Hoon Payon

Hoon Payon (หุ่นพยนต์)

Download Indonesian undertekster

Udgivelsesinfo

Hoon Payon 2023 AMZN WEB-DL DDP5 1 H 264
En kommentar af tedi
Retail CATCHPLAY Resync for WEBRip

Tags

webdl
Udgivet den: 2025-07-02
Downloads: 50
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 200 linjer.

Bawa ini dan pergilah sembahyang.

Hati - hati.

Berdoalah kepada Por Pu.

Mohonlah perlindungan padanya...

Dan diberikan kesehatan yang baik.

- Upacaranya meriah sekali. - Sudah kuberitahu Luang Nha.

Makanannya enak-enak.

Ayo makan, cantik.

Apa ini?

Bukannya kau beruntung sekali?

Kau tak perlu repot-repot...

dan orang-orang membawakanmu uang dan makanan.

Aku sudah kerja setengah mati tapi masih belum cukup.

Ada baiknya berikan padaku, daripada di buang sama semut.

Mac, usir bajingan ini.

Ayo, Chid. Sialan kau.

Aku bisa pulang sendiri, kakiku ada.

Sialan. Baik, aku akan pergi.

Hei, aku ambil sebotol ya.

Aku pergi.

Selalu buat masalah kalau sudah mabuk.

Pulanglah.

Aku bawa sebotol ya.

Kau tak boleh minum.

Jangan menghina Por Pu Singtham.

Menghina apanya!

Apa patung batu ini sudah bergumul dengan nenek moyang kalian?

Bajingan.

Chid.

Hati-hati kalau bicara.

Jimmy menyuruhmu pergi sebelum Por Pu marah.

Dia bisa apa?

Cuma duduk diam kayak batu, brengsek!

Ohm bangkitlah!

Aku memanggilmu. Ohm bangkitlah! Semua bangkitlah!

Aku memanggil semua orang yang ada Mahābalī, Aku memanggil Dewi Gia.

Aku memanggil empat pertapa mistis.

Aku merapalkan mantra dan ratusan kitab suci.

Aku memanggil pertapa Pralai Goath.

Dia mengijinkanku memanggil hantu dan roh jahat.

Aku memanggil semua malaikat, Indra, dan Brahma.

Juga Kematian dan Kegelapan.

Bayi emas dan boneka kayu.

Aku memanggil peri pohon dan roh janin.

Ohm!

HOON PAYON

Angkat ke truk di sana.

Tae, angkat ke truk itu.

Hati-hati, jangan sampai terjatuh.

Cepat berenang Cepat.

Tae, kenapa kau lepaskan ikanku? Kurang ajar.

- Bibi. - Kau lepaskan semuanya.

Bibi Nam, kau harus lepaskan ikan itu.

- Itu lebih berpahala. - Ikan itu mau dijual!

Kenapa kau bikin pahala dengan ikanku?

- Mena! Mena! - Tae.

Mena, tolong.

Mena!

Mau ke mana?

- Mena, tolong. - Jangan lari!

Mena, tolong aku.

Tolong jangan pukul Tae. Dia tidak paham itu.

Terima kasih. Semoga diberkati.

Diberkati oleh siapa?

Kupukul kau.

Bikin capek saja.

Sini kubantu.

Terima kasih.

Sama-sama.

Kau tahu jalan ke kuil Teppayon?

Lewat jalan desa itu. Sebentar lagi nyampe.

Tae.

Ya.

Bisa kau antar dia ke kuil?

Ya.

Ayo.

Salam. Semoga diberkati.

TEPPAYON

Luang Nha, ada yang datang.

Salam.

Semenjak Biksu Tee tinggal di sini,

kami belum pernah bicara.

Kau tahu di mana dia?

Biksu Tee sudah lama tidak ada di sini.

Kenapa kau cari dia?

Aku kemari mau beritahu dia...

orang tua kami meninggal dunia.

Kematian itu sudah pasti.

Itu wajar jika kita merasa kehilangan.

Kelak juga kita akan mengalaminya.

Kenapa juga kita bergantung pada hal kewajaran ini?

4 tahun lalu,

Biksu Tee membunuh kepala biara dan kabur.

