De første 200 linjer.
Di Port St. Lucie, Florida Berdiri Sebatang Pohon.
Di Pohon Ini, Banyak Kejadian Mengerikan Terjadi Sepanjang Tahun
Cerita Ini Terinspirasi Dari Kejadian Sebenarnya
Bonus 0.25% Commision Grade A Bonus 0.7% Rollingan Casino
Jangan lupa tugas jurnalis adalah untuk mengungkap kebenaran.
Bukan untuk memberikan opini pribadi!
Selalu ingat itu!
Kelas dibubarkan.
Kenapa dia harus berteriak?
Apa dia tidak tahu dia membuat orang ketakutan?
Kurasa itu sebabnya dia melakukan itu.
Dia bagus, tapi dia diluar sana.
Saat kau di sebelah Lisa Ling, kurasa dia akan menerima itu.
Ya, benar. Mungkin.
Kita sudah tahu cerita apa yang akan kita kerjakan?
Belu, tapi akan aku pikirkan./ Tidakkah kita harus sudah tahu itu?
Dengar, apa aku pernah membuatmu kecewa selama empat tahun ini?
Tidak pernah.
Baiklah, aku harus pergi.
Aku sudah terlambat untuk kursus yoga.
Kau kursus yoga sekarang?
Ya, kau selalu bilang agar aku harus lebih tenang.
Namaste.
Bagaimana Georgia?
Bagus.
Bagaimana tuan putri kecil?
PAUD, bagaimana mungkin?
Aku segera ke sana setelah kelulusan.
Aku tahu, itu CNN.
Kurasa tak ada yang bisa menandingi itu.
Tidak, kurasa aku takkan langsung bekerja bersama Anderson.
Ya, aku takkan pergi kemana-mana...
...hingga aku tahu akan mengerjakan cerita apa untuk tugas akhirku.
Aku tahu.
Aku juga merindukanmu, Bibi Deb.
Ya, tak lama lagi aku akan menemuimu dan Nona Ava setiap hari
Aku juga menyayangimu.
Kota Putuskan Takdir Pohon Iblis
Mereka seharusnya langsung menebang pohon itu.
Di mana ini?
Oak Hammock Park, sebelah sana.
Aku tahu di mana tamannya.
Jauh didalam hutan terdapat Pohon Iblis ini.
Banyak orang mati di sana.
Terdengar mengerikan.
Kenapa mereka putuskan untuk menebangnya sekarang?
Anak-anak terus ke sana membunuh kelinci dan sebagainya.
Itu bukan tempat yang bagus.
Menarik.
Halo.
Hei.
Di mana Ibumu?
Dengar,
Kau tunggu di sini, mengerti?
Aku akan biarkan mobil tetap menyala untukmu.
Aku segera kembali.
Permisi, nona.
Kau meninggalkan mobilmu tetap menyala dan ada kucing didalamnya.
Ya, maaf. Aku hanya ingin melihat pohon ini.
Ya, kau dan semua anak.
Apa yang terjadi di sini?
Beberapa orang tewas di sini.
Entah kenapa kota mengizinkan orang mendatangi pohon ini.
Aku pribadi ingin menebangnya.
Apa ada yang pernah tewas sejak kau bekerja di sini?
Apa, kau jurnalis?
Ya, sebenarnya aku mahasiswa jurusan jurnalis.
Dengar, aku tak bermaksud terdengar kasar.
Aku hanya tak ingin hal lain terjadi di sini.
Berarti kau pernah melihatnya.
Jangan datang ke sini sendiri. Selalu datang bersama teman.
Aku selalu begitu.
Terima kasih.
Sampai jumpa./ Sampai jumpa.
Pembunuh Berantai. Penyiksaan. Mutilasi.
Sang Pembunuh Gerard John Schaeder.
Tersangka Ditahan Dalam Kasus Pembunuhan Keji Oak Hammock Park
Baiklah, perempuanku.
Katakan padaku.
Siapa diantara kalian yang mau berkencan dengan pisauku duluan?
Bukan aku.
Berarti kau yang duluan.
Gadis beruntung.
Tak apa.
Tak apa.
Kau diizinkan untuk teriak.
Aku yakin ini sakit.
Kau, di sisi lain,
Masih belum ada alasan untuk menangis.
Aku bahkan belum menyentuhmu.
Sudah. Sekarang kau boleh menangis.
Tunggu.
Kau tak bisa menangis.
Schaefer kembali untuk bercinta dengan jasad korban
Aku dituduh atas 34 pembunuhan wanita.
Muncul dengan 34 nama.
Berapa yang mereka dakwakan kepadamu?
Aku didakwa atas dua pembunuhan.
Fort Pierce.
Kami sudah bersama dengan Petugas John Harris.
Petugas, kau yang pertama menyelidiki kejadian mengerikan ini.
Bisa kau beritahu kami tentang apa yang terjadi?
