De første 175 linjer.
Kelemahanmu membuatmu tak layak dibiarkan hidup.
Ini benar-benar menggelikan.
Bagaimana kau bisa bilang kalau kau akan membunuh "Payung Kertas"?
Episode 12 Cahaya Bunga
Kau tahu soal Payung Kertas?
Kudengar kau berjanji akan membunuhnya
dan membalaskan dendam saudaramu.
Apa kau kenal dia?
Kau berlatih untuk balas dendam...
Kalau hanya sebegini kemampuanmu, dendammu ternyata masih dangkal, ya!
Jawab aku!
Lagi... Lagi... Tunjukkan lebih banyak lagi!
Hyouma!
Kalian datang juga!
Kai!
Ini akan makin menarik!
Apa selanjutnya kau, Nagi?
Jangan konyol.
Aku tak yakin bisa menang satu lawan satu denganmu.
Tetapi aku sudah dengar tentangmu dari bocah itu!
Itsuki?
Maaf, Tuan Kai.
Sudah waktunya.
Tunggu.
Aku sudah menyuruhmu untuk sembunyi, 'kan?
Itu karena kau tak cukup kuat.
Ya ampun. Dasar pria yang sangat menyebalkan!
Nagi.
Beri tahu aku apa yang terjadi...
Tidak... Pertama...
Bisa tolong turunkan aku?
Itu tak akan terjadi!
Serius?
Apa ada cowok ganteng di luar sana yang ingin bermain Hyakunin Isshu?
Tak suka Hyakunin Isshu pun boleh, asalkan dia ganteng.
Eh?
Kalian heboh begitu sedang bahas apa?
Sedang membuat rencana mendapatkan pengunjung ganteng.
Ah, begitu.
Apa? Senior Botan sampai syok!
Kenapa? Slogan kita kan "Tahun ini harus dapat anggota cowok"!
Sudah, sudah. Jangan ribut, para gadis.
Beginilah rasanya punya pacar.
Punya Pacar
Jadi, Kunato memang pacarmu, ya?
Ha?
Jangan memandang rendah kami!
Kalian ini...
Bagaimana kalau kita cepat selesaikan bersih-bersihnya?
Pacar...
Rasa rindu...
Jatuh cinta kepada seseorang...
Bagaimana orang lain bisa melakukan hal yang menakutkan seperti itu?
Menyapa?
Aku dengar banyak rumor tentangmu.
Jadi, aku meminta izin untuk datang dan melihatmu.
Sudah kubilang, caramu itu selalu berlebihan!
Itu kan pertunjukan.
Lagi pula, kalian pun sepertinya
bersenang-senang dengan Itsuki, 'kan?
Apanya yang bersenang-senang?
Saking lemahnya, aku sampai kaget!
Soalnya kau bilang akan mengganggu Tuan Kai,
jadi, kupikir aku harus berusaha semampuku...
Tunggu dahulu.
Lalu, bagaimana dengan Payung Kertas yang kau bilang sebelumnya?
Tadi itu pertanyaan paksa darimu agar aku berbicara, 'kan?
Hasilnya, kau tak memiliki kekuatan untuk mendapatkan jawaban dariku.
Jawabanku benar, 'kan?
Ini pendapatku...
Aku bertemu Hayato Kunato,
dan Kusui sebelumnya,
tetapi pengalamanmu masih sangat kurang dibandingkan mereka berdua
saat mereka dirobek oleh Payung Kertas.
Terlebih, kau tak menggunakan senjatamu sendiri.
Apa kau menggunakan cendera mata mereka hanya untuk mengungkapkan belasungkawamu?
Obsesi yang konyol.
Pada akhirnya kau malah bicara semaumu, dasar Kai sialan!
Apa menurutmu itu kejam?
Masalah ini tak sebesar kalian, keluarga Nagatsuki.
Apa maksudmu?
Aku bilang bahwa membuat Hyouma Kunato tetap di sisi Botan Nagatsuki adalah
hal kejam.
Penutupannya harus bagaimana, ya?
Hyouma dan yang lainnya... Siapa dia?
Selama dia ada di dekatnya, bocah ini akan berusaha melindunginya, 'kan?
Karena itu adalah tugasnya.
Kalau memang begitu, itu sangatlah ironis.
