De første 200 linjer.
Kami tidak dapat membantu Jika Anda memiliki tunggakan.
Kami mencintaimu, Pak Kim.
Ini Lee Joon dari Daehan Card.
Bisakah Bapak membayarnya bulan ini?
Papan Status Karyawan Sibuk. Toilet. Siaga.
Lee Joon
Manajer Lee Seyeon
Ini kelima kalinya pembayaranmu jatuh tempo.
Kau terdengar muda, kenapa Kau kerja di tempat seperti itu?
Panggil supervisormu.
Halo, Pak.
Aku ingin seorang supervisor.
Pak, Aku manajernya.
Aku mau bicara dengan pria.
Apa anda bilang, Aku ingin bicara dengan pria?'
Brengsek, apa maksudmu?
Apa kau tanya 'Apa maksudmu?'
Brengsek!
Keparat...
Direktur Oh
Ya, Direktur.
Aku segera kesana.
Tunggakan bulanan Anda sebanyak 1.500.000 won.
Bisakah anda bayar sebelum tanggal 21?
Pak, tolong dibayar paling lama tanggal 25.
Menelepon pelanggan berikutnya.
Pak, boleh Aku ke toilet?
Apa hanya itu kerjamu?
Aku belum ke toilet hari ini.
5 menit! Kupotong dari waktu istirahatmu.
Ya pak!
- Sistem sudah ditingkatkan total. - Selamat datang.
Ya.
Mengurangi panggilan tak terjawab.
Ngomong Ngomong, Nomormu belum berubah, kan?
Kami akan berusaha keras.
Orang-orang Daehan Card tidak senang.
Kau tak memenuhi kapasitasmu.
Kita tak bisa kehilangan klien lagi.
Sistem yang ditingkatkan akan otomatis menghitung panggilan tak terjawab.
Ini akan masuk kedalam pemotongan gaji mereka.
Tentu.
Jumlah panggilan di angkat: 60%
Maaf
Maaf
Tidak apa. angkat teleponmu.
Terima kasih.
Lewat sini.
- Tampak muda. - Dia murid magang.
Aku merasa seperti robot disini.
Makan makanan instan lagi?
Aku tidak sepertimu. Aku tak tinggal dengan ibuku.
Hei!
Kau memakannya tiap saat.
Aku tak melihat Jua hari ini.
Dia kembali ke sekolah.
Impiannya membuat mobil atau semacamnya.
Impian?
Berhenti seperti itu akan membuatnya dihukum dan gagal.
Aku tak bisa ikut sesi foto, aku harus memenuhi kapasitasku.
Maaf.
Sedang apa?
Apa ada masalah?
Tidak ada.
Bagaimana pekerjaannya?
Kau bisa jujur.
Betulkah?
Sebenarnya...
Aku tak merasa siap untuk ini.
Meskipun aku magang,
Aku tidak yakin apa yang kupelajari disini.
Kau ambil jurusan fotografi?
Iya.
Bukankah fotografi artinya memahami dunia?
Maka, pelajarilah cara kerja dunia disini.
Aku tak memintamu melepaskan mimpimu.
Anggap saja kau sedang belajar tentang dunia.
Aku juga pernah jadi remaja yang berjuang keras.
Anggap saja ini sebagai pelajaran hidup, oke?
Pelajaran hidup?
Ya.
Apa itu sulit?
Ini mudah.
Mau kutunjukkan?
Lihat?
Ada target disana.
Anggap saja seperti sedang menembak senjata.
Kau menangkapnya saat berada di kotak ini.
Itu terlalu rumit bagiku.
Ajari aku nanti. Aku ingin mencobanya suatu saat.
Bu.
Aku akan mencetaknya untukmu.
Terima kasih.
Terima kasih.
Terima kasih.
Ya pak.
Kau dimana
Aku dalam perjalanan pulang.
Begitu rupanya.
Aku sedang minum-minum dengan direktur Daehan Card.
Kau harus datang.
Baik pak.