Kami belum temukan dia sejak saat itu.

Apa?

Tak mungkin Tee membunuh seseorang.

Ini karena uang.

Uang bisa mengubah sifat seseorang.

Luang Nha, boleh aku tinggal di sini sebentar?

Aku mau cari tahu yang terjadi.

Ya.

Biksu Tee akan senang...

jika adiknya sangat peduli pada dia.

Tae!

Tae.

Antar dia ke rumah kosong biksu itu.

Aku lagi buat patung.

Tae.

Ya, Luang Nha.

Tae akan mengantarmu ke sana.

Terima kasih.

Bagus.

Terima kasih. Semoga Dewa berkati.

Ayo.

Berhentilah pamer atau mau tangan lainmu terluka lagi.

Jaga bicaramu, Bikus muda Breeze.

Kau tidak sadar kau sedang bicara dengan dewa?

Ada mainan!

Ada mainan. Aku mau coba.

Berikan, Tae.

- Aku mau main. - Ini punyaku.

Ibuku berikan hadiah ini karena aku mau jadi biksu.

- Aku mau coba. - Kembalikan.

- Tidak. - Aku mau coba.

Tidak.

- Aku mau coba. - Jangan bodoh.

Aku mau main.

Biarkan aku main.

Tidak!

Aku mau coba.

- Aku mau main. - Tidak.

Aku mau coba.

Itu gudang lama.

Tapi sudah kami tak pakai lagi.

Sudah kumuh, jadi Luang Nha melarang siapa pun masuk.

- Berikan. - Aku mau coba.

Kau mau ke mana?

Aku mau mainkan duluan.

Aku mau tinggal di sini sebentar.

Luang Nha menyuruh Tae mengantarku ke rumah kosong biksu itu.

Aku mau coba.

Kalau begitu aku antar. Ayo.

Terima kasih.

Biksu muda Breeze, tunggulah sampai selesai.

- Tae. - Berikan.

- Tae, mau mainan? Kuberikan satu. - Berikan.

Mainan, mainan Biksu muda Papang.

Tae. Sudah. Kau bisa mainkan nanti.

Aku mau mainan itu.

Biksu Tee!

Biksu Tee!

Biksu Tee?

Ya.

Dulunya biksu Tee tinggal di sini.

- Dan dia... - Ini.

Luang Nha menyuruhku bawakan ini.

Perlihatkan tanganmu.

Apa?

Perlihatkan tanganmu.

Itu barang dari Biksu Muda Oul, biksu senior di sini...

dan paling takut sama hantu.

Vihara di sini pakai genzet...

dan jam 9 malam listriknya dimatikan.

Jika masih nyala,

kau beruntung.

Jika lampunya padam,

jangan keluar dari rumah ini.

Kenapa?

Baik,

katanya...

jika malam hari, para hantu pada gentayangan.

Tak masuk akal.

Jangan mencela apa yang tidak kau yakini.

Jangan mencela.

Tae, ayo.

Tae.

Dan Biksu Tee?

Tidak ada Biksu Tee. Kau mau mainan?

- Mainan? - Ya, mainan.

- Aku mau mainan. - Ayo, Tae. Ayo, cepat.

Bersihkan tempat ini. Aku pergi dulu.

Tae, tunggu.

Salam.

Di Don Sing Tham di sini,

abunya dimasukkan ke dalam patung setelah mereka mati...

dan patung itu taruh di hutan.

Por Pu Sing Tham akan melindungi mereka.

Mereka dijaga agar taat beribadah.

Orang-orang di sini percaya, makin sering beribadah,

pahalanya makin banyak.

Dan mereka bisa terlahir kembali sebagai keluarga kaya.

Bahkan orang jahat pun bisa reinkarnasi sebagai manusia?

Reinkarnasi sebagai manusia...

mungkin saja,

untuk menebus atas perbuatan mereka.

Kau sudah selesai, Jate?

Ya, Luang Nha.

Ini adik Biksu Tee, Tham.

Dia kemari mencari Biksu Tee.

Aku akan berangkat ke kuil.

Hoon Payon subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Hoon Payon

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left