Udgivelsesinfo

79 Ingatan Masa Depan
En kommentar af Inisial ZA
Serangan Raksasa: Musim Terakhir

Tags

other
Udgivet den: 2022-04-05
Downloads: 24
Hørehæmmede: No

Forhåndsvisning af Indonesian undertekster

De første 182 linjer.

Apakah ini ingatan ayah?

Dia tampak bahagia sekali, 'kan?

Apalagi untuk orang yang sudah hidup lama lalu menjatuhkan teman

dan keluarga lamanya ke neraka.

Sebenarnya apa maumu?

Akan kuperlihatkan sampai kau paham.

Cara Grisha Yeager mencuci otak putranya,

dan menanamkan paham nasionalisme kepadamu.

Sampai kau paham.

Berkali-kali.

Kau senang, 'kan, Grisha?

Tak akan ada yang menyalahkanmu di sini,

yang menikmati kebahagiaan,

dan melupakan keluarga pertama.

Begitu juga dengan putramu yang sebelumnya.

Kau bisa melupakan selamanya.

Ayo.

Berikutnya.

Lihat, Eren.

Inilah sosok aslinya.

Dia memanfaatkan status dokternya, untuk mendekati penguasa tembok.

Untuk menyelidiki raja tembok,

dan merebut Raksasa Pendiri.

Tentu kalau dia salah langkah, istri dan anaknya tak akan selamat.

Tetapi dia terus membahayakan mereka.

Apa kau tahu kenapa?

Kalau tujuan ayah sialan ini untuk restorasi Eldia,

berarti dia si kurang ajar yang membuat putranya ke jamban.

Aku kecewa.

Aku salah.

Seharusnya aku tak dilahirkan.

Cuci otaknya sudah luntur.

Waktu kita tak terbatas.

Tak perlu buru-buru.

Jangan-jangan...

Tak kusangka dia menemukannya secepat ini.

Tempat apa ini?

Benteng raja tembok.

Tak mungkin.

Seharusnya Grisha merebut Raksasa Pendiri di hari saat tembok dihancurkan.

Itu masih bertahun-tahun lagi.

Jadi begitu.

Tampaknya dia sangat mencintai putra keduanya.

Sampai-sampai meneguhkan misi restorasi.

Jauh berbeda dari waktu denganku.

Sepertinya dia sudah belajar dari kesalahan sebelumnya.

Tetapi kenyataannya kau bergerak sesuai kepentingan ayahmu.

Dirimu yang sesungguhnya sudah hilang.

Suatu saat nanti kau akan mengerti.

Maaf.

Maaf, Zeke.

Zeke.

Zeke?

Kau ada di situ?

Bodohnya aku.

Tak mungkin Zeke adalah om-om berjanggut.

Ini hanya mimpi.

Ini...

Berikutnya.

Ingatan berikutnya,

Zeke.

Guncangan tanah, akan datang

Rumbling, rumbling, it's coming

Guncangan tanah, guncangan tanah

Rumbling, rumbling

Waspada

Beware

Datang padamu

Coming for you

ZainuddinAri mempersembahkan

ZainuddinAri mempersembahkan

Aku hanya ingin berbuat hal yang benar

All I ever wanted to do was do right things

Tak pernah ingin menjadi raja

I never wanted to be the king

Sumpah

I swear

Aku hanya ingin menyelamatkanmu

All I ever wanted to do was save your life

Tak pernah ingin pegang belati

I never wanted to grab a knife

Sumpah

I swear

Tanpa air mata, tanpa rasa takut

Tearless, fearless

Berkorbarlah, berkobarlah

Burning, burning

Kau memberitahuku apa yang kulewatkan

You tell me what have I missed

Masih kebingungan di dalam kabut tebal

Still wandering in the deep mist

Kalau aku kehilangan segalanya, terpeleset, dan jatuh

If I lose it all, slip, and fall

Aku tak akan pernah berpaling

I will never look away

Kalau aku kehilangan segalanya, segalanya, segalanya

If I lose it all, lose it all, lose it all

Kalau aku mati di luar tembok

If I lose it all outside the wall

Hidup untuk mati di lain hari

Live to die another day

Aku tak mau apa pun, aku di sini hanya...

I don't want anything, I'm just here to...

Waspada

Beware

Guncangan tanah, guncangan tanah

Rumbling, rumbling

Ingatan Masa Depan

Sekarang kau sudah berumur sembilan tahun, ya.

Grisha menyayangimu dan membesarkanmu dengan bebas.

Kau tak dicuci otak oleh ayahmu.

Makanya sudah kubilang percuma.

Sejak sebelum kita menjelajah ingatan ayah bertahun-tahun.

Kalau begitu...

Kenapa kau mengkhianatiku?

Tanpa diberi tahu oleh ayah,

kau diwariskan Raksasa,

dan terus bertarung sesuai keinginan ayah.

Kenapa kau menolak untuk mengakhiri pertikaian, Eren?

Apa yang ingin kau lakukan dengan kekuatan Raksasa Pendiri?

Sejak lahir,

aku

akan selalu menjadi diri sendiri.

Kelihatannya kau berpikir bahwa aku sama sepertimu.

Tetapi kau salah.

Daripada kebebasanku direbut oleh orang lain,

lebih baik kurebut kebebasan mereka.

Yang membuatku begitu sama sekali bukan ayah.

Aku sudah seperti ini sejak lahir.

Sejak lahir?

Adik menyedihkan yang kau harapkan tak ada di mana pun.

Begitu juga dengan adik yang bisa kau manfaatkan untuk berbagi luka hatimu.

Yang ada di sini

adalah pria yang terus menyangkal restorasi Eldia harapan ayahnya,

dan hanya bisa membenarkan dirinya sendiri.

Pria yang terperangkap kematian ayahnya.

Sungguh menyedihkan.

Kalau begitu, pria tersebut harus berterima kasih kepada ayahnya.

Karena tindakan ayahnya ini sudah menyadarkan putranya,

dan menyelamatkan dunia dari krisis Eldia.

Dalam arti tertentu, sang ayahlah yang menyelamatkan dunia.

Bukankah menurutmu itu ironis, Eren?

Hangat.

Dengar, Eren.

Kekuatan Raksasa Pendiri berada dalam genggamanku.

Aku bisa melakukan rencana eutanasia kapan pun juga.

Tetapi

aku tak akan pernah membuangmu.

Seperti perlakuan Pak Xaver kepadaku.

Sebelum menyelamatkan dunia,

aku ingin menyelamatkan dirimu seorang.

"Umat manusia

belum musnah", ya.

Dia meninggalkan surat wasiat yang luar biasa.

Kami pulang.

Selamat datang.

Eren.

Tumben hari ini semangat mengumpulkannya?

Begitulah.

Aduh.

Apa, sih?

Telingamu memerah.

Artinya kau berbohong.

Mikasa membantumu, 'kan?

Apa?

Ayah mau pergi?

Kerjaan?

Ya.

Menemui pasien di tembok dalam.

Mungkin tiga sampai empat hari.

Eren bilang ingin menjadi Pasukan Pengintai.

Mikasa? Jangan bilang.

Eren.

Apa yang kau pikirkan?

Apa kau tahu sudah berapa banyak umat manusia yang mati di luar tembok?

Aku tahu.

Ya sudah.

Eren.

Kenapa kau ingin keluar tembok?

Aku ingin tahu seperti apa dunia luar.

Aku tak mau menghabiskan hidup di dalam tembok tanpa tahu apa-apa.

Selain itu, kalau tak ada yang melanjutkan pengintaian,

Kommentarer

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left