Yumi's Cells

Yumi's Cells (유미의 세포들)

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

유미의-세포들-Dua-Dunia-Yumi-E12-NEXT-iQIYI
En kommentar af Anangkaswandi

Tags

other
Udgivet den: 2021-10-23
Downloads: 17
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 185 linjer.

Ini enak. Kau membuat sup rumput laut yang sangat enak.

- Woong. - Ya?

Haruskah kita menikah?

Maukah kau menikah denganku?

[Apa yang kau lakukan? Dia bertanya apa kau ingin menikahinya.]

Sel Cinta. Bangun.

Apa itu?

Yu-mi bertanya apakah Woong ingin menikahinya.

Menikahinya?

Ya, nikahi dia.

Mereka sedang makan.

Selagi makan?

Terserah. Dia hanya menanyakannya.

Apa kau berencana menikahinya?

Itu ada di dalam laut.

Jadi, tidak untuk saat ini?

Itu... Apa?

Maka aku akan menolak.

Tunggu. Tunggu, Akal Sehat.

Tunggu sebentar.

Kenapa kau bicara seolah-olah itu bukan urusanmu?

Apa? Kau bilang dia tidak berencana menikahinya.

Memang benar,

tapi...

Ini dia.

Woong, ini.

Panas. Hati-hati.

Enak sekali.

- Apa? - Enak sekali.

Luar biasa. Ini pilihan terbaik.

- Kau mau lagi? - Tidak. Kau saja yang makan.

Tidak, aku tidak membutuhkannya.

Bagaimana bisa? Pisau cukurmu rusak.

Aku tidak akan bercukur.

Kau akan menumbuhkan kumismu lagi?

Aku akan mencukurmu jika kau mau.

Dengan krim cukur.

Seperti ini. Aku akan melakukannya untukmu.

Pria keren.

Ayo pulang.

Sedikit lagi.

Ya, aku bisa mendengarmu.

Kau sudah menemukan keinginan menikah?

- Syukurlah. - Itu bagus.

Benarkah? Kalau begitu, boleh kujawab sekarang?

Ya,

jawab ya untuk pertanyaan Yu-mi.

Baiklah. Mari jawab dia sekarang.

Bagaimana menurutmu?

Soal...

Hei.

Kau mau ke mana membawa itu?

Dia akan menikahi Yu-mi.

Begitu rupanya.

Kata siapa?

Apa? Tidak bisakah dia menikahi Yu-mi?

Pernahkah kau memikirkan momen terburuk?

Momen terburuk setelah menikah?

Seperti bertengkar dan bercerai?

Woong. Aku kedinginan.

Kau kedinginan?

Nyalakan pemanas sampai tinggi.

Pemanas?

Yu-mi.

Yu-mi.

Kau baik-baik saja?

Woong.

Aku kedinginan.

Aku ingin tidur di ranjang.

[Yu-mi juga harus mengalami momen terburuknya.]

Tidak tahukah kau dia mungkin kehilangan studionya dalam kemungkinan terburuk?

Apa? Itu...

- Kau tetap akan menikah? - Kau tetap akan menikah?

Cinta?

Apa? Cinta?

Kurasa aku tidak punya pilihan.

Woong suka tinggal bersama Yu-mi.

Tapi karena keuangannya tidak stabil saat ini,

[Tapi karena keuangannya tidak stabil saat ini,]

[mereka harus memikirkannya lagi saat keadaan membaik.]

[mereka harus memikirkannya lagi saat keadaan membaik.]

Itu yang harus dia katakan.

Dia harus menjawab dalam lima detik.

Wajah Yu-mi berubah.

Apa?

Sekarang dia mulai marah.

Tidak, dia sudah membutuhkan waktu lama untuk menjawabnya.

Jika jawabannya terlalu panjang, itu akan canggung.

Hapus semua yang tidak perlu.

[Karena keuangannya tidak stabil saat ini,]

Baiklah.

Apa?

Aku belum menjawab.

Aku hanya

ingin tahu apa pendapatmu.

Kau tidak perlu terlalu memikirkannya.

- Maksudku... - Tunggu.

Ibu.

Ya, aku di rumah.

Ibu belum menerimanya?

Aku mendapat pesan bahwa itu sudah tiba.

Situasinya sudah berakhir.

Woong menolak lamaran Yu-mi.

Apa? Dia hendak menjawabnya.

- Sudah terlambat. - Apa? Tak bisa dia jawab sekarag?

Sudah terlambat.

[Apa pun yang dia katakan hanya akan menjadi alasan.]

Itu Ibu.

Dia bilang belum menerima paketnya.

Begitu rupanya.

Kau tidak makan? Makanlah.

- Begini, Yu-mi. - Benar juga.

Mari berhenti membicarakannya. Jangan dipikirkan.

- Tapi... - Aku serius.

Kau tidak perlu menjawabku.

Jangan merasa tertekan. Aku serius.

Benar. Mari nyalakan lilinnya.

Kalau begitu, kau akan bekerja semalaman dan pulang saat pagi?

Ya, ada tes pagi-pagi sekali.

Aku tidak akan bisa pulang.

Aku akan pulang besok malam.

Begitu rupanya.

Busnya datang.

Aku sangat suka sup rumput lautmu. Kuenya juga.

Sweter itu cocok untukmu.

Aku juga suka ini.

Masuklah.

Semoga hari pertamamu bekerja menyenangkan.

Haruskah dia turun dari bus dan menjawabnya?

- Sudah terlambat. - Bagaimana kalau mengiriminya pesan?

Sudah terlambat.

Apa-apaan ini?

Lalu kapan dia harus menjawabnya agar tidak terdengar seperti alasan?

[Kesempatan berikutnya adalah saat Woong sudah stabil.]

Sampai jumpa.

Itu hampir membuatku bahagia.

Sampai jumpa.

Emosi. Apa yang kau lakukan?

Aku merasa aneh, Akal Sehat.

Bagaimana perasaanmu?

Aku

berterima kasih kepada Woong, tapi aku juga kecewa.

Aku menyukainya, tapi aku juga membencinya.

Sudah kubilang jangan menanyakan dia soal pernikahan.

Kalau begitu, haruskah dia menunggu? Tanpa batas?

Sampai dia berusia 35 tahun? 40 tahun?

Berhentilah melebih-lebihkan. Tidak akan selama itu.

Aku ingin menikah di musim semi.

Musim semi pada usia 33 tahun.

Aku tidak meminta sesuatu yang besar.

Aku tidak menyuruhnya membeli rumah.

Aku tidak peduli meski dia tidak punya uang.

Aku hanya ingin hidup bersamanya. Hanya itu yang kuinginkan.

Tapi dia menolakku!

Dia tidak menolakmu. Dia tidak menjawab.

Itu artinya tidak, Bodoh.

Dia hendak menjawab, tapi kau menghentikannya.

Jika dia butuh lima menit untuk menjawab, itu artinya tidak.

Begitulah cara menolak.

Halo.

Halo.

Aku pesan satu kapucino.

Anda sendirian hari ini.

Pacarku bekerja larut malam.

Begitu rupanya.

Bobby! Aku baru sampai.

Baiklah.

Aku akan menunggu. Santai saja. Baiklah.

Mungkinkah Yoo Bobby?

Mungkin orang dengan nama yang sama.

Bobby bukan nama yang umum.

Dia tinggal di lingkungan yang sama.

Itu mungkin pacarnya.

Kurasa begitu.

- Selamat menikmati. - Terima kasih.

Ya, Su-jin.

Tidak, aku di Ilsan. Di dekat rumah Bobby.

Tidak, aku masih memacarinya.

Aku tidak punya waktu.

Kami sangat sibuk. Bahkan untuk putus pun tidak mudah.

Tidak, aku akan memberitahunya hari ini.

Ya.

Putus? Sekarang? Di sini?

Emosi. Tampaknya Bobby akan dicampakkan hari ini.

Siapa yang tahu itu Yoo Bobby, Kim Bobby, atau Park Bobby?

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left