De første 185 linjer.
Aku tak mengerti.
Wadahku diciptakan untuk mewujudkan "tujuan itu".
Untuk membuat manusia menderita.
Itu adalah karma yang sudah terukir dalam diriku sejak lahir.
Aku terus mengikuti tujuan itu.
Tetapi aku tak mengerti perlakuan seperti ini.
Aku menjalani hidupku apa adanya, Taiju Kadomori!
Tsukumogami sepertimu tak cocok untuk hidup di dunia ini,
dan dari awal sudah ditetapkan bahwa Marebito-mu
akan dicabut dan dikembalikan ke dunia abadi.
Sudah ditetapkan?
Yang kau lakukan hanya berpegang teguh pada wadahmu dan jangan menjalani hidupmu sendiri.
Kau hanya ingin tetap menjadi sebuah benda, 'kan?
Tidak! Aku...
Kau sama sekali tak berpikir.
Kau hanya beralih dari wadahmu dan bergerak semaumu.
Meski begitu, aku tetap ingin menggunakanmu.
Karena aku merasa kau layak kumanfaatkan.
Tetapi kau bergerak dengan cara yang tak kusukai.
Kau hanyalah seonggok sampah.
Kau tak mengerti perlakuan seperti ini?
Sekarang aku akan membuatmu mengerti.
Sampah seharusnya dibuang, 'kan?
"Aku hanya balas dendam kepada mereka."
Aku akan bilang begitu kepada anak buahku.
Episode 10 Cahaya yang Berkilauan
Papa bilang dia sudah menghabisinya.
Operasi kita sudah selesai.
Sudah kubalut.
Maaf merepotkan.
Apa kakimu baik- baik saja, Hyouma?
Ya, baik-baik saja.
Jangan bohong.
Tsubaki, apa kau juga mengincar Payung Kertas?
Ya. Kau sudah dengar?
Tempo hari kau menyebutkan nama abang dan mbakku.
Apa kematian mereka menjadi alasanmu mengincar mereka?
Kami sering kumpul bareng.
Kami juga suka latihan bersama sebelumnya beberapa kali.
Dasar informan.
Mereka kuat dan memperlakukanku dengan baik.
Aku sangat mengagumi mereka berdua.
Latihan khusus Saenome Kyoto, Jikki Kumite.
Mereka langsung lancar dengan cepat, ya.
Mengesankan.
Lihat mereka baik-baik, Tsubaki. Mereka berdua adalah anak ajaib sama sepertimu.
Saat kali pertama bertemu, mereka berdua langsung membuat hatiku menari.
Setiap kali Kusui dan Hayato datang berlatih, suasananya selalu menyenangkan.
Aku mengincar Payung Kertas karena dia merebut mereka berdua dariku.
Dia adalah Tsukumogami pertama yang ingin kuhabisi dengan tanganku sendiri.
Kalau tujuanmu sama, bagaimana kalau kita bekerja sama?
Saenome Kyoto memiliki jaringan intelijen terbaik.
Kemungkinan bertemu Tsukumogami jenis baru lebih tinggi daripada grup lain.
Karena itu, bergabung dengan kami saja daripada tinggal di kediaman Nagatsuki, Hyouma.
Mungkin itu adalah undangan yang menarik bagimu.
Tetapi akan berbahaya kalau kau memegang tangannya.
Tsubaki Kadomori menyelesaikan latihan terakhir dan Jikki Kumite-nya
dengan Saenome Kyoto pada usia 8 tahun.
Saat usia 10 tahun, kemampuannya sudah melampaui Saenome yang berpengalaman.
Dia adalah anak ajaib Kadomori.
Sudah. Hentikan, Tsubaki!
Mau berapa banyak anak buahku yang kau kalahkan untuk persiapan?
Lah...
Membosankan.
Perasaan yang dia miliki kepada Kusui, dan yang lainnya, dan kepada Payung Kertas,
sangat berbeda denganmu.
Apa aku terlihat senang?
Ternyata kau tahu, ya?
Akhirnya aku menemukannya.
Mainan yang bagus untukku.
Dia bertindak hanya untuk bersenang- senang dan memuaskan dirinya sendiri.
Selain itu, cara Kadomori yang "memanfaatkan semuanya demi tujuannya sendiri"
sudah diwarisi oleh Tsubaki.
Hyouma, meski begitu...
Kau benar.
"Aku akan menghabisi Payung Kertas."
Itu sumpah yang kubuat dan terus tersimpan di lubuk hatiku selama hampir 10 tahun.
Itu adalah sumber kebencianku.
Tujuan kita sama, aku juga mengincar hal yang sama.
Terima kasih atas tawarannya.
Tetapi sekarang aku punya masalah mendesak yang harus kuurus.
Jadi, dengan segala hormat, aku menolak tawaranmu.
Ha?
Eh?
Ah?