Payung Kertas, subjek balas dendam untuk abang dan mbaknya...
Alasannya memutuskan untuk bergerak adalah Botan Nagatsuki.
Eh?
Lalu, gadis itu sebenarnya tak membutuhkan siapa pun untuk melindunginya.
Karena Botan Nagatsuki
tak mampu memercayai orang lain hingga dapat mengharapkan hal itu.
Ironis, 'kan?
Kai!
Kalau kau terus menghina nona kami dengan dugaan konyolmu itu...
Aku akan membunuhmu.
Auranya jadi bagus.
Sudah kubilang waktunya untuk pergi.
Selain itu, bicaramu sudah keterlaluan.
Atas nama Tuan Kai, aku ingin meminta maaf.
Sepertinya dia sudah cukup puas sekarang,
jadi, maafkan aku karena membuat dia tetap di sini untuk sementara waktu.
Tunggu!
Nagi, lebih baik tahan saja.
Tetapi seperti yang dikatakan Tuan Kai,
memang ada distorsi dalam diri kalian.
Dan tak ada jaminan bahwa seseorang tak akan mengejarnya.
Tolong jangan lupakan itu.
Maaf, Nagi, Suzuri.
Mulai hari ini, aku perlu waktu istirahat.
Ucapan konyol Kai tadi tak usah dipikir...
Baiklah.
Oi!
Tetapi jangan terlalu memaksakan diri, dan pastikan kau akan kembali.
Terima kasih.
Pada akhirnya, dia masih memikirkan ucapan Kai.
Ya, soalnya itu menyangkut abang dan mbaknya.
Aku pikir sulit untuk menyuruhnya mengabaikan itu.
Selain itu, soal yang Kai bilang...
Aku juga pernah mendengar rumor soal itu.
Maksudmu insiden Payung Kertas itu salah Botan?
Itu cuma satu dari banyak dugaan.
Kita, yang bekerja sebagai pengganti Saenome,
tak tahu kebenarannya.
Tetapi bohong juga kalau kita bilang tak tahu.
Dan kita harus menghadapinya.
Ini sudah hari keempat, ya. Kira-kira, di mana Hyouma sekarang, ya?
Dasar! Ini semua salah Kai!
Hobi dia membuat semua orang kebingungan.
Hobinya buruk sekali, ya.
Kudengar Hyouma bilang akan kembali cepat atau lambat,
jadi, tak usah cemas.
Yang lebih kucemaskan...
Belakangan ini semangat Botan menurun.
Tempo hari, aku ingin tahu
ekspresi Hyouma seperti apa.
Aku tak bisa melupakannya.
Kalau memang akulah yang jadi penyebabnya,
aku...
Papa, aku datang.
Seorang manusia yang membawa roh Tsukumogami di tubuhnya
dan Marebito dari dunia roh,
Botan Nagatsuki...
Kau sudah tumbuh menjadi monster seperti apa?
Salam kenal! Namaku Botan Nagatsuki!
Twerima kasyih banyak sudah menjaga temanku!
Ah... Terima kasih...
Ah, ya...
Ini kali kedua kita bertemu, ya.
Eh?
Kali pertama kita bertemu saat kau masih kecil.
Wajar saja kalau kau tak ingat aku.
Silakan duduk.
Tsubaki sudah cerita soal keadaanmu.
Jadi, kau ingin tahu
apa kau terlibat dalam kasus Payung Kertas, 'kan?
Ya.
Terima kasih banyak.
Maaf aku datang mendadak.
Tak apa-apa. Sebenarnya agak masalah bertemu denganmu mendadak.
Tetapi masalah Payung Kertas itu masalahnya Hyouma,
kenapa kau sepenasaran itu?
Ah, kalau itu...
Kau pasti berpikir sudah melakukan hal yang membuatnya tak suka kepadamu, 'kan?
Seperti itulah hati seorang gadis yang sedang kasmaran!
Tsubaki, apa aku salah bicara?
Justru tepat sasaran.
Tidak! Bukan begitu! Anu...
Setelah aku mendengar ucapan Kai,
Hyouma malah pergi.
Aku tak sengaja menguping,
jadi, aku merasa penasaran soal itu.
Hyouma pergi?
No comments yet. Be the first to leave one.