Yang ingin kukatakan adalah kita beruntung bisa menangkap orang ini,
Tapi aku meminta orang untuk tak datang ke sana dengan alasan apa pun.
Aku beranggapan itu karena ini masih tempat kejadian perkara?
Itu tidak aman.
Hei, Rob, temui aku di kafe. Kurasa aku temukan cerita kita.
Ini lumayan.
Aku ingat mendengar sesuatu tentang ini saat masih kecil,
Tapi aku tak tahu ini benar-benar terjadi.
Aku tinggal di sini selama 15 tahun dan tak pernah mendengar itu.
Bagaimana kau temukan petugas itu?/ Aku temukan dia di Internet.
Aku tahu alamatnya. Sekarang aku tinggal pikirkan cara menghubunginya.
Tak ada nomor telepon?
Haruskah kita ke sana dan lihat jika dia mau bicara pada kita?
Ya, kita bisa coba.
Jika orang ini membuka pintunya,
Apa kita akan tanyakan dia untuk merekam wawancaranya?
Ya, siapa kau?
Halo. Tn. Harris?
Namaku Samantha dan ini Rob,
Kami mahasiswa jurnalistik...
...sedang mengerjakan cerita mengenai penyelidikanmu 40 tahun lalu.
Pohon Iblis.
Benar.
Tidak mungkin.
Lupakan saja.
Kurasa dia takkan izinkan kita masuk. Anggap itu firasat,
Tapi dia tampaknya tak terlalu bersahabat.
Aku tahu semua orang menyebutmu gila, kau mungkin begitu.
Tapi kurasa tidak.
Ayo, Sam.
Apa yang kau tahu tentang pohon itu?
Tak ada kamera.
Tak apa.
Baiklah.
Terima kasih sudah berbicara kepada kami, Tn. Harris.
Kau bisa panggil aku John.
Aku sudah lama tak bicara tentang pohon itu.
Itu sangat berarti.
Tak ada yang lebih baik selain dari petugas yang menginvestigasi apa yang terjadi.
Aku bukan polisi lagi.
Aku memastikan itu.
Soal apa?
Tak ada yang tahu sebenarnya tentang pohon itu.
Kau tahu? Bantu aku memahami.
Aku merasakan sesuatu di sana.
Kau sudah ke pohon itu?
Sudah.
Kau tak beritahu aku itu.
Katakan padaku.
Apa yang kau rasakan saat kau berada di sana?
Entahlah. Aku merasa seperti mendengar suara berbicara,
Aku merasa seseorang di sana.
Seseorang atau sesuatu?
Apa maksudmu sesuatu?
Jika kau sudah ke pohon itu, kau seharusnya tak kemari.
Dengar, beritahu aku apa yang kau bicarakan.
Mungkin aku bisa bantu.
Dia sebaiknya tidak keluar dengan membawa senjata.
Kita sebaiknya pergi./ Sebentar.
Tn. Harris?
Apa ini?
Kau bilang ingin tahu tentang penyelidikan di pohon itu.
Itu rekaman film yang aku ambil di TKP.
Ambillah.
Aku resmi terbebas dari kasus.
Ayo, kita pergi.
Astaga, orang itu membuatku sangat ketakutan.
Menurutmu apa yang dia bicarakan?
Entahlah, tapi aku tertarik untuk mencari tahu, itu yang pasti.
Itu bagus dia berikan kau filmnya.
Itu benar.
Apa, ada apa?
Tak ada apa-apa.
Aku hanya berpikir tentang sesuatu yang dia katakan.
Ayo pergi ke taman. Kau membawa kameramu?
Ayo kita ambil sedikit stok gambar.
Kau yang paling cepat. Ibu, bersiaplah.
Kita akan bicara dengan bahasa penduduk Bumi.
Aku menerima perintah untuk mengirimmu...
...dalam misi khusus ke Planet Bumi.
Serius, Sam. Menurutmu apa yang terjadi di pohon ini?
Aku tidak tahu.
Tapi saat aku di sini kapan hari, aku merasakan sesuatu.
Seolah seseorang mengawasiku.
Kau tahu aku, aku tak seperti itu.
Dan kupikir aku mendengar orang berbisik.
Seolah mereka bicara tentang aku berada di sini.
Apa maksudmu bicara tentangmu? Hantu?
Apa yang kita bicarakan?
Dibalik suara jangkrik, aku mendengar bisikan.
Aku akui ini menarik,
Tapi hal semacam ini membuatku takut.
Bisa kau bayangkan jika kita benar-benar temukan...
...apa yang terjadi di sini?
Bukankah begitu cara film horor dimulai?
Kau mau aku mengambil gambar pohon?
Ya, ambil beberapa stok gambar khusus pohonnya...
...kemudian dengan aku berdiri didekatnya./Baiklah.
No comments yet. Be the first to leave one.