Sedikit lagi!
Bagus sekali, Pak.
Kau jadi makin hebat tiap saat.
Nyonya Lee, minumlah koktail sperma.
Silahkan.
Terima kasih Pak.
Dia tangguh.
Tidak semua gadis bisa jadi manajer.
Benar.
Terima kasih.
Selamat minum.
Bersulang.
Sudah berapa lama kau di Daebang?
Lima tahun.
Teruskan itu.
Kau ingin bergabung dengan perusahaan, kan?
Ya, aku selalu menantikannya.
Bau apa ini?
Itu terlihat segar, aku tak tahu itu masih hidup.
Maaf pak.
Apa ini?
Sesuatu yang berbau amis.
Kukira itu karena kita punya tiga gadis disini.
Ayolah.
Kenapa Kau membawa ini kemana-mana?
Apa kau tak punya pembantu?
Lihatlah dia mencoba untuk hidup.
Kau bisa melakukannya, Mirae!
Aku tidak tahan lagi...
Rasanya ingin hancur...
Mirae, masuk.
Yeonggwang: Bagaimana pekerjaannya?
...Baik.
Yeonggwang: Kau sangat beruntung punya pekerjaan.
Aku hanya magang. Kontrakku hampir berakhir.
Phoenix: Mereka belum memperbaruinya?
Phoenix: Semoga beruntung! Sampai jumpa di sekolah
Obat tidur
Aku membeli gurita. Aku akan memasaknya besok.
Aku seorang manajer?
Aku bisa dipecat kapan pun.
Mirae.
Kau tahu apa mimpiku?
Aku ingin mendapatkan pesangonku dan melunasi pinjaman apartemen ini.
Jangan hidup seperti ibumu.
Kau sedang apa?
- mempersiapkan pertemuan. - Pertemuan?
Nyonya Park ingin aku menghadirinya mulai hari ini.
Dia tidak meneleponmu?
Tidak.
Kursi barumu belum datang?
Kurasa itu akan datang.
Kau memanggilku, Bu?
- Salin ini dan taruh di mejaku. - Baik Bu.
- Ruang konferensi, semuanya. - Baik
Semua rekrutmen terbuka ingin orang berpengalaman kerja.
Tak ada yang ingin rekrutan baru.
Mari bertahan di sana.
Dimana Eunju?
Dia diterima.
Baguslah.
Katanya dia keliru masuk jurusan seni liberal namun dia berhasil.
Aku punya beberapa info khusus hanya untuk kalian.
Daehwa Group akan merekrut tambahan tahun ini.
Itu mendadak, jadi persaingannya takkan ketat.
Kau yang terbaik.
Aku hanya melakukan hal yang benar.
Halo, Ayah.
Di Bandara?
Dia pasti punya koneksi di Daehwa Group.
Siapa?
Jaewon.
Dia punya koneksi?
Tapi kenapa dia ada disini?
Kurasa dia ingin merasakan hidup yang biasa atau semacamnya.
Kau sudah memeriksanya?
Terima kasih, Jaewon.
Tidak apa.
Mari kita pergi minum-minum dan bersantai hari ini.
Selalu tersenyum! Kami mencintai pelanggan kami!
Kami mencintaimu.
Kami mencintaimu.
Halo?
Kami mencintaimu, Pak Han.
Tunggakan pembayaran kartumu sebesar 1.740.000 won.
Kapan bisa kau bayar?
Dalam beberapa hari.
Kapan tepatnya?
Tunggu saja.
Kalau begitu aku akan telepon lagi dalam seminggu.
Terima kasih.
Terima kasih.
Dasar bodoh.
Menurutmu jika begitu mereka akan bayar?
Kenapa tidak kau ikuti panduannya?
Anak-anak, anggap ini sebagai akting. Jangan tersinggung.
Menyenangkan, kan? Mereka ada dibawah kendalimu.
Kapan ini terjadi di kehidupan nyata?
No comments yet. Be the first to leave one.