De første 178 linjer.
Salam kenal, Handler One.
Di sini Kapten Eskadron Spearhead. Nama sandi Undertaker.
Kami sudah diberi tahu mengenai pergantian Handler.
Mohon kerja sama untuk ke depannya.
Begitu juga denganku.
Mohon kerja samanya, ya, Undertaker.
KALENDER BINTANG, 22 MEI 2148
Malam.
Malam.
Kali ini sepertinya lebih gawat, ya.
Handler baru itu.
Kau sudah lupa saja, ya?
Shin! Shinei Nouzen!
Kau berulah lagi, ya! Dasar bebal!
Sekarang giliran Aldrecht muncul, ya.
Ada apa?
Apanya yang ada apa?
Kenapa setiap menyerang, unit yang kau bawa selalu rusak?
Sudah kukatakan, jangan terlalu liar karena kerangkanya rapuh!
Maaf.
Suku cadang kita juga sedang kosong.
Sebelum pasokan tiba, tak bisa diperbaiki!
Seharusnya Fido membawa pulang unitnya Kujo.
Ya…
Unit miliknya memang bisa dipreteli,
tetapi apa kau yakin akan menggunakan mesin dari unit milik orang mati?
Sekarang siapa yang peduli?
Bukan begitu, Undertaker?
Bisa satu eskadron denganmu di akhir hayatnya…
Kujo memang bernasib baik, ya.
Prosesor lainnya pun…
mengikutimu atas kemauan sendiri.
Omong-omong, Handler pengawas kalian diganti lagi, ya.
Seperti apa orangnya?
Itu…
Itu apanya? Kau ini, ya…
Saat baru diangkat, dia langsung menyapa kami.
Dia ingin terus berkomunikasi, jadi, akan menghubungi kami setiap hari.
Tipe orang yang jarang ditemukan di kemiliteran republik.
Orang yang beradab, ya?
Pasti hidupnya banyak cobaan, ya. Kasihan.
KALENDER BINTANG, 29 MEI 2148
Baiklah, satu, dua…
Ini! Bagus!
Baik!
Sudah.
Kita panen besar, ya.
Nanti malam kita bisa pesta, ya!
Bisa tidak, Fido?
Aku tak bermaksud merundung.
Jangan adukan Shin, ya!
Itu maksudnya "ya" atau "tidak"?
Kelompok Keliling, bisa dengar aku?
Ada apa, Theo?
Ada perubahan situasi.
Musuh akan datang.
Eintagsfliege.
Mereka bahkan meretas sinyal kita, ya.
Berarti radar kita juga diretas.
Kapan mereka tiba?
Sekitar dua jam.
Dimengerti. Kami segera kembali.
Kelihatannya kali ini tak ada Pengembala, jadi, mungkin mereka akan membabi buta.
Berarti cuma segerombolan domba, ya? Gampanglah.
Apa?
Kalian sudah berkumpul, ya?
Perhatian!
Akan kujelaskan situasinya.
Gerombolan musuh terdekat diikuti oleh gerombolan lain di belakangnya.
Kemungkinan mereka bala bantuan.
Mereka akan tiba berbondong-bondong.
Tunggulah di rute titik 304.
Tujuan kita adalah Main Street dan Kill Zone.
Di sanalah kita akan melumpuhkan sebagian besar pasukan musuh.
Sudah kuduga. Mau musim semi pun, kalau matahari tertutup tetap saja dingin.
Apalagi dalam kokpit yang sempit ini, ya.
Mau bagaimana lagi? Zirahnya tipis. Celahnya pun banyak.
Ditambah lagi, jalannya lambat.
Mesinnya serasa rapuh.
Ya. Ampas luar biasa.
Handler One pada semua unit. Tampaknya pasukan musuh kian mendekat.
Adang musuh di titik 208.
Undertaker pada Handler One.
Sudah dilakukan.
Kami akan mengadang di titik 304 dan bersiap menyerbu lebih jauh.
Cepat sekali.
Pengambilan keputusan yang bagus, Undertaker.
Mereka datang.
LEGIUN MENDEKAT
Hari ini, mereka konvoi lagi, ya, para Legion itu.