Eh?
Lagi-lagi kau terlalu memaksakan diri, ya.
Apa? Aku cuma mengikuti kata hatiku...
Itu artinya memaksakan diri, 'kan?
Tetapi kenapa semuanya terlihat sangat terkejut?
Contohnya Tsubaki, dia terlihat terus kebingungan.
Aogi dan temannya juga, lo.
Tetapi awalnya kau sempat tergiur, 'kan?
Aku akan menghabisi Payung Kertas.
Dan tekad itu sudah mutlak.
Tetapi itu bukan satu-satunya sumpah yang kubuat di depan makam mereka.
Di hari itu aku bersumpah akan berdaulat penuh atas pikiran dan tubuhku,
juga bersumpah akan menghentikan Tsukumogami itu.
Aku percaya bahwa latihanku di kediaman Nagatsuki sekarang berarti bagiku.
Selain itu, Botan juga ada di sini.
Maksudmu...
Kau tak bisa membiarkannya sendiri karena dia calon istrimu?
Apa itu tak terlalu awal? Dasar mesum!
Bukan itu! Maksudku itu situasi dia...
Mesum?
Dasar, pria memang selalu begini.
Apa maksudku memang begitu?
Apa aku ini mesum?
Dasar beloon.
Dasar bodoh!
Kenapa babak belur terus?
Maaf.
Hyouma, sudah ketemu?
Belum. Apa kau sudah menemukannya?
Aku pasti lupa menaruhnya.
Omong-omong, Kushige sedang apa?
Dia sedang bermain shogi dengan tetangga.
Dia sering bermain, lo.
Tak kusangka ternyata Tsukumogami bisa bersosialisasi.
Nagi dan yang lainnya sedang ikut lomba porak estafet orang tua.
Apa maksudnya?
Tsukumogami juga bervariasi, ya?
Ada apa?
Eh? Ah, tak ada!
Silakan turun tangga dahulu.
Dasar Haori bodoh.
Semuanya,
Botan mulai masuk tahun ketiga kuliahnya, dan sudah tiga bulan Hyouma bergabung dengan kita.
Untuk merayakannya, malam ini...
...kita akan pesta sukiyaki!
Hore!
Pesta sukiyaki? Kupikir dipanggil ke sini ada perlu apa.
Pesta sukiyaki adalah acara besar di keluarga kami.
Kami hanya mengadakannya saat perayaan seperti ini,
jadi, wajar semuanya jadi bersemangat!
Hore!
Bahkan Botan juga.
Kalau begitu, aku akan mengumumkan siapa yang bertugas untuk belanja.
Siap!
Biar aku yang belanja daging. Dan Yuu belanja bahan lainnya.
Dimengerti.
Suzuri dan Kagami belanja telur, lauk, dan camilan.
Siap!
Serahkan kepada kami.
Nagi belanja minuman.
Laksanakan!
Untuk Kushige, kau bersiaga di kediaman kalau terjadi keadaan darurat.
Kalau Hyouma dan aku tugasnya apa?
Kalian berdua cari panci rebusan besar yang aku lupa simpan.
Aku mengandalkanmu, Hyouma!
Ini demi pesta sukiyaki!
Apa?
Botan, ini momen pas untuk berduaan dengan Hyouma. Harus sukses, ya!
Apa?
Dia kan calon suamimu, jadi, kau harus sukses agar ada progres.
Soal itu kan kalian yang memutuskan seenaknya!
Lagi pula, Hyouma bilang tak terlalu ambil pusing dahulu.
Kalau kau tak bergerak, dia akan meninggalkanmu selamanya!
Kau sendiri tahu ini bukan ide yang buruk, 'kan?
Dia itu tipe blakblakan, tetapi bukan berarti dia...
Maksudku, dia orangnya tak seperti itu.
Mukamu merah!
Apa kau ini anak SD?
Ini daftar misimu.
Selagi mencari pancinya,
kau harus bertanya hal ini kepadanya.
Aduh. Apa dia akan menyadarinya?
Botan.
Ya!
Kalau pancinya untuk banyak orang, pasti ukurannya sangat besar, 'kan?
Apa ada kemungkinan dia menyimpannya di gudang luar?
Ah, sepertinya mungkin.
Baiklah, ayo kita cek ke gudang.
Lagi pula, Hyouma
tak terlihat sedang jatuh cinta.
Mantap.
Misi selesai!
Saatnya pulang dan minum te...
Karena mereka sedang berduaan, aku tak bisa langsung pulang.
Minum tehnya di luar saja, deh.
Gawat. Aku tak sadar membiarkan mereka berduaan di rumah.
Aku terlena oleh pesta sukiyaki dan tak memperhatikan situasi di sekitarku.
Tugas belanja ini pun mengecohku.
Aku akan segera pulang.
Botan.
No comments yet. Be the first to leave one.