De første 200 linjer.
Kalau menang, bisa maju ke tingkat nasional!
SMA ICHINAN, STRIKER, KELAS 2 YOICHI ISAGI
TURNAMEN SEPAK BOLA SMA TINGKAT NASIONAL
BABAK FINAL PERTANDINGAN PREFEKTUR SAITAMA
ICHINAN VS MATSUKAZE KOKUO
ICHINAN, MATSUKAZE KOKUO
Isagi, majulah.
Bola ini peluang terakhir. Kumohon!
Nasional…
Sebelah sini, Gelandangan!
Tembakkan bola ke gawang. Tembak.
Tingkat nasional!
Isagi, oper! Aku lowong!
Tada!
Jika kuoper, bisa menskor satu angka.
Isagi!
Satu untuk semua, semua untuk satu!
Benar, sepak bola adalah…
olahraga yang dimainkan oleh 11 orang.
Bagus! Kini bisa seri.
Yang benar saja!
Serang balik!
Giring ke gawang lawan!
SMA MATSUKAZE KOKUO, STRIKER, KELAS 2 RYOSUKE KIRA
Celaka!
Halangi!
Maju!
ICHINAN, MATSUKAZE KOKUO
Maaf, Semuanya.
Kalau saja…
Kalau tendanganku masuk…
Itu bukan salahmu.
Maafkan!
- Kira! - Keren sekali!
Semua orang bilang Anda adalah harta karun bagi dunia sepak bola Jepang.
Anda yakin dengan lowongan ke Tim Nasional U-18?
Soal itu,
aku kini hanya ingin menargetkan juara turnamen nasional bersama tim ini.
Aku hanya bisa mengatakan
bahwa aku bisa begini sekarang, semuanya berkat anggota tim ini.
Kira hebat!
Permainan kalian sangat baik.
Setelah pertandingan, Kelas Tiga pensiun.
Masa perjuangan saat di tim sepak bola harus menjadi kebanggaan kalian.
Kelak dalam kehidupan kalian, suatu hari nanti…
pasti akan merasa kalau kekalahan hari ini tak sia-sia.
Bagiku, Klub Sepak Bola SMA Ichinan…
adalah tim sepak bola nomor satu di Jepang!
Tidak.
Kami tak layak lolos ke turnamen nasional
karena kami kalah dalam babak pendahuluan tingkat prefektur.
Aku striker Kelas Dua SMA dari tim yang tidak dikenal ini.
Ini kenyataannya.
Maaf, Pak Noa.
Aku tidak bisa menjadi…
PEMAIN TERBAIK EROPA STRIKER PERWAKILAN PRANCIS, NOEL NOA
Tembakan langsung! Gol super!
…pemain bola super sepertimu.
Yoichi hebat sekali!
Maju tanpa henti!
Karena mengagumimu…
Tendangan hebat!
Itu sudah melampaui standar kemampuan siswa SMP!
…maka aku terus bermain sepak bola hingga hari ini.
Namun…
Satu untuk semua, semua untuk satu.
Semuanya maju bersama ke turnamen nasional!
- Baik. - Baik.
Pada akhirnya, impian tetap hanya mimpi.
Kuharap suatu hari nanti bisa menjadi striker andalan tim perwakilan Jepang,
lalu memenangkan kejuaraan Piala Dunia.
Impian yang begitu bodoh.
Kalau saja saat itu…
aku tak mengoper bola,
tetapi langsung menembakkan bolanya…
apakah nasibku akan berubah?
Tunggu, kalian berlari terlalu cepat.
Satu untuk semua, semua untuk satu.
Sepak bola adalah olahraga yang dimainkan oleh 11 orang.
Kalau hanya mengandalkan satu orang…
Sial.
Aku ingin sekali menang.
Aku pulang.
Kau sudah pulang?
Bagaimana pertandingannya?
Kalah telak. Aku kelaparan.
Sayang sekali. Padahal ibu menyiapkan tonkatsu hari ini.
Harusnya dimakan sehari sebelumnya, bukan?
Benarkah? Rasanya lezat!
Cepat dimakan!
Hampir lupa. Ada surat untuk Yoichi.
Dari Asosiasi Sepak Bola Jepang.
Apa?
YOICHI ISAGI DITUNJUK DALAM PELATIHAN TERPILIH
Pelatihan terpilih?
Ini hal yang bagus, 'kan?
Entahlah!
Mengapa aku ditunjuk?
ASOSIASI SEPAK BOLA JEPANG
Tempatnya di sini, 'kan?
Apa? Kau yang dari SMA Ichinan…
Kau Isagi, 'kan?
Ternyata kau juga dipanggil.
Terima kasih atas usahamu dalam pertandingan saat itu.
Kau masih ingat aku, 'kan?
