mewat telah ditangkap?"

"Banyak dari kerabat ku telah terluka saat pertempuran. "

"Beberapa telah kehilangan nyawa mereka."

"Diantara mereka, 2 dari mereka adalah saudara sepupu ku."

"Hanya mencari Sujamal tidak akan membantu."

"Dia masih berada di Agra."

"Menurut ku dia pasti masih di sekitar."

"Persiapkan penjaga lagi untuk mencari dia."

Kaisar bukan satu-satunya musuh yang aku punya.

Sharifuddin, Abul Mali dan

paman ku, Raja Bharmal menganggap ku sebagai musuh juga.

Mereka semua adalah musuh ku.

Tapi, aku tidak takut pada mereka. Aku adalah Rajput pemberani.

Aku akan menganggap diriku beruntung jika

Aku menyerahkan nyawa ku untuk menyelamatkan tanah air ku.

Aku sudah berjanji padamu untuk menjaga nyawa suami mu.

Aku bisa menyerahkan nyawa ku untuk memenuhi janji ku.

Aku memanggil mu untuk memberitahu mu bahwa

ini seseorang dari istana yang ingin membunuh Kaisar.

Aku ingin kamu mencari orang itu.

- Siapa orang itu? - Aku tidak tahu.

Aku ingin kamu berjanji padaku bahwa

kamu tidak akan memberitahu Kaisar bahwa kamu telah kesini untuk bertemu dengan ku.

Kumohon, berjanji padaku.

Jodha, berjanji padaku.

Aku berjanji padamu.

Jaga dirimu baik-baik.

Aku harus pergi.

Kamu ingin pergi kemana, Sujamal?

Aku harap semua masalah ini akan segera berakhir.

"Itu berarti, pria yang menyamar itu adalah kakak Ratu Jodha, Sujamal."

"Aku harus memberitahu Kaisar tentang dia."

"Tidak! Apa yang aku hampir lakukan?"

"Jika aku beritahu Kaisar tentang Sujamal,"

"itu tidak akan menolong ku juga."

"Aku harus melakukan sesuatu"

"yang melibatkan Ratu Jodha dan"

"menghancurkan dia bersamaan dengan Sujamal."

Panjang umur Kaisar!

Kamu telihat sangat bahagia hari ini.

Kamu telihat dalam damai.

Aku harus berterima kasih padamu untuk itu.

Silahkan, duduklah.

Aku ingin meminta mu melakukan sesuatu.

Darimana kamu kemarin malam?

Aku datang ke ruangan mu kemarin malam tapi kamu tidak ada disana.

Darimana kamu, Ratu Jodha?

Aku tidak di dalam istana.

Aku telah pergi ke kuil untuk berdoa untuk subyek kita.

Sangat larut malam.

Ya, aku tidak bisa mengunjungi kuil saat siang hari.

Aku mulai merasa resah di sore hari.

Ngomong-ngomong, tidak apa-apa.

Aku sudah beritahu kamu itu mudah untuk mengawasi selir.

Kamu adalah orang yang sensitif.

Terkadang, untuk membantu orang lain

seseorang sering kali lupa tentang dirinya sendiri.

Kamu mungkin sibuk mengawasi selir.

Itulah mengapa, aku datang untuk bertemu dengan mu.

Aku ingin bermain permainan catur dengan mu.

Maaf, Yang Mulia.

Aku tidak bisa istirahat kemarin malam dan aku sedang tidak sehat juga.

Aku mungkin tidak bisa bermain catur dengan mu hari ini.

Tidak apa-apa. Kita bisa bermain catur lain hari.

Silahkan, istirahatlah.

"Kumohon maafkan aku, Yang Mulia."

"Aku sudah berjanji pada Sujamal untuk tidak memberitahu mu tentang pertemuan kami."

Aku ingin bertemu dengan Ratu Ruqaiya.

Ratu Ruqaiya belum bangun.

Aku tidak bisa menunggu dia sampai dia bangun.

Aku ingin mendiskusikan sesuatu yang penting dengan dia.

Aku adalah menantu dari Perdana Menteri.

Ratu Ruqaiya adalah teman dekat ku.

Dia akan senang bertemu dengan ku.

Pergi masuk dan beritahu dia.

Baiklah, aku tidak akan menghentikan mu.

Tapi, kamu akan bertanggung jawab karena mengganggu tidur dia.

Baiklah.

Jika kamu ingin dihukum,

kamu bisa mengambil pipa ku.

Ratu Ruqaiya, kamu sudah bangun?

Apakah itu kamu, Javeda?

Aku kesini untuk mendiskusikan hal yang penting dengan mu.

Aku melihat mu memainkan "chaughan" hari itu.

Aku suka cara kamu memainkan permainan itu.

Kamu bisa bertemu dengan ku nanti untuk memuji ku.

Itu bukan hanya tentang memuji mu.

Aku hanya berpikir sesuatu dan aku tidak bisa menghentikan diriku sendiri.

Tentang apa itu?

Menurut ku,

Aku tidak bisa menemukan guru yang lebih baik daripada kamu untung mengajarkan ku "chaughan".

More Indonesian subtitles for Jodha Akbar

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left