MODEL PENGINTAI, AMEISE
Rata-rata cuma Ameise.
Memang mudah dihancurkan, tetapi rasanya mengesalkan, ya.
Grauwolf, ya?
MODEL DRAGON, GRAUWOLF
Merepotkan.
Sepertinya memang harus dihadapi dengan serius.
Aku benci dia!
MODEL TANK, LÖWE
Itu karena meriam Löwe kekuatannya lebih besar.
Dia bisa menghancurkan kita dengan mudah, ya.
MODEL PENGGANGGU SINYAL, EINTAGSFLIEGE
Baiklah, sudah saatnya.
Tembak.
Peleton Tiga.
Alihkan peleton yang kalian hadapi, lalu mundur ke barat daya.
Peleton Lima, tetap berada di posisi.
Kalau musuh memasuki Kill Zone,
tembak dan hentikan mereka.
Di sini Black Dog, dimengerti.
Snow Witch, isi ulanglah selagi bisa.
Di sini Snow Witch, dimengerti.
Terima kasih selalu.
Laughing Fox juga.
Jangan menembak ke arah sini, ya, Black Dog!
Semua unit, berhenti menembak.
Menyebar!
Handler One pada semua unit!
Itu tembakan meriam Skorpion.
Berhati-hatilah!
Aku akan segera mengirim koordinatnya.
Terdapat tiga target. Segera temukan dan lumpuhkan mereka.
Gunslinger, mereka di arah titik 030.
Jaraknya 1.200. Mereka berempat di atap bangunan.
Dimengerti. Serahkan padaku.
Handler One, menggunakan laser berarah untuk mengirimkan data
berisiko membocorkan lokasi kami.
Selama operasi berlangsung, mohon beri perintah dari pesan suara saja.
Maaf.
Unit pengintai selanjutnya akan muncul.
Mohon temukan posisi mereka.
Baik!
Hari ini, mereka agak banyak, ya, Undertaker.
Namun, gampang, 'kan?
Nikmati saja.
Walau benar, Löwe yang mereka utus lebih banyak dari perkiraanku.
Repot juga kalau tak ada tempat berlindung.
Lebih baik kita segera melenyapkan mereka.
Kau bicara seakan-akan itu gampang.
Löwe biar aku yang urus.
Kuserahkan sisanya pada kalian.
Dimengerti.
Siap-siap diceramahi Aldrecht, ya!
Undertaker! Apa yang ingin kau lakukan?
PERBESAR 8,0 KALI
Inikah Undertaker?
Handler One pada semua unit!
Itu tembakan meriam Skorpion.
Berhati-hatilah!
Aku akan segera mengirim koordinatnya.
Ada tiga target. Segera temukan dan lumpuhkan mereka.
Handler One,
menggunakan laser berarah untuk mengirim data,
berisiko membocorkan lokasi kami.
Selama operasi berlangsung, mohon beri perintah dari pesan suara saja.
Maaf.
Unit pengintai selanjutnya akan muncul.
Mohon temukan posisi mereka.
Baik!
Lalu, di Kalender Bintang tahun 2138, sembilan tahun yang lalu,
Republik San Magnolia menerima pernyataan perang
dari negara tetangga kita, Kekaisaran Giad.
Lalu, pasukan senjata nirawak mereka, Legion, mulai melakukan penyerangan.
Namun, kenyataannya,
ada kemungkinan Kekaisaran Giad telah hancur empat tahun silam,
dan Legion mereka hanya lepas kendali.
Alhasil, Legion yang diatur untuk aktif selama 50.000 jam atau enam tahun,
akan berhenti berfungsi dalam dua tahun lagi.
Itu artinya, kalian para taruna,
masa bertugas kalian tak akan sampai selama dua tahun,
tetapi aku berharap kalian tetap bertanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Terlebih, Juggernaut, terobosan republik kita,
adalah pesawat nirawak yang jauh lebih canggih daripada Legion.
Semenjak turun ke medan tempur,
tak ada satu korban jiwa pun yang gugur…
Bukan berarti tidak ada orang yang mati!
Handler yang menangani Juggernaut,
Mayor Vladilena Milizé, ingin berbicara.
No comments yet. Be the first to leave one.