Kau Kira…
Tentu saja aku mengingatmu. Kau adalah pemain yang mengalahkan kami.
Kesanku padamu sungguh mendalam.
Entah cakupan pandanganmu dalam pertandingan sangat luas,
atau karena IQ sepak bolamu sangat tinggi.
Kalau kau dan aku di tim yang sama, pasti bisa berikan operan bola yang hebat.
Terima kasih.
Yang benar saja? Benarkah?
Aku dipuji Ryosuke Kira!
Kalau begitu, ayo!
Meski entah apa yang harus dilakukan di sini.
Kau benar.
Jangan terlalu kaku berbicara denganku. Kita seumuran.
Mohon bimbingannya, Isagi.
Baik.
Dia ramah sekali.
Sepertinya di sini.
Ramai sekali!
Sepertinya ada beberapa yang kukenali.
Andalan SMA Senno, Okawa.
Ishikari yang tubuhnya paling tinggi di kalangan siswa SMA.
Nishioka si "Messi dari Aomori" juga di sini.
Apa mereka semua adalah striker?
Selamat kepada para talenta yang belum diasah.
Kalian adalah 300 striker unggulan yang berusia di bawah 18 tahun.
Kalian dipilih menurut penilaian dan pertimbanganku.
Aku Jinpachi Ego,
orang yang diundang untuk membawa Jepang memenangkan Piala Dunia.
Apa katanya tadi?
Juara…
Piala Dunia?
Siapa dia? Kau kenal?
Tidak sama sekali.
Sederhananya,
untuk membuat sepak bola Jepang meroket ke nomor satu di dunia
hanya butuh satu hal,
yaitu lahirnya striker revolusioner.
Aku akan melakukan uji coba pembentukan striker nomor satu dunia
dari 300 orang di sini.
Ini adalah fasilitas untuk uji coba,
Blue Lock.
Mulai hari ini, kalian akan tinggal bersama di sini
dan menjalani pelatihan khusus terbaik yang kurancang.
Kalian tidak bisa pulang ke rumah,
juga harus berpisah dengan karier sepak bola kalian selama ini.
Namun, aku berani menjanjikan,
selama bisa mengalahkan 299 orang lainnya
dalam rintangan pertarungan yang menentukan ini,
orang terakhir yang berhasil bertahan
pasti akan menjadi striker nomor satu di dunia.
Semuanya telah dijelaskan. Mohon kerja samanya.
Sebenarnya apa yang dia katakan?
Maaf, permisi.
Aku tak setuju dengan ucapanmu tadi.
Kami memiliki tim sepak bola yang kami anggap penting,
bahkan ada beberapa yang harus mengikuti turnamen nasional.
Aku tak bisa meninggalkan tim sepak bolaku
untuk mengikuti uji coba anehmu itu!
Benar, aku masih harus ikut turnamen nasional!
Mendadak minta kami pindah kemari. Entah kau mau apa?
Lagi pula, siapa kau sebenarnya?
Suruh penanggung jawabnya keluar.
Begitu rupanya, ya? Kalian sudah tak tertolong lagi.
Enyah.
Bagi yang mau pergi, silakan saja.
Bagi kalian, menjadi striker nomor satu dunia
tak lebih penting daripada
menjadi juara satu nasional SMA di negeri yang tertinggal sepak bolanya, ya?
Jika masa depan Jepang berada di tangan kalian, aku menjadi putus asa.
Apa?
Dengarkan baik-baik.
Kemampuan Asosiasi Sepak Bola Jepang adalah nomor satu di dunia.
Bisa dikatakan sebagai anugerah dari karakter bangsa yang peduli sesama.
Selain ini, segala hal lainnya bisa dianggap nomor dua.
Biar kutanya. Apa itu sepak bola?
Olahraga tim dengan kerja sama 11 orang?
Rasa mementingkan rekan?
Rela berkorban
demi rekan?
Tak heran sepak bola negara ini terus-menerus merosot.
Biar kuberi tahu.
Yang dimaksud sepak bola adalah…
menskor lebih banyak daripada lawan.
Orang yang berhasil menskor adalah yang terhebat.
Bagi mereka yang mementingkan perasaan dan hanya bermain-main saja,
enyah saja.
Sebenarnya, ada apa dengan orang ini?
Sembarangan bicara.
Ucapan yang menghina. Tarik kembali perkataanmu!
Ada banyak pemain terhormat di tim perwakilan Jepang.
Kami melihat tim 11 orang itu kerja sama, bertanding, dan tumbuh bersama.
Mereka pahlawan dalam hatiku.
Perkataanmu salah besar!
Tim perwakilan Jepang?
Namun, mereka tak pernah memenangkan Piala Dunia, 'kan?
No comments yet. Be the first to